7/16/2016
5.9.1 Laboratorium harus mempunyai prosedur pengendalian mutu
untuk memantau keabsahan pengujian dan kalibrasi yang
dilakukan. Data yang dihasilkan harus direkam sedemikian rupa
sehingga kecenderungan dapat dideteksi dan, bila
Control Chart dimungkinkan, teknik statistik harus diterapkan pada
pengkajian hasil. Pemantauan tersebut harus direncanakan dan
dikaji serta mencakup, tapi tidak terbatas pada, halhal berikut:
a) keteraturan penggunaan bahan acuan bersertifikat dan/atau
pengendalian mutu internal menggunakan bahan acuan sekunder;
b) partisipasi dalam uji banding antar laboratorium atau program uji
profisiensi;
c) replika pengujian atau kalibrasi menggunakan metode yang sama
atau berbeda;
d) pengujian ulang atau kalibrasi ulang atas barang yang masih ada;
e) korelasi hasil untuk karakteristik yang berbeda dari suatu barang.
• Dasar penggunaan
control chart di
Laboratorium dilakukan
dengan pengukuran/
pengujian kontrol
contoh yang dilakukan
secara bersama-sama
pengujian contoh
Pengujian rutin
Definisi Kontrol Contoh
Control Sample Bahan yang telah • Kontrol contoh dapat berupa:
diketahui
A material of known
komposisinya I. Certified Reference Material – matrix CRM
composition that is
dianalisis bersama II. Reference material, standard solution or
analyzed along with test
dengan sampel uji in-house material
samples in order to
untuk mengevaluasi III. Blank sample
evaluate the accuracy of
akurasi prosedur IV. Test sample
an analytical procedure.
analitis. Dikenal juga
Also known as check
sebagai contoh
sample
pemeriksaan
1
7/16/2016
Tipe Bagan kendali
garis tengah, batas
peringatan atas dan
x chart % R chart x chart bawah dan batas
tindakan atas dan
bawah.
𝑈𝐶𝑙 = 𝑥 + 𝐴2 𝑅
𝐿𝐶𝑙 = 𝑥 − 𝐴2 𝑅
BPA x 2 Sd UCL BTA x 3 Sd
BPB x 2 Sd LCL BTB x 3 Sd
Nilai diluar kendali jika :
1. Satu nilai atau lebih jatuh di luar titik 𝒙 ± 𝟑𝒔𝒅
2. Dua atau lebih nilai berturut-turut jatuh pada
titik antara 𝒙 ± 𝟐𝒔𝒅 dan 𝒙 ± 𝟑𝒔𝒅 (di luar batas
peringatan atas atau bawah) pada sisi yang
memiliki garis tengah,
batas peringatan atas
sama dari rata-rata (𝒙)
3. Tujuh atau delapan nilai jatuh diatas atau di
%R chart dan batas tindakan
bawah nilai rata-rata secara berturut-turut atas
4. Terdeteksinya kecenderungan terjadinya
penurunan atau kenaikan
2
7/16/2016
Control Chart /Bagan Kendali Presisi
R X Terbesar X Terkecil
R = Rentang
XTerbesar = hasil pengujian terbesar
XTerkecil = hasil pengujian terkecil
Bagan kendali presisi digunakan untuk pengujian secara duplo
Control chart presisi
𝐵𝑃𝐴 = 𝑥 + 2𝑆𝐷𝑅 • Dapat dinyatakan dalam rata-rata hasil
pengujian
𝐵𝑇𝐴 = 𝑥 + 3𝑆𝐷𝑅 • Dapat dinyatakan dalam rentang hasil
pengujian
• Dapat dinyatakan dalam % RPD
No. Uji %R
1 97.3
2 98.1
3 100.3
4 99.4
5 100.9
6 98.6
7 96.8
8 99.6
9 101.1
10 100.4
11 100
12 95.9
13 98.3
14 99.2
15 102.1
16 98.5
17 101.7
18 100.4
19 99.1
20 100.3