PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sesuai yang diamanatkan dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan terutama dalam pasal 3, bahwa Pendidikan nasional
berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan
bangsaa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk pembentukan karakter yang tercantum dalam tujuan tersebut tidaklah semudah
membalikkan telapak tangan. Banyak komponen yang ikut bertanggung jawab terhadap
terlaksananya pencapaian tujuan pendidikan yang tertuang dalam UU RI Nomor 20
tersebut, yaitu Keluarga, Masyarakat dan Pemerintah.
Dengan demikian tantangan yang dihadapi sekolah pada masa mendatang cukup berat.
Untuk itu dukungan dari berbagai pihak, khususnya pendanaan mutlak diperlukan
inovasi penyelenggaraan pendidikan yang berstandar nasional perlu terus dilakukan
dengan dukungan dana yang cukup. Pada upaya pemenuhan kebutuhan dana menjadi
tanggung jawab bersama antara sekolah, masyarakat dan pemerintah.
Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa sepertinya pendidikan menjadi beban
tanggung jawab pemerintah sepenuhnya, sedang masyarakat umumnya orang tua
murid melalui komite sekolah kurang peduli terhadap pelaksanaan pendidikan yang
dimaksud.
Penyelenggaraan pendidikan harus diupayakan seoptimal mungkin untuk dapat
mendongkarak kualitas SDM kita. Upaya yang harus dilakukan adalah :
1. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan
2. Peningkatan kualitas dan kompetensi pendidik
3. Meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan untuk mendukung pengelolaan
sekolah
4. Manajemen yang mantap dengan indikator :
1
● Adanya perencanaan yang mendetail terhadap semua kegiatan yang akan
dilakukan
● Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan terorganisasi dengan baik, terkondisi dan
partisipasi tinggi
● Pelaksanaan kegiatan dengan proses yang bermutu, penuh inovasi, dan
kontektual sehingga relevan dengan kebutuhan masyarakat
● Adanya kontrol terhadap penyelenggaraan kegiatan dan disertai dengan
evaluasi dan tindak lanjut
Untuk dapat melakukan upaya di atas dibutuhkan daya dukung, terutama dana yang
cukup. Pendanaan ini tidak mungkin dapat dipenuhi oleh pemerintah, oleh karena itu
diperlukan partisipasi dari berbagai pihak. Partisipasi dari segenap masyarakat, dunia
usaha, dunia industri dan dunia profesi lainnya mutlak diperlukan. Paradigma
pendidikan murah apalagi ”gratis” perlu dikaji lebih mendalam, pendidikan merupakan
investasi sumber daya manusia yang membutuhkan pembiayaan yang tinggi. Dengan
pendidikan yang baik ( didukung dengan dana yang cukup ) akan dapat menghasilkan
SDM yang berkualitas internasional yang akan berdampak pada meningkatnya semua
sektor kehidupan.
Berpijak dari Tugas dan Fungsi Komite Sekolah Menegah Pertama Assa’adah Bungah
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik berupaya untuk melaksanakan peran dan
fungsinya semaksimal mungkin sebagai Acuan Operasional Komite Sekolah, akan tetapi
untuk melasanakan tugas peran dan fungsi tersebut terkendala oleh Pendanaan.
Dengan Program Hibah Bersaing ini, kami berharap agar dapat dipercaya untuk
melaksanakan. Kami yakin jika dipercaya melaksanakan hibah ini. Sumber Daya Manusia
kami akan meningkat. Dengan meningkatnya Sumber Daya Manusia serta sarana yang
mewadahi.
B. Dasar hukum
1. Undang-Udang RI Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyeelenggaraan
Pendidikan.
2
3. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tanggal 2 April
2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.
4. SK Kepala Sekolah Menegah Pertama Assa’adah Bungah Gresik Nomor :
121/SMP-AS/B.2/VII/2010
C. Tujuan Kegiatan
Tujuan Pemanfaatan Bantuan Sosial Komite Sekolah antara lain sebagai berikut :
1. Supaya Siswa Menghargai kesehatan Jasmani dan Rohaninya.
2. Penggalangan dana untuk mendukung pelaksanaan pendidikan di SMP
Assa’adah Bungah Gresik
3. Pembelajaran Wira Usaha dan Kreatifias bagi peserta didik.
3
BAB II
PROGRAM YANG SUDAH DILAKSANAKAN OLEH KOMITE SEKOLAH
SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR
NO FUNGSI PROGRAM KERJA BENTUK KEGIATAN WAKTU SA
Pemberi - Pendataan kondisi sosial - Pendataan Agustus Wali m
1
Pertimbangan Ekonomi wali murid
(advisory) - Memberi masukan kepada
sekolah tentang :
1. Pembebasan biaya sekolah - Rapat Koordinasi Agustus Sekola
bagi siswa dari keluarga
kurang mampu.
2. Program kebijakan sekolah - Rapat Koordinasi Juni Sekola
3. RAPB Sekolah - rapat koordinasi Juni Sekola
2 Pendukung - Pemaparan Program - Ikut serta Rapat September Sekola
(supporting) sekolah Koordinaasi
- Pertemuan secara Juni Wali Si
- Mendorong Partisipasi wali berkala orang tua dan Masyar
murid dalam peningkatan masyarakat
pendidikan
NO FUNGSI PROGRAM KERJA BENTUK KEGIATAN WAKTU SA
3 Pengontrol 1. Kebijakan Program sekolah Rapat kerja Agustus Kepala
(Controlling) 2. Pelaksanaan RAPBS Rapat kerja Juli Kepala
3. Pelaksanaan Pembagunan Kunjungan Proyek Menyesuaikan Bangun
Kepala
4. Persiapan Pelaksanaan Rapat kerja April
Evaluasi Belajar Siswa Kepala
5. Hasil Evaluasi Siswa Rapat kerja Mei
4
Mediator - Kerjasama denga Poskestren - Mengadakan pemeriksa-September dan Poskes
4
an kesehatan siswa Maret
- MembangunKerjasama - MOU November LSM
dengan LSM untuk
membantu siswa tidak
mampu
5 SDM dan - Peningkatan SDM dan Melakukan kunjungan Januari Dalam
Fasilitas peran pengurus ( Study
Organisasi Banding)
5
BAB III
PROGRAM DAN PEMANFAATAN BANTUAN KOMITE SEKOLAH
Sesuai dengan Panduan Pelaksanaan Pemberian Bantuan Komite Sekolah tahun 2012
yang disusun oleh Dirjen Pendidikan Dasar , diarahkan kepada 2 ( dua ) kegiatan yaitu
Pelaksanaan Kerjasama dengan Poskestren (Pos Kesehatan Pesanteren) tentang
kesehatan siswa dan Pelaksanaan Penggalian dana yaitu Pameran keratifitas siswa
dan Bazar dan Penyusunan dan Penyampaian Laporan hasil Pemantauan kepada
Direktorat Jendral Pendidikan Dasar
A. Penyusunan rencana kegiatan pemanfaatan bantuan sosial
Kegiatan Kemitraan dan Penggalangan dana oleh Komite Sekolah direncanakan
peilaksanakan dan penyelenggaraannya sebagai berikut :
No Kegiatan Tujuan Sasaran Keterangan
1 Mengadakan Pemerik- Supaya Seluruh Seluruh Siswa
saan Kesehatan Siswa Warga Sekolah Kelas 7, 8 dan 9
secara Berkala Mengetahui kea- serta semua
daan kesehatan-nya warga sekolah
sehingga dapat
melakukan aktifitas
belajar dengan baik
2 Mengadakan Pameran 1. Menampilkan Seluruh Siswa
dan Bazar dalam rangka Karya Siswa yang Kelas 7, 8 dan 9
Peringatan Hari Besar terseleksi serta semua
Islam warga sekolah
2. Menumbuhkan
jiwa Wira usaha
3. Praktek Per-
dagangan
B. Penyusunan Jadwal Kegiatan
No Kegiatan Bulan
Juli Agustu Septemb Oktobe Nopemb Desemb
6
s er r er er
1 Mengadakan Pemerik- Minggu Ke
saan Kesehatan Siswa 2
secara Berkala
2 Mengadakan Pameran Minggu Ke
dan Bazar dalam 4
rangka Peringatan Hari
Besar Islam
C. Pihak-Pihak Yang Terlibat
Dalam Kegiatan in pihak-pihak yang terlibat, antara lain :
1. UPT Dinas Kesehatan
2. Puskesmas
3. Poskestren
4. Pengurus Yayasan
5. Komite
6. Sekolah
7. Wali Murid
8. Siswa
D. Manfaat Kegiatan
1. Siswa dapat menghargai arti kesehatan bagi dirinya dan orang lain
2. Siswa Mengenal cara berdagang/Jual beli
3. Siswa menghargai hasil karyanya dan karya orang lain
4. Siswa dapat mengapresiasi Karya yang dipamerkan
5. Siswa dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan
6. Sebagai salah satu kegiatan penggalangan dana untuk mengembangkan
pendidikan.
7
BAB IV
PENUTUP
Alhamdulillah, Proposal Program dan Kegiatan Bantuan Komite Sekolah SMP
Assa’adah Bungah Gresik tahun 2012 telah tersusun. Program dan kegiatan yang terdiri
dari 2 kegiatan yaitu Kemitraan dan Pengalian dana Komite sekolah.
Proposal program dan kegiatan ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan
penilaian oleh tim Penilai yang dibentuk oleh Dirjen Pendidikan Dasar sehingga Komite
Sekolah SMP Assa’adah Bungah Gresik melaksanakan program yang ada di proposal
tersebut.
Terimakasih semoga Allah meridlai kita semua.
Gresik, 04 April 2012
Mengetahui : Ketua Komite Sekolah
Kepala Sekolah
M u n i r, [Link]. H. Asnafi Arif, [Link]