Suatu campuran pereaksi di dalam tabung reaksi
meyebabkan tabung tersebut menjadi panas jika dipegang.
Penyataan yang tepat mengenai hal tersebut adalah….
a. Entalpi pereaksi bertambah
b. Entalpi peraksi berkurang
c. Entalpi pereaksi dan hasil reaksi bertambah
d. Entalpi pereaksi lebih besar daripada entalpi hasil reaksi
e. Entalpi hasil reaksi lebih besar daripada entalpi pereaksi
Jawaban: D
Pembahasan:
Jika suatu reaksi kimia menghasilkan panas, maka reaksi
tersebut merupakan reaksi eksoterm. Pada reaksi eksoterm,
entalpi reaksi bernilai negative (entalpi pereaksi lebih besar
daripada entalpi hasil reaksi)
2. Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah….
a. Entalpi awal lebih besar daripada entalpi akhir dan ΔH > 0
b. Entalpi awal lebih kecil daripada entalpi akhir dan ΔH > 0
c. Entalpi awal lebih besar daripada entalpi akhir dan ΔH < 0
d. Entalpi awal lebih kecil daripada entalpi akhir dan ΔH < 0
e. Entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ΔH = 0
Jawaban: B
Pembahasan:
Reaksi endoterm adalah reaksi yang disertai dengan
perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem. Dalam reaksi
reaksi ini, kalor diserap oleh sistem dari lingkungannya. Hal
yang terjadi H akhir > H awal sehingga ΔH > 0 (berharga positif)
3. Sebuah Kristal KNO3 dimasukkan ke dalam tabung reaksi
kemudian ditetesi dengan air. Pada tabung reaksi terasa
dingin. Reaksi ini dapat digolongkan….
a. Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
b. Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan kesistem
c. Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
d. Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
e. Endoterm, energi tidak berpindah
Pembahasan:
Pada percobaan tersebut dikatakan endoterm, karena pada
saat KNO3 beraksi dengan air, temperature nya turun karena
tabung reaksi terasa dingin. Setelah sampai pada titik
terendah, lama-kelamaan temperature akan naik kembali
sampai temperature awal.
Penurunan temperature pada saat KNO3 bereaksi dengan air,
menunjukkan bahwa reaksi menyerap kalor . Pada reaksi
endoterm reaksi yang menyerap kalornya berpindah dari
lingkungan ke sistem, sehingga kalor dari sistem akan
bertambah. Sehingga lingkungannyaa terasa dingin atau
pada soal lingkungannya tabung reaksi.
Jawaban: D
4. Perubahan entalpi dari reaksi manakah yang berikut ini
dapat disebut dengan perubahan entalpi pembentukan ΔHf°
Na2SO4 kristal….
Pembahasan:
Perubahan entalpi pembentukan standar merupakan
perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol
suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil pada
keadaan stabil, pada 25°C dan tekanan 1 atm. Perubahan
entalpi pembentukan standar suatu zat ditentukan dengan
menggunakan rumus:
ΔHfo reaksi = ∑ ΔHf° hasil – ∑ΔHf° pereaksi
Reaksi pembentukan ΔHf° Na2SO4
Jawaban : D
5. Diantara persamaan termokimia di bawah ini yang
merupakan perubahan entalpi penguraian adalah…
Pembahasan:
Perubahan entalpi penguraian standar adalah perubahan
entalpi yang terjadi pada penguraian 1 mol suatu senyawa
menjadi unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan
standar.
Pada dasarnya, perubahan entalpi penguraian standar
merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan
standar, maka nilainya pun akan berlawanan tandanya. Jadi
dari pilihan ganda yang di atas, jawaban yang tepat adalah A
karena reaktannya berupa satu mol menjadi unsur-unsurnya.
Jawaban: A
(Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Unggul Sudarmo, Erlangga,
2013, hal.66)
Baca Juga : 90+ Pertanyaan Tentang Alkali dan
Alkali Tanah Lengkap Dengan Pembahasannya
6. Jika diketahui:
Perubahan entalpi pada penguraian 1 mol gas NH3 menjadi
unsur-unsurnya adalah….
a. -92 kJ
b. -46 kJ
c. +46 kJ
d. + 184 kJ
e. + 92 kJ
(Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Unggul Sudarmo, Erlangga,
2013, hal.86)
Pembahasan:
Dalam soal di atas dapat dilihat merupakan pembentukan
reaksi. Pada dasarnya, perubahan entalpi penguraian standar
merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan
standar, maka nilainya pun akan berlawanan tandanya.
Tapi pada reaksinya NH3 memiliki 2 mol sehingga jika diminta
1 mol nya, 92 sehingga pada 1 mol NH3 menjadi +46
Jawaban: C
7. Jika diketahui ΔHc°C = -393,5 kJ mol‾¹ , berapa kalor yang
terjadi pada pembakaran 1 kg arang, jika dianggap bahwa
arang mengandung 48% karbon dan Ar C = 12?
a. 740 kJ
b. 470 kJ
c. 740 kJ
d. 470 kJ
e. 740 kJ
(Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Unggul Sudarmo, Erlangga,
2013, hal.66)
Pembahasan:
ΔHc°C = -393,5 kJ mol -1
massa C = 48/100 x 1000 gram
= 480 gram
Pada pembakaran 1 mol karbon dibebaskan kalor 393,5 kJ
maka pada pembakaran karbon dihasilkan kalor
sebanyak:
x 393,5 kJ/mol
= 15.740 kJ
Jawaban: A
(Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Unggul Sudarmo, Erlangga,
2013, hal.67)
8. Entalpi pembakaran asetilena adalah -1300 kJ, entalpi
pembentukan asetilena, C2H2 adalah….
(ΔHf° CO2 = -395 ; ΔHf° H2O = -285 )
a. -225 kJ
b. +225 kJ
c. -450 kJ
d. +450 kJ
e. -620 kJ
Pembahasan :
Jawaban: B
9. Dalam calorimeter terdapat zat yang bereaksi secara
eksotermik dan ternyata 0,5 kg air yang mengelilinginya
sebagai pelarut mengalami kenaikan temperature sebesar
3° Kalor jenis air = 4,2 J/gram K. Kalor reaksi zat yang
dilepaskan oleh reaksi itu adalah..
a. 577,6 kJ
b. 578,6 kJ
c. 579,6 kJ
d. 5796 kJ
e. 57,96 kJ
(Jawaban: C)
Pembahasan:
ΔT = 3°C
= 3 + 273 K = 276 K
Q = m.c. ΔT
= 500 gram x 4,2 J/gram K x 276 K
= 579.600 J = 579, 6 kJ
10. Pada suatu percobaan, 3 L air dipanaskan sehingga suhu
air naik dari 25° C menjadi 72°C Jika diketahui massa jenis air
= 1g mL‾¹, dan kalor jenis air = 4,2 J/g K, Hasil ∆H reaksi
pemanasan tersebut adalah.…
a. 592,2 kJ
b. 5922 kJ
c. 59,22 kJ
d. 5,922 kJ
e. 59220 kJ
(Jawaban: A)
Pembahasan:
m=vxρ
= 3000 mL x 1 gr/mL
= 3000 gr
Q = m x c x ∆T
= 3000 gram x 4,2 J/g K x ((72 + 273) – (25+273))
= 3000 gram x 4,2 J/g K x 47 K
= 592200 J
= 592,2 Kj
Baca Juga : 45+ Soal Unsur Transisi Periode 4 dan
Pembahasan
11. Dalam suatu calorimeter direaksikan 200 cm³ larutan
NaOH 1 M dengan 200 cm³ larutan HCl 1 M, ternyata
suhunya naik dari 29°C menjadi 36°C Kalor jensi larutan
dianggap sama dengan kalor jenis air, yaitu 4,18 J/g°K dan
massa jenis larutan dianggap 1 g/cm³.
Jika dianggap bahwa calorimeter tidak menyerap kalor,
tentukanlah perubahan entalpi dari reaksi:
NaOH (aq) + HCl (aq) → NaCl (aq) + H2O (l)
a. +50,16 kJ
b. -50,16 kJ
c. +80,14 kJ
d. +11,704 kJ
e. -11,704 kJ
Pembahasan:
qreaksi = -(qkalorimeter + qlarutan)
Oleh karena calorimeter tidak menyerap kalor, maka:
qreaksi = – qlarutan
volume = v NaOH + v HCl
= (200 + 200) mL
= 400 mL
massa larutan = volume larutan x rapatan larutan
= 400 mL x 1 gram/mL
= 400 gram
ΔT = (36 – 29 )°C
= 7°C
Atau ΔT = (36+273) – (29+273)
=7K
qlarutan = mlarutan x clarutan x ΔT
= 400 gram x 4,18 J/g K x 7 K
= 11.704 joule = 11,704 kJ
NaOH = HCl = 0,1L x 1 mol/L = 0,1 mol
Jadi pada reaksi antara 0,1 mol NaOH dengan 0,1 mol HCl
terjadi perubahan kalor sebesar : qreaksi = – qlarutan
qreaksi = – 11,704 kJ
Maka, untuk setiap 1 mol NaOH yang bereaksi dengan 1 mol
HCl akan terjadi perubahan kalor sebesar:
qreaksi = – 11,704 kJ/0,1 mol = – 11,704 kJ/mol
Perubahan kalor yang bertanda negative menunjukkan reaksi
berlangsung secara eksoterm. Pada tekanan konstan,
perubahan kalornya sama dengan perubahan entalpinya.
Persamaan termokimianya:
NaOH (aq) + HCl (aq) → NaCl (aq) + H2O (l) ΔH=
-11,704 kJ
Jawaban: E
12. Diketahui :
H2O(l)→ H2O(g) ΔH = + 40 kJ/mol
berapakah kalor yang diperlukan untuk penguapan 4,5 gram
H2O (Ar H = 1,0 Ar O = 16) ?
a. +8 kJ
b. +9 kJ
c. +10 kJ
d. +11 kJ
e. +12 kJ
Pembahasan:
Mr H2O = 18 g/mol
Massa H2O = 4,5 gr
Mol H2O = 4,5 g/18 g mol‾¹ = 0,25 mol
ΔH = Q/n
Q = ΔH x n
= + 40 kJ/mol x 0,25 mol
= + 10 kJ
Jawaban: C
13. Kalor yang dihasilkan pada pembakaran 4,48 Liter gas
karbon standar sesuai reaksi sbb adalah….
C(g) + O2(g) → CO2(g) ΔH = -394 kJ/mol
a. – 78,8 kJ
b. + 78.8 kJ
c. +79,2 kJ
d. -79,2 kJ
e. +80,0 kJ
(Jawaban: A)
Pembahasan :
Mol pembakaran gas karbon = 4,48 L/22,4 Lmol‾¹
= 0,2 mol
ΔH = Q/n
Q = ΔH x n
= -394 kJ/mol x 0,2 mol
Q = -78,8 kJ
14. C(g) + O2(g) → CO2 ΔH°f = -393,5 kJ/mol menghasilkan 22
gr CO2, kalor yang diperlukan untuk menghasilkan gas
CO2 tersebut adalah….
a. – 196,75 kJ
b. +196,75 kJ
c. -197,75 kJ
d. +197,75 kJ
e. -198,75 Kj
(Jawaban: A)
Pembahasan :
15. Pada pembakaran 2,24 liter gas C2H2 (diukur pada
keadaan standar) dihasilkan kalor sebesar 129,9 kJ , maka
ΔH c°C2H2 adalah….
a. -2598 kJ/mol
b. -259,8 kJ/mol
c. -129,9 kJ/mol
d. +1299 kJ/mol
e. -1299 kJ/mol
(Jawaban: E)
Pembahasan :
n = massa/Mr
= 2,24/22,4
= 0,1 mol
Reaksinya : C2H2 +5/2 O2 → 2CO2 + H2O
ΔH= Q/n
= -129,9/0,1
= -1299 kJ/mol
16 – 30 Soal Termokimia beserta
Pembahasannya
16. Yang di maksud dengan perubahan entalpi ….
a. Perubahan suhu
b. Perubahan keadaan
c. Perubahan hari
d. Perubahan kalor
e. Perubahan suasana
Jawab : D
Pembahasan :
perubahan entalpi adalah perubahan kalor yang diukur pada
tekanan konstan,untuk menentukan perubahan entalpi
dilakukan dengan cara yang sama dengan penentuan
perubahan kalor yang dilakukan pada tekanan konstan.
kalor energi yang terjadi akibat adanya perbedaan
[Link],perubahan kalor pada suatu reaksi dapat diukur
melalui pengukuran perubahan suhu yang terjadi. (PHIBETA)
17. Di dalam suatu kalorimeter bom direaksikan 0,16 gram
gas metana (CH4) dengan oksigen berlebihan, sehingga
terjadi reaksi sebagai berikut.
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Ternyata terjadi kenaikan suhu 1,56°C. Jika diketahui
kapasitas kalor bom kalorimeter adalah 958 J°C‾¹, massa air
di dalam kalorimeter adalah 2000 gramdan kalorjenis air 5,18
J g‾¹°C‾¹. kalor pembakaran gas metana dalam KJ mol‾¹. (Ar
C = 16 , H = 1 ) adalah….
a. – 8,014 kj
b. – 1765,5 kj
c. -9,500 kj
d. -10,543,7 kj
e. -11,545 kj
Jawab : B
Pembahasan :
kalor yang dilepas selama reaksi berlangsung sama dengan
kalor yang diserap oleh air dan oleh bomnya dalam
kalorimeter,maka
Qreaksi = – (qair + qbom)
Qair = mair x cair x ∆T
= 2000 g x 5,18 J g‾¹ x 1,56°C
= 16161 J
Qbom = Cbom x ∆T
= 958 J°C‾¹ x 1,56°C
=1494 J
Maka, qreaksi = -(16161 + 1494 ) J
= -17655 J
= -17,655 kJ
Jumlah metana yang dibakar sebanyak 0,16 gram.
CH4 = 0.16/16 mol
= 0,01 mol
Maka untuk setiap reaksi pembakaran satu mol CH4 akan
dilepas kalor sebanyak
Q = -17,665/0,01 = -1765,5 Kj mol-1
Karena reaksi berlangsung pada volum (∆V = 0 ) maka, ∆U =
q
∆U = -1765,5 Kj mol‾¹
Baca Juga : 45+ Soal Penyetaraan Reaksi Redoks
Pilihan Ganda dan Pembahasan
18. Kegunaan Bom yang dibenamkan dalam calorimeter
adalah ….
a. Untuk pendingin
b. Untuk pereda
c. Untuk melangsungkan reaksi pembakaran sampel
d. Untuk membakar rumah
e. Untuk memasak makanan
Jawab : C
Pembahasan :
di dalam kalorimeter bom terdapat ruang khusus yang disebut
Bom, dan diisi dengan gas oksigen pada tekanan tinggi. Bom
yang dibenamkan dalam kalorimeter yang berirsi air
digunakan untuk melangsungkan reaksi pembakaran sampel.
19. Hubungan hukum hess pada perhitungan reaksi ∆H
adalah ….
a. Berguna untuk melancarkan segela aktifitas reaksi
b. Membantu kalor berjalan saat reaksi berlangsunug
c. Karna kalor yang berlangsung sangat berguna makanya
digunakan hukum Hess
d. Hukum ini sangat berguna karena kenyataannya tidak
semua reaksi dapat ditentukan kalor reaksinya secara
eskperimen
e. Sangat berguna bagi setiap atom-atom yang ada di alam
semesta
Jawab : D
Pembahasan :
selain melalui percobaan entalpi dapat ditentukan
berdasarkan data entalpi. Perhitungan perubahan entalpi
pada suatu reaksi dari data entalpi reaksi yang berhubungan
dilakukan menggunakan Hukum Hess. Hal ini sangat berguna
karena pada kenyataannya tidak semua reaksi dapat
ditentukan oleh kalor secara eksperimen.
20. Bunyi hukum hess mengatakan kalor yang dibebaskan
atau diperlukan pada suatu reaksi tidak bergantung pada
jalannya reaksi,tetapi (……..)
Jawaban yang tepat untuk melengkapi pernyataan diatas
adalah….
a. Hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi
b. Hanya bergantung pada keadaan awal saja
c. Hanya bergantung pada keadaan normal saat reaksi
berlangsung
d. Hanya bergantung pada saat reaksi berlangsung lama
e. Hanya bergantung pada saat reaksi berlangsung cepat
Jawab : A
Pembahasan :
menurut Hukum Hess reaksi dapat di tentukan kalor
reaksinya secara eskperimen karena kalor reaksi yang di
bebeaskan atau diperlukan pada suatu reaksi tidak
bergantung pada jalannya reaksi,tetapi hanya bergantung
pada keadaan awal dan akhir reaksi. ( facil)
Baca Juga : 60+ Soal Laju Reaksi Pilihan Ganda dan
Kunci Jawaban Lengkap dengan Pembahasan
21. Dalam suatu kalorimeter direaksikan 100 cm3 larutan
NaOH 1M dengan 100 cm3 larutan HCL 1M,ternyata suhunya
naik dari 30°C menjadi 35° kalor jenis larutan dianggap sama
dengan kalor jenis air,yaitu 4,18 J g‾¹ K‾¹ dan massa jenis
larutan dianggap 1 g/cm3 . jika dianggap bahwa kalorimeter
tidak menyerap kalor,perubahan entalpi dari reaksi dibawah
ini adalah….
NaOH + HCl → NaCl + H2O
a. -50,16 Kj/mol
b. -49,50 Kj/mol
c. -41,80 kj/mol
d. -42.30 kj/mol
e. -41.90 kj/mol
Pembahasan :
Qreaksi = -(qkalorimeter + qlarutan)
Oleh karena kalorimeter tidak menyerap kalor,maka : q reaksi –
qlarutan
Masa larutan = m NaOH + m HCl
= (100 + 100 )
= 200 gram
∆T = ( (35 + 273) – (30 + 273) )
=5K
Qlarutan = mlarutan x clarutan x ∆T
= 200 gram x 4,18 J g‾¹ k‾¹ x 5 K
= 4180 Kj
NaOH = HCl = 0.1 L x 1 mol/L = 0.1 mol
Jadi,pada reaksi antara 0.1 mol NaOH dengan 0,1 mol HCl →
terjadi
perubahan kalor sebesar qreaksi = -4180 kj
Maka, untuk setiap 1 mol NaOH yang bereaksi dengan 1 mol
HCl akan tejadi perubahan kalor sebesar
Qreaksi = = 41,80 kj/mol
Perubahan kalor yang bertanda negatif menunjukkan reaksi
berlangsung secara eksoterm. Pada tekanan
konstan,perubahan kalornya sama dengan perubahan
entalpinya. Persamaan termikimianya
NaOH + HCl → NaCl + H2O ∆H = -41,80 Kj
Jawab : C
22. Dari siklus dibawah ini perubahan entalpi reaksi : CaO +
H2O → Ca (OH)2 adalah….
a. -50 kj
b. -44 kj
c. -266 kj
d. 55 kj
e. 60 kj
Jawab : C
Pembahasan :
untuk menyelesaikan model siklus Hess harus diperhatikan
arah anak panah. Pada soal di atas ∆H1 dan ∆H3 mempunyai
arah anak panah yang berlawanan jarum jam, sedangkan
∆H2 searah jarum jam. Dari arah tersebut dapat diketahui
bahwa jumlah ∆H yang searah jarum jam akan sama dengan
∆H yang berlawanan dengan arah jarum jam sehingga :
∆H2 = ∆H1 + ∆H3
-986 kj = (-720 kj ) + ( -986 kj ) + (∆H3 )
-986 kj + 720 kj = ∆H3
∆H3 = -266 kj
23. Jika suatu sendok serbuk seng dimasukkan ke dalam gas
kimia yang berisi larutan HCl,ternyata terbentuk gelembung
gas dan dasar tabung berasa panas, reaksi ini dapat
digolongkan ..
a. Eksoterm,energi berpindah dari sistem ke lingkungan
b. Eksoterm,energi berpindah dari lingkungan ke sistem
c. Endoterm,energi berpindah dari sistem ke lingkungan
d. Endoterm,energi berpindah dari lingkungan ke sistem
e. Endoterm,energi tidak berpindah
Jawab: A
Pembahasan :
karena reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari
lingkungan kesistem,dalam reaksi ini kalor diserap oleh
sistem ke lingkungannya. Pada reaksi endoterm umumnya
ditunjukkan oleh adanya penurunan suhu. Adanya penurunan
suhu sistem iniilah yang mengakibatkan terjadinya
penyerapan kalor oleh sistem.
24. Pada pemanasan 500 g air bersuhu 30°C diperlukan kalor
90 Kj, jika diketahui kalor jenis air sebesar 4,5 J g‾¹°C‾¹, suhu
air setelah pemanasan adalah….
a. 81°C
b. 84°C
c. 85°C
d. 70°C
e. 75°C
Jawab : D
Pembahasan :
Q = 90 Kj
= 90.000 J
Q = m x c x ∆T
90.000 J = 500 g x 4,5 J g‾¹°C‾¹ x ∆T
∆T = 90.000/2250 = 40
∆T = T2 – T1
40°C = T2 – 30°C
T2 = 40°C + 30°C
= 70°C
Jadi suhu air setelah pemanasan 70°C
25. Diketahui:
∆ H pembentukan C3H8 (g) = – 24,8 kJ/mol.
∆ H pembentukan CO2 (g) = – 94,7 kJ/mol.
∆ H pembentukan H2O (l) = – 68,3 kJ/mol.
∆ H pembakaran C3H8 (g ) adalah….
a. 532,5 kJ/mol
b. +81 kJ/mol
c. –81 kJ/mol
d. –94 kJ/mol
e. –208 kJ/mol
Jawab: A
Pembahasan:
Baca Juga : 40+ Soal Unsur Periode 3 Pilihan Ganda
dan Kunci Jawaban Serta Pembahasan Kilat
26. Apabila 100 mL larutan NaOH 1 M direaksikan dengan
100 mL larutan HCl 1 M dalam sebuah bejana, suhu larutan
naik dari 29°C menjadi 37,5°C. Jika kalor jenis air = 4,2 J/°C,
maka perubahan entalpi reaksi adalah ….
a. 7,14 kJ
b. 3,44 Kj
c. 12,4 kJ
d. 8,23 Kj
e. 7,44 KJ
Jawaban: A
Pembahasan:
NaOH(aq) + HCl(aq) → H2O(l) + NaCl(aq)
q = m.c.ΔT = 200 x 4,2 x 8,5 J = 7,14 kJ.
27. Dalam suatu reaksi kimia dibebaskan 8,4 kJ kalor. Jika
kalor ini digunakan untuk memanaskan 100 cm³ air, maka
kenaikan suhunya adalah …. (kalor jenis air = 4,2 J/g/°C)
a. 4,2°C
b. 20°C
c. 8,4°C
d. 30°C
e. 16,8°C
Jawaban: B
Pembahasan:
q = m.c.ΔT
8400 J = 100 x 4,2 x ΔT
ΔT = 20°C.
28. Diketahui reaksi :
Dari reaksi di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan
9,2 gram C2H5OH ( Ar C=12; H=1; O=16) , adalah ….
a. + 1,328 kkal
b. -1,328 kkal
c. + 2,656 kkal
d. -2,656 kkal
e. + 0,435 kkal
Jawaban : B
Penyelesaian :
Mr C2H5OH = 46
Mol C 2H5OH = = 0,2 mol
Dari persamaan termokimia di atas diketahui untuk
pembentukan 2 mol C 2H5OH ΔH = – 13,28kkal.
Maka untuk 1 mol C2H5OH = = -6,64 kkal
Untuk pembentukan 9,2 gram C2H5OH (0,2 mol) = 0,2 mol x –
6,64 kkal/mol = -1,328 kkal
29. Perhatikan proses-proses yang terjadi dalam kehidupan
sehari-hari berikut ini!
(1)Pakaian basah menjadi kering setelah dijemur.
(2)Pembakaran gas elpiji.
(3)Logam/besi dilelehkan pada proses pengelasan.
(4)Perkaratan besi.
Pasangan yang merupakan proses endoterm adalah ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)
e. (3) dan (4)
Jawab : B
Pembahasan :
Reaksi endoterm adalah reaksi yang membutuhkan kalor atau
energi. Sedangkan reaksi eksoterm adalah 1 reaksi yang
menghasilkan kalor atau energi.
(1) Pakaian basah menjadi kering karena menyerap energi
matahari (endoterm).
(2) Pembakaran gas elpiji akan menghasilkan panas di
antaranya untuk memasak (eksoterm).
(3) Logam meleleh karena mendapat kalor dari alat
pengelasan (endoterm).
(4) Perkaratan besi merupakan reaksi oksidasi yang melepas
kalor (eksoterm).
Jadi, pasangan yang merupakan proses endoterm adalah
pasangan nomor 1 dan 3 (B).
30. Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini!
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHf°, ΔHd° ,
dan ΔHc° adalah ….
a. 3, 4, dan 5
b. 2, 4, dan 5
c. 1, 3, dan 5
d. 1, 2, dan 4
e. 1, 2, dan 3
Jawab : D
Pembahasan :
Ada tiga jenis kalor reaksi (perubahan entalpi reaksi):
Kalor Pembentukan (ΔHf°), yaitu kalor yang diperlukan
(endoterm) atau kalor yang dibebaskan (eksoterm) pada
pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya.
Persamaan reaksi yang merupakan ΔHf° adalah nomor 1
(pembentukan NO) dan nomor 5 (pembentukan NaCl).
Kalor Penguraian (ΔHd°), yaitu kalor yang diperlukan
atau kalor yang dibebaskan pada penguraian 1 mol suatu
senyawa menjadi unsur-unsurnya. Persamaan reaksi yang
merupakan ΔHdo adalah nomor 2 (penguraian NO2) dan
nomor 3 (penguraian CO2).
Kalor Pembakaran (ΔHc°), yaitu kalor yang dibebaskan
(selalu eksoterm) pada pembakaran 1 mol zat
(unsur/senyawa) dengan oksigen. Persamaan reaksi yang
merupakan ΔHc° adalah nomor 4 (pembakaran C2H5OH).
Persamaan reaksi nomor 1 tidak bisa dikatakan pembakaran
N2 karena koefisien N2 tidak sama dengan 1.
Jadi, pasangan persamaan reaksi yang merupakan reaksi
pembentukan, penguraian, dan pembakaran sesuai dengan
opsi yang ada adalah nomor 1, 2, dan 4 (D).
31 – 45 Contoh soal Termokimia Kelas 11
SMA
31. Data energi ikatan :
C = C = 611 kJ/mol
C – H = 414 kJ/mol
H – Cl = 431 kJ/mol
C – Cl = 339 kJ/mol
C – C = 347 kJ/mol
Berdasarkan data energi ikatan, maka perubahan entalpi
pada reaksi C2H4 + HCl → C2H5Cl adalah…kJ.
a. +46
b. -46
c. -58
d. -138
e. -148
(Kimia SMA Kelas XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi,
Yudhistira, 2009, h. 67)
(Jawaban : C)
Pembahasan :
Struktur ikatan :
Energi total pemutusan ikatan (pereaksi) :
4 x EC-H = 4 x 414 kJ/mol = 1.656 kJ/mol
1 x EC=C = 1 x 611 kJ/mol = 611 kJ/mol
1 x EH-Cl = 1 x 431 kJ/mol = 431 kJ/mol
[Link] = 2.698 kJ/mol
Energi total pembentukan ikatan :
5 x EC-H = 5 x 414 kJ/mol = 2.070 kJ/mol
1 x EC-C = 1 x 347 kJ/mol = 347 kJ/mol
1 x EC-Cl = 1 x 339 kJ/mol = 339 kJ/mol
[Link] = 2.756 kJ/mol
ΔH reaksi = energi pemutusan ikatan – energi pembentukan
ikatan
= ( 2.698 – 2.756) kJ/mol
= -58 kJ/mol
32. Diketahui energi ikatan :
O = H = 464 kJ
O = O = 500 kJ
H – H = 436 kJ
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 9 g air (Mr=18)
adalah…
a. 8 kJ
b. 121 kJ
c. 222 kJ
d. 242 kJ
e. 472 kJ
(Jawaban : D)
Pembahasan :
Untuk menguraikan 1 mol air, diperlukan kalor sebesar 484
kJ/mol, maka untuk 9 gram air ;
Mol air = massa air/mr = 9/18 = 0,5 mol
Jadi, kalor yang diperlukan adalah 0,5 mol x 484 kJ/mol =
242 kJ
33. Jika energi ikatan rata-rata dari :
C = C = 146 kkal/mol
C – C = 83 kkal/mol
C – H = 99 kkal/mol
C – Cl = 79 kkal/mol
H – Cl = 103 kkal/mol
Maka perubahan entalpi pada adisi etena dengan asam
klorida menurut persamaan
adalah sebesar….
a. 510 kkal
b. -72,8 kkal
c. -12 kkal
d. 12 kkal
e. 510 kkal
Pembahasan :
Energi total pemutusan ikatan (pereaksi) :
4 x EC-H = 4 x 99 kkal/mol = 396 kkal/mol
1 x EC=C = 1 x 146 kkal/mol = 146 kkal/mol
1 x EH-Cl = 1 x 103 kkal/mol = 103 kkal/mol
[Link] = 645 kkal/mol
Energi total pembentukan ikatan :
5 x EC-H = 5 x 99 kkal/mol = 495 kkal/mol
1 x EC-C = 1 x 79 kkal/mol = 79 kkal/mol
1 x EC-Cl = 1 x 83 kkal/mol = 83 kkal/mol
[Link] = 657 kkal/mol
ΔH reaksi = energi pemutusan ikatan – energi pembentukan
ikatan
= ( 645 – 657)
= -12 kkal
Jawaban : C
34. Pada reaksi :
Energi ikatan C=O, H=O, dan O=O berturut-turut adalah 243
kJ/mol, 432 kJ/mol, dan 335 kJ/mol. Energi ikatan rata-rata C
– H adalah….
a. 194,75 kJ/mol
b. 358,75 kJ/mol
c. 804,5 kJ/mol
d. 595,00 kJ/mol
e. 599,50 kJ/mol
Pembahasan :
Jawaban : B
35. Diketahui data energi ikatan rata-rata sebagai berikut :
H – H = 436 kJ/mol ; Cl – Cl = 242 kJ/mol ; dan H – Cl = 431
kJ/mol
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 146 gram HCl
menjadi unsur-unsurnya adalah…
a. 92 kJ
b. 184 kJ
c. 247 kJ
d. 368 kJ
e. 494 kJ
(KIMIA SMA KELAS XI 2A, Michael Purba, Erlangga, 2006
h.132)
(Jawaban : D)
Pembahasan :
HCl → ½ H2 + ½ Cl2
ΔH HCl = (1 x H – Cl) – (½ x 436 + ½ x 242)
= 431 – (218 + 121)
= 431 – 339
= 92 kJ untuk 1 mol
HCl = = 4 mol
Q = ΔH x mol
= 92 x 4
= 368 kJ
(BUKU AMPUH KIMIA SMA, Nayla Shahira, Grasindo, 2013,
h.82)
Baca Juga : Soal dan Pembahasan
36. Diketahui entalpi pembentukan H2O(g) = -242 kJ/mol,
energi ikatan H –H = 436 kJ/mol dan energi ikatan dalam
molekul oksigen adalah 495 kJ/mol. Energi ikatan O – H
dalam air adalah….
a. 1173 kJ/mol
b. 925,5 kJ/mol
c. 804,5 kJ/mol
d. 586,5 kJ/mol
e. 402,25 kJ/mol
(Jawaban : E)
Pembahasan :
2H2 + O2 → 2H2O
2 (H – H) + O = O → 2 (H – O – H)
Reaktan :
2 (H – H) = 2 x 436 = 872
O = O = 495
Total = 1.367
Produk :
4xO–H
ΔH = Reaktan – Produk
-242 = 1.367 – 4 (O – H)
4 (O – H) = 1.367 + 242
4 (O – H) = 1.609
O – H = 1.609/4
O – H = 402,25 kJ/mol
37. H2 + ½ O2 → H2O ΔH = -242 kJ
Energi ikatan H – H dan O = O masing-masing 436 kJ/mol
dan 500 kJ/mol, maka energi ikatan rata-rata H – O adalah…
Kj
a. 121
b. 222
c. 363
d. 464
e. 589
(Jawaban : D)
Pembahasan :
ΔH = (H – H + ½ O = O) – H – O – H
-242 = (436 + 250) – H – O – H
H – O – H = 686 + 242
H – O – H = 928
H – O = 464
(CHEMISTRY 2A, Nana Sutresna, Facil, 2012, h. 98)
38. Diketahui energi ikatan :
N – H = 351 kJ/mol
N ≡ N = 945 kJ/mol
H – H = 433 kJ/mol
Kalor penguraian NH3 menjadi unsur-unsurnya menurut reaksi
:
2NH3 → N2 + 3H2 adalah….kJ/mol
a. -97
b. +97
c. -194
d. +194
e. -138
(Jawaban : E)
Pembahasan :
39. Diketahui entalpi pembakaran 1 mol CH4 = -18 kkal,
energi ikatan :
O = O = 119 kkal/mol
C = O = 173 kkal/mol
O – H = 110 kkal/mol
Energi ikatan C – H adalah…
a. 6,75 kkal
b. 11,05 kkal
c. 33,13 kkal
d. 66,2 kkal
e. 132,5 kkal
(Jawaban : E)
Pembahasan :
ΔH = (4 x C – H) + (2 x O = O) – (2 x C = O) + (4 x O – H)
-18 = (4 x C – H) + (2 x 119) – (2 x 173) + (4 x 110)
-18 = (4 x C – H + 238) – 786
-18 + 786 = (4 x C – H + 238)
768 = (4 x C – H + 238)
768 – 238 = 4 x C – H
530 = 4 x C – H
C – H = 530/4
C – H = 132,5
40. Entalpi pembentukan NO = +90 kJ/mol. Jika energi ikatan
N ≡ N = 418 kJ/mol dan O = O = 498 kJ/mol, maka energi
yang dibutuhkan untuk memutuskan 2 mol ikatan NO
adalah…kJ/mol
a. 413
b. 765
c. 720
d. 826
e. 911
(Jawaban : D)
Pembahasan :
2NO → N2 + O2
ΔH = N ≡ N + O = O
90 = 418 + 498
90 = 916
= 916 – 90
= 826 kJ/mol untuk 2 mol NO
(BUKU AMPUH KIMIA SMA, Nayla Shahira, Grasindo, 2013,
h.82)
Baca Juga : 80+ Soal Kimia Unsur Pilihan Ganda dan
Jawaban [+Pembahasannya]
41. Jika diketahui energi ikatan rata-rata untuk :
C – H = 417,06 kJ/mol
C = C = 609 kJ/mol
C – C = 349,02 kJ/mol
H – H = 437,64 kJ/mol
Maka besarnya perubahan entalpi reaksi adisi 1-butena oleh
gas hidrogen adalah….
a. -280,56 kJ/mol
b. -136,50 kJ/mol
c. -28,06 kJ/mol
d. 136,50 kJ/mol
e. 280,56 kJ/mol
Pembahasan :
Energi total pemutusan ikatan :
(8 x C – H) + C = C + (2 x C – C) + H – H
= (8 x 417,06) + 609 + (2 x 349,02) + 437,64
= 5.081,16
Energi total pembentukan ikatan :
(10 x C – H) + (3 x C – C)
= (10 x 417,06) + (3 x 349,02)
= 5.217,66
ΔH = energi total pemutusan ikatan – energi total
pembentukan ikatan
= 5.081,16 – 5.217,66
= -136,50 kJ/mol
Jawaban : B
42. Diketahui energi ikatan rata-rata :
C – H = 99,3 kkal/mol
C – Cl = 79 kkal/mol
Cl – Cl = 57,8 kkal/mol
H – Cl = 103,2 kkal/mol
ΔH untuk reaksi berikut adalah…kkal
a. -100,4
b. -75,3
c. -50,2
d. -25,1
e. -15,06
(Jawaban : D)
Pembahasan :
Energi total pemutusan ikatan :
(4 x C – H) + Cl – Cl = (4 x 99,3) + 57,8
= 397,2 + 57,8
= 455
Energi total pembentukan ikatan :
(3 x C – H) + C – Cl + H – Cl = (3 x 99,3) + 79 + 103,2
= 279,9 + 79 + 103,2
= 480,1
ΔH = energi total pemutusan ikatan – energi total
pembentukan ikatan
= 455 – 480,1
= -25,1 kkal
43. Diketahui energi ikatan :
C = C = 606,1 kJ
C – C = 347,4 kJ
H – H = 435,6 kJ
C – H = 412,3 kJ
ΔH reaksi adalah….
a. -694,3 kJ
b. -236,6 kJ
c. 236,6 kJ
d. -130,3 kJ
e. 694,3 kJ
(Jawaban : D)
Pembahasan :
Energi total pemutusan ikatan :
(4 x C – H) + C = C + H – H = (4 x 412,3) + 606,1 + 435,6
= 1.649,2 + 606,1 + 435,6
= 2.690,9
Energi total pembentukan ikatan :
(6 x C – H) + C – C = (6 x 412,3) + 347,4
= 2.473,8 + 347,4
= 2.821,2
ΔH = energi total pemutusan ikatan – energi total
pembentukan ikatan
= 2.690,9 – 2.821,2
= -130,3 kJ
(CHEMISTRY 2A, Nana Sutresna, Facil, 2012, h. 98)
44. Diketahui energi disosiasi ikatan Cl – Cl pada molekul
Cl2 adalah 243,4 kJ/mol dan H – H pada molekul H2 adalah
435,9 kJ/mol, serta ΔHf HCl adalah -92,3 kJ/mol. Berdasarkan
data tersebut, energi ikatan rata-rata H – Cl pada molekul HCl
adalah….
a. 431,95
b. 56,6
c. 148
d. 826
e. 413
(KIMIA SMA KELAS XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013,
h.80)
(Jawaban : A)
Pembahasan :
Reaksi pembentukan HCl adalah :
½ H2 + ½ Cl2 → HCl
Struktur ikatannya adalah :
½H – H +½Cl – Cl → H – Cl
ΔH = (½H – H +½Cl – Cl) – (H – Cl)
-92,3 = (½ x 243,4 + ½ x 435,9) – (H – Cl) kJ/mol
-92,3 = (339,65) – (H – Cl)
H – Cl = 431,95 kJ/mol
(KIMIA SMA KELAS XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013,
h.80)
45. Persamaan reaksi berikut yang menyatakan energi ikatan
H – Cl adalah…
(Jawaban : D)
Pembahasan :
Energi ikatan adalah energi yang diperlukan untuk
memutuskan 1 mol ikatan dari suatu molekul dalam wujud
gas. Jawaban yang tepat dari soal diatas adalah D, karena
persamaan reaksinya sudah setara dan berwujud gas.
46 – 60 Contoh Soal Termokimia dan Kunci
Jawaban
46. Kalor pembentukan adalah kalor yang dilepas atau
dibutuhkan apabila 1 mol senyawa terbentuk dari … .
a. ion positif dan negatif
b. unsur-unsurnya
c. senyawa yang lebih sederhana
d. molekul-molekul diatomik
e. atom-atomnya
Pembahasan: Kalor pembentukan adalah kalor yang dilepas
atau dibutuhkan apabila 1 mol senyawa terbentuk dari unsur-
unsurnya.
Jawaban B
47. Kalor pembakaran adalah . . . .
a. Kalor yang dibebaskan apabila 1 mol bahan bakar terbakar
dengan sempurna dalam oksigen berlebihan.
b. Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran
c. Kalor yang diterima apabila bahan bakar terbakar dengan
sempurna
d. Energi yang dibutuhkan untuk proses pembakaran
e. Panas yang dihasilkan oleh api
Pembahasan: Kalor pembakaran adalah kalor yang
dibebaskan apabila 1 mol bahan bakar terbakar dengan
sempurna dalam oksigen berlebihan.
Jawaban A
48. Diketahui harga arang Rp. 2000/kg, harga batu bara
Rp.5000/kg. Jika nilai kalor bakar arang adalah 34 kJ/gram
dan nilai kalor bakar batu bara 32 kJ/gram. Nilai kalor yang
lebih murah antara arang dan batu bara tersebut adalah….
a. Bara, 6,4 kJ/rupiah
b. Arang, 17 kJ/rupiah
c. Arang, 6,4 kJ/rupiah
d. Bara, 17 kJ/rupiah
e. Bara, 6,4 kJ/rupiah
(Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia SMA/MA Kelas XI,
Penerbit Erlangga, Jakarta, h.81)
Pembahasan:
Diketahui:
Harga arang : Rp.2000/kg
Harga batu bara : 5000/kg
Nilai kalor arang : 34 kJ
Nilai kalor batu bara: 32 kJ
Jawab:
Nilai kalor 1 kg arang = 34 kJ X 1000 g = 34.000 kJ
Setiap rupiah nya mendapatkan kalor = 34.000 k J/ 2000= 17
kJ
Nilai kalor 1 kg batu bara = 32 X 1000 g = 32.000 kJ
Setiap rupiahnya mendapatkan kalor = 32.0000 kJ/5000 =
6,4 kJ
Jika diperhatikan dari energi yang dihasilkan setiap rupiahnya
menggunakan arang lebih murah dibandingkan batu bara,
yakni 17 kJ/rupiah.
Jawaban B
49. Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
a. Lingkungan menyerap kalor dari sistem
b. Sistem menyerap kalor dari lingkungan
c. Sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
d. Kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan
nol
e. Pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari
kalor system
Pembahasan: reaksi eksotem adalah reaksi yang
membebaskan kalor. Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah:
kalor mengalir dari sistem ke lingkungan dalam arti
lingkungan menyerap kalor dari sistem
perubahan entalpinya bertanda negative
entalpi produk lebih kecil dari pada entalpi pereaksi
Jawaban A
50. Ke dalam tabung reaksi yang berisi air dilarutkan urea
padat. Ternyata pada tabung reaksi terasa dingin, yang
termasuk sistem pada peristiwa itu adalah . . . .
a. Urea
b. Air
c. Urea dan air
d. Air dan tabung reaksi
e. Urea, air, dan tabung reaksi
Pembahasan: Dalam ilmu kimia, system adalah sejumlah zat
yang bereaksi, berarti system nya ialah air dan urea,
sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu di luar zat-zat
tersebut misalnya tabung reaksi.
Jawaban : C