0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan11 halaman

Diskusi

Balanced scorecard adalah metode manajemen strategis yang mengukur kinerja perusahaan dari empat perspektif yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Dalam konteks pemerintahan, perspektif pelanggan/masyarakat dianggap paling penting karena mereka berperan sebagai pembayar dan penerima jasa publik.

Diunggah oleh

Risman Mendrofa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan11 halaman

Diskusi

Balanced scorecard adalah metode manajemen strategis yang mengukur kinerja perusahaan dari empat perspektif yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Dalam konteks pemerintahan, perspektif pelanggan/masyarakat dianggap paling penting karena mereka berperan sebagai pembayar dan penerima jasa publik.

Diunggah oleh

Risman Mendrofa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

diskusi 4 manajemen strategik

Pada dasarnya balance scorecard merupakan sistem manajemen untuk berinvestasi dalam jangka
panjang bagi pelanggan, pembelajaran dan pertumbuhan karyawan termasuk manajemen, proses
bisnis internal demi memperoleh hasil-hasil finansial yang memungkinkan perkembangan
organisasi bisnis daripada mengelola bottom line untuk memacu hasil jangka pendek. Terdapat
empat perspektif balance scorecard dikaitkan dengan visi dan strategi organisasi yaitu :

1. Perspektif finansial (pemegang saham)


2. Perspektif pelanggan
3. Perspektif proses bisnis internal
4. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, manajemen dan organisasi

Dalam organsasi perusahaan, card yang penting adalah perspektif finansial, diskusikan jika
dalam konteks pemerintahan card mana yang Anda pandang paling penting? 

Jangan lupa menggunakan konsep/teori yang relevan ya.

jawab

Balanced scorecard adalah metode yang dikembangkan Kaplan dan Norton untuk mengukur
setiap aktivitas yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam rangka merealisasikan tujuan
perusahaan tersebut. Kelebihan sistem manajemen strategis berbasis balanced scorecard
dibandingkan konsep manajemen yang lain adalah bahwa ia menunjukkan indikator outcome dan
output yang jelas, indikator internal dan eksternal, indikator keuangan dan non-keuangan, dan
indikator sebab dan akibat. balanced scorecard paling tepat disusun pada saat-saat tertentu,
misalnya ketika ada merjer atau akuisisi, ketika ada tekanan dari pemegang saham, ketika akan
melaksanakan strategi besar dan ketika organisasi berubah haluan atau akan mendorong proses
perubahan. Balanced scorecard juga diterapkan dalam situasi-situasi yang rutin, antara lain: pada
saat menyusun rencana alokasi anggaran, menyusun manajemen kinerja, melakukan sosialisasi
terhadap kebijakan baru, memperoleh umpan balik, meningkatkan kapasitas staf.

  Balanced scorecard secara singkat adalah suatu sistem manajemen untuk mengelola
implementasi strategi, mengukur kinerja secara utuh, mengkomunikasikan visi, strategi dan
sasaran kepada stakeholders. Kata balanced dalam balanced scorecard merujuk pada konsep
keseimbangan antara berbagai perspektif, jangka waktu (pendek dan panjang), lingkup perhatian
(intern dan ekstern). Kata scorecard mengacu pada rencana kinerja organisasi dan bagian-
bagiannya serta ukurannya secara kuantitatif.

  Balanced scorecard memberi manfaat bagi organisasi dalam beberapa cara:


- Menjelaskan visi organisasi
- Menyelaraskan organisasi untuk mencapai visi itu
- Mengintegrasikan perencanaan strategis dan alokasi sumber daya
- Meningkatkan efektivitas manajemen dengan menyediakan informasi yang tepat untuk
mengarahkan perubahan
  
  Pemerintah pada era sekarang ini, baik pemerintah pusat, daerah maupun lokal diharapkan
untuk menjadi: akuntabel, kompetitif, ramah rakyat, dan berfokus pada kinerja. Organisasi
pemerintah juga ditantang untuk memenuhi harapan berbagai kelompok stakeholders (yaitu
penerima layanan, karyawan, lembaga pemberi pinjaman/hibah, masyarakat, dan pembayar
pajak). Tuntutan ini mengharuskan organisasi pemerintah untuk bertindak profesional
sebagaimana yang dilakukan oleh organisasi swasta.

  Dalam konteks pemerintahan, card yang penting digunakan adalah perspektif pelanggan atau
konstituen. Dimana dalam dunia sektor publik pelanggan /masyarakat memiliki dua peran yaitu
sebagai pembayar jasa dan penerima jasa. Akan tetapi, dalam dunia organisasi nonprofit para
donor menyediakan sumber keuangan, mereka membayar untuk meyediakan jasa dan
kelompok/konstituen lain yang menikmati jasa tersebut. Dalam implementasi balanced scorecard
sebuah organisasi dapat menempatkan diri dalam perspektif pendonor ataupun penerima jasa
pada urutan paling atas dalam struktur balanced scorecard. Tujuan dalam perspektif
pelanggan/masyarakat dapat dikembangkan dalam kedua peran tersebut dalam internal proses.

Menurut Kaplan dan Norton terdapat tiga tujuan utama dari organisasi pemerintahan dalam
mencapai misi balanced scorecard, yaitu:

1. Cost Incurred, perspektif ini menekankan pada pentingnya efisiensi operasional.


Pengukuran biaya diukur berdasarkan pengeluaran organisasi dan hasil yang diperoleh
dari kelompok/masyarakat/organisasi lain. Misalnya organisasi lingkungan dapat
menimbulkan biaya bagi organisasi sektor publik lain.
2. Value Created, perspektif ini mengidentifikasi keuntungan yang diperolah masyarakat
dari organisasi dengan mengidentifikasi outputnya berdasarkan misi yang dijalankanya.
3. Legitimizing Support, Perspektif ini berhubungan dengan kelompok lain yang
berpengaruh terhadap organisasi pemerintah, misalnya pendonor bagi organisasi ataupun
lembaga lain yang mendorong terlaksananya misi organisasi pemerintah.

Sumber: BMP IPEM4218 Manajemen Strategis Pemerintahan


diskusi 3 metodologi ilmu pemerintahan

Terpilihnya seorang presiden  berdasarkan hasil pemilu yang demokratis tidak selalu memuaskan
masyarakat. Bahkan fenomena di beberapa negara, terdapat dua kelompok besar yang
mendukung dan yang menolak pemimpin nasional hasil pemilu, sehingga hal tersebut dapat
mengganggu  stabilitas pemerintahan. 

Diskusikan gejala atau peristiwa pemerintah tersebut, berdasarkan pandangan  bahwa 


pemerintahan merupakan  sistem sosial maupun sistem kekuasaan.

Silahkan anda mendiskusikan berdasarkan analisis sendiri, dan TIDAK BOLEH mencopy paste
jawaban teman yang lain atau dari internet.

Jawab

Berikut tanggapan saya terkait diskkusi kita disesi ke tiga ini.

Terpilihnya seorang presiden  berdasarkan hasil pemilu yang demokratis tidak selalu memuaskan
masyarakat. Bahkan fenomena di beberapa negara, terdapat dua kelompok besar yang
mendukung dan yang menolak pemimpin nasional hasil pemilu, sehingga hal tersebut dapat
mengganggu  stabilitas pemerintahan. Gejala atau peristiwa pemerintah tersebut, berdasarkan
pandangan  bahwa  pemerintahan merupakan  sistem sosial maupun sistem kekuasaan.

Berdasarkan pandangan bahwa pemerintahan merupakan sistem sosial, para ahli berpendapat
bahwa pemerintah sebagai sistem sosial ditopang oleh unsur-unsur yang membangun sistem
sosial yang terdiri dari norma, peran-peran, status-posisi atau posisi, situs dan lingkungan. Disisi
lain, adapun yang berpendapat bahwa gejala pemerintahan sebagai suatu sistem sosial dapat
dilihat secara idiografis maupun nomotetis. Dimana analisis idiografis berkaitan dengan
kecemerlangan individu. Sedangkan analisis nomotetis berkaitan dengan karakteristik-
karakteristik dimana kasus-kasus berbeda memiliki persamaan. Analisis nomotetis ini
diabstraksikan dengan realitas sifat-sifat dari rangkaian kejadian-kejadian.

Cara memandang pemerintah sebagai suatu sistem sosial pada prinsipnya tidak terlepas dari
berbagai pandangan para ahli. Barbara Goodwin, salah seorang guru besar dari University of
Brunnel yang mengatakan bahwa doktrin pemerintahan didirikan untuk dan oleh rakyat
melandasi konstitusi semua Negara yang menyatakan dirinya demokrastis, bahkan ketika
pelaksanaan aturannya tidak diawasi. Pemerintahan demokratis mendasarkan klaim legitimasi
dan kepatuhannya pada mandat para pemilihnya, tetapi konsep mandat itu sendiri berasal dari
teori kontrak sosial. Teori ini bersifat damai dan teratur, rakyat hidup dalam hukum moral dan
alam, mengolah lahan dan mendapatkan kepemilikan.

Dalam pemerintah sebagai sistem kekuasaan, Mark Philp salah seorang guru besar dari
Universitas of Oxford mengatakan bahwa definisi kekuasaan memang melimpah. Secara umum
kekuasaan dipahami berhubungan dengan masalah pencapaian dampak-dampak. Tetapi upaya
mendefinisikan konsep ini secara lebih tegas, penuh dengan perselisihan. Ada tiga sumber utama
perselisihannya yaitu perbadaan disiplin dalam ilmu-ilmu sosial menekankan perbedaan basis
kekuasaan (misalnya kekayaan, status, pengetahuan, kharisma, kekuatan dan otoritas); perbedaan
bentuk kekuasaan, seperti pengaruh, paksaan, dan kontrol; perbedaan penggunaan kekuasaan
(seperti tujuan individu atau masyarakat, tujuan politik, dan tujuan ekonomi). Konsekuensianya,
ketiga sumber itu menekankan perbedaan aspek dari konsep itu, menurut kepentingan teoritis
dan praktisnya.Definisi-definisi kekuasaan juga terimplikasi pada pendekatan-pendekatan dalam
teori sosial dan politik yang pada dasarnya mengandung konflik ataupun kebersamaan.

Sumber: BMP IPEM4407/3SKS/MODUL 1-9

diskusi 4 metodologi ilmu pemerintahan

Diskusikan  tentang  perbedaan dan persamaan  antara 


metode kasus dan metode sejarah!
Silakan  mengemukakan  pendapat  berdasarkan  analisis 
sendiri  dengan  tidak  mencopy  paste jawaban teman
yang lain. Kemukakan jawaban Anda dengan memberikan
contoh dan analisis.

Izin menjawab diskusi kita disesi ke empat ini.

1. Metode sejarah adalah langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian sejarah. Tujuan dari


metode sejarah adalah mengumpulkan sumber-sumber sejarah secara efektif, menilainya secara
kritis, dan menyajikan suatu sintesis tertulis atas hasil yang dicapai. Metode sejarah merupakan
suatu sistem prosedur yang benar untuk pencapaian kebenaran melalui tahapan heuristik, kritik,
interpretasi, dan historiografi. Tahapan-tahapan dalam metode sejarah dilakukan setelah
penentuan topik penelitian dan perumusan permasalahan dan pertanyaan penelitian sejarah.
Pencapaian tujuan metode sejarah dilakukan dengan memberikan prinsip dan aturan yang
disusun secara sistematis untuk membantu pengumpulan sumber-sumber sejarah.

Contoh metode sejarah:

  Pengamatan Karl Marx tentang perkembangan historis sistem ekonomi dari primitif ke feodal,
kapitalisme, revolusi, dan lain-lain. Secara umum, contoh penelitian sejarah ini bisa kamu
temukan pada peristiwa sejarah seperti perang, revolusi, perkembangan kerajaan, sistem
pemerintahan, peradaban manusia, dan masih banyak lagi.

2. Studi kasus secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara
mendalam, terperinci, dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi. Studi
kasus dapat diperoleh dari metode-metode penelitian formal. Banyak disiplin ilmu yang
menggunakan studi kasus dalam proses penelitiannya, baik itu ilmu sosial maupun ilmu eksakta.
Kata kasus yang terdapat di dalam studi kasus bisa merujuk pada individu, kelompok, peristiwa,
fenomena, perilaku dan banyak lainnya. Makna yang dirujuk oleh kata kasus, dapat berbeda pada
setiap penelitian atau topik. Hal ini tergantung dari si peneliti memaknainya dalam penelitian
yang ia lakukan.

Contoh studi kasus:

  Yani (nama samaran) menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking pada tahun
2013 hingga 2018. Dalam rentang waktu lima tahun, ia mengalami banyak penyiksaan dari
pelaku, baik pelaku penyalur maupun pelaku transaksi. Ia mengalami banyak penyiksaan baik
fisik, seksual maupun psikis. Selama itu pula, ia kerap melakukan percobaan bunuh diri. Ia
merasa malu, tidak berharga, tidak bernilai dan berbagai emosi negatif lainnya. Tindakan yang ia
lakukan berakhir sebagai upaya untuk menyakiti dirinya. Semua itu dilakukan, lantaran ia
menganggap hal tersebut sebagai media pembebasan dirinya. Hingga pada akhir tahun 2018,
Yani berhasil kabur dan mencari pertolongan. 

  Setelah itu, ia dibawa ke layanan pemulihan bagi para penyintas kasus perdagangan manusia.
Kondisinya saat itu sangat tidak baik. Ia kerap menangis histeris, hingga beberapa kali
melakukan percobaan bunuh diri. Akan tetapi, pada akhir tahun 2019, setelah satu tahun
melewati masa pemulihan, kondisi Yani jauh membaik. Ia nampak bisa bangkit dan perlahan
pulih menjadi dirinya sendiri. Ia mampu menghadapi fase hidup yang membuatnya berkali-kali
ingin mengakhiri hidupnya. Selama proses pemulihan sepanjang satu tahun, Yani menunjukkan
perubahan besar yang membuatnya bisa menerima apa yang sudah ia lalui. Hal ini jelas
menunjukkan bahwa Yani memiliki resiliensi setelah mengalami kasus perdagangan manusia.

  Dari pernyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa kesamaan dari metode studi kasus dan studi
sejarah adalah keduanya sama-sama membahas tentang kasus atau peristiwa yang telah terjadi
yang bertujuan untuk menyelidiki suatu permasalahan tersebut dengan teliti. Sedang kan
perbedaannya yaitu, dalam penelitian metode sejarah lebih lebih berfokus untuk meneliti suatu
peristiwa yang berkaitan dari waktu ke waktu. Apa yang terjadi hari ini merupakan kelanjutan
dari peristiwa lalu. Peristiwa sekarang akan memberi kontribusi bagi peristiwa yangn akan
datang. Intinya, metode sejarah ini lebih ke sejarah dari peristiwa itu sendiri tersebut. Sedangkan
studi kasus mengacu pada prinsip pengorganisasian dan metode penelitian sosial yang
mementingkan kedalaman dan secara lebih spesifik ia harus horizontal dan meyeluruh.

Sumber : BMP IPEM4407 Metodologi Ilmu Pemerintahan


diskusi 3 perbandingan pemerintahan

Perhatikan pernyataan berikut !

Pemerintah telah mengeluarkan peraturan Y sebagai ganti atas peraturan X


yang ditolak oleh masyarakat. Seorang peneliti menjelaskan bahwa desakan
dan kepentingan berbagai elemen masyarakat lah yang menyebabkan
pemerintah mengeluarkan peraturan Y.

Pendekatan apa yang dipergunakan oleh peneliti tersebut? Apakah


pendekatan pluralism atau pendekatan elitism? Jelaskan mengapa Anda
memilih jawaban tersebut.

Silakan diskusikan dengan rekan mahasiswa lainnya dengan memberi


jawaban spesifik.

Perhatian:

Harap menjawab dan berdiskusi sesuai perintah dan tema diskusi yang telah
ditetapkan. Pergunakan daya pikir anda untuk menganalisis, menjawab, dan
mendiskusikan. Segala bentuk plagiasi (website, buku, dll), akan dikenakan
sanksi tidak mendapat nilai diskusi pada sesi ini.

Berikkut tanggapan saya terkait diskusi kita disesi ke tiga ini.

Pemerintah telah mengeluarkan peraturan Y sebagai ganti atas peraturan X yang ditolak oleh
masyarakat. Seorang peneliti menjelaskan bahwa desakan dan kepentingan berbagai elemen
masyarakat lah yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan peraturan Y.

Dari pernyataan diatas, pendekatan yang cocok digunakan adalah pendekatan Pluralisme.
Mengapa demikian, karena pendekatan pluralisme adalah pendekatan yang dominan digunakan
untuk memahami sistem pemerintahan. Dalam masyarakat demokratis, kaum pluralisme
memiliki fokus utama pada bagaimana keputusan publik itu dibuat dengan melibatkan
keberagaman dari kepentingan-kepentingan kelompok yang berbeda. Pendekatan ini dalam studi
politik secara luas digunakan untuk menganalisis berbagai bentuk-bentuk sistem politik dan
sistem pemerintahan didunia, mulai dari rezim demokrasi liberal sampai dengan rezim otoriter.
Pendekatan ini juga memiliki pengaruh yang luas terhadap sub bidang ilmu politik, seperti studi
Negara, kelompok penekan, multikulturalisme, teori wacana dan studi kebijakan publik, atau
studi administrasi publik. Dengan demikian, studi ini secara eksplisit telah banyak digunakan
oleh ilmuwan politik sebagai kerangka pikir dalam menganalisis perihal politik, khususnya studi
pembuatan keputusan untuk publik.

Pluralisme adalah teori normatif yang berkaitan dengan bagaimana sebuah masyarakat
diorganisir dan diatur untu mencapai masyarakat sosialis yang bebas dan adil. Untuk
menciptakan masyarakat tersebut, maka keberagaman perlu menjadi dasar dalam mengatur dan
mengorganisir masyarakat dalam sebuah Negara karena keberagaman merupakan kebaikan
sosial yang dapat mencegah dominasi dari satu ide tertentu atau mencegah timbulnya
pemerintahan yang otoriter dan despotik. Ada tiga prinsip utama dari pendekatan pluralisme ini
menurut pendapat David Nichols, Smith (2006: 22) yaitu:

1. Kebebasan adalah nilai politik yang paling penting dan dapat dipelihara dengan baik
melalui pennyebaran kekuasaan.
2. Kelompok-kelompok yang ada didalam masyarakat haruslah dipandang sebagai individu-
individu.
3. Ide atau gagasan tentang kedaulatan Negara harus ditolak.

 Selain itu juga, pendekatan pluralisme memiliki empat unsur kunci yaitu: Kekuasaan yang
terfregmentasi kedalam berbagai aktor, para aktor selalu melakukan tawar-menawar, selalu
melakkukan kompromi, dan berusaha membangun consensus dalam proses pembuatan kebijakan
publik.

Sumber : BMP IPEM4541/MODUL 3

diskusi 4

Amerika dan Inggris sama-sama memiliki sistem legislatif bicameral (dua kamar). Namun
terdapat perbedaan dalam model perwakilan di majelis tinggi.

Diskusikan perbedaan antara majlis tinggi di Amerika Serikat dan di Inggris!

Silakan diskusikan dengan memberi jawaban spesifik serta lengkap.

Perhatian:

Harap menjawab dan berdiskusi sesuai perintah dan tema diskusi yang telah ditetapkan.
Pergunakan daya pikir anda untuk menganalisis, menjawab, dan mendiskusikan. Segala bentuk
plagiasi (website, buku, dll), akan dikenakan sanksi tidak mendapat nilai untuk pekan ini.

Diskusi 4 perbandingan pemerintahan

Amerika Serikat dan di Inggris,adalah kedua negara yang mempunyai perbedaan bentuk negara
maupuan sistem pemerintahan. Persamaan kedua negara adalah sistem legislasi, yaitu menganut
sistem legislasi bicameral ( dua kamar/lembaga). Walaupun mempunyai kesamaan secara sistem
tapi dalam prakteknya ada perbedaan terutama di majlis tinggi. Di Amerika Serikat majlis tinggi
adalah senat yang terdiri dari orang-orang politikus yang memepunyai peran utama menyetujui
undang-undang yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam hal ini senat lebih punya
kewenang daripada Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam proses pemilihan baik senat maupun

Dewan Perwakilan Rakyat dipilah langsung oleh rakyat. Dan senat mempunyai masa jabatan
lebih lama dari pada Dewan Perwakilan Rakyat. Sedangkan di negara Inggris Parlemen atau
Dewan Perwakilan terdiri dari : House of Commons atau disebut juga Majelis Rendah adalah
badan perwakilan rakyat yang anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat di antara calon-calon
partai politik. House of Lord atau Mejelis Tinggi adalah perwakilan yang berisi para bangsawan
dengan berdasarkan warisan. House of Commons memiliki keuasaan yang lebih besar
daripadaHouse of Lord. Maka perbedaan antara majlis tinggi negara Amerika Serikat dan Negara
Inggris adalah majlis tinggi di Amerika Serikat melalaui proses pemilihan dan mempunyai
kekuasaan lebih besar karena peran utamanya menyetujui undang-undang yang diusulkan oleh
Dewan Perwakilan Rakyat. Sedangkan majlis tinggi (House of Lord) di Inggris beranggotakan
para bangsawan dan tidak melalui proses pemilihan tetapi berdasarkan warisan. Dan
kekuasannya lebih kecil dari majlis rendah (House of Commons).

Sumber : IPEM 4541


DISKUSI 4 pemerintahan desa

Dalam melakukan diskusi mahasiswa tidak diperkenankan copy paste, menyunting atau foto
bahasan dari uraian modul yang kemudian diposting dalam halaman tersebut untuk merespon
diskusi.  Jika menyunting teori kemukakan sumbernya. Tutor minta agar yang diposting adalah
rumusan sendiri merujuk kepada materi yang didiskusikan.

Substansi yang harus Anda diskusikan menyangkut hal di bawah ini.

Topik:  Bagaimana dampak dari implementasi kebijakan


pembangunan desa saat ini, mengacu pada UU Desa.
Berikan salah satu contoh desa  untuk menjelaskan apa
saja bentuk pembangunan desa yang sudah dilaksanakan 
dan bagaimana proses perencanaan pembangunan
tersebut?
Selamat Berdiskusi!

Pembangunan desa merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dalam
rangka tersebut maka pemerintah desa tentu saja harus menyusun perencanaan pembangunan
desa berdasarkan pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat berdasarkan UU desa ( UU Nomor 6
Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 79 bahwa Pemerintah Desa menyusun perencanaan
Pembangunan Desa sesuai dengan kewenangannya secara berjangka) Prosedur yang saya
ketahuai ialah suatu perencanaan Pemerintah Desa diusulkan melalui Pemerintah Kabupaten
dengan mekanisme Perencanaan Pembangunan Daerah. kemudian Pemerintan Desa memuat visi
dan misi Kepala Desa, arah kebijakan pembangunan desa, serta rencana kegiatan yang meliputi
Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Bidang
Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa.
jika Perencanaan Pembangunan Desa sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa maka proses
pembangunan bisa dilaksanakan dengan melibatkan seluruh masyarakat Desa dengan
memanfaatkan kearifan lokal dan sumber daya yang ada di Desa.

Contoh nya pelaksanaan program proyek kerja masyarakat didesa langkai kecamatan siak. Sejak
digulirkannnya program Kelompok Kerja Masyarakat (POKMAS) pada tahun 2006 di
Kabupaten Siak, kini program tersebut terus meningkat. . Dana POKMAS sesuai dengan
petunjuk teknis yang di keluarkan oleh Bupati Siak yang menjelaskan bahwa dana Pokmas di
gunakan untuk pembangunan infrastruktur publik dan fasilitas umum, seperti:
1. Melaksanakan pembangunan sederhana,
2. rehabilitasi dan perbaikan fasilitas umum dan fasilitas social.
adapun proses perencanaan tersebut dimulai dari Menyusun rencana pembangunan yang
partisipatif. melibatkan Masyarakat dalam penyusunan pembangunan desa.
Mempertimbangkan setiap masukan dari masyarakat dalam penetapan kebijakan
masyarakat. Pemerintah desa tidak memaksakan kehendak pada Masyarakat.
Menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat. Program pembangunan yang telah
disusun, dijalankan sesuai dengan rencana. program-program pembangunan diawasi
pelaksanaannya.

Referensi
BMPIPEM4208 modul 3
https://riau.antaranews.com/berita/11657/program-pokmas-di-siak-terus-berkembang

Diskusi 4

Forum ini membahas tentang Desain Penelitian

1. Variabel-variabel penelitian yang sudah diidentifikasi perlu diklarifikasi. Ada beberapa


cara untuk mengklarifikasi variabel, antara lain berdasarkan jenis data, berdasarkan
fungsinya dalam penelitian, berdasarkan posisi variabel dalam penelitian, dan
berdasarkan nilai yang dilekatkan pada viabel.Silahkan diskusikan cara untuk klasifikasi
variabel yang anda pilih dalam penelitian.
2. Diskusikan cara untuk menyusun desain penelitian yang tepat untuk mencari jawaban
atau menentukan pemecahan masalah yang sedang anda teliti.

Selamat berdiskusi.

Cara untuk mengklasifikasikan variabel yang saya pilih dalam penelitian tentang survey kepuasan
masyarakat adalah klasifikasi variabel berdasarkan fungsinya dalam penelitian. Dalam penelitian ini
terdapat dua jenis variabel yaitu variabel bebas (dependent variable) dan variabel tergantung
(independent variable). Variabel bebas seperti sarana prasarana yang ada, kompetensi petugas layanan,
kemudahan layanan, kecepatan waktu pelayanan, tarif yang ditetapkan dan produk yang diterima.
Sedangkan variabel tergantung dalam penelitian ini adlah kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat
yang telah menerima layanan setelah membandingkan persepsi layanan yang diterima dengan harapan
yang diinginkan.

2. Cara untuk menyusun desain penelitian yang tepat untuk mencari jawaban atau menentukan
pemecahan masalah yang sedang diteliti adalah dengan langkah-langkah penelitian deskriptif, yaitu:
a. Mendefinisikan dengan jelas dan spesifik tujuan yang akan dicapai, fakta dan sifat-sifat apa saja yang
perlu ditemukan;
b. Merancang cara pendekatannya;
c. Mengumpulkan data;
d. Menyusun laporan penelitiannya.

Sumber : BMP ISIP4216 Metode Penelitian Sosial Modul 4

Anda mungkin juga menyukai