0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan4 halaman

Sumpahe Lembu Suro

Cerita ini menceritakan tentang Prabu Brawijaya yang mencari jodoh untuk putrinya Dewi Kilisuci. Prabu Brawijaya mengadakan sayembara untuk mengangkat gong dan menarik busur, tetapi tidak ada yang berhasil kecuali Lembu Suro meskipun ia memiliki wajah buruk rupa. Dewi Kilisuci memberi tantangan lain untuk membuat sumur dalam semalam, dan Lembu Suro berhasil. Namun Dewi Kilisuci tetap tidak ma

Diunggah oleh

Shanndy Hhermawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan4 halaman

Sumpahe Lembu Suro

Cerita ini menceritakan tentang Prabu Brawijaya yang mencari jodoh untuk putrinya Dewi Kilisuci. Prabu Brawijaya mengadakan sayembara untuk mengangkat gong dan menarik busur, tetapi tidak ada yang berhasil kecuali Lembu Suro meskipun ia memiliki wajah buruk rupa. Dewi Kilisuci memberi tantangan lain untuk membuat sumur dalam semalam, dan Lembu Suro berhasil. Namun Dewi Kilisuci tetap tidak ma

Diunggah oleh

Shanndy Hhermawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SUMPAHE LEMBU SURO

Adegan 1

Musik yang meriah dan beberapa prajurit yang sedang latihan beladiri tak lama kemudian

masuk prabu brawijaya.

“prabu brawijaya menemani beberapa prajurit yang sedang latihan, prabu brawijaya

memanggil salah satu prajurit yang paling dia sayangi untuk menemaninya. Prabu brawijaya

bercerita dengan prajurit akan ke resahanya dengan kerajaan, karna anaknya dewi kilisuci

belum juga menikah, prabubrawijaya resah karna hingga saat ini belum ada seorang yang

dapat menggantikan posisinya di kerajaan brawijaya.

Adegan 2

Prabu brawijaya dan prajurit sedang bercerita, tak lama kemudia dewi kilisuci masuk.

“saat prabu brawijaya bercerita dengan prajuritnya dewi kilisuci masuk dengan membawakan

minuman untuk ayahnya. Kebetulan dewi kilisuci datang dan akhirnya prabu brawijaya

menceritakan akan keresahanya terhadap kerajaan, dewi kilisuci bingung karna ayahnya

menyuruh menikah sedangkan dewi kilisuci belum menemukan jodoh yang pas denganya.

Prabu brawijaya menyarankan agar membuka syambara, yaitu barang siapa yang bisa

mengangkat gong kyai sekar delima dan menarik busur sakti garuda yeksa bakal menjadi

mantu atau suami dewi kilisuci anaknya, dan dewi kilisuci menyetujui usul dari ayahnya.

Adegan 3

Prabu brawijaya memanggil prajuritnya agar menyebarkan saimbara dengan tujuan mencari

suami untuk dewi kilisuci.


“beberapa prajurit pergi meninggalkan kerajaan brawijaya untuk menyebarkan bahwa besok

akan ada syambara di kerajaan brawijaya yang diadakan oleh prabu brawijaya dengan tujuan

mencari suami untuk dewi kilisuci”

Adegan 4

Kerajaan brawijaya. Saimbarapun dimulai.

“satu persatu pangeran mencoba tantangan yang diberikan brawijaya dengan mengangkat

gong sekar kyai delima dan menarik busur sakti garuda yeksa namun tidak satupun pangeran

yang bisa melakukanya. Saat syambara mau ditutup datanglah seseorang dengan kepala

kerbau yaitu lembu suro, lembu suro ingin mengikuti syambara yang diadakan oleh brawijaya

namun prabu brawijaya tidak menghendaki karna wajahnya yang buruk rupa akan tetapi

prabu brawijaya ingat bahwa syambara yang diadakanya itu untuk umum dan siapa saja boleh

ikut, akhirnya lembu suro diperbolehkan mengikuti syambara itu, prabu brawijaya dan dewi

kilisuci terkejut karna dari beberapa pangeran yang berparas tampan tidak dapat melukan

tantangan itu tetapi kenapa lembu suro yang buruk rupa dapat melakukanya. Lembu suro

meminta imbalanya karna berhasil melakukan tantangan yang diberi oleh prabu brawijaya”

Adegan 5

Prabu brawijaya, dewikilisuci dan beberapa pangeran yang telah mengikuti syambara itu

terkejut atas keberhasilan lembu suro menyelesaikan tantangan yang diberi oleh prabu

brawijaya.

“dewi kilisuci panik dan resah karna yang dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan

oleh ayahnya itu adalah sesosok manusia setengah binatang. Prabu brawijaya panik dan

menanyakan kepada dewi kilisuci, lembusuro terus menagih janji prabu brawijaya bahwa

siapa yang bisa menyelesaikan tantanganya akan dijadikan istri dewi kilisuci. Dewi kilisuci

mau menerima tetapi dengan satu syarat, dewi kilisuci meminta untuk dibuatkan sumur di
kelud dengan syarat sumur itu harus dalam sedalam dalamnya dengan waktu semalam, tekad

yang besar, lembu suro menerima tantangan yang diberikan oleh dewi kilisuci dan tak

menunggu lama lembusuro pamit untuk berangkat ke kelud.

Adegan 6

Dewi kilisuci dan ayahnya prabu brawijaya resah, takut kalau sampai lembu suro itu dapat

menyelesaikan tantangan yang diberikan dewi kilisuci.

“ayahnya menanyakan tentang syarat yang diberikan dewi kilisuci itu. Dewi kilisuci

menjawab bahwa sampai kapanpun dewi kilisuci tidak mau menikah, dengan orang yang

bukan pilihanya sendiri dan atas dasar cinta. Prabu brawijaya semakin resah mendengar

jawaban dari anaknya itu. Dewi kilisuci tak berhenti berfikir. Saat malam tiba dewi kilisuci

meminta ayahnya dan prajurit untuk menemani kekelud melihat lembu suro”

Adegan 7

Dewi kilisuci, ayahnya dan prajurit brawijaya tiba di kelud.

“dewi kilisuci panik melihat sumur yang ia minta sudah hampir jadi, lembu suro menemui

prabu brawijaya dan dewi kilisuci, lembu suro meminta pendapat tentang sumur yang diminta

oleh dewi kilisuci. Dewi kilisuci tidak percaya dengan waktu yang cukup singkat sumur itu

sudah jadi, atas dasar dewi kili suci tidak mau menikahi lembu suro meskipun permintaanya

telah dipenuhi, dewi kilisuci meminta lembu suro untu masuk kesumur itu untuk

membuktikan apakan sumur itu sesuai dengan permintaanya. Lembu suropun masuk ke

sumur buatanya itu, setelah lembu suro masuk dewi kili suci memerintahkan prajuritnya agar

menutup sumur itu kembali, lembusuro meminta tolong agar tidak dikubur tetapi dewi

kilisuci tidak mendengarkan lembu suro dan menyuruh prajuritnya gar lebih cepat. Merasa

tidak di dengar permintaanya itu lembu suro murka dan bersumpah bahwa.
“mbesok rejo rejone jaman, kediri bakal dadi kali, blitar bakal dadi latar, tulong agung bakal

dadi kedung.” .

TAMAT

Anda mungkin juga menyukai