0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
352 tayangan19 halaman

Syaifuddin RPL Klasikal 1-2

[Ringkasan] Dokumen tersebut berisi angket kebutuhan peserta didik yang berisi 47 pernyataan mengenai berbagai masalah yang sering dihadapi siswa. Angket ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari siswa guna membantu keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.

Diunggah oleh

doby81
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
352 tayangan19 halaman

Syaifuddin RPL Klasikal 1-2

[Ringkasan] Dokumen tersebut berisi angket kebutuhan peserta didik yang berisi 47 pernyataan mengenai berbagai masalah yang sering dihadapi siswa. Angket ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari siswa guna membantu keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.

Diunggah oleh

doby81
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

NAMA : , KELAS :

Petunjuk :

1. Dibawah ini bukan alat tes, tetapi angket yang berisi tentang berbagai masalah
yang sering dihadapi siswa.
2. Jawaban Anda sangat bermanfaat untuk membantu keberhasilan belajar
di sekolah ini
3. Pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan kondisi Anda saat ini, dengan cara
memberikan tanda ( √ ) pada kolom YA atau TIDAK
4. Jawaban Anda akan kami rahasiakan, untuk itu jawablah dengan
sungguh- sungguh.
5. Selamat mengerjakan

NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya dalam menjalankan ibadah masih karena terpaksa
2 Saya merasa belum memiliki kebiasaan untuk berpikir dan bersikap
Positif
3 Kadang saya masih suka mencontek saat tes
4 Saya merasa tertekan (stress) menghadapi kehidupan/kegiatan
5 Saya masih sulit mengendalikan emosi
6 Saya belum mengenal macam-macam kepribadian manusia
7 Saya belum tahu cara menjaga kesehatan agar tetap fit menghadapi
waktu ujian
8 Saya merasa masih sering membuang sampah tidak pada tempatnya
9 Saya jenuh dan enggan masuk sekolah
10 Saya meras sulit meninggalkan ketergantungan dengan media sosial (fc,
wa, ig, dll)
11 Saya merasa sulit menghilangkan kebiasaan keluar malem
(bermain,begadang)
12 Saya merasa khawatir/takut tidak dapat lulus sekolah
13 Saya sedang mempunyai masalah dengan anggota keluarga di rumah
14 Saya banyak menghabiskan waktu dengan main game atau games online
15 Saya merasa sulit mengendalikan ketergantungan dengan pada
Handphone
16 Saya masih merasa belum memiliki rasa percaya diri
17 Saya belum tahu cara menyelesaikan masalah (konflik)
18 Saya sering merasa tidak lancar dalam berkomunikasi dengan orang lain
19 Saya belum paham pentingnya nilai-nilai kehidupan di masyarakat
20 Saya belum memahami tentang etika berlalu lintas
21 Saya merasa belum paham tentang kiat sukses hidup bermasyarakat
22 Saya belum tahu lebih banyak akibat tawuran di kalangan pelajar
23 Saya masih belum bisa menjaga sebuah persahabatan agar tetap
Langgeng
24 Saya merasa sulit untuk antri
25 Saya belum tahu tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja saat ini dan
cara mensikapinya
26 Saya belum tahu membuat persahabatan yang baik melalui medsos
27 Saya kadang masih lupa mengucapkan kata maaf, tolong dan terimakasih
dalam pergaulan
28 Saya belum tahu akibat nikah di usia dini

29 Saya belum banyak tahu dampak pacaran di kalangan remaja


30 Saya belum paham cara meningkatkan motivasi belajar

31 Saya belum bisa mengevaluasi hasil prestasi belajar

32 Saya belum tahu kiat sukses dalam menghadapi Ujian

33 Saya masih belum bisa belajar secara rutin

34 Saya masih memiliki kebiasaan belajar apabila akan ada tes/ujian

35 Saya belum tahu informasi syarat-syarat kelulusan

36 Saya belum paham cara meningkatkan konsentrasi belajar

37 Saya merasa kesulitan mempelajari dan memahami mata pelajaran


Tertentu
38 Saya berencana untuk indekos saat melanjutkan ke SLTA tetapi belum
tahu cara mengelola keuangan
39 Saya mudah putus asa setiap menghadapi kegagalan

40 Cita-cita saya tidak sejalan dengan orang tua

41 Saya belum mengenal jenis-jenis organisasi di masyarakat

42 Saya sulit untuk mengambil keputusan pilihan karir

43 Saya masih ragu untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SLTA

44 Saya belum tahu tentang cara atau strategi masuk sekolah favorit

45 Saya belum merencanaan karir masa depan

46 Saya kurang berminat memikirkan masa depan

47 Saya belum memahami tentang dunia kerja

48 Saya masih bingung memikirkan karir setelah lulus SMP/MTs

49 Saya belum paham masalah peminatan/jurusan di SMA/MA

50 Saya belum paham masalah peminatan/jurusan di SMK/MAK

Sumber: MGBK Kab. Magetan


Hasil analisis AKPD : (Khusus permasalahan yg dipilih untuk klasikal)

Data penguat lain didapat dari :


1. Laporan wali kelas :………………………….
2. Laporan guru mata pelajaran :…………….
3. Wawancara dengan siswa :……………….
YAYASAN PENDIDIKAN DHARMA PATRA
SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA DHARMA PATRA SEI LEPAN
PANGKALAN BERANDAN
STATUS : TERAKREDITASI “ A “
NSS. 304070215003 NPSN : 10257308 NIS : 300520
Alamat : Jalan Balik Papan Kompleks Puraka – I Pangkalanberandan
[Link]@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)


BIMBINGAN KLASIKAL

A Komponen Layanan Dasar

B Bidang Layanan Pribadi Sosial

C Topik / Tema Layanan Etika Berkomunkasi

D Fungsi Layanan Pemahaman, pengembangan, dan perbaikan

E Tujuan Umum Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-


aspek etis
1. Peserta didik dapat menelaah bagaimana etika
F Tujuan Khusus
berkomunukasi yang baik (C4)
2. Peserta didik dapat membangun komunikasi yang baik sebagai
penunjang dalam proses belajar (A4)
3. Peserta didik dapat menciptakan komunikasi yang baik dalam
proses belajar (P5)

G Sasaran Layanan Kelas X

H Materi Layanan Etika Berkomunikasi yang Baik

I Waktu 1 Kali Pertemuan 40 Menit


1. [Link]
J Sumber Materi
pada-masa-pembelajaran-daring/

2. [Link]
berkomunikasi-adalah-solusi-komunikasi-digital-dimasa-
pandemi/

3. [Link]

K Metode/Teknik Problem Based Learning

L Media / Alat Media :


1. Power Point materi tips berkomunikasi yang baik
2. Video Youtube
3. Zoom/GMeet
4. WA
Alat :
1. Laptop
2. Smartphone / tablet

M Pelaksanaan

1. Tahap Awal /Pedahuluan


a. Pernyataan Tujuan 1. Guru BK membuka layanan dengan salam, doa….menyakan
kabar..kondisi…
2. Guru melakukan presensi dengan melihat jumlah kehadiran
peserta didik pada zoom/gmeet
3. Membina hubungan baik dengan peserta didik menanyakan kabar
dan pertanyaan sederhana yang menggugah kejujuran peserta
didik.
4. Menyampaikan tujuan-tujuan khusus yang akan dicapai dalam
layanan bimbingan klasikal

b. Penjelasan tentang 1. Memberikan langkah-langkah kegiatan layanan, tugas dan


langkah-langkah tanggung jawab peserta didik selama mengikuti layanan.
kegiatan 2. Kontrak layanan (kesepakatan layanan), dijelaskan bahwa pada
layanan kali ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 kali
kegiatan 1 jam pelayanan tatap maya.

c. Mengarahkan kegiatan Guru BK memberikan penejelasan tentang topik yang akan


(konsolidasi) dibicarakan dengan dan kaitannya dalam kehidupan peserta didik.

d. Tahap peralihan Guru BK menanyakan kesiapan peserta didik melaksanakan kegiatan


layanan, dan memulai ke tahap inti layanan.
(Transisi)

2. Tahap Inti
1. Peserta didik menonton tayangan youtube dengan tema etika
a. Kegiatan peserta
berkomunikasi
didik 2. Peserta didik menemukan masalah, mendefinisikan dan
mendiskusikan alternative pemecahan masalah dari tayangan
yang ditonton
3. Peserta didik melakukan penyelidikan dan mengumpulkan
informasi untuk pemecahan masalah
4. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok
5. Peserta didik melakukan evaluasi atas pemecahan masalah.
1. Orientasi siswa pada masalah.
b. Kegiatan Guru
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang
BK/Konselor
dibutuhkan, mengajukan fenomena atau demonstrasi atau cerita
untuk memunculkan masalah, dan memotivasi siswa untuk
terlibar dalam aktifitas pemecahan masalah yang dipilih.
2. Mengorganisasi siswa untuk belajar
Guru membantu siswa untuk mendefinisikandan
mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan
masalah tersebut
3. Membimbing penyelidikan individual/kelompok
Guru membimbing proses penyelidikan, mendorong siswa untuk
mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen
untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan
karya sesuai seperti laporan, video dan model serta membantu
mereka untuk berbagi tugas dengan temannya
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi
terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka
gunakan

3. Tahap Penutup 1. Peserta didik menyimpulkan hasil kegiatan layanan


2. Peserta didik merefleksi kegiatan dengan mengungkapkan
kemanfaatan dan kebermaknaan kegiatan secara lisan
3. Guru BK memberi penguatan dan rencana tindak lanjut yaitu
berupa LKPD dan Evaluasi layanan.
4. Guru BK menutup kegiatan layanan dengan memberi apresiasi
kepada peserta didik.
N Evaluasi

1. Evaluasi Proses Evaluasi proses fokus pada identifikasi kekuatan dan kelemahan
strategi pelaksanaan layanan yang meliputi materi, metode, teknik,
media, waktu, dll

2. Evaluasi Hasil Penilaian hasil meliputi perubahan perilaku peserta didik yang
difokuskan pada pemahaman baru, perasaan positif, dan rencana
tindakan

Lampiran:
1. Lampiran materi Etika Berkomunikasi yang Baik
2. Lembar Kerja Peserta Didik
3. Instrumen Evaluasi Proses dan Evaluasi Hasil layanan

Mengetahui
Kepala Sekolah Pangkalan Brandan, Oktober
2021
Guru BK/Konselor

Drs. H. HAPRIANTO SYAIFUDDIN, [Link].I


Lampiran Materi
ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM BELAJAR DARING
Pembelajaran daring merupakan salah satu solusi yang ditempuh untuk menaungi
keadaan yang ada terutama daerah dengan klaster zona merah dan oranye covid -19.
Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan secara jarak jauh oleh guru dengan
siswa. Penyelenggaraan pendidikan ini dilaksanakan jika tersedia sarana prasarana menunjang
dan kesiapan sumber daya manusia dalam pelaksanaannya.
Perangkat pembelajaran populer secara online atau daring yang digunakan oleh guru
dalam proses pembelajaran daring, meliputi : google classroom, google form, quizis, zoom cloud
meeting, webex, whatsapp, dan google meet. Selain itu banyak aplikasi lainnya yang menunjang
dalam pembelajaran daring seperti rumah belajar, ruang guru, dan lain sebagainya. Semua
aplikasi secara daring memiliki keunggulannya masing-masing asalkan sesuai dengan kondisi
siswa.

Permasalahan yang dimiliki oleh guru dalam pembelajaran daring (dalam jaringan)
meliputi :
1. Tidak semua siswa yang aktif dalam pembelajaran daring
2. Banyak siswa tidak mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru
3. Banyak siswa yang seakan tidak peduli dengan tugas yang diberikan
4. Tugas yang dikerjakan banyak yang sekedarnya
5. Banyak guru memiliki tingkat penguasaan IT yang kurang ataupun permasalahan lainnya
seperti komunikasi yang dilakukan oleh guru dan siswa selama proses belajar daring

Beberapa aspek yang perlu di perhatikan dalam etika berkomunikasi selama


pembelajaran daring (Media Sosial) :
[Link] bersosial media diharapkan untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar, provokatif,
porno atau menyinggung sara
2. Dalam bersosial media juga tidak mengunggah atau membagikan materi bermuatan pornografi
dan kekerasan
3. Walaupun kebebasan berbicara adalah bagian dari hak asasi manusia, namun sebaiknya
apabila ingin beropini haruslah berdasarkan fakta
4. Sopan santun dalam chating, memperhatikan sikap dan bahasa yang di gunakan, mengucapkan
salam, menulis nama dan kelas
5. Membaca info npenting dari guru di group belajar kelas
6. Mengerjakan tugas yang di berikan di group kelas
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :
KELAS :
SEMESTER :
JENIS KELAMIN :

Lembar ini merupakan gambaran pemahaman yang sudah ada pada diri kalian selama ini
dalam kehidupan sehari-hari. Tugas kalian: Isilah di kolom jawaban yang tersedia, sesuai
pertanyaan yang telah disediakan. Selanjutnya, gunakan tautan google form lembar 1 ini yang
diberikan oleh Guru BK. Jawablah sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya!
1. Menurut pandangan dan pengalaman Anda, bagaimana cara etika berkomunikasi yang
baik?
2. Menurut pandangan anda seberapa penting kah etika berkomunikasi dalam kegiatan
pembelajaran?
3. Menurut pandangan anda, etika apa saja harus di perhatikan dalam proses kegiatan
pembelajaran secara daring?
4. Menurut pandangan anda, bagaimana memperbaiki cara berkomunikasi agar menjadi lebih
efektif selama pembelajaran daring?
INSTRUMEN PENILAIAN PROSES

Penilaian Proses lebih ditekankan pada keterlibatan semua unsur (peserta didik, guru
BK, atau pihak lain yang terkait) dalam proses pelayanan BK.

Nama Guru BK :
Tanggal Pelaksanaan :

Pilihlah pernyataan berikut sesuai dengan kondisi Anda, pilih 4 jika sangat sesuai, 3 jika
Sesuai, 2 jika Cukup sesuai, 1 jika Kurang sesuai

Pilihan Jawaban
No Aspek Indikator Pernyataan 4 3 2 1
1 Siswa Sikap [Link] didik antusias
dalam mengikuti kegiatan
layanan
[Link] didik dapat berkerjasama
dalam mengikuti kegiatan
layanan
[Link] didik aktif dalam mengikuti
2 Waktu Efektivitas [Link] layanan
Waktu yang digunakan sesuai
dengan rencana layanan
3 Media Sesuai 5. Media yang digunakan guru BK
Aplikatif sesuai dengan materi
layanan
6. Media yang digunakan guru BK
4 Materi Relevan 7. aplikatif (kemudahan
Materi relevan denganpenggunaan)
tujuan layanan Sesuai Tugas
Perkembangan
5 Metode Relevan 8. Metode relevan dengan
tujuan layanan
6 Guru BK Penguasaan 9. Guru BK menguasai materi
Materi layanan
10. Guru BK komunikatif dalam
kegiatan layanan

7 RPL Sesuai 11. RPL sesuai dengan kegiatan


layanan

Skor = × 100%

Keterangan

Rumus :
TOTALSKOR PEROLEHAN
Nilai/skor = ×100
TOTAL SKOR MAKSIMUM

Keterangan rentang Skor


100 – 76 : Sangat Baik
75 – 51 : Baik
50 – 26 : Kurang Baik
25 < : Tidak Baik

EVALUASI PENILAIAN HASIL BERORIENTASI HOTS


1. Penyusunan Instrumen Penilaian Hasil

Nama siswa :
Kelas :
Cara Pengisian Instrumen :
1. Isi Biodata, tulislah nama dengan HURUF KAPITAL Contoh: CERLY
2. Pilihlah pernyataan berikut sesuai dengan kondisi Anda,
3. Isilah dengan jujur dan sesuai dengan kenyataan
Dengan keterangan sebagai berikut :
SS (Sangat Sesuai) =4
S (Sesuai) =3
CS (Cukup Sesuai) =2
TS (Kurang Sesuai) =1

Pilihan Jawaban

Nomor Pernyataan
4 3 2 1

Saya mulai dapat memahami etika dalam


1 berkomunikasi (C2)

Saya dapat menggambarkan bagaimana


2 cara berkomunikasi yang baik (C3)

Saya mulai bisa menemukan dampak


3 positif dalam berkomunikasi yang baik
(C4)

Saya mulai bisa menemukan cara untuk


4 berkomunikasi yang baik dalam
pembelajaran (C4)

5
Saya mulai dapat mengelola kemampuan
diri dalam berkomunikasi yang baik (A4)

Saya mulai bisa mengubah cara


6 berkomunikasi dalam kegiatan
pembelajaran (A4)

7 Saya melatih diri dalam berkomunikasi


selama kegiatan pembelajaran daring (C4)

8 Saya dapat mengatasi diri untuk tetap


focus dalam kegiatan pembelajaran daring
(P4)

9 Saya mulai mampu menciptakan


komunikasi yang baik dalam kegiatan
pembelajaran daring waktu menggunakan
gadget supaya terhindar dari kecanduan
gadget (P5)
10
Saya merasakan suasana belajar yang
menyenangkan bersama guru BK

11
Saya merasakan suasana belajar yang
kurang menyenangkan bersama guru BK

12 Saya merasa topik yang dibahas saat ini


sangat penting /bermanfaat/menarik bagi
diri saya

13
Saya merasa topik yang dibahas saat ini
kurang penting/kurang menarik

14
Cara guru BK menjelaskan bagi saya
mudah untuk dipahami

15
Cara guru BK menjelaskan bagi saya tidak
mudah untuk dipahami

Skor

Rubrik Evaluasi

RUMUS :
 NILAI = Total skor perolehan    X 100
               Total Skor maksimum

 Skor maksimum = jumlah item pernyataan  x  jumlah skala likert

Skor Nilai :
4 = Sangat sesuai
3 = Sesuai
2 = Cukup sesuai
1 = Kurang sesuai :
Rentang Skor
100 – 76 : Sangat sesuai
75 – 51 : Sesuai
50 – 26 : Cukup Sesuai
25 < : Kurang Sesuai

YAYASAN PENDIDIKAN DHARMA PATRA


SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA DHARMA PATRA SEI LEPAN
PANGKALAN BERANDAN
STATUS : TERAKREDITASI “ A “
NSS. 304070215003 NPSN : 10257308 NIS : 300520
Alamat : Jalan Balik Papan Kompleks Puraka – I Pangkalanberandan
[Link]@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)


BIMBINGAN KLASIKAL

A Komponen Layanan Dasar

B Bidang Layanan Belajar

C Topik / Tema Layanan Meningkatkan Motivasi Belajar

D Fungsi Layanan Pemahaman dan pengembangan

E Tujuan Umum Menyadari akan keragaman alternatif keputusan dan konsekuensi


yang dihadapinya
1. Peserta didik dapat menyatakan penting nya motivasi
F Tujuan Khusus
belajar(A5)
2. Peserta didik dapat menganalisis factor-faktor yang
mempengaruhi motivasi belajar dirinya (C4)
3. Peserta didik dapat menentukan tips-tips untuk
meningkatkan motivasi belajarnya (P5)
G Sasaran Layanan Kelas X

H Materi Layanan 1. Pentingnya motivasi belajar


2. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar
3. Tips Meningkatkan Motivasi belajar

I Waktu 1 Kali Pertemuan 40 Menit

J Sumber Materi 1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan
Konseling untuk SMA-MA kelas 10, Yogyakarta, Paramitra
Publishing

[Link] B. Renita & Yusup P.H (2006) Bimbingan dan


Konseling SMA. Jakarta : esis Erlangga

3.[Link] motivasi-
belajar-agar-berprestasi- (diakses 29 April 2021)
K Metode/Teknik Project Based Learning (PjBL)

L Media / Alat [Link]


[Link]
[Link]

M Pelaksanaan

1. Tahap Awal /Pedahuluan

a. Pernyataan Tujuan 1. Guru BK membuka layanan dengan salam


2. Guru melakukan presensi dengan melihat jumlah kehadiran
peserta didik pada zoom/Gmeet
3. Membina hubungan baik dengan peserta didik menanyakan kabar
dan pertanyaan sederhana yang menggugah kejujuran peserta
didik.
4. Menyampaikan tujuan-tujuan khusus yang akan dicapai dalam
layanan bimbingan klasikal
b. Penjelasan tentang 1. Memberikan langkah-langkah kegiatan layanan, tugas dan
langkah-langkah tanggung jawab peserta didik selama mengikuti layanan.
kegiatan 2. Kontrak layanan (kesepakatan layanan), dijelaskan bahwa pada
layanan kali ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 kali
kegiatan 1 jam pelayanan tatap maya.

c. Mengarahkan kegiatan Guru BK memberikan penejelasan tentang topik yang akan


(konsolidasi) dibicarakan dengan dan kaitannya dalam kehidupan peserta didik.

d. Tahap peralihan Guru BK menanyakan kesiapan peserta didik melaksanakan kegiatan


layanan, dan memulai ke tahap inti layanan.
(Transisi)

2. Tahap Inti
1. Peserta didik mejawab pertanyaan pembuka yang diajukan
a. Kegiatan peserta
guru BK
didik 2. Peserta didik secara kolaboratif dengan guru BK melakukan
perencanaan proyek.
3. Peserta didik secara kolaboratif dengan Guru BK menyusun
jadwal aktivitas dalam menyelesaikan proyek
4. Mempresentasikan hasil proyek
5. Peserta didik memberikan umpan balik atas proyek peserta
didik yang lain

1. Guru BK membuka layanan dengan suatu pertanyaan


b. Kegiatan Guru
menantang (start with the big question) Pembelajaran dimulai
BK/Konselor
dengan sebuah pertanyaan driving question yang dapat memberi
penugasan pada peserta didik untuk melakukan suatu aktivitas.
2. Merencanakan proyek (design a plan for the project).
Guru BK dan peserta didik secara kolaboratif melakukan
perencanaan.
3. Menyusun jadwal aktivitas (create a schedule). Guru BK
dan peserta didik secara kolaboratif menyusun jadwal aktivitas
dalam menyelesaikan proyek.
4. Mengawasi jalannya proyek (monitor the students
and the progress of theproject). Guru BK melakukan monitor
terhadap aktivitas peserta didik selama menyelesaikan proyek.
5. Penilaian terhadap produk yang dihasilkan (assess
the outcome). G u r u B K m e l a k u k a n p enilaian untuk
mengukur ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi
kemajuan masing masing peserta didik, memberi umpan balik
tentang tingkat pemahaman yang sudah dicapai oleh peserta
didik.
6. Evaluasi (evaluate the experience). Pada akhir proses
pembelajaran, Guru BK melakukan refleksi terhadap aktivitas
dan hasil proyek yang sudah dijalankan
3. Tahap Penutup 1. Peserta didik menyimpulkan hasil kegiatan layanan
2. Peserta didik merefleksi kegiatan dengan mengungkapkan
kemanfaatan dan kebermaknaan kegiatan secara lisan
3. Guru BK memberi penguatan dan rencana tindak lanjut yaitu
berupa LKPD dan Evaluasi layanan.
4. Guru BK menutup kegiatan layanan dengan memberi apresiasi
kepada peserta didik.

N Evaluasi

1. Evaluasi Proses Evaluasi proses fokus pada identifikasi kekuatan dan kelemahan
strategi pelaksanaan layanan yang meliputi materi, metode, teknik,
media, waktu, dll

2. Evaluasi Hasil Penilaian hasil meliputi perubahan perilaku peserta didik yang
difokuskan pada pemahaman baru, perasaan positif, dan rencana
tindakan
Lampiran:
4. Lampiran materi Meningkatkan Motivasi Belajar
5. Lembar Kerja Peserta Didik
6. Instrumen Evaluasi Proses dan Evaluasi Hasil layanan

Mengetahui
Kepala Sekolah Pangkalan Brandan, Oktober 2021
Guru BK/Konselor

Drs. H. HAPRIANTO SYAIFUDDIN, S. Pd.I

[Link] Materi
MOTIVASI BELAJAR
A. Pentingnya Motivasi
Motivasi berasal dari kata Inggris motivation yang berarti dorongan. Kata kerjanya adalah to
motivate yang berarti mendorong, menyebabkan dan merangsang. Motivate sendiri berarti
alasan, sebab dan daya penggerak (Echols, 1984). Motif adalah keadaan dalam diri seseorang
yang mendorong individu tersebut untuk melakukan aktifitas-aktifitas tertentu guna mencapai
tujuan yang diinginkan (Suryabrata, 1994). Secara serupa Winkels (1987) mengemukakan bahwa
motif adalah penggerak dalam diri seseorang mau melakukan aktifitas- aktifitas tertentu dalam
mencapai suatu tujun tertentu pula.
Dalam kegiatan belajar mengajar, dikenal adanya motivasi belajar, yaitu motivasi yang
diterapkan dalam kegiatan belajar. Motivasi belajar adalah keseluruhan dari penggerak psikis
dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar itu demi
mencapai suatu tujuan (Winskel, 1987).
Seorang tokoh bernama Ferdinand Foch mengatakan bahwa senjata yang paling ampuh di dunia
ini adalah jiwa manusia yang terbakar [Link] adalah ungkapan tentang
[Link] dapat mengalahkan ketakutan,kemalasan dan kelelahan.
Dorongan yang kuat dari dalam diri memunculkan energi untuk terus menerus berusaha
mencapai keberhasilan yang diinginkan. Pada saat belajar atau mengerjakan tugas, saat ketika
kita bersungguh-sungguh dan begitu pula sebaliknya, itu semua dipengaruhi oleh motivasi dari
dalam diri kita sendiri Motivasilah yang memberi daya dorong dalam diri kita untuk melakukan
sesuatu. Meski keberhasilan sebagai siswa ditentukan oleh strategi belajar dan kemampuan dasar
yang dimilki, namun motivasilah yang menjadi pemicu energy untuk berprestasi.
Intelegensi atau kemampuan intelektual dan bakat merupakan factor penting untuk mencapai
suatu prestasi. Namun, keduanya tidak akan bermanfaat apabila seseorang tidak memilki
motivasi yang memadai. Walaupun hasil tes kecerdasan menunjukkan angka yangtinggi, jika
seseorang tidak ingin memanfaatkan kelebihan tersebut, maka semua menjadi tidak berarti.
Di sekolah, motivasi menjadi dasar yang amat penting untuk pencapaian keberhasilan tujuan
pendidikan dan efektivitas kegiatan pembelajaran. Motivasi siswa untuk belajar membuat ia
memilki keinginan kuat untuk mengikuti dan menghargai segala kegiatan yang berhubungan
dengan proses belajar.

B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar


Motivasi belajar dalam diri seorang siswa sangat dipengaruhi oleh factor yang sangat terkait
dengan perkembangan kehidupannya, yaitu lingkungan budaya atau kebiasaan di lingkungan,
keluarga dengan tuntutannya, sekolah dengan system yang diberlakukannya,selain siswa itu
sendiri (Gufron N.M.,2005).

Menurut dimyati dan mudjiono, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar adalah
sebagai berikut:
1. Cita-cita atau Aspirasi Siswa
Motivasi belajar tampak pada keinginan anak sejak kecil. Keberhasilan mencapai keinginan
dapat menumbuhkan kemauan belajar yang akan menimbulkan cita-cita dalam kehidupan. Cita
cita dapat memperkuat motivasi intrinsik dan ekstrinsik.
2. Kemauan Siswa
Keinginana seorang anak perlu dibarengi dengan kemampuan untuk mencapainya, karena
kemauan akan memperkuat motivasi anak untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangan.
3. Kondisi Siswa
Kondisi siswa yang meliputi kondisi jasmani dan rohani mempengaruhi motivasi belajar.
4. Kondisi lingkungan Siswa
Siswa dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar, oleh karena itu kondisi lingkungan sekolah
yang sehat, kerukunan, dan ketertiban pergaulan perlu di pertinggi mutunya agar semangat dan
motivasi belajar siswa mudah diperkuat.
5. Unsur-Unsur Dinamis dalam Belajar dan Pembelajaran
Siswa memiliki perasaan, perhatian, kemauan, ingatan, dan pikiran yang mengalami perubahan
berkat pengalaman hidup. (Dimyati dan Mujiono, 2002)

C. Tips Meningkatkan Motivasi Belajar


Menurut Waldi (2005) tips meningkatkan motivasi belajar adalah:
1. Sesuaikan dengan metode yang kamu senangi
Jenis pembelajaran yang disukai orang beragam jenisnya, setiap orang punya metodenya masing-
masing. Ada yang suka membaca, ada yang suka menonton, ada juga yang lebih suka
mendengar. Ilmu bisa didapatkan dari mana saja. Pilihlah metode apa yang paling kamu senangi.
Dengan begitu, semangat belajar akan mulai tumbuh kembali.
2. Pasang target pada diri sendiri Sebuah target penting bagi usaha.
Selalu mengingat target apa yang akan kamu raih, misalnya jika kamu bisa mahir bahasa Korea,
maka kamu akan bisa bekerja di kedutaan Korea Selatan. Saat mengingat target itulah yang
membuat semangat belajar kembali berkobar.
3. Bergabung di tim belajar online
Belajar bisa dilakukan di mana dan kapan saja. Salah satunya tingkatkan motivasi belajar melalui
belajar online. Kamu bisa bertukar informasi dan ilmu bersama teman-teman. Melalui belajar
online, tak hanya ilmu saja yang bisa kamu dapatkan, tapi juga menambah teman.
4. Gabungkan metode belajar
Agar tidak jenuh dan bosan, kamu bisa menggabungkan beberapa metode pembelajaran yang
ada. Misalnya dengan belajar menggunakan peta, sambil melihat video di Youtube. Rasa senang
dan seru akan membuat motivasi belajar tetap bertahan stabil.
5. Atur jam belajar
Kebiasaan akan menjadikanmu selalu tepat. Caranya dengan mengatur waktu belajar yang tepat
setiap harinya. Misalnya pengaturan jam belajar setiap hari pukul 20.00 WIB. Kamu akan mulai
terbiasa dan konsisten dengan jam tersebut. Bahkan rasa kantuk tak akan melunturkan semangat
belajar.
6. Beri penghargaan kecil pada diri sendiri
Mulailah untuk bisa menghargai diri sendiri. Salah satu caranya dengan memberi penghargaan
kecil pada diri sendiri. Penghargaan itu bisa kamu berikan saat dirimu sudah bisa meraih target
yang ditentukan. Misalnya jika kamu sudah bisa menyelesaikan semua soal di buku, kamu akan
mendapatkan liburan satu hari di pantai.
7. Istirahatlah sejenak
Jangan berpikir kamu harus belajar terus sepanjang waktu. Tidak ada salahnya untuk istirahat
sejenak agar otak kembali fresh kembali. Istirahat yang cukup juga merupakan sebuah ide yang
baik untuk meningkatkan motivasi belajar. Selain dengan tidur, kamu bisa mencoba untuk
melalukan mediasi atau olahraga kecil.
8. Hindari gangguan kecil
Gangguan sekecil apapun bisa mengganggu proses kerja otak menerima pembelajaran. Cobalah
untuk konsentrasi lebih dalam lagi, pusatkan pikiran, dan jauhkan diri dari gangguan. Pilih
tempat yang kamu sukai, bisa di tempat tenang atau di tempat lain bebas sesuai metode
belajarmu.
9. Jangan malu bertanya
Ketika kamu sedang menemui kesulitan dalam belajar, jangan pernah ragu untuk bertanya.
Sebuah pertanyaan atau rasa penasaran akan menumbuhkan ilmu yang lebih. Dengan jawaban
yang sudah didapat, wawasanmu akan lebih terbuka. Kamu bisa bertanya kepada orang terdekat,
orangtua, saudara, ataupun pada guru.
10. Berteman dengan orang yang senang belajar
Bukan berarti kamu dianjurkan untuk memilih teman. Tapi untuk urusan semangat belajar,
pilihlah teman yang memiliki semangat belajar tinggi. Lingkungan akan membawa dampak pada
diri sendiri. Kamu bisa belajar bersama. Dengan dekat dengan orang yang suka belajar, otomatis
kamu akan ikut termotivasi belajar.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :
KELAS :
SEMESTER :
JENIS KELAMIN :

Lembar ini merupakan gambaran pemahaman yang sudah ada pada diri kalian selama ini
dalam kehidupan sehari-hari. Tugas kalian: Isilah di kolom jawaban yang tersedia, sesuai
pertanyaan yang telah disediakan. Selanjutnya, gunakan tautan google form lembar 1 ini yang
diberikan oleh Guru BK. Jawablah sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya!
[Link] anda jelaskan pentingnya motivasi belajar secara singkat..

[Link] faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar berdasarkan pengalaman anda


selama ini...

[Link] tips-tips untuk meningkatkan motivasi belajar anda...


INSTRUMEN PENILAIAN PROSES

Penilaian Proses lebih ditekankan pada keterlibatan semua unsur (peserta didik, guru
BK, atau pihak lain yang terkait) dalam proses pelayanan BK.

Nama Guru BK :
Tanggal Pelaksanaan :

Pilihlah pernyataan berikut sesuai dengan kondisi Anda, pilih 4 jika sangat sesuai, 3 jika
Sesuai, 2 jika Cukup sesuai, 1 jika Kurang sesuai

Pilihan Jawaban
No Aspek Indikator Pernyataan 4 3 2 1
1 Siswa Sikap [Link] didik antusias
dalam mengikuti kegiatan
layanan
[Link] didik dapat berkerjasama
dalam mengikuti kegiatan
layanan
[Link] didik aktif dalam mengikuti
2 Waktu Efektivitas [Link] layanan
Waktu yang digunakan sesuai
dengan rencana layanan
3 Media Sesuai 5. Media yang digunakan guru BK
Aplikatif sesuai dengan materi
layanan
6. Media yang digunakan guru BK
4 Materi Relevan 7. aplikatif (kemudahan
Materi relevan denganpenggunaan)
tujuan layanan Sesuai Tugas
Perkembangan
5 Metode Relevan 8. Metode relevan dengan
tujuan layanan
6 Guru BK Penguasaan 9. Guru BK menguasai materi
materi layanan
10. Guru BK komunikatif dalam
kegiatan layanan

7 RPL Sesuai 11. RPL sesuai dengan kegiatan


layanan

Skor = × 100%

Keterangan

Rumus :
TOTALSKOR PEROLEHAN
Nilai/skor = ×100
TOTAL SKOR MAKSIMUM

Keterangan rentang Skor


100 – 76 : Sangat Baik
75 – 51 : Baik
50 – 26 : Kurang Baik
25 < : Tidak Baik

EVALUASI PENILAIAN HASIL BERORIENTASI HOTS


Penyusunan Instrumen Penilaian Hasil

Nama siswa :
Kelas :
Cara Pengisian Instrumen :
1. Isi Biodata, tulislah nama dengan HURUF KAPITAL Contoh: CERLY
2. Pilihlah pernyataan berikut sesuai dengan kondisi Anda,
3. Isilah dengan jujur dan sesuai dengan kenyataan
Dengan keterangan sebagai berikut :
SS (Sangat Sesuai) =4
S (Sesuai) =3
CS (Cukup Sesuai) =2
TS (Kurang Sesuai) =1

Pilihan Jawaban

Nomor Pernyataan
4 3 2 1

Saya mulai dapat menguraikan bagaimana


1 motivasi belajar yang baik (C4)

Saya dapat merancang bagaimana cara


2 belajar yang baik (C5)

Saya mulai bisa mendiagnosis dampak


3 belajar yang baik (C4)

Saya mulai bisa mengelola cara belajar


4 yang baik (A4)

5
Saya mulai dapat mengelola kemampuan
diri dalam belajar (A4)

6 Saya mulai bisa mengubah cara belajar


dalam kegiatan pembelajaran (A4)

7 Saya mengubah prilaku diri dalam belajar


selama kegiatan pembelajaran daring (A5)

8 Saya dapat mengatasi diri untuk tetap


focus dalam kegiatan pembelajaran daring
(P4)
9 Saya mulai mampu membangun motivasi
belajar yang baik selama pembelajaran
daring (P4)

10
Saya merasakan suasana belajar yang
menyenangkan bersama guru BK

11
Saya merasakan suasana belajar yang
kurang menyenangkan bersama guru BK

12 Saya merasa topik yang dibahas saat ini


sangat penting /bermanfaat/menarik bagi
diri saya

13
Saya merasa topik yang dibahas saat ini
kurang penting/kurang menarik

14
Cara guru BK menjelaskan bagi saya
mudah untuk dipahami

15
Cara guru BK menjelaskan bagi saya tidak
mudah untuk dipahami

Skor

Rubrik Evaluasi

RUMUS :
 NILAI = Total skor perolehan    X 100
               Total Skor maksimum

 Skor maksimum = jumlah item pernyataan  x  jumlah skala likert

Skor Nilai :
4 = Sangat sesuai
3 = Sesuai
2 = Cukup sesuai
1 = Kurang sesuai :
Rentang Skor
100 – 76 : Sangat sesuai
75 – 51 : Sesuai
50 – 26 : Cukup Sesuai
25 < : Kurang Sesuai

Anda mungkin juga menyukai