100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
6K tayangan7 halaman

Lembar Jawaban PDGK 4202 - Pembelajaran IPA Di SD

Buku jawaban ujian (BJU) ini berisi identitas mahasiswa dan petunjuk pengerjaan ujian take home exam (THE) semester 2020/21.2 untuk mata kuliah Metode Penelitian. Dokumen ini berisi cover halaman, surat pernyataan kejujuran akademik, dan jawaban mahasiswa atas soal THE yang terdiri dari 4 pertanyaan.

Diunggah oleh

Gea Agita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
6K tayangan7 halaman

Lembar Jawaban PDGK 4202 - Pembelajaran IPA Di SD

Buku jawaban ujian (BJU) ini berisi identitas mahasiswa dan petunjuk pengerjaan ujian take home exam (THE) semester 2020/21.2 untuk mata kuliah Metode Penelitian. Dokumen ini berisi cover halaman, surat pernyataan kejujuran akademik, dan jawaban mahasiswa atas soal THE yang terdiri dari 4 pertanyaan.

Diunggah oleh

Gea Agita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.2 (2021.1)

Nama Mahasiswa : ALFI QURNIAWATI

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 835897955

Tanggal Lahir : 24/03/1996

Kode/Nama Mata Kuliah : IDIK4007/Metode Penelitian

Kode/Nama Program Studi : 118/S1PGSD

Kode/Nama UPBJJ : 18/ PALEMBANG

Hari/Tanggal UAS THE : Minggu/11-juli-2021

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Surat Pernyataan
Mahasiswa

Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan


di bawah ini:
Nama Mahasiswa : ALFI QURNIAWATI
NIM : 835897955
Kode/Nama Mata Kuliah : IDIK4007/Metode Penelitian
Fakultas : UNIVERSITAS TERBUKA
Program Studi : S1 PGSD
UPBJJ-UT : PALEMBANG
1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi
THE pada laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam
pengerjaan soal ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya
sebagai pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai
dengan aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas
akademik dengan tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan
jawaban UAS THE melalui media apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang
bertentangan dengan peraturan akademik Universitas Terbuka.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian
hari terdapat pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan
menanggung sanksi akademik yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.
Talang Ubi, 11 Juli 2021
Yang Membuat Pernyataan

ALFI QURNIAWATI
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

1. a. Pembelajaran yang sesuai dengan tahapan anak SD


menurut piaget adalah
Guru harus mempertimbangkan keadaan tiap
siswa( terpusat pada siswa) dan siswa di berikan banyak
kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dari
penggunaan inderanya. Seluruh anak melewati tahapan
yang sama secara berurutan. Anak mempunyai tanggapan
yang berbeda terhadap suatu benda atau kejadian. Apabila
hanya kegiatan fisik yang di berikan kepada anak tidaklah
cukup untuk menjamin perkembangan intelektual anak.
Guru harus mempunyai konsep yang baik dalam
proses pembelajaran, guru harus memberikan kesempatan
kepada anak untuk menemukan sendiri jawaban nya,
sedangkan guru harus selalu siap dengan alternatif
jawaban bila sewaktu waktu di butuhkan. Pada akhir
pembelajaran tentunya guru mengulas kembali isi materi
sehingga siswa dapat menemukan jawaban yang
diinginkan.
b. Dilihat dari sudut pandang teori perkembangan anak SD
menurut piaget 3 kelebihan dari kasus pak Indra adalah
1. Siswa di beri penjelasan mengenai materi
( gaya,akibat gaya pada gerak)
2. Siswa di minta melakukan percobaan sehingga siswa
dapat lebih memahami isi materi
3. Siswa diminta membuat laporan hasil percobaan.

Sedangkan 3 kelemahan dari kasus pak Indra adalah

1.guru tidak menggunakan konsep yang baik dalam


pembelajaran IPA pada materi ( gaya,akibat gaya pada
gerak)

2. Guru tidak menggunakan metode yang sesuai


dengan materi pembelajaran
3. Guru tidak mengulas kembali isi materi yang telah di
pelajar.

2. a. Pak Inindra adalah guru kelas 5 SD yang sedang


mengajarkan pembelajaran IPA dengan materi perubahan
gerak akibat gaya dengan menggunakan pendekatan
lingkungan alam sekitar PLAS

Kegiatan awal

Pak Indra menjelaskan isi materi tentang ( gaya, dan gerak


akibat gaya )

Kegiatan inti

Pak Indra menggunakan lingkungan sekitar sebagai sumber


belajar dengan mengajak siswa mendeskripsikan lingkungan
tersebut, kemudian guru menjelaskan lingkungan yang
berhubungan dengan materi yaitu perubahan gerak akibat
gaya, guru juga mendemonstrasikan adanya gaya, dan gerak
akibat gaya yang ada lingkungan tersebut, menjelaskan tentang
penyebab gaya, dan gerak akibat gaya yang mempengaruhi
perubahan terhadap lingkungan tersebut. Kemudian siswa di
minta melakukang percobaan terkait materi dengan
menggunakan lingkungan sekitar, siswa juga membuat laporan
hasil percobaan lalu mengumpulkannya kepada guru.

Kegiatan penutup

Di akhir pembelajaran pak Indra mengulas kembali materi


pembelajaran kemudian menyimpulkan hasil pembelajaran /
percobaan sehingga siswa menjadi lebih memahami isi materi
pembelajaran. Kegiatan evaluasi juga tidak di lupakan oleh pak
Indra guna mengetahuai hasil belajar siswa.
b. Penjelasan mengapa skenario di atas menggunakan pendekatan lingkungan alam
sekitar yaitu

PLAS Lingkungan alam merupakan salah satu lingkungan sekitar yang dekat
dengan siswa. Lingkungan alam disekitar siswa dapat dijadikan sebagai sumber
belajar karena dapat dijadikan materi ajar dalam pembelajaran sehingga
pembelajaran lebih efektif dan afisien. Lebih lanjut lagi siswa yang melakukan
kegitan pembelajaran adalah siswa Sekolah Dasar yang berada pada tahap
operasional konkret 7-12 thn sehingga kegiatan 31 pembelajaran akan lebih
bermakna dan lebih mudah dipahami oleh anak apabila materi tersebut nyata atau
rill. Dalam proses pembelajaran adanya pemanfaatan lingkungan alam sekitar
tentunya banyak memberikan manfaat yang dapat digunakan dalam pencapaian
tujuan pembelajaran. 

Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar


SD” terdapat beberapa manfaat lingkungan sekitar dalam proses pembelajaran
antara lain: lingkungan sebagai sasaran belajar, lingkungan sebagai sumber belajar
dan lingkungan sebagai sarana belajar. a. Lingkungan sebagai sasaran belajar
berarti segala sesuatu yang berada disekitar siswa merupakan obyek yang dapat
dipelajari atau diajarkan kepada siswa. b. Lingkungan sebagai sumber belajar yaitu
lingkungan memiliki beragam sumber belajar yang dapat dimanfaatkan seperti
buku, kebun sekolah, laboratorium, lingkungan alam dan sebagainya. Lingkungan
merupakan sumber belajar yang tidak ada habis-habisnya dalam memberikan
pengetahuan kepada siswa. c. Lingkungan sebagai sarana belajar yaitu bahwa
setiap kegiatan pembelajaran memerlukan sarana belajar seperti ruang kelas
dengan perabotannya, laboratorium dengan perlengkapannya, perpustakaan dan
sebagainya. Lingkungan sekitar merupakan sarana belajar yang baik serta lengkap
selain itu sudah disediakan oleh alam sehingga kita tidak perlu membelinya dengan
harga mahal cukup bagaimana kreativitas kita dalam menggunakan sarana belajar
tersebut. 

3.a. Menurut saya cara yang di gunakan buk Intan tidak sesuai dengan hakikat IPA
karena hakikat pembelajaran IPA adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa
yang terjadi di alam dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan,
penyusunan teori agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang
terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui
serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian
gagasan-gagasan hakikat pembelajaran ipa.
b. Metode Penemuan ( discovery )
Buk intan adalah guru kelas 4 SD yang mengajarkan pembelajaran bermuatan IPA
dengan materi inti sifat sifat cahaya dengan menggunakan metode penemuan
( discovery),
Kegiatan awal
Guru menjelaskan materi tentang sifat sifat cahaya
Kegiatan inti
Guru menggunakan media berupa lensa cembung cekung guna mempermudah
pemahaman siswa terhadap materi, guru mendemonstrasikan media pembelajaran
yang akan di gunakan, siswa diminta melakukan percobaan terkait materi yaitu sifat
sifat cahaya menggunakan media yang sudah di siapkan, siswa diminta membuat
laporan hasil percobaan kemudian mempresentasikan hasil percobaan tersebut di
depan kelas.
Kegiatan penutup
Di akhir pembelajaran buk Intan memberikan kesimpulan dari hasil percobaan yang
di lakukan. Dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan percobaan pembelajaran
sifat sifat cahaya tersebut.
4.a. pembelajaran yang di lakukan oleh buk Rini belum sesuai dengan hakikat IPA
dan tingkat perkembangan anak SD menurut teori piaget karena dalam hakikat IPA
suatu pembelajaran itu ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di
alam dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori
agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi
tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses
ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan
hakikat pembelajaran ipa.
Sedangkan yang di lakukan oleh buk Rini hanya menghadirkan media namun tidak
mendemonstrasikan nya, buk Rini juga tidak memberikan ulasan ataupun
kesimpulan di akhir pembelajaran.

b. Buk Rini adalah guru SD kelas 5 yang akan membelajarkan pembelajaran IPA
dengan materi makanan yang mudah dan sulit di cerna.
Kegiatan awal
Di awal pembelajaran guru menjelaskan isi materi tentang makanan yang mudah
dan sulit di cerna,
Kegiatan inti
guru juga menghadirkan media pembelajaran berupa gambar gambar berbagai jenis
makanan, lalu guru mendemonstrasikan atau menjelaskan gambar berbagai jenis
makanan tersebut serta menggolongkan gambar gambar tersebut ke dalam
golongan makanan yang mudah di cerna dan makanan yang sulit untuk di cerna,
kemudian siswa di minta mengidentifikasi makanan yang mudah dan sulit untuk di
cerna, dan tak lupa guru juga meminta siswa untuk mempresentasikan hasilnya.
Kegiatan penutup
Guru menyimpulkan materi serta mengulas kembali isi materi, guru juga melakukan
evaluasi di akhir pembelajaran. Dan tidak lupa guru juga melakukan evaluasi
terhadap pembelajaran tersebut.

Anda mungkin juga menyukai