BAB II
LANDASAN TEORI
Landasan teori sangat diperlukan dalam menyusun Laporan Tugas Akhir yaitu
sebagai pedoman dalam membahas permasalahan sehingga kebenarannya tidak
diragukan serta bisa diterima dengan akal sehat. Mengingat pentingnya landasan teori
maka dalam laporan ini penulis akan mengemukakan beberapa teori yang ada
hubungannya dengan prosedur pembuatan vanilla pudding di Le Nixsun Villa And
Spa di Ungasan.
2.1 Pengertian Teknik
Teknik atau rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan
permasalahan manusia.Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan matematika dan
pengalaman yang diterapan untuk mendapatkan objek atau proses berguna ( Tim
Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,(1997 : 1044). Teknik dapat
diartikan sebagai cara yang di lakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu
metode secara spesifik.
2.2 Pengertian Pembuatan
Pembuatan yaitu proses, cara perbuatan membuat, melakuan serta mengerjakan
atau menciptakan,menjadikan dan menghasilkan sesuatu melalui proses yang ada
8
(Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia akses internet). Pembuatan dapat
diartikan sebagai proses yang dilakukan oleh seseorang untuk menjadikan serta
menghasilkan sesuatu melalui tahapan-tahapan proses yang harus dikerjakan untuk
menciptakan sesuatu yang dikehendaki.
2.3 Pengertian Kitchen
Dapur hotel merupakan salah satu bagian hotel yang tugas utamanya adalah
mengolah makanan atau memproduksi makanan. Dapur hotel memegang peranan yang
tidak kalah penting dengan bagian-bagian lain yang ada di hotel. Dapur hotel dibagi
menjadi beberapa sub bagian yang mempunyai fungsi dan tugas sesuai dengan jenis
makanan yang harus disiapkan. Dalam mengolah makanan, seorang karyawan dapur
atau juru masak harus mengerti tentang kesehatan dan kebersihan, pengetahuan
memasak, standar resep, standar pelayanan penggunaan alat dapur dan hal lain tentang
makanan. Dengan produksi makanan yang baik maka tamu akan tetap berlangganan
pada hotel itu.
Menurut Marsun (1995:22) menerangkan main kitchen adalah suatu ruangan
atau tempat khusus yang memiliki perlengkapan dan peralatan untuk mengolah suatu
makanan.
Kitchen Equipment / Peralatan besar dapat di bagi menjadi dua :
1) Kitchen Equipment yang permanent artinya alat ini tidak bisa di pindahkan
atau di pasang permanent.
9
2) Kitchen Equipment yang Fortable artinya peralatan besar yang bisa di
pindah-pindahkan sesuai dengan kebutuhan.
Penempatan perlengkapan dapur dapat di kelompokan menjadi dua sesuai
dengan lokasi dapur tersebut, yaitu :
1) Island Grouping artinya semua perlengkapan memasak di tempatkan di
tengah-tengah dan meja kerja di dekatkan di dekat tembok.
2) Wall Shiting equipment artinya semua perlengkapan untuk memasak di
pasang menempel kearah dinding dan meja kerja di letakkan di tengah.
Dapur sebaiknya di buat dekat dengan Restaurant dengan beberapa
pertimbangan yaitu:
1) Menjaga multi pelayanan dan multi makanan
2) Memperingan karyawan
2.3.1 Jenis-Jenis Kitchen
1) Dapur Konvensional : adalah suatu bagian menjadi satu
dimana bagian ini baik baian persiapan, produksi dan
pengolahan di lakukan dalam satu ruangan yang sama,
makanan di hasilkan dalam satu tempat.
10
2) Dapur Kombinasi : Pada jenis ini mengalami perbedaan
antara bagian produksi dan bagian pengolahan.
3) Dapur Pengolahan dan Dapur Produksi yang terpisah :
Pada jens dapur ini letaknya dengan alatalat yang di
pasang sesuai dengan kebutuhan bagian tersebut.
2.3.2 Bagian-Bagian Kitchen
Adapun bagian-bagian kitchen yang ada di Le Nixsun Villa and Spa
yaitu:
1) Hot Kitchen : Hot kitchen adalah bagian dari main kitchen
yang menyediakan makanan main course dan saucenya.
Hot kitchen juga melayani service Ala’Carte dan Buffet
Breakfast.
2) Cold kitchen : Cold kitchen adalah bagian dari main
kitchen yang menyediakan segala appetizer beserta
dresingnya dan menyediakan buah-buah Seperti : macam-
macam salad dan dressing, bermacam-macam sandwichs.
11
3) Pastry & Bakery : Pastry & Bakery bertugas membuat
bermacam-macam roti dan cake, dan segala macam
dessert.
4) Butcher : Butcher bertugas menyiapkan dan
mengkhususkan pada daging, ayam, ikan dan sejenisnya.
Selain itu menyiapkan bahan baku mentah dan setengah
jadi.
5) Saucier : bagian dari main kitchen yang mempersiapkan
segala sauce. Seperti: sweet&sour sc, dan lainnya
2.3.3 Fungsi Kitchen
1) Fungsi utama kitchen adalah tempat untuk pengolahan makanan
yakni memproses bahan makanan hingga siap untuk dihidangkan.
2) Menjadi tempat bagi para juru masak untuk mengembangkan
kreaktifitas seni memasak pada menu yang dijual direstoran
maupun melalui penampilan makanan saat dihidangkan di atas
meja.
3) Dapur sangat berperan penting dalam mempromosikan dan
meningkatkan persentase penjualan melalui seni penampilan
12
makanan hingga menjadi lebih menarik dan dapat meningkatkan
selera makan.
2.3.4 Ciri-Ciri Kitchen
1) Terpisah dari ruang yang lain dan tidak berhubungan dengan
alam bebas.
2) Lantai dapur dibuat dari bahan yang kedap air dan tidak
licin.
3) Tembok dapur dilapisi dengan bahan yang kedap air.
4) Plafon dapur dibuat dengan warna yang cerah.
5) Penerangan dapur harus baik.
2.4 Struktur Organisasi Kitchen
Le Executive Chef
Le Sous Chef
Chef De Party
Senior Cook
13
Junior Cook
1) Executive Chef
Executive Chef sudah termasuk dalam Manageral Level sehingga
pekerjanya cenderung pada pekerjaan managemen dan administrasi,
meskipun tak lepas dari pekerjaan teknis. Pada ummnya, tugas
excutive chef adalah sebagai berikut :
a. Memimpin oprasional keseluruhan kitchen untuk F&B
Department.
b. Merencanakan menu-menu daily event.
c. Mengawasi naik turunnya food cost kitchen.
d. Merekomendasikan cuti kepada karyawan.
e. Mendidik karyawan maupun trainee.
f. Merencanakan pembelian alat atau bahan.
2) Sous Chef
Sebagai pembantu executive chef, pengawasan dan kelancaran
pekerjaan section dibebankan kepada Sous Chef. Tugas dan
tanggung jawab sous chef antara lain :
14
a. Mengkoordinir dan mengawasi pekerjaan bawahan.
b. Bertanggung jawab terhadap ketepatan dan kelancaran
operasional di Cold Kitchen, Hot Kitchen, Pastry & Bakary.
c. Membuat schedule untuk kelancaran pekerjaan.
d. Membina hubungan dalam dan luar perusahaan yang serasi
dan menciptakan suasana yang nyaman pada saat bekerja.
3) Chef De Partie
Tugas dan Tanggung jawab :
a. Bertanggung jawab terhadap ketepatan dan kelancaran
operasional.
b. Mengkoordinir dan mengawasi kerja bawahan.
c. Mempertanggungjawabkan segala pekerjaan kepada atasan.
d. Menyiapkan bahan yang diperlukan di kitchen.
e. Memberi informasi kepada bawahan jika ada extra order.
f. Membina hubungan dalam dan luar perusahaan yang serasi
dan menciptakan suasana yang nyaman pada saat bekerja.
g. Menetapkan kebijaksanaan hygiene, sanitasi dan
keselamatan lingkungan dan disiplin kerja.
4) Senior Cook
Tugas dan Tanggung Jawab :
15
a. Bertanggung jawab terhadap ketepatan dan kelancaran
operasional.
b. Mempertanggungjawabkan segala pekerjaan kepada atasan.
c. Membuat makanan pesanan tamu.
d. Mengkoordinir dan mengawasi kerja bawahan.
e. Membina hubungan dalam dan luar perusahaan yang serasi
dan menciptakan suasana yang nyaman pada saat bekerja.
f. Menetapkan kebijaksanaan hygiene, sanitasi dan
keselamatan lingkungan dan disiplin kerja.
5) Cook junior
Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Bertanggung jawab terhadap ketepatan dan kelancaran
operasional.
b. Mempertanggungjawabkan segala pekerjaan kepada atasan.
c. Menyiapkan bahan yang diperlukan.
d. Membantu senior cook membuat makanan sesuai dengan
pesanan tamu.
e. Membina hubungan dalam dan luar perusahaan yang serasi
dan menciptakan suasana yang nyaman pada saat bekerja.
f. Menetapkan kebijaksanaan hygiene, sanitasi dan
keselamatan lingkungan dan disiplin kerja.
16
6) Steward
Tugas dan Tanggung Jawab :
a) Membersihkan kitchen
b) Merawat peralatan
c) Mencuci peralatan yang ada dikitchen
2.5 Pengertian Dessert
Dessert adalah sajian yang disajikan diakhir courses dalam suatu set menu yang
gunanya untuk menghilangkan kesan rasa hidangan yang terdahulu dan menutup
babak penyajian makanan. Sajian dessert sering dinamakan The final course atau The
last course dan berasa manis atau disebut sweet Hidangan penutup (dessert) adalah
hidangan yang disajikan setelah hidangan utama (main course) sebagai hidangan
penutup atau biasa disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert biasanya
mempunyai rasa manis dan menyegarkan, terkadang ada yang berasa asin atau
kombinasinya. Fungsi dessert dalam giliran hidangan (courses) adalah sebagai
hidangan yang menyegarkan setelah menyantap hidangan utama (main course) yang
terkadang mempunyai aroma atau rasa yang amis serta menghilangkan rasa enak.
Pada awalnya hidangan dessert yang disajikan berupa buah-buahan yang segar tanpa
proses pengolahan.
Seiring dengan perkembangan zaman, hidangan dessert mulai bervariasi dengan
mengambil dasar (basic) dari beberapa hidangan seperti cake, pie, ice cream dan
sebagainya yang dipadukan dengan sauce, buah, syrup, cream atau perpaduan antara
17
bahan dasar, sehingga menciptakan hidangan dessert yang lezat dan menarik. Jenis
hidangan yang digunakan sebagai dessert dapat dihidangkan secara tersendiri diluar
dari susunan menu. Seperti untuk hidangan teman tea, sebagai snack, petit four,
hantaran, dan lain sebagainya.
2.5.1. Bahan-Bahan Untuk Sajian Dessert
1. Bahan pokok Bahan pokok yang digunakan macamnya antara lain: tepung,
beras, havermouth, cereals, agar-agar, gelatin, roti, biscuit, buah. Bahan tersebut
berfungsi sebagai bahan pengental,
2. Bahan cair Cairan yang digunakan tidak hanya air tetapi dapat pula susu,
youghurt, sari buah.
3. Bahan perasa Bahan perasa yang digunakan adalah gula, coklat, jam, caramel
4. Bahan pengisi Bahan isian dapat berupa bahan makanan segar yaitu buah
segar, kenari atau bahan makanan yang sudah diawetkan seperti kismis, sukade,
buah dalam sirup, jam, marmalade.
5. Bahan pengharum Bahan makanan yang dapat digunakan sebagai bahan
pemberi aroma atau bahan pengharum yaitu vanili, kulit jeruk, rhum, brandy,
essence.
6. Bahan perapuh Bahan ini digunakan sebagai perbaikan kualitas hasil akhir
sajian, contoh putih telur sebgai bahan perapuh sajian fritter.
18
7. Bahan penghias Untuk menambah daya tarik diberi sentuhan akhir berupa
garnish. Garnish pada sajian dessert dapat berupa whipped cream, cherry, gula
halus.
2.5.1. Jenis-Jenis Sajian Dessert
2.5.1.1. Buah (fruits) Buah dapat digolongkan menjadi 3 golongan, yaitu:
(a). Jenis buah yang mengandung air. Jenis buah ini mengandung 50% air, kaya
vitamin C dan mineral, contoh: jeruk, pear, nanas, apel, peach, mangga dan
stawberry .
(b). Buah yang mengandung gula Buah-buahan ini merupakan sumber tenaga yang
baik, karena kalorinya mencapai 200-300 per 100 gram , misal kurma.
(c). Buah yang mengandung lemak Jenis buah ini mengandung lemak yang tinggi,
banyak mengandung vitamin B dan Calsium, contoh: jenis kacang-kacangan, walnut,
hazelnut, almond.
2.5.1.2. Jenis-Jenis Sajian Buah-Buahan Sebagai Sajian Dessert dapat berupa :
(a). Fresh Fruit (Plain Fruit)
Sajian buah segar yang dikonsumsi dalam bentuk utuh atau potongan. Fresh
fruit dapat disajikan secara single/individu, buah utuh (bentuk utuh) warna,
ukurannya cocok untuk porsi perorangan (apel, pear, pisang) Fresh fruit dapat
disajikan secara pilihan/ assorted disajikan beberapa buah dalam bentuk potongan
(buah tropis), kombinasi warna perlu diperhatikan.
19
(b). Processed Fruit
1. Compote merupakan campuran berbagai macam buah dalam bentuk utuh atau
potongan yang dimasak dalam sirup gula, dapat ditambah dengan rempah-
rempah (cengkeh, kayu manis) sehingga menghasilkan sesuatu yang baru tetapi
padu. Buah yang digunakan buah yang bertekstur lunak untuk mempersingkat
waktu pemasakan. Buah mengandung pigmen, mengandung vitamin yang larut
dalam air, waktu pemasakan dimulai dari buah yang warnanya
muda/pemasakannya sendiri-sendiri agar warna buah tetap.
2. Punch adalah minuman yang dibuat dari campuran, buah, gula, rempah-
rempah dan rhum atau brandy atau campuran rhum dengan gula sirup yang
diproses, disajikan dingin atau panas.
3. Sorbet merupakan sejenis minuman berbentuk es yang butirannya lebih
lembut daripada ice cream, yang terbuat dari sari buah atau puree, buah yang
digunakan bauah yang bertexture lunak (melon, manggis) anggur, spirit atau
liquer, bentuk kekerasan butiran esnya seperti es puter.Sorbet dihidangkan
dalam parvait glass atau sundae dingin atau goblet glass, kismis, dan kacang-
kacangan dapat dicampurkan sebelum sorbet disajikan.
2.5.3. Pudding
2.5.3.1. Pengertian
20
Pudding adalah hidangan yang berasa manis atau gurih yang dipersiapkan dengan
teknik direbus, au bain marie atau baking kemudian dicetak dan dapat disajikan
dalam keadaan panas atau dingin.
2.5.3.2 Bahan-Bahan Pudding :
Terdiri dari bahan pokok, bahan cair, bahan perasa, bahan pengisi, bahan aroma dan
bahan penghias.
2.5.3.3 Jenis-jenis pudding
Berdasarkan temperature penyajiannya , maka pudding dapat dibedakan menjadi dua,
yaitu:
1. Puding panas yaitu Pudding yang disajikan dalam keadaan hangat yang
biasanya dimasak dengan cara ditim (double boiling) kombinasi baking untuk
menghasilkan pudding yang basah(lembut)/dikukus, disajikan bersama saus.
Contoh pudding panas
2. Puding dingin yaitu pudding yang disajikan dalam keadaan dingin dan
biasanya dimasak dengan cara direbus (boiling) tetapi konsistensinya setelah
pemasakan masih agak kental, kemudian dicetak dalam cetakan bermotif sampai
pudding padat. Dimasukkan almari pendingin sebelum disajikan.
2.5.3.4 Teknik Pemasakan Pudding
(1) Direbus (simmering)
21
(2) Ditim (double boiling)
(3) Dikukus (steaming)
(4) Dibakar (baking)
2.5.4. Frozen Ices
2.5.4.1. Pengertian
Frozen ices merupakan sajian yang berasa manis dalam bentuk es beku. Jenis sajian
dapat berupa water ices dan cream ices. Water ices dibuat dari bahan dasar sirup buah
dan bahan perasa lainnya. Contoh granite. Cream ices merupakan sajian es beku yang
dibuat dari es beku yang dibuat dari susuatau kepala susu atau whipping cream dan
gula yang dikentalkan dengan custard atau kuning telur dan diberi aroma yang dapat
berupa puree atau sari buah, coklat, kopi, liquer atau essence.
2.5.4.2. Bahan-Bahan Cream Ices
1. Cream merupakan bahan yang digunakan untuk pembuatan ices cream, yang
digunakan adalah double cream.
2. Gula castor merupakan bahan pemanis yang sering digunakan dalam
pembuatan cream ices, biasa digunakan dalam bentuk sirup gula. Untuk
mendapatkan cream ices yang lembut dapat ditambahkan gelatin sedikit cairan
glucose.
22
3. Bahan pengental
4. Bahan pemberi aroma harus dapat dibekukan
5. Penyajian cream ices Disajikan pada gelas berkaki (parviat glass atau sundae
dish).
2.5.5. Savoury dan Sweets Savoury
Merupakan makanan kecil yang cenderung berasa gurih dan disajikan pada giliran
makan terakhir bahkan kadang-kadang digunakan sebagai pengganti dessert. Jenis-
jenis savoury antara lain : souffl keju, tartalette isi (pie). Sweets sering disebut
sebagai candy, yang bahan dasar utamanya adalah gula. Jenisnya sajian cake dan
pastry.
23