1.
Sebagai manusia yang akan selalu berusaha untuk bekerja semaksimal
mungkin, menurut ajaran islam etos kerja yang baik akan menghasilkan hal
yang baik pula. Doa, usaha dan ikhtiar merupakan konsep kerja dalam islam,
jelaskan konsep tersebut
2. Budaya akademik merupakan pengamalan ilmu pengetahuan dalam
kehidupan sehari-hari, kehidupan akan berjalan dengan baik jika dilandasi
dengan unsur akademik tersebut, dalam Al-Quran dan Hadits pembahasan
terkait budaya akademik tertulis jelas, sebutkan dan jelaskan ?
3. Menurut anda bagaimana urgensi ilmu pengetahuan bagi kehidupan dunia
dan akhirat manusia ? Sebutkan dan jelaskan !
1. Konsep do'a dan usaha ( ikhtiar ) dalam islam harus juga dibarengi dengan
tawakkal. Karena do'a, usaha ( ikhtiar ) dan tawakkal merupakan suatu hal
yang saling berkaitan dan saling berurutan dalam mengerjakan sesuatu.
Dalam mencapai sesuatu yang diinginkan maka seseorang harus berusaha
dengan giat yang diiringi dengan doa' dan kemudian bertawakkal kepada
Allah atas apa yang akan Allah berikan sesuai dengan do'a dan ikhtiar yang
telah kita lakukan.
Ikhtiar dan do'a harus dilakukan secara bersama-sama atau berbarengan.
Karena usaha tanpa do'a merupakan perilaku orang yang sombong
sedangkan do'a tanpa usaha merupakan perilaku orang yang malas. Perilaku
tawakkal dibutuhkan setelah berusaha dan berdo'a karena semua yang terjadi
atau yang akan terjadi merupakan ketentuan Allah jadi sudah sepantasnya
kita berserah diri kepada Allah.
2. Agama islam memberikan perhatian terhadap ilmu pengetahuan, di antaranya
adalah:
1) Wahyu al-quran yang turun pada masa awal mendorong manusia
untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
Mayoritas ulama khususnya ulam al-quran sepakat bahwa wahyu al-
quran yang turun pertama kali adalah lima ayat di surat al-alaq (QS.
68:1-5), kemudian disusul awal ayat di surat al-qalam (QS. 68: 1-5);
ِّك الَّ ِذيْ َخ َل ۚ َق
َ ِا ْق َر ْأ ِباسْ ِم َرب
1.Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
ان ِمنْ َع َل ۚ ٍق
َ َخ َل َق ااْل ِ ْن َس
2.Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
َ ِا ْق َر ْأ َو َرب
ُّك ااْل َ ْك َر ۙ ُم
3.Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
الَّ ِذيْ َعلَّ َم ِب ْال َق َل ۙ ِم
4.Yang mengajar (manusia) dengan pena.
َ َعلَّ َم ااْل ِ ْن َس
ان َما َل ْم َيعْ َل ۗ ْم
5.Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Dalam ayat-ayat yang pertama kali turun al-alaq/96: 1-5 tergambar
dengan jelas betapa kitab suci al-quran memberi perhatian yang
sangat serius kepada perkembangan ilmu pengertahuan. Sehingga
allah swt menurunkn petunjuk pertama kali adalah terkait dengan salah
satu cara untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang dalam redaksi
ayat tersebut menggunakan redaksi “iqra”. Makna perintah tersebut
bukanlah hanya sebatas membaca dalam arti membaca teks, tetapi
makna iqra adalah membaca dengan melibatkan pemikiran dan
pemahaman dan itulah kunci perkembangan ilmu pengertahuan dalam
sepanjang sejarah kemanusiaan.
2) Tugas manusia sebagai khalifah allah di bumi akan sukses kalau
memiliki ilmu pengetahuan.
Hal ini ditegaskan dalam surat al-baqarah/2: 30-31
ۤ
ض َخلِ ْي َف ًة ۗ َقالُ ْٓوا اَ َتجْ َع ُل ِف ْي َها ِ ْٕى َك ِة ِا ِّنيْ َجاعِ ٌل فِى ااْل َرnِِٕ ُّك ل ِْل َم ٰل
َ َوا ِْذ َقا َل َرب
ك ۗ َقا َل ِا ِّن ْٓيَ ك َو ُن َق ِّدسُ َل َ ك ال ِّد َم ۤا ۚ َء َو َنحْ نُ ُن َس ِّب ُح ِب َحمْ ِد
ُ َمنْ ُّي ْفسِ ُد ِف ْي َها َو َيسْ ِف
اَعْ َل ُم َما اَل َتعْ َلم ُْو َن
30. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat,
“Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah
Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan
darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan
nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak
kamu ketahui.”
ۤ
ْو ِنيْ ِباَسْ َم ۤا ِءnُُٔ ٕى َك ِة َف َقا َل اَ ۢ ْن ِبٔـnِِٕ ض ُه ْم َع َلى ْال َم ٰل
َ َو َعلَّ َم ٰادَ َم ااْل َسْ َم ۤا َء ُكلَّ َها ُث َّم َع َر
ٰ ٰ ٓهؤُ اَل ۤ ِء ِانْ ُك ْن ُت ْم
ص ِد ِقي َْن
31. Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya,
kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat, seraya berfirman,
“Sebutkan kepada-Ku nama semua (benda) ini, jika kamu yang benar!”
Dari ayat di atas nampak jelas bahwa untuk suksesnya tugas
kekhalifahan manusia di muka bumi maka allah swt menganugerahkan
kepada manusia potensi untuk dapat mengetahui dan memahami
segala sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupannya. Dari rangkaian
ayat diatas juga terlihat bahwa dengan kemampuan untuk memahami
dan mengetahui itulah sumber dan cara mendapatkan ilmu
pengertahuan, menjadikan manusia memiliki kelebihan dibandingkan
dengan malaikat.
3) Muslim yang baik tidak pernah berhenti untuk menambah ilmu.
Ajaran ini tertuang dalam surat thaha/20:114.
َوقُ ْل رَّ بِّ ِز ْد ِنيْ عِ ْلمًا
114 “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku. ”
Inilah salah satu doa yang harus dipanjatkan oleh seorang muslim
yang diajarkan oleh al-quran. Bahwa memohon kepada allah swt agar
ditambahkan ilmu pengetahuan adalah bagian dari kebutuhan hidup.
Dari ayat ini juga dapat di petik pelajaran bahwa islam mengajarkan
menuntut ilmu adalah salah satu bentuk ibadah yang bernilai tinggi dan
harus di lakukan oleh setiap muslim sepanjang hidupnya.
4) Orang yang berilmu akan dimuliakan oleh Allah SWT.
Hal ini diisyaratkan dalam surat al-mujaadilah/58: 11.
ٍ ۗ َيرْ َف ِع هّٰللا ُ الَّ ِذي َْن ٰا َم ُن ْوا ِم ْن ُك ۙ ْم َوالَّ ِذي َْن ا ُ ْو ُتوا ْالع ِْل َم دَ َر ٰج
ت
11. Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di
antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.
Dari ayat tersebut jelas bahwa kemuliaan dan kesuksesan hidup hanya
milik orang yang berilmu dan beriman. Orang yang beriman tetapi tidak
memiliki ilmu pengetahuan maka tidak akan memperoleh kemuliaan di
sisi allah swt. Sebaliknya bagi orang yang hanya berilmu saja tanpa
disertai iman maka juga tidak akan membawa manfaat bagi
kehidupannya khususnya di akhirat kelak.
3. Ilmu pengetahuan sangat penting bagi kehidupan dunia dan akhirat manusia
karena dengan ilmu pengetahuan (ilmu agama) manusia dapat beramal
dengan amalan yang sesuai dengan syariat sehingga di akhirat kelak akan
dibalas dengan pahala.
KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU
1) Allah meninggikan derajat para penuntut ilmu. Sesuai dengan
firman Allah dalam surat Al - Mujadalah ayat 11 yang artinya 'Hai
orang orang yang beriman ! apabila dikatakan kepada kamu
"Berlapang lapanglah dalam majlis", maka berdirilah, niscaya Allah
akan meninggikan derajat orang orang yang beriman dan orang orang
yang menuntut ilmu dengan beberapa derajat. Dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan'.
2) Allah akan memudahkan jalan seorang penuntut ilmu menuju
surga. Dalam hadits Nabi Muhammad shallallhu'alaihi wa sallam
(riwayat Imam Muslim) dijelaskan bahwa seorang yang sedang
menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan
mudahkan jalannya menuju surga.
3) Ilmu yang dimiliki seseorang akan terus membawakan manfaat
baginya sekalipun pemilik ilmu telah meninggal. Nabi Muhammad
menyebutkan dalam haditsnya bahwa jika seseorang meninggal, maka
segala amal perbuatannya akan terputus. Namun ada 3 hal yang tidak
akan putus, salah satunya adalah ilmu. 'Jika meninngal seorang
manusia maka terputuslah amalnya kecuali 3 hal. Yaitu : sedekah
jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih yang berdoa
untuknya'.