0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
674 tayangan7 halaman

Proposal Usaha Rendang Sapi

Proposal ini mengusulkan usaha masakan Rendang Sapi di sekolah. Rencananya akan memproduksi 10 porsi rendang dengan modal Rp. 172.500 dan dijual Rp. 19.250 per porsi untuk mendapatkan laba 37%. Strategi pemasarannya melalui sosial media ke siswa, guru, dan karyawan sekolah. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada kualitas bahan baku, peluang pasar yang luas, dan ancaman dari persaingan s

Diunggah oleh

naella
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
674 tayangan7 halaman

Proposal Usaha Rendang Sapi

Proposal ini mengusulkan usaha masakan Rendang Sapi di sekolah. Rencananya akan memproduksi 10 porsi rendang dengan modal Rp. 172.500 dan dijual Rp. 19.250 per porsi untuk mendapatkan laba 37%. Strategi pemasarannya melalui sosial media ke siswa, guru, dan karyawan sekolah. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada kualitas bahan baku, peluang pasar yang luas, dan ancaman dari persaingan s

Diunggah oleh

naella
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL USAHA

“RENDANG SAPI”

Oleh:

I Dewa Gede Radhitya/14

I Kadek Andika Dwipayana/17

Made Dandy Widiharsana/23

Sang Ayu Kompyang Chandra Miantari/33

Theresia Roxanne Bulsam Lamatokan/34


PROPOSAL USAHA

“RENDANG SAPI”

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Usaha kuliner yaitu jenis usaha yang dilakukan seseorang namun
bergerak dibidang makanan. Bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang mudah
dilakukan setiap orang. Saat ini atau mungkin sudah sedari dulu bisnis kuliner
seakan tidak ada matinya. Maklum saja bisnis ini cukup berpeluang untuk
menghasilkan keuntungan.Kami mengangkat usaha Rendang Sapi ini karena
ingin melestarikan masakan Indonesia dan memperkenalkan kepada masyarakat
serta wisatawan yang datang ke Indonesia. Tujuan dari usaha kami ini lebih
ditekankan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, rendang baru ke
masyarakat, dan kreatifitas membuat aneka masakan Indonesia.

2. Manfaat Pembuatan Proposal Proposal ini bermanfaat untuk:


a. Menguji strategi dan hasil yang diharapkan wirausaha.
b. Membantu wirausaha untuk berfikir kritis dan obyektif.
c. Sebagai alat komunikasi dalam memaparkan dan meyakinkan pendapat pada
pihak lain.
d. Meningkatkan keberhasilan para wirausaha.

3. Tujuan Penyusunan Proposal


a. Proposal ini dibuat untuk memenuhi tugas PKWU tentang masakan daerah
b. Inisiatif wirausaha sebagai pemilik usaha dalam membuka usaha
c. Membuat siswa lebih kreatif dan inovasi tentang berwirausaha
d. Melatih siswa agar dapat berwirausaha dengan baik
e. Menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha
f. Berguna untuk melakukan kerjasama dengan pendiri usaha lain
BAB II

ISI

1. Rendang atau randang adalah masakan daging asli Indonesia yang berasal dari
Minangkabau. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam
waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.

2. Proses Pembuatan Rendang

Bahan Baku
Bahan Baku Jumlah Satuan Total
Daging Sapi 500gr Rp 100.000 / kg Rp 77.500
Serai 1 batang Rp 1.000 Rp 1.000
daun jeruk 3 Lembar Rp 2.000 / bungkus Rp 2.000
daun salam 2 Lembar Rp. 2000/ bungkus Rp. 2.000
Kaldu sapi 1sdt Rp 2.000 / bungkus Rp 2.000
Garam 1sdt Rp 1.000 / bungkus Rp 1.000
Jintan bubuk ½ sdt Rp 10.000 / Rp 10.000
bungkus
Merica bubuk ½ sdt Rp 1.000 / bungkus Rp 1.000
Lengkuas 1 ruas Rp 5.000 / batang Rp 5.000
Kayu manis 2 cm Rp 2.000 / batang Rp 2. 000
Gula Merah 1 sdt Rp 5.000/bungkus Rp 5.000
Jeruk nipis 2 buah Rp 5.000/2 biji Rp 5.000
Santan 1 bungkus Rp 5.000/bungkus Rp 5.000
Bawang putih 4 siung Rp. 12.000/kg Rp 4.000
Bawang merah 6 siung Rp. 15.000/kg Rp. 7.000
Kemiri 2 buah Rp. 1.000/bungkus Rp. 1.000
Ketumbar ½ bungkus Rp.2.000/bungkus Rp. 1.000
Cabai merah besar 3 buah Rp.10.000/kg Rp. 3.000
Kunyit 2 cm Rp. 10.000/kg Rp. 2.000
Jahe 3 cm Rp.12.000 Rp. 3.000
TOTAL Rp. 139.500
Peralatan dan Perlengkapan
Peralatan Lain-Lain Harga
Transportasi Rp 15.000
Baskom
Isi Ulang Gas Rp.18.000
Pisau
Panci TOTAL Rp 33.000
Kompor
Wajan
Sendok
Talenan

CARA MEMBUAT:
1. Langkah pertama, cuci bersih daging sapi 500gr, setelah itu potong sesuai selera,
beri perasan 2 buah perasan jeruk nipis, lalu cuci lagi.
2. Setelah itu, haluskan 4 siung bawang putih, 6 siung bawang merah,2 buah kemiri, ½
bungkus ketumbar, 3 buah cabai besar, 2cm kunyit, dan 3cm jahe, lalu tumis bumbu
halus dengan 1 batang serai, 3 lembar daun jeruk, 2 lembar daun salam, 2cm kayu
manis dan 1 ruas sampai matang.
3. Masukkan daging sapi, aduk rata, lalu masukkan santan. Masak dengan api kecil
sambil sesekali diaduk.
4. Kemudian masukkan 1sdt garam, 1sdt kaldu, 1/2sdt jintan, 1/2sdt merica dan 1sdt
gula merah, diamkan hingga bumbu meresap dan airnya menyusut.
5. Koreksi rasa, angkat dan hidangkan.

3. Rencana Anggaran
Modal / Pemasukkan
Modal yang penulis keluarkan dalam sekali produksi ialah sebesar Rp. 172.500.

• Total biaya = bahan baku + biaya lain – lain


= Rp.139.500 + Rp. 33.000
= Rp. 172.500
Total pengeluaran yang digunakan dalam satu kali produksi yang menghasilkan 10
porsi produk dengan modal pengeluaran Rp. 172.500
Penentuan Harga Jual
• Harga Pokok Produksi = total biaya / hasil produksi
= 172.500 / 10
= Rp. 17.250,-/ porsi

• Harga jual = harga pokok+laba yang di inginkan


=Rp.17.250+Rp.2.000
=Rp.19.250,-
Jadi harga jual nya yaitu (Rp.19.250/porsi)

Perhitungan Laba/Rugi
• Laba = ( hasil produksi x harga jual) - modal
= ( 10x Rp. 19.250) – Rp.139.500
= Rp. 192.500 – Rp. 139.500
= Rp. 53.000,- (Laba)

• Persentase Laba =laba/modal x100


= Rp 53.000/139.500. x 100
=Rp 37%
Persentase dari laba bersih yang didapat dalam satu kali produksi yaitu 37%

4. Strategi Pemasaran
Karena tempat wirausaha kami berada dihalaman sekolah, maka dari itu target
pemasaran kami adalah siswa/i,guru dan karyawan SMAK Santo Yoseph Denpasar.
Strategi pemasaran kami yaitu dengan memposting di Sosial media oleh kelompok
kami lalu jika ada yang berminat,langsung kami bawakan ke kelas.

5. Analisis SWOT
Sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha dan
kemampuan wirausaha terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT.
a. Kekuatan ( Strength )
Rasa keyakinan terhadap produk yang berkualitas, karena kami memilih
dengan selektif bahan baku produk yang segar dan bersih, selain itu
kepercayaan kami pada strategis yang menurut kami dapat menguntungkan
usaha.

b. Kelemahan (Weakness)
Terdapat kelemahan dalam usaha ini antara lain:
a. Produk tidak tahan lama.
b. Produk mudah di tiru.
c. Harga bahan baku tidak stabil.

c. Peluang ( Oportunity )
Peluang bisnis rendang sapi kini juga masih terbuka sangat luas bagi yang
ingin menggeluti kegiatan usaha ini. Peminat rendang sapi yang semakin
banyak sehingga membuat potensi bisnis rendang sapi semakin sangat
menjanjikan. Bisnis rendang sapi juga bisa dijalankan dengan cara yang sangat
mudah dan tidak perlu mengeluarkan modal yang besar sehingga bisa
mengawali bisnis rendang sapi dalam skala kecil . Meskipun bisnis dalam skala
kecil namun keuntungannya sangat menakjubkan.

d. Ancaman ( Treath )
a. Persaingan yang tidak sehat.
b. Bahan baku yang tidak stabil.
c. Adanya produk serupa dengan kualitas baik dan harga murah sehingga
menjatuhkan produk sendiri.
Gambar Contoh Produk
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Usaha Masakan Rendang Khas Minangkabau ini termasuk usaha yang cukup
menjanjikan karena memiliki peluang memperoleh keuntungan yang tinggi dengan
berbagai macam isi dan rasa yang sesuai dengan selera konsumen. Namun wirausaha
harus memiliki SWOT yang kuat dalam menjalankan usahanya dan harus bisa
menganalisa SWOT demi mengembangkan usahanya. Agar tidak menimbulkan
kegagalan usaha di tengah jalan, seorang wirausaha harus memiliki rencana dan
memperhatikan secara maksimal rencana tersebut agar usaha berkembang dengan
cepat serta tetap menjaga kualitas dan berinovasi untuk menarik para konsumen
membeli produk tersebut.

Saran
Kami menyadari bahwa proposal ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan
prososal ini.
Demikian proposal ini, semoga kegiatan usaha kami dapat berjalan dengan baik
dan kami berharap dalam mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi penulis
dan masyarakat. Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang
membantu dalam penyusunan proposal ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik
dan tepat pada waktunya, sekian terimakasih.

Anda mungkin juga menyukai