Laporan Potensi Karyawan Perawat 2021
Laporan Potensi Karyawan Perawat 2021
Employee_ID
20
Full Name SKOLASTIKA TITA TERTIA Test Location RS. Internasional Bintaro
Age 23 Prop. Position Perawat
Education Stikes St Elisabeth Semarang Date of Test 11/26/2021
I. Dimension Chart
Komunikasi
Motivasi
Kerja Sama
Kontak Sosial
Kepercayaan Diri
Penyesuaian Diri
Stabilitas Emosi
Daya Tahan terhadap Stress
Tanggung Jawab
Ketahanan
Ketelitian
Kecepatan
Logika Berpikir
Daya Analisis
Kecerdasan
Row 5 Umum
0 1 2 3 4
1 2 3 4 5
Poor Below Average Average Good Very Good
Skor
No. Dimensi Keterangan
Individu
Kapasitas dan potensi intelektual untuk melaksanakan tugas yang kompleks.
1 Kecerdasan Umum 3
Kemampuan untuk tetap bekerja dan bertahan dalam situasi yang menekan
8 Daya Tahan terhadap Stress 2
Mempunyai kemauain yang kuat untuk bekerja dengan rekan kerja untuk pencapaian
13 Kerja Sama tujuan bersama dan bersifat jangka panjang 2
BO FO M
-3 6 3
III. Recommendation
0 -3 7 4
0 -3 5 2
Job Fit/ Tingkat kesesuaian level potensi aktual dengan : level potensi 43%
0 yang dipersyaratkan
% Category Description
0
Sudah memiliki hampir semua potensi yang dipersyaratkan
>91% Very Prospective untuk posisi yang dituju.
0
Sudah memiliki potensi yang dipersyaratkan untuk posisi
70% - 90% Prospective yang dituju
0
Kurang memiliki potensi yang dipersyaratkan untuk posisi
50% - 69% Less Prospective yang dituju.
0
Masih banyak potensi yang belum sesuai dengan
0
<50% Not Prospective persyaratan untuk posisi yang dituju. X
19 Andriawati ###
Kemampuan konseptualnya cukup memadai sehingga ia mampu untuk Ia juga dapat melibatkan rekan-rekannya dalam menyelesaikan
membuat perencanaan maupun memikirkan hal-hal yang lebih global. berbagai tugas kelompok. Masukan dari mereka dapat menjadi
Dalam mengemukakan pemikirannya, ia masih belum dapat menggali upaya perbaikan sehingga dapat meningkatkan kinerja
kebutuhan lawan bicaranya. hal ini membuat komunikasi yang dilakukan kelompok.
masih satu arah
Pekerja yang sangat menyukai berada dalam aturan dan prosedur
IQ= 94 (Skala IST) yang jelas, sehingga dapat memahami batasan perilaku yang
dimilikinya.
Kemampuan analisanya yang masih belum optimal membuat ia akan Dalam bekerja, Sdi Christina mampu memberikan kontribusi yang
mengandalkan pengalaman dan keterangan dari rekan-rekan dalam lebih di dalam tim. Meskipun perannya masih terbatas, ia mampu
menemukenali penyebab utama dari masalah yang ada. Hal ini membuat ia
masih belum dapat mengelola berbagai data yang terkait dengan masalah menjalankan fungsinya sesuai dengan tanggungjawabnya. Ia
secara mendalam. dapat bekerja dengan optimal berdasarkan arahan dan dukungan
IQ= 75 (Skala IST) dari orang lain dalam unit kerjanya.
Potensi kemampuan berpikir yang dimilikinya membuatnya mampu Dalam bekerja,kemampuannya untuk proaktif dalam
mempelajari hal-hal baru dengan baik, terutama untuk tugas yang rutin penyelesaian masalah pun masih belum cukup berkembang
dan sederhana yang tidak membutuhkan daya analisa maupun penguasaan
konsep dengan optimal serta juga masih mengacu pada pengalaman
penyelesaian masalah sebelumnya .
IQ= 94 (Skala IST)
Dari segi pengerjaan tugas yang lain, ia masih kurang mampu
mengidentifikasi pokok permasalahan, menganalisa maupun
mengidentifikasi permasalahan tersebut dengan cukup baik
Pemahamannya terhadap keterkaitan berbagai data dan informasi Dalam bekerja, Sdr. Christy dapat menetapkan sasaran kerja
membuat ia dapat menarik kesimpulan dan mengarahkannya pada suatu pribadi secara detail dan terukur. Berbagai evaluasi terkait
konsep yang baru.
dengan hasil kerjanya juga sudah rutin dilakukan sehingga
Ia mampu mengatasi permasalahan dalam area kerja rutinnya, namun langkah perbaikan dapat diimplementasikan.
kapasitas berpikirnya agak terbatas untuk dapat melakukan pembelajaran
atau mengatasi persoalan yang lebih rumit. Memiliki perhatian akan hasil kerjanya, namun belum
sepenuhnya melakukan kontrol secara efektif untuk menjaga
IQ= 113 (Skala IST)
kualitasnya.
Kemampuan analisanya yang masih belum optimal membuat ia akan Ia juga masih belum tertantang untuk memberikan hasil kerja
mengandalkan pengalaman dan keterangan dari rekan-rekan dalam yang lebih baik lagi. Ia mudah puas terhadap apa yang sudah
menemukenali penyebab utama dari masalah yang ada. Hal ini membuat ia
masih belum dapat mengelola berbagai data yang terkait dengan masalah diraihnya selama ini.
secara mendalam.
Minimnya perhatian kepada keberadaan orang lain, baik
IQ= 78 (Skala IST) pelanggan internal maupun eksternal membuat pelayanan yang
diberikan masih berdasar pada prosedur yang ada saja.
Kemampuannya menganalisa masalah masih perlu ditingkatkan. Ia kurang Mampu mengikuti pola kerja sama yang ada dalam kelompok.
mampu menemukan inti permasalahan sehingga solusi yang dirancang
tidak selalu menjawab permasalahan
Ia mampu menunjukkan sikap pro aktif dalam menjalankan
Kemampuan berpikir tergolong kurang optimal dari segi konseptual. Hal fungsi dan tanggungjawabnya meskipun masih terbatas pada
ini membuatnya kurang mampu mengidentifikasi pokok permasalahan dan ruang lingkup tugasnya
membuat solusi dari permasalahan tersebut
IQ= 75 (Skala IST)
Taraf kemampuan berpikirnya tergolong terbatas sehingga Dalam bekerja, target sasarannya masih terbatas pada upaya
belum mampu ia gunakan untuk menyelesaikan permasalahan penyelesaian tugas-tugas dan belum pada upaya optimalisasi
yang lebih kompleks. Kurang mampu berpikir secara analisa pekerjaan
dan konseptual, sehingga ia cenderung menggunakan
pengalaman sebelumnya dalam pemecahan masalah. Dari segi kapasitas dan daya tahan bekerja, ia tergolong kurang
IQ=75 (Skala IST) mampu menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan
keakuratan dan penyelesaian pekerjaan yang cepat
Taraf kemampuan berpikirnya tergolong cukup memadai Walau sudah memiliki inisiatif dan mandiri dalam bekerja, namun
terutama dalam mengidentifikasi permasalahan dari berbagai ia cenderung membutuhkan dukungan dari lingkungannya agar
sudut pandang. Hal itu menjadi indikasi bahwa ia tergolong lebih yakin dalam bertindak
atentif dalam mengerjakan tugas yang terkait dengan hal-hal
dan obyek Dalam bekerja, ia cenderung memiliki pemikiran yang realistis
IQ= 116 (Skala IST) ketika menghadapi permasalahan dalam pekerjaannya
Memiliki kemampuan berpikir analitis dan konseptual yang Dalam bekerja, ia memiliki arahan dan sasaran yang akan dicapai.
kurang memadai. Sehingga ia belum mandiri dan percaya diri Berbagai perbaikan dilakukannya secara berkala sehingga dapat
dalam membuat perencanaan dalam bekerja yang lebih mengembangkan dirinya.
membuatnya kurang mampu menetapkan prioritas kerja dan
menggunakan pengalaman sebelumnya dalam pemecahan Memiliki perhatian pada detail tugas sehingga berusaha untuk
masalah dan pengambilan keputusan. menjaga mutu hasil kerjanya. Hanya saja, hal ini masih belum
IQ=88 (Skala IST) ditampilkan secara konsisten.
Kemampuan analisanya yang masih belum optimal membuat Ia sangat terpaku prosedur dan alur sistematika kerja yang
ia akan mengandalkan pengalaman dan keterangan dari tinggi , sehingga kemampuan inisiatif dan inovasnya belum
rekan-rekan dalam menemukenali penyebab utama dari berkembang optimal.
masalah yang ada. Hal ini membuat ia masih belum dapat
mengelola berbagai data yang terkait dengan masalah secara Ia kurang berani melakukan berbagai upaya perbaikan terkait
mendalam dengan proses kerja yang selama ini telah dilakukan. Ia menjadi
kurang sigap dalam menghadapi permasalahan yang ada.
Kemampuan intelektualnya juga masih belum memadai, hal ini Dalam bekerja ia urang menetapkan sasaran kerja yang lebih
membuat ia akan mengandalkan pengalaman dalam mengatasi tinggi . Ia hanya menjalankan tugas -tugasnya dengan sebaik
masalah yang ada. mungkin.
Kemampuan analisanya masih perlu ditingkatkan agar ia Ia sangat terfokus pada pencapaian hasil kerja sehingga kurang
dapat menemukan inti permasalahan dan menjawab masalah peka terhadap perasaan dan kebutuhan yang lain, selain itu , Ia
yang dihadapi pelanggan secara relevan. sulit mempercayai orang lain sehingga cenderung bekerja secara
IQ=74 (Skala IST) individuslis, Ia juga cukup peka terhadap kritik dan menaruh
curiga terhadap prilaku orang lain.
Secara umum taraf kemampuan berfikirnya cukup memadai Ia terbuka terhadap tugas yang baru, Ia memiliki kebutuhan
yang membuatnya dapat berfikir secara sistematis dan logis, untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian berbagai
Dengan kemampuan tersebut ia mampu mempelajari hal - hal metode pembelajaran.
yang bersifat baru baginya dengan cukup baik.
Target yang menantang merupakan hal yang dibutuhkannya
IQ=94 (Skala IST) untuk dapat menampilkan unjuk kerja yang lebih baik lagi.
Pemberian tugas yang bervariasi dapat ia terima secara terbuka.
Hal ini juga didukung dengan kemampuannya dalam mempelajari
hal baru yang sudah berkembang dengan memadai.
Taraf berpikir dan kemampuan menganalisa masalah masih Dalam bekerja , fokus utamanya adalah pencapaian hasil kerja
perlu ditingkatkan . Ia kurang mampu menemukan inti sesuai dengan target , Hal ini membuatnya cenderung bekerja
permasalaha sehingga solusi yang dirancang tidak selalu berdasarkan arahan dari orang lain. secara pribadi,Ia perlu
menjawab permasalahan. meningkatkan kesadarannya dalam bekerja agar lebih efektif.
IQ=70 (Skala IST)
Terlihat kurang fleksibel terhadap perubahan sehingga
membutuhkan waktu yang lebih lama dari orang pada umumnya
untuk beradaptasi dengan periubahan situasi.
Taraf kemampuan berfikir yang dimiliki sementara Sebenernya dalam dirinya terdapat keinginan untuk mencapai
membuatnya mampu mengerjakan tugas - tugas sederhana prestasi yang lebih besar hanya saja ia kurang menerapkan
yang sifatnya rutin. Meskipun demikian hal tersebut langkah -langkah yang terarah untuk mencapainya.
cenderung membuatnya kurang mampu menyelesaikan
pekerjaan yang sifatnya lebih kompleks, seperti pekerjaan Ia lebih menyukai pekerjaan yang tersusun secara sistematis dan
yang menuntut penyelesaian masalah, solusi,maupun teratur sehingga kebiasaan tersebut membuatnya sulit
antisipasi masalah. mengerjakan tugas yang menuntutnya untuk mengubah gaya
kerja.
IQ=98(Skala IST)
Kemampuan analisa masih perlu ditingkatkan agar ia mampu
menemukan inti permasalahan dan mencari solusi yang
relevan untuk menjawab masalah Ia sangat terfokus pada pencapaian hasil kerja sehingga kurang
peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain. selain itu, ia
IQ=94 (Skala IST) sulit mempercayai orang lain sehingga cenderung bekerja secara
individualis.
Potensi intelektual yang dimiliki juga masih belum memadai. Sasaran kerja yang menantang akan membuat ia menjadi
hal ini membuat ia membutuhkan arahan dari atasan dalam demotivasi. Ia akan merasa lebih nyaman terhadap situasi kerja
menghadapi masalah yang ada. yang stabil dan rutin saja.
Ia membutuhkan waktu dan proses yang bertahap untuk Berdasarkan tipe pengerjaan tugas, ia kurang menunjukkan
mencerna informasi atau keterampilan yang baru minat yang lebih untuk tugas-tugas yang terkait dengan detail.
Begitu juga untuk tugas-tugas yang membutuhkan daya tahan
IQ=70 (Skala IST) yang tinggi terhadap stress
Secara umum taraf kemampuan berpikirnya cukup memadai Tugas-tugas yang rutin sesuai dengan ruang lingkupnya dalam
yang membuatnya dapat berpikir secara sistematis dan logis. bekerja, mampu ia kerjakan dengan tindakan yang pro aktif
Dengan kemampuan tersebut ia mampu mempelajari hal-hal meskipun masih terbatas pada upaya pencapaian target
yang bersifat baru baginya dengan cukup baik
IQ=109(Skala IST) Ia kurang berani melakukan berbagai upaya perbaikan terkait
dengan proses kerja yang selama ini telah dilakukan. Ia menjadi
kurang sigap dalam menghadapi permasalahan yang ada.
Potensi intelektualnya masih belum berkembang dengan baik. Ketika dihadapkan pada suatu tugas, ia tidak terburu-buru
Tindakan yang ditampilkannya lebih bersifat praktis. hal ini mengerjakan dan terelbih dahulu mengamati baru kemudian
akan membuatnya sulit dalam menghadapi permasalahan menentukan tindakan yang diperlukan secara tepat
baru dan bersifat kompleks.
IQ=85(Skala IST) Kurang mampu mengatasi perubahan kerja yang dapat terjadi
sewaktu-waktu , Meskipun iasudah mampu bekerja dengan baik
sesuai dengan target maupun sasaran kerja
Taraf kemampuan berpikirnya tergolong terbatas sehingga Dalam melihat suatu masalah, ia cenderung hanya melihat
belum mampu ia gunakan untuk menyelesaikan permasalahan masalah secara terpisah-pisah atau sebagian kecil saja. Ia perlu
yang lebih kompleks untuk berusaha melihat segala sesuatu secara
IQ=93 (Skala IST) global/keseluruhan baru kemudian secara detil melihat masalah
dari setiap bagiannya.
Ia perlu meningkatkan fleksibilitasnya dalam bekerja sehingga
dapat menyelesaikan pekerjaan di luar ruang lingkup
pekerjaannya sehari-hari.
Aspek Kepribadian KESIMPULAN REKOMENDASI DAN SARAN PENGEMBANGAN IQ
Ia memiliki penerimaan diri yang tergolong besar Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri Sri
sehingga ia dapat menerima kekuatan maupun Kristiani Masih Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
kelemahan yang terdapat dalam dirinya. Meskipun Internasional Bintaro.
demikian penerimaan diri yang besar tersebut belum
mampu membuatnya tampil lebih percaya diri
Masih perlu pengembangan lebih dalam hal kontak sosial
Ia perlu lebih meningkatkan kemampuannya dari segi dan menjaga motivasi dalam berkomunikasi efektif
pengambilan keputusan dan pemecahan masalah 103
terkait dengan pekerjaannya
Rasa percaya dirinya masih perlu ditingkatkan sehingga Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
ia dapat lebih menunjukkan dan memanfaatkan Desy Natalia Masih Dapat Disarankan sebagai Perawat di
potensi dirinya di dalam lingkungan kerja maupun RS Internasional Bintaro.
lingkungan sosialnya
Ia mudah untuk menjadi gelisah terutama ketika Masih perlu pengembangan lebih dalam hal kepercayaan 94
berada dalam situasi yang membuatnya merasa tidak diri dan menjaga stabilitas ketahanan kerja.
nyaman.
Pada dasarnya ia adalah pribadi yang cukup mampu Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Christina Tidak Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
Hanya saja, terkadang sikapnya yang cenderung Internasional Bintaro.
menjaga jarak membuat ia terkesan kurang dapat
menunjukkan empatinya ketika berkomunikasi.
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Minimnya perhatian kepada keberadaan orang lain, Kapasitas knowledge dan juga sikap kerja
baik pelanggan internal maupun eksternal membuat 75
pelayanan yang diberikan masih berdasar pada
prosedur yang ada saja.
Ia masih memerlukan peningkatan kemampuan Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri Sri
komunikasi dengan lebih optimal untuk orang-orang di Dewi Lestari Masih Dapat Disarankan sebagai Perawat di
sekitarnya sehingga relasi interpersonalnya menjadi RS Internasional Bintaro.
lebih berkembang
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Ia mengedepankan hubungan yang harmonis sesama kemampuan mengelola stres di situasi konflik dan
karyawan, sehingga jika menemui sesuatu yang tidak kepercayaan diri
sesuai peraturan atau prosedur,Ia akan merasa tidak 94
nyaman jika membuat keputusan yang menyangkut
orang lain didalamnya.
Sdr. Sdr. Christy cenderung memiliki motivasi bekerja Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
yang baik dalam menjalankan tugasnya walaupun Christy Chelsea Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
dalam kondisi yang menekan Internasional Bintaro.
Ketika menghadapi tugas-tugas yang dirasa kurang Masih perlu area pengembangan diri dari sisi Kemampuan
menantang atau kurang menarik baginya, ia cenderung mengambil keputusan dan ada kecenderungan mudah puas 113
menjadi kurang memperhatikan kerapihan dan kualitas dengan hasil kerja
pekerjaan yang dihasilkannya.
Dalam bekerja, Sdri Lenda mampu memberikan Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
kontribusi di dalam tim. Meskipun perannya masih Lenda Tidak Disarankan sebagai Perawat di RS
terbatas, ia mampu menjalankan fungsinya sesuai Internasional Bintaro.
dengan tanggungjawabnya. Ia dapat bekerja dengan
optimal berdasarkan arahan dan dukungan dari orang
lain dalam unit kerjanya. Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi 78
Kapasitas knowledge dan kemampuan menjaga kualitas
hasil kerja
Ia cenderung menghindari konfrontasi ataupun konflik. Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
Oleh karenanya, ia seringkali mengalami kesulitan Eka Tidak Disarankan sebagai Perawat di RS Internasional
untuk menolak permintaan orang lain, walaupun Bintaro.
menyulitkan diri sendiri
Pribadi yang mudah gelisah dan panik. Ketika keadaan Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
tidak sesuai dengan yang diharapkan maka Kapasitas knowledge dan kemampuan Komunikasi Efektif 66
perhatiannya akan mudah untuk dialihkan sehingga
kinerja yang ditampilkannya belum optimal.
Energi yang ia miliki belum besar sehingga ia merasa Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
mudah lelah, Rasa percaya dirinya juga masih belum Fransiska Poralonika Tidak Disarankan sebagai Perawat
berkembang dengan memadai.sebagai kosekuensinya , di RS Internasional Bintaro.
ia akan mengalami hambatan ketika berada dalam
lingkungan sosial yang baru.
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Ia akan lebih optimal bekerja pada situasi yang stabil, Kapasitas knowledge dan kemampuan dalam menghadapi
Hal ini membuat ia mudah untuk gelisah ketika tantangan di tempat kerja 78
menghadapi perubahan baik yang berasal dari internal
maupun eksternal organisasi.
Ia dapat mengemukakan pemikirannya dengan jelas. Ia Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
juga akan mempengaruhi pihak lain untuk dapat Erika Masih Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
menerima pemikirannya dengan mengandalkan relasi Internasional Bintaro.
yang akrab dan mendalam, ia juga mampu untuk
mengenali kebutuhan dari lawan bicaranya sehingga Masih perlu area pengembangan diri dari sisi kemampuan
diskusi yang dilakukan menjadi dinamis. menjaga kualiitas hasil kerja, kesigapan dan kemampuan
untuk menjalin relasi
Kemampuannya dalam mengatasi masalah masih 94
terbatas dalam hal -hal bersifat praktis atau sederhana.
Kepatuhannya dalam mengikuti prosedur , Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri
membuatnya jika menghadapi masalah cenderung Lea Christina Kurang Disarankan sebagai Perawat di RS
mengikuti langkah- langkah terdahulu yang telah Internasional Bintaro.
berjalan, Hal ini membuat kemampuannya dalam
berinisiatif dan berinovasi belum cukup berkembang.
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Ia mampu dan cukup menguasai hal -hal di area Kapasitas knowledge dan kemampuan dalam menghadapi 70
kerjanya sehari - hari namun kapasitasnya untuk tantangan di tempat kerja
mempelajari hal baru cenderung kurang.
Komunikasi yang ditampilkannya sebatas untuk Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
membicarakan tugas dan data yang dibutuhkan saja. Sylvy Masih Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
Hal ini membuat ia masih belum dapat menampilkan Internasional Bintaro.
kemampuan komunikasi yang diplomatis.
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Perhatiannya pada pelanggan juga masin minim . Kapasitas knowledge dan kemampuan dalam memotivasi
Pelayanan yang diberikan hanya sebatas bagian dalam diri untuk memaksimalkan kualitas kerja. 98
penyelesaian tugasnya saja.
Dalam berkomunikasi, ia masih perlu mengembangkan Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
kemampuan komunikasi agar dapat menyampaikan Aldila Kurang Disarankan sebagai Perawat di RS
pendapat dengan lebih efektif dan langsung pada inti Internasional Bintaro.
masalah
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Cenderung pendiam dan kurang percaya diri dalam Hubungan interaksi sosial dan kemampuan dalam
bersosialisasi sehingga terkesan menarik jarak dari mengelaborasi pengetahuan serta menyampaikan informasi
lingkungan sosialnya dengan cukup sistematis 94
Ia membutuhkan waktu dan proses yang bertahap Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
untuk mencerna informasi atau keterampilan yang baru Dwi Puspitasari Kurang Disarankan sebagai Perawat di RS
Internasional Bintaro.
Ia mampu menunjukkan penyesuaian antara potensi
dirinya dengan kebutuhan perusahaan dalam Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya kecepatan menangkap informasi/ instruksi serta
kemampuian untuk memahami secara detail pekerjaan. 70
Ia masih perlu mengasah kepekaannya terhadap Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
kebutuhan orang lain. Saat ini, ia cenderung bertindak Nabila Dapat Disarankan sebagai Perawat di RS
berdasarkan keluhan yang ada dan belum menanggapi Internasional Bintaro.
situasi yang mungkin akan terjadi. Ia pun perlu
mengembangkan relasinya agar tidak terbatas pada Masih perlu area pengembangan diri dari sisi kemampuan
situasi lingkungan yang biasa dihadapinya bargaining dan kesigapan dalam mengahdapi situasi
darurat dan kompleks
Merupakan pribadi yang antusias dan optimis dalam
mencapai berbagai sasaran kerja yang ada. Ia akan 109
menggunakan berbagai cara untuk dapat mengatasi
kendala yang mungkin muncul dalam proses
penyelesaian tugasnya
Dalam menghadapi permasalahan ia hanya Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
mengandalkan pengalamannya saja. Analisa yang Andriawati Kurang Disarankan sebagai Perawat di RS
dilakukannya masih belum mendalam sehingga banyak Internasional Bintaro.
menggunakan asumsi. hal ini akan berdampak pada
solusi yang kurang tepat Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
kecepatan menangkap informasi/ instruksi serta
Ia cukup bisa memahami informasi sederhana yang kemampuan ybs dalam kemandirian kerja
diterimanya dari lingkungan. Ia pun cukup bisa untuk 85
menarik kesimpulan sederhana dari permasalahan
yang dihadapinya.
Begitu juga dalam berkomunikasi, ia masih perlu Berdasarkan gambaran hasil tes secara umum, Maka Sdri.
mengembangkan kemampuan komunikasi agar dapat Skolastika Tidak Disarankan sebagai Perawat di RS
menyampaikan pendapat dengan lebih efektif dan Internasional Bintaro.
langsung pada inti masalah
Masih perlu banyak area pengembangan diri dari sisi
Pribadi yang mudah untuk puas dengan apa yang telah kemampuan memberikan informasi secara lugas dan 93
dicapai. Ia masih belum dapat mendefinisikan sasaran bekerja secara sistematis
kerja yang akan dicapai secara rinci.
HASIL INTERVIEW PERAWAT
26 NOVEMBER 2021
No Nama Komunikasi Logika Sistimatika Analisa Hasrat Inisiatif Sistimatika Orientasi Stabilitas Kepercayaan Kontak Kerjasama Kemandirian Kemampuan
Berfikir Berfikir Berprestasi Kerja Detail Emosi Diri Sosial Adaptasi
1 Adenito Sri Kristiani Ambarita, S.Kep., Ns 2 2 - 2 3 3 2 - 3 2 - 3 2 3
10 Bertha Murwindhasari 4 3 - 4 4 3 4 - 3 3 - 3 3 3
12 Fransiska Poralonika 3 3 - 3 3 2 2 - 3 3 - 3 2 3
16 Aldila Monikawati 2 3 - 2 3 2 2 - 3 2 - 3 3 3
17 Dwi Puspitasari 3 3 - 3 3 4 3 - 3 3 - 3 3 3
19 Andriawati 2 3 - 3 3 2 2 - 3 3 - 3 2 3