TUTORIAL SOFTWARE
JARINGAN KOMPUTER
Disusun oleh :
DEDY PRASETYO UTOMO (G.231.17.0048)
LUTHFI WAHYU PRTAMA (G.231.17.0058)
UNIVERSITAS SEMARANG
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
PROGAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA 2018
Tutorial Cara Menginstal Software
Jaringan
Cara Menginstal Sofware Jaringan,
Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar
provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi dapat
terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio
elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian
melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan
informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini.
Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:
1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua keadaan 0
atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas.
Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan
kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik
berkelanjutan dalam bentuk gelombang.
Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan
sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi.
Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan
keduanya.
Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan
pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer.
1. Tujuan Jaringan computer
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-
pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah
komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasi.
Bentuk koneksi dapat melalui kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit
komunikasi.
Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit :
- masuk atau log in ke sebuah mesin
- menyampaikan tugas dari jauh
- memindahkan file-file
- menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan
komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan
komputer adalah untuk:
1. resource sharing / berbagi sumber : seluruh program, peralatan dan data yang
dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi
sumber dan pemakai. Misalnya: Staff TU mengirimkan daftar siswa baru ke
perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung mencetaknya di printer
perpustakaan dari computer di TU. Atau sebaliknya staff perpustakaan
mendapatkan langsung file daftar siswa baru yang disimpan di komputer staff
TU.
2. high reliability / kehandalan tinggi : tersedianya sumber-sumber alternatif
kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah
satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain
mempunyai sumber yang sama.
3. menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih
murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah
komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan
data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
4. Scalability / skalabilitas : meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer
server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server
atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling
berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun
berkomunikasi.
6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak
jauh
7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke
orang yang lain
8. hiburan interaktif
Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek : perangkat
keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis
transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam
pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data
dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan.
2. Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer
Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi
dan jarak.
2.1. Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
a. Jaringan Broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin
yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket dan dikirimkan
oleh suatu mesin kemudian diterima oleh mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat
pada paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima
sebuat paket, mesin akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka
mesin akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
b. Jaringan Ppoint-To-Point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari
satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus
melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak rute
(route) yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang
peranan penting pada jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih kecil
dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting, sedangkan jaringan
yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.
2.2. Jarak
Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena diperlukan teknik-
teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda. Tabel berikut menggambarkan
hubungan antar jarak dan prosessor yang ditempatkan pada tempat yang sama.
Jarak antar prosessor
Prosesor di tempat yang sama
Jenis jaringan
0.1 m
Papan rangkaian
Data flow machine: komputer-komputer paralel, memiliki beberapa
unit fungsi yang semuanya bekerja untuk program yang sama
1m
Sistem
Multicomputer, sistem yang berkomu-nikasi dengan cara mengirim
pesan-pesannya melalui bus* pendek dan sangat cepat.
10 m
Ruangan
Local Area Network (LAN)
100 m
Gedung
Local Area Network (LAN)
1 km
Kampus
Local Area Network (LAN)
10 km
Kota
Metropolitan area Network (MAN)
100 km
Negara
Wide Area Network (WAN)
1.000 km
Benua
Wide Area Network (WAN)
10.000 km
Planet
Internet
*Jalan data elektrik yang mana bit dikirimkan dalam CPU, antar CPU dan
komponen-komponen lain di mainboard.
Secara sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN dan Internet.
LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor perpusahaan,
pabrik, sekolah atau kampus: LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya
berdasarkan 3 karakteristik : ukuran, teknologi transmisi dan topologi jaringan.
Topologi LAN jenis broadcast : BUS (kabel linier)
Topologi LAN jenis broadcast: RING
Topologi LAN jenis point-to-point : STAR
MAN : Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai
teknologi yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang data dan suara, dan
bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki
sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang
berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa kabel output.
WAN : Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau
benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan
program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST
dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET.
Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada
sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan elemen
switching.
Internet : Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat
keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke
jaringan sering berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang
terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan
antar jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang
menggunakan mesin yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan
yang tidak kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut
INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah
kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.
3. Perangkat Lunak: Susunan Protokol Jaringan Komputer
Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer). Tujuan tiap lapisan
adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya. Misal lapisan 1
memberi layanan terhadap lapisan 2. Masing-masing lapisan memiliki protokol.
Protokol adalah aturan suatu “percakapan” yang dapat dilakukan. Protokol
mendefinisikan format, urutan pesan yang dikirim dan diterima antar sistem pada
jaringan dan melakukan operasi pengiriman dan penerimaan pesan. Protokol lapisan
ke-n pada satu mesin akan berbicara dengan protokol lapisan ke-n pula pada mesin
lainnya. Dengan kata lain, komunikasi antar pasangan lapisan ke-n, harus
menggunakan protokol yang sama. Misal, protokol lapisan 3 adalah IP, maka akan ada
pertukaran data secara virtual dengan protokol lapisan 3, yaitu IP, pada stasiun lain
Pada kenyataannya protokollapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara
langsung berbicara dengan protokol lapisan n+1 di mesin lain, melainkan harus
melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada di bawahnya (lapisan n),
hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang “berkomunikasi”, misal lapisan n
dengan lapisan n+1, harus menggunakan suatu interface(antar muka) yang
mendefinisikan layanan-layanannya. Himpunan lapisan dan protokol
disebut arsitektur protokol. Urutan protokol yang digunakan oleh suatu sistem,
dengan satu protokol per lapisan, disebut stack protocol. Agar suatu paket data dapat
saling dipertukarkan antar lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan
suatu header yang menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut.
Satu stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara mendefinisikan
spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang media fisik komunikasi dan juga
segala sesuatu menyangkut metode komunikasi datanya. Hal ini dilakukan pada lapisan
1.
Pemberian Header pada Lapisan-lapisan
Karena begitu kompleknya tugas-tugas yang harus disediakan dan dilakukan oleh suatu
jaringan komputer, maka tidak cukup dengan hanya satu standard protokol saja. Tugas
yang komplek tersebut harus dibagi menjadi bagian- bagian yang lebih dapat di atur
dan diorganisasikan sebagai suatu arsitektur komunikasi.
Menanggapi hal tersebut, suatu organisasi standard ISO (International Standard
Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan
suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah Model Referensi OSI
(Open Systems Interconnection). Model Referensi OSI adalah System Network
Architecture (SNA) atau dalam bahasa Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem.
Hasilnya seperti pada Gambar OSI Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan
(layer) dengan nama masing-masing.
OSI Layer
dan Header
Gambar OSI Layer dan Header juga menggambarkan header-header yang diberikan
pada setiap lapisan kepada data yang dikirimkan dari lapisan ke lapisan.
OSI Model: Gambaran Tiap Layer
Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masing- masing
tugas dari tiap lapisan:
7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file,
email, akses suatu komputer atau layanan.
6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyanjikan informasi. Lapisan
ini membuat dua host dapat berkomunikasi.
5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut.
Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan kemudian jika ada
permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan lagi jika sesi
login terganggu sehingga terputus.
4) Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari host-host di
jaringan. Pertama data dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan
kemudian penerima akan menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh
kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan
kehilangan paket data.
3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan alamat logis
jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi identitas alamat, jalur
perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan misalnya pengiriman
paket-paket data.
2) Data Link Layer : lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer
yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan
switch.
1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit lewat kabel.
Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti kabel, dan kartu
jaringan (LAN CARD).
Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang
umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet
Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana dari pada tumpukan protokol OSI,
yaitu berjumlah 5 lapisan protokol. Jika diperhatikan pada Gambar Perbandingan
TCP/IP dan OSI, ada beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada
arsitektur TCP/IP. Gambar tersebut juga menjelaskan protokol-protokol apa saja yang
digunakan pada setiap lapisan di TCP/IP model.
Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang
digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik
karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet.
Perbandingan TCP/IP dan OSI
Berikut ini penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP :
» Lapian Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi pada host
yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.
» Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-to- end.
Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk menjamin kehandalan transmisi datanya.
Layanan ini tentu saja akan menyembunyikan segala hal yang terlalu detail untuk
lapisan di atasnya.
» Lapisan Internetwork, fokus pada pemilihan jalur (routing) data dari host sumber
ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang berbeda dengan
menggunakan router.
» Layanan Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika antara
sistem dan jaringan.
» Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi, pensinyalan
dan skema pengkodean sinyal
4. Aplikasi Jaringan Komputer
Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat seperti: bank,
perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata, hotel, dan bahkan rumah.
Semua ini diawali dengan komputerisasi. Komputerisasi memberikan kemudahan
dalam penyelesaian banyak tugas dan meningkatkan kebutuhan untuk saling berbagi
informasi antar bagian terkait, dan kebutuhan untuk pengamanan dan penyimpanan
data. Kebutuhan tersebut kemudian dijawab oleh teknolgi jaringan komputer.
Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat, dan
karena itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer diperlukan, terutama bagi
orang-orang yang berkecimpung dalam dunia teknolgi informasi.