0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
174 tayangan12 halaman

Teknik Elektro

Sistem ini menggunakan metode PID untuk menstabilkan kendaraan udara tanpa awak empat propeler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanik yang dibuat belum mampu menstabilkan propeler, namun metode PID dapat digunakan untuk mengendalikan keseimbangan UAV. Diperlukan pengukuran yang lebih akurat untuk mekanik dan sensor yang tepat untuk mendeteksi kemiringan.

Diunggah oleh

Dibikinin Ukhti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
174 tayangan12 halaman

Teknik Elektro

Sistem ini menggunakan metode PID untuk menstabilkan kendaraan udara tanpa awak empat propeler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanik yang dibuat belum mampu menstabilkan propeler, namun metode PID dapat digunakan untuk mengendalikan keseimbangan UAV. Diperlukan pengukuran yang lebih akurat untuk mekanik dan sensor yang tepat untuk mendeteksi kemiringan.

Diunggah oleh

Dibikinin Ukhti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Title Page

Telkom University - Electrical Engineering

sidang skripsi
SIDANG SKRIPSI
STABILISASI KENDARAAN TANPA AWAK MENGGUNAKAN 4 PROPELLER DENGAN
METODE PENGONTROL DERIVATIF INTEGRAL
(STABILIZATION OF 4 PROPELLER TYPE UNMANNED VEHICLES USING METHOD OF
INTEGRALDERIVATIVE CONTROL)

Imam Ruanagara
NIM : 1102164246
Program Pendidikan S1 Teknik Elekto
Title Page Introduction

Telkom University - Electrical Engineering

Propeller yang menggunakan udara sebagai Latar Belakang


Masalah
tracknya memerlukan adanya sensor untuk yang
berfungsi untuk menstabilkan propeller agar
tetap berada pada posisi yang seharusnya.
Masalah yang dihadapi dalam pengembangan
UAV adalah masalah kontrol dan keseimbangan.
Permasalahan pada Multirotor adalah
keseimbangan terbang pada saat beban pada
multirotor tidak berada pada posisi seimbang
sehingga dapat berpengaruh pada kestabilan
multirotor yang dapat menyebabkan crash
multirotor
Title Page Introduction Introduction II

Telkom University - Electrical Engineering

Pendahuluan

Rumusan Masalah Tujuan Penelitian


1. Bagaimana cara menstabilkan UAV 1. Dapat menerapkan metode PID
menggunakan PID. untuk sistem kontrol
2. Bagaimana cara menerapkan keseimbangan UAV
metode PID untuk sistem kontrol 2. Dapat menstabilkan UAV
keseimbangan UAV. menggunakan PID
Title Page Proprietors Introduction Review of Theory

Telkom University - Electrical Engineering

Dasar Teori
Propeller Sistem Gerak Propeller Komponen Penyusun

Merupakan baling-baling Sistem gerak Propeller memiliki 1. Mikrokontroler


yang biasa berjumlah 2, dua baling–baling penggerak 2. Arduino Nano
4, 6, 8, dan seterusnya. yang diposisikan tegak lurus 3. Sensor IMU MPU-6050
Kegunaan propeller terhadap bidang latar. Masing- (Gyroscope-Accelerometer)
sendiri pada drone masing rotor (baling-baling dan 4. Accelerometer
sendiri adalah untuk motor penggeraknya) 5. Flight Controller
memberikan daya menghasilkan daya angkat dan
angkat pada drone. memiliki jarak yang sama
terhadap pusat massa pesawat
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature System

Telkom University - Electrical Engineering

Perancangan Sistem
Sistem ini dirancang untuk dapat menstabilkan Brushless motor 1 Axis
atau motor penggerak.
PID dimanfaatkan sebagai system untuk menstabilkan motor UAV.
Pengontrol Derivatif Integral Proporsional terdapat sistem kontrol untuk
mengendalikan kecepatan motor pada bagian sisi.
Sistem ini berkerja untuk mensuplai aliran listrik yang diperlukan pada
jaringan.
Model perangkat keras terdiri dari papan pengontrol penerbangan,
Electronic Speed Controller (ESC), motor BLDC dan baling-baling.
MPU-6050 menghasilkan data angle sudut, max dan min, maximal yang
dimana adalah 45° dan minimal -45°, lalu di MPU-6050 terdapat
datasheet yang akan menginformasikan nilai maksimal dan minimalnya.
Didesain seperti alat pompa dikarenakan jika sudut 45° akan terlalu
curam.
Fungsi PID yang dipakai pada penelitian ini adalah untuk bekerja
menyelaraskan motor yaitu, ketika motor kiri lebih cepat maka motor
kanan akan berkurang yang mengartikan bahwa posisi suduh akan
bertambah ke arah kanan
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature System

Telkom University - Electrical Engineering

Diagram Sistem PID & Diagram Blok

Setpoint Error, pada keadaan ini setpoint memberi


feedback dari MPU/IMU sebagai real angle ke Arduino,
yakni set nilai drajat yang diinginkan ( o sebagai bilangan
tetap horizontal.
Nilai yang di pakai pada rumusan diatas adalah, P=1, I=0,
D=0
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature System

Telkom University - Electrical Engineering

Desain Perangkat Keras


Perangkat Keras yang Digunakan Dalam Sistem :
1. Arduino UNO 2. MPU-6050
2. Pengontrol Kcepatan 20A GX-Series.
3. DC Motor 11.1 V Model : A2212

Spesifikasi Komponen :

MPU-6050: 2.3-3.4 V, Arduino UNO: 16Mhz Brushless Motor:


3.9 mA, ATmega328 – Voltase: 7.2V – 12V,
Accelerometer, Memory: 32KB Flash, Maksimum tegangan
Gyroscope, I2C Port Digital I/O: 14, 13Amp untuk 60 detik
Interface, Dimensi Port Analog I/O: 6 dan Maksimum Watt:
25.5×15.2×2.48 mm Input 150W
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature System

Telkom University - Electrical Engineering

Desain Perangkat Lunak


Sistem diawali dengan inisialisasi pin untuk menentukan
pin input dan pin output
Pembacaan sudut MPU6050 dan menentukan sudut set
point yang sudah ditentukan
Menentukan nilai Kp, Kd dan Ki
Hasil perhitunan PID dikonversi menjadi nilai PWM untuk
menjadi output pada pergerakan motor brushless
Ketika sudut sesuai dengan set point maka PWM motor
kiri dan PWM motor kanan akan seimbang
Ketika sudut tidak sesuai akan looping dan kembali pada
sudut set point
Selesai
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature Methodology Results

Telkom University - Electrical Engineering

Hasil dan Analisis


Pengujian Sensor IMU MPU5060 dalam Penstabilan UAV

Pengujian IMU MPU5060 dilakukan dengan cara mengukur tingkat


keberhasilan sensor dalam mengirimkan hasil pengukuran
percepatan/akselerasi sensor dan kecepatan sudut dari sensor IMU
MPU5060 ke mikrokontroller ESP32 menggunakan komunikasi serial I2C

Data dari tabel menunjukan tingkat keberhasilan pembacaan data asli


dari sensor MPU5060 yang selanjutnya akan diolah. Berdasarkan tabel
perbandingan menunjukan bahwa tingkat keberhasilan sistem dalam
membaca.
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature Methodology Results

Telkom University - Electrical Engineering

Hasil dan Analisis


Pengujian Motor PWM Maksimum
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature Methodology Results

Telkom University - Electrical Engineering

Hasil dan Analisis


Pengujian Motor PWM Maksimum
Title Page Proprietors Introduction Review of Literature Methodology Results Conclusion

Telkom University - Electrical Engineering

Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian serta analisis dari system yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan sebagai berikut.
1. Metode kontrol PID belum berhasil menstabilkan propeller pada UAV, dikarenakan mekanik yang dibuat pada alat Tugas
Akhir yang telah dibuat terdapat perbedaan ukuran
2. Penerapan metode kontrol PID pada UAV dapat digunakan. Adapun sistem kendali PID yang diterapkan pada kendaraan
tanpa awak jenis propeller belum bekerja dengan baik dikarenakan sensor yang mendeteksi kemiringan selalu memberikan
nilai yang berbeda pada setiap percoban

Saran
1. Mekanik yang akan dibuat untuk alat yang akan dirancang memerlukan pengukuran yang presisi dan akurat, dan
membutuhkan biaya yang lumayan untuk membeli part part dari UAV itu sendiri.
2. Komponen penting seperti motor, ESC, battery, propeller disarankan disesuaikan dengan beban dari alat.
3. Sensor MPU untuk membaca nilai sudut disarankan menggunakan type yang lainnya dari MPU5060 untuk perbandingan
hasil yang telah dirancang.

Anda mungkin juga menyukai