0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
283 tayangan11 halaman

Resum Ips Modul8

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1) Dokumen tersebut merupakan modul mata kuliah Pendidikan IPS di SD yang membahas evaluasi pembelajaran IPS di SD, termasuk merancang dan menyusun alat evaluasi hasil belajar IPS untuk aspek kognitif, nilai dan sikap sosial, serta keterampilan. 2) Materi evaluasi pembelajaran IPS di SD mencakup pengertian evaluasi, prinsip penilaian, cara merancang dan menyusun

Diunggah oleh

Siti Sofiana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
283 tayangan11 halaman

Resum Ips Modul8

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1) Dokumen tersebut merupakan modul mata kuliah Pendidikan IPS di SD yang membahas evaluasi pembelajaran IPS di SD, termasuk merancang dan menyusun alat evaluasi hasil belajar IPS untuk aspek kognitif, nilai dan sikap sosial, serta keterampilan. 2) Materi evaluasi pembelajaran IPS di SD mencakup pengertian evaluasi, prinsip penilaian, cara merancang dan menyusun

Diunggah oleh

Siti Sofiana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUME MODUL 8

MATA KULIAH PENDIDIKAN IPS DI SD (PDGK4106)

Dosen : SRI RAHAYU, [Link], [Link]

Disusun oleh:

KELOMPOK 8

ANDY ANDRIANSYAH NIM :858570631

JEFFRY ADITYA PRATAMA NIM : 858570688

IKA NURAINI NIM : 858570656

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ UT MALANG POKJAR KEDIRI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM PGSD
2021.2
Peta konsep

Evaluasi pembelajaran IPS SD

Evaluasi secara Evaluasi hasil belajar Evaluasi hasil belajar


Evaluasi hasil belajar
umum dalam Proses IPS aspek nilai dan IPS aspek
IPS aspek kognitif
belajar IPS di SD sikap soial keterampilan

Pengertian aspek Pengertian


Pengertian Evaluasi Pengertian nilai dan
kognitif keterampilan IPS
sikap sosial

Merancang alat Cara Merancang


Merancang alat Evaluasi nilai dan
Prinsip penilaian Evaluasi
Evaluasi hasil belajar sikap sosial keterampilan

Merancang alat Menyusun alat Menyusun alat Cara Menyusun alat


Evaluasi atau tes Evaluasi hasil belajar Evaluasi nilai dan Evaluasi
aspek kognitif sikap sosial keterampilan IPS

Menyusun alat
Evaluasi atau tes
MODUL 8 : EVALUASI PEMBELAJARAN IPS SD

KEGIATAN BELAJAR 1

Merancang dan Menyusun Alat Evaluasi dalam Belajar IPS di SD

A. Pengertian Evaluasi
Evaluasi (Penilaian) merupakan suatu proses sistematik untuk mengetahui tingkat
keberhasilan dan efesiensi suatu program.
Dalam proses belajar mengajar, evaluasi dilaksanakan oleh guru untuk mengukur proses
dan hasil belajar pembelajaran melalui beberapa jenis alat ukur misalnya ulangan harian,
ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.

B. Prinsip penilaian
Menurut Sapriya dalam Effendi Ridwan mengemukakan prinsip penilaian sebagai
berikut:
1. Valid (sahih),
Hanya mengukur apa yang hendak diukur. Tes untuk bidang studi IPS, tiap butir
soalnya hanya mengukur pengetahuan IPS saja.
2. Andal (reliable),
keandalan meliputi kecermatan, dan keajegan dari hasil pengukuran yang dilakukan.
Soal- soal tes memiliki tingkat kesukaran homogen yaitu tidak boleh terlalu mudah
atau terlalu sukar
3. Objektif ,
Penilaian berdasarkan prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi
subjektivitas penilai.
4. Adil
Penilaian tidak menguntungkan atau merugikan pesrta didik karena berkebutuhan
khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status social
ekonomi, dan gender.
5. Terpadu,
Penilaian oleh pendidik sebagai dasar memperbaiki proses pembelajaran yang
dilakukan peserta didik.
6. Terbuka
Prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat
diketahui oleh pihak yang berkepentingan.
7. Menyeluruh dan berkesinambungan
Penilaian mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik
yang sesuai.
8. Sistematis
Penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-
langkah baku.
9. Akuntabel
Penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun
hasilnya.
10. Beracuan kriteria
Penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan

C. Merancang alat Evaluasi atau tes


Hal yang harus diperhatikan dalam merancang sebuah tes yaitu:
a. Tujuan tes
Tujuan tes dibuat berdasarkan pokok bahasan yang diajarkan
b. Penyusunan kisi-kisi tes
Kisi-kisi tes sebagai rambu-rambu ruang lingkup dan isi soal yang diujikan dan dibuat
sebelum menyusun soal/ tes.
Dalam merancang tes, kita perlu mempelajari kurikulum sekolah yang berlaku yaitu:
1) Kompetensi dasar materi pokok hasil belajar indicator
2) Setelah indicator materi, dibuat indicator tes (tujuan instruksional khusus/ TIK)
untuk tes yang disusun
D. Menyusun alat Evaluasi atau tes
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyusun tes:
1. Memilih kompetensi dasar (KD)
2. Memilih materi pokok, hasil belajar dan indicator materi
3. Membuat indikator tes atau TIK
4. Menulis soal berdasarkan indicator tes yang telah dibuat.
KEGIATAN BELAJAR 2

MERANCANG DAN MENYUSUN ALAT EVALUASI HASIL BELAJAR IPS

ASPEK KOGNITIF

A. Pengertian aspek kognitif


Aspek kognitif mempunyai dua tingkatan sebagai berikut:
1. Tingkatan yang lebih rendah yang mengungkap aspek ingatan/pengetahuan
(knowledge) C1, pemahaman (comphrehension) C2, penerapan (application) C3.
2. Tingkatan yang lebih tinggi yang mengungkap aspek analisis (analysis) C4, sintesis
(synthesis) C5, dan evaluasi (evaluation) C6.
Aspek kognitif untuk siswa SD cukup tingkatan yang lebih rendah, yaitu hanya
mengungkap ingatan, pemahaman, dan aplikasi.

B. Merancang alat evaluasi hasil belajar


Dalam merancang alat evaluasi, perlu mempelajari kurikulum yang berlaku meliputi:
1. Kompetensi dasar (KD) pada kurikulum
2. Materi pokok/ hasil belajar
3. Indikator materi
4. Menyusun/ membuat indikator untuk kisi-kisi soal

C. Menyusun alat evaluasi hasil belajar aspek kognitif


Untuk siswa SD Karena masih tahap operasional konkret (usia 7-12 tahun) maka
aspek kognitif yang dipilih cukup yang mempunyai tingkatan yang lebih rendah, yaitu
hanya mengungkap ingatan, pemahaman, dan aplikasi. Tingkatan kognitif lebih tinggi
(pada tahap operasional formal) yaitu analisis, sintesis, dan evaluasi masih terlalu sulit
untuk siswa SD.
Contoh evaluasi aspek kognitif
Subpokok bahasan: Pengetahuan Peta Indonesia, semester 1, SD kelas 4

Indikator Aspek yang diukur


1. Setelah mengamati peta Indonesia Ingatan
siswa dapat menyebutkan nama-
nama pulau –pulau besar di
Indonesia
2. Setelah mengamati peta Indonesia, Pemahaman
siswa dapat menjelaskan keadaan
kepuluan di Indonesia
3. Setelah mengamati peta buta Aplikasi
kepulauan Indonesia, siswa dapat
memberi nama Laut Jawa, Lautan
Hindia, Laut Sulawesi dan laut
Maluku.
Contoh soal:
1. Sebutkan Pulau-pulau besar di Indonesia!
2. Pulau-pulau di Indonesia jumlahnya sangat banyak yaitu mencapai ….
a. 13.000 lebih, terdiri dari pulau sunda besar dan sunda kecil
b. 14.000 lebih, terdiri dari pulau besar dan kecil yang semuanya sudah berpenduduk
c. 16.000 lebih, terdiri dari pulau besar dan kecil
d. 17. 000 lebih, terdiri dari pulau besar dan kecil dan masih banyak yang kosong
dan belum bernama.
3. Perhatikan gambar berikut!

A
D

B
C

Laut jawa ditunjukan pada huruf ….

KEGIATAN BELAJAR 3
MERANCANG DAN MENYUSUN ALAT EVALUASI

TENTANG NILAI DAN SIKAP SOSIAL

A. Pengertian Nilai dan Sikap


Nilai dan sikap sosial terjadi apabila ada interaksi social antara sesorang dengan orang
lain, dengan kelompok atau antarkelompok.
1. Antara orang per orang
Misalnya sorang siswa mempelajari kebiasaan-kebiasaan dalam keluarga. Dia akan
mengetahui bahwa ibunya sangat ramah dan suka menolong. Ayahnya dermawan dan
berwibawa. Jadi dia akan memiliki nilai dan sikap social tertentu. Mungkin dia akan
meniru ayah atau ibunya.
2. Antara Orang per orang dengan Kelompok Masyarakat
Misalnya seseorang yang tinggal dalam kelompok masyarakat desa. Dia akan
mengetahui bahwa tindakannya disenangi atau tidak disenangi oleh masyarakat. Jadi
timbul nilai dan sikap social tertentu akibat adanya kontak social dan komunikasi
dengan masyarakat desa.
3. Antara Kelompok dengan Kelompok
Misalnya siswa-siswa suatu sekolah mengadakan kunjungan ke sekolah lain. Maka
akan terjadi interaksi social.

B. Merancang Alat Evaluasi Nilai dan Sikap Sosial


Dalam merancang alat evaluasi perlu dipelajari kurikulum sekolah yang berlaku, yaitu
terkait hal-hal berikut:
1. Kompetensi Dasar (KD)
2. Materi Pokok
3. Hasil belajar
4. Indikator materi

C. Menyusun Alat Evaluasi Nilai dan Sikap Sosial


Adapun cara untuk mengukur nilai dan sikap social ranah efektif selain pertanyaan
adalah :
1. Skala penilaian (rating scale)
2. Daftar Cek (Checklist)
3. Laporan Pribadi (Self Report)
4. Wawancara
KEGIATAN BELAJAR 4
MERANCANG DAN MENYUSUN ALAT EVALUASI
KETERAMPILAN IPS

A. Pengertian Keterampialan IPS


Keterampilan-keterampilan IPS adalah beberapa kemampuan baik fisik maupun
mental di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial.
Menurut Conny Semiawan dkk (1985), keterampilan –keterampilan mendasar dalam
proses berpikir dan berkarya di bidang ilmiah dapat dibagi menjadi 9 bagian yaitu:
1. Mengobservasi dan Mengamati
2. Membuat hipotesis
3. Merencanakan penelitian/eksperimen
4. Mengendalikan variable
5. Menginterpretasi / menafsirkan data
6. Menyusun kesimpulan (memprediksi)
7. Meramalkan (memprediksi)
8. Menerapkan (mengaplikasi)
9. Mengkomunikasikan

B. Cara Merancang Evaluasi Keterampilan IPS


Dalam merancang Evaluasi Keterampilan IPS selalu dituntut mempelajari kurikulum
sekolah yang berlaku antara lain:
1. Kompetensi Dasar
2. Materi Pokok
3. Hasil Belajar dan Indikator Materi
4. Indikator tes

Dalam merancang Evaluasi maka yang dikerjakan adalah membuat indicator untuk
kisi-kisi soal (tes). Kisi-kisi soal hendaknya mengungkap ke-9 keterampilan di atas.

C. Cara Menyusun Alat Evaluasi Keterampilan IPS


Dalam menyusun alat Evaluasi keterampilan IPS dapat dilakukan dengan membuat
pertanyaan yang sesuai dengan kisi-kisi soal (test). Soal (tes) bisa berupa pertanyaan
objektif maupu subjektif.
Setelah membuat pertanyaan sebagai alat evaluasi, selanjutnya kita membuat obervasi
dari jawaban tes tersebut. Setelah itu kita membuat kesimpulan yang didapatkan dari
hasil tes dan observasi.

Anda mungkin juga menyukai