RPP Konfigurasi Elektron Kelas X
RPP Konfigurasi Elektron Kelas X
(RPP)
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 dan 2
Kompetensi Sikap: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya,
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”.
KI 3 KI 4
Memahami, menerapkan, menganalisis Mengolah, menalar, dan menyaji dalam
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural ranah konkrit dan ranah abstrak terkait
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu dengan pengembangan dari yang
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, dan mampu menggunakan metode sesuai
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait kaidah keilmuan.
penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerap-kan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Discovery Learning (DL), peserta didik terlibat aktif selama
kegiatan pembelajaran berlangsung, memiliki sikap kritis terhadap penyajian fenomena spektrum
atom hidrogen serta kreatif dalam memprediksi ataupun mengajukan pertanyaan, kolaboratif
dalam melakukan diskusi kelompok, dan komunikatif dalam menyampaikan
pendapat/kritik/saran ataupun dalam menjawab pertanyaan, serta dapat menyajikan cara
menuliskan konfigurasi elektron model atom Bohr untuk atom dan ion.
Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui Discovery Learning (DL), peserta didik dapat
menjelaskan konfigurasi elektron dan pola konfigurasi elektron terluar untuk setiap golongan
dalam tabel periodik dengan benar.
D. Materi Pembelajaran
1. Fakta: Spektrum Atom Hidrogen
2. Konsep: Niels Bohr menyatakan kulit atom adalah orbit berbentuk lingkaran dengan
jari-jari tertentu
3. Prinsip: Analisis spektrum atom hidrogen
4. Prosedural: Langkah-langkah menuliskan konfigurasi elektron Bohr
E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Model Pembelajaran : Discovery Learning (DL)
Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok dan ekspositori
F. Media Pembelajaran
Worksheet/Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Lembar penilaian/assessment (aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan)
PowerPoint Pembelajaran konfigurasi elektron Bohr
Bahan ajar konfigurasi elektron Bohr
G. Sumber belajar
1. Bagi Peserta Didik
Sudarmo, Unggul. (2016). Kimia Untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta:
Penerbit Erlangga.
Ningsih, Sri Rahayu, dkk (2017). Buku Siswa Kimia SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi),
Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
2. Bagi Pendidik
Sudarmo, Unggul. (2016). Kimia Untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta:
Penerbit Erlangga.
Ningsih, Sri Rahayu, dkk (2017). Buku Guru Kimia SMA/MA Kelas X (Edisi
Revisi), Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan minggu ke-1 (3 x 45 menit)
1. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
Nilai yang Alokasi
Kegiatan Langkah-Langkah Pembelajaran
ditanamkan Waktu
a. Etika Peserta didik menjawab salam yang diucapkan 5 menit
Pembuka guru.
I. PENILAIAN
1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan/Jurnal
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/Lisan/Penugasan
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja
2. Bentuk Penilaian:
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
4. Rencana Tindak Lanjut
a. Remedial : Pembelajaran ulang, tes ulang
b. Pengayaan : Diberikan suatu masalah peserta didik mencoba menganalisis
hubungan konfigurasi elektron Bohr dan penentuan letak unsur
golongan utama.
Lampiran 1.
Topik :.........................................................
Tanggal :.........................................................
Jumlah Peserta didik tiap kelompok: ………….orang
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Rubrik :
Menyampaikan pendapat :
1 = tidak sesuai masalah
2 = sesuai dengan masalah, tetapi belum benar
3 = sesuai dengan masalah dan benar
4 = sesuai degan masalah, benar, singkat dan jelas
Menanggapi pendapat :
1 = langsung setuju atau manyanggah tanpa alasan.
2 = setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar, tetapi tidak sempurna.
3 = setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar.
4 = setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi.
Mempertahankan pendapat :
1 = tidak dapat mempertahankan pendapat.
2 = mampu mempertahankan pendapat dengan alasan yang kurang benar.
3 = mampu mempertahankan pendapat dengan alasan yang benar tetapi tidak didukung referensi.
4 = mampu mempertahankan pendapat dengan alasan yang benar dan didukung referensi.
Lampiran 5
Model atom Bohr merupakan model atom yang diajukan oleh ilmuwan Niels Bohr pada tahun 1913.
Niels Bohr mengajukan teorinya mengenai atom berdasarkan analisis spektrum atom. Berikut model
atom yang diajukan oleh Niels Bohr :
1. Dalam atom terdapat lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit atom, yaitu tempat bagi
elektron-elektron untuk mengorbit inti tanpa disertai pemancaran atau penyerapan energi.
Menurut Niels Bohr, kulit atom adalah orbit berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu. Tiap
kulit dinyatakan dengan lambang K, L, M, N, dan seterusnya. Masing-masing lintasan ditandai
dengan satu bilangan kuantum utama (n) yang dimulai dari 1,2,3,4, dan seterusnya.
2. Elektron hanya berada pada lintasan-lintasan yang diperbolehkan seusuai dengan tingkat
energinya masing-masing. Pada keadaan ground state (tingkat dasar), elektron menempati
lintasan dengan tingkat energi terendah. Elektron tidak boleh berada di antara dua lintasan.
3. Elektron dapat berpindah dari satu kulit ke kulit lain dengan disertai pelepasan atau
penyerapan energi. Pelepasan energi terjadi ketika elektron berpindah dari satu kulit ke kulit
yang lebih dalam misal dari L ke K. Sebaliknya, penyerapan enrgi akan terjadi ketika elektron
berpindah dari satu kulit ke kulit yang lebih luar misalnya dari K ke L.
Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron merupakan susunan elektron dalam atom berdasarkan tingkat energi atau kulit.
Dari konfigurasi elektron pula, dapat diketahui golongan dan periode dari suatu atom. Untuk
melakukan konfigurasi elektron suatu atom. Secara umum konfigurasi elektron dapat ditentukan
dengan dua metode yaitu :
1. Metode Atom Niels Bohr
2. Metode Atom Meaknika kuantum
Pada konfigurasi elektron model Bohr terlihat lebih sederhana daripada konfigurasi elektron model
mekanika kuantum. Namun model Bohr memiliki kekurangan yang dilengkapi pada cara konfigurasi
elektron mekanika kuantum.
Konfigurasi Elektron Model Atom Niels Bohr
Semakin besar nomor kulit akan semakin besar pula ruang cakupannya untuk menampung elektron.
Dengan kata lain, jumlah elektron yang dapat berada di kulit L akan lebih besar daripada di kulit K.
Jumlah maksimum elektron yang dapat ditampung oleh masing-masing kulit mengikuti persamaan
berikut:
maksimum = 2 n2 elektron
Contoh :
Unsur-unsur golongan IA
zX : K L M N O P Q
1H : 1
3Li : 2 1
11Na : 2 8 1
19K : 2 8 8 1
37Rb : 2 8 18 8 1
55Cs : 2 8 18 18 8 1
87Fr : 2 8 18 32 18 8 1
Unsur-unsur golongan VA
zX : K L M N O P
7N : 2 5
15P : 2 8 5
33As : 2 8 18 5
51Sb : 2 8 18 18 5
83Bi : 2 8 18 32 18 5
Konfigurasi elektron model Bohr masih memiliki kekurangan. Yaitu tidak dapat digunakan untuk
menentukan golongan A dan golongan B. Konfigurasi elektron model Bohr hanya bisa menentukan
nomor golongan yaitu berdasarkan elektron valensi yang dimiliki suatu atom dan periodenya
berdasarkan jumlah kulit yang terisi elektron.
ION
Diantara atom-atom di alam, hanya atom gas mulia yang stabil sedangkan atom yang lain tidak
stabil. Atom-atom yang tidak stabil cenderung bergabung dengan atom lain untuk mendapatkan
kestabilan.
Pada dasarnya, sifat unsur ditentukan oleh konfigurasi elektronnya. Dari konfigurasi elektron
tersebut, Kossel dan Lewis membuat kesimpulan bahwa konfigurasi elektron atom-atom akan stabil
bila jumlah elektron terluarnya 2 (duplet) atau 8 (oktet). Untuk mencapai keadaan stabil maka atom-
atom membentuk konfigurasi elektron.
Bagaimana caranya?
A. Tujuan
Melalui model pembelajaran Discovery Learning (DL), peserta didik terlibat aktif selama kegiatan
pembelajaran berlangsung, memiliki sikap kritis terhadap penyajian konfigurasi elektron dan pola
konfigurasi elektron terluar serta kreatif dalam memprediksi ataupun mengajukan pertanyaan,
kolaboratif dalam melakukan diskusi kelompok, dan komunikatif dalam menyampaikan
pendapat/kritik/saran ataupun dalam menjawab pertanyaan, serta dapat menyajikan cara
menuliskan konfigurasi elektron model atom Bohr untuk atom dan ion.
B. Kegiatan Peserta Didik
Pada pembahasan sebelumnya, Anda telah mengetahui bahwa struktur atom terdiri atas inti atom
(proton dan neutron) yang dikelilingi oleh electron dalam suatu lintasan. Elektron-elektron tersebut
tersebar ke dalam beberapa lintasan yang mengelilingi inti atom. Jumlah elektron yang menempati
setiap lintasan berbeda-beda. Susunan elektron dalam setiap lintasan atom disebut konfigurasi elektron.
Dengan mengetahui konfigurasi elektron suatu atom, Anda dapat menentukan nomor golongan, nomor
periode, dan elektron valensi suatu atom. Terdapat cara penentuan konfigurasi elektron yaitu cara per
kulit (cara K L M N).
1. Dengan penuh tanggung jawab, bersama anggota kelompok anda carilah informasi tentang
KONFIGURASI ELEKTRON. Kemudian, LENGKAPI data berikut !
Kulit ke 4 = ………
b. Aturan pengisian kulit atom
Konfigurasi elektron =
…………………………………………………………………………………………………….
Elektron valensi =
…………………………………………………………………………………………………….
Ion =
…………………………………………………………………………………………………….
2. Lengkapi data konfigurasi elektron berikut pada keadaan dasar dan tentukan elektron valensinya .
Galium (Ga) 31 …… 8 …… …… ……
Selenium (Se) 34 2 …… 18 …… …… 6
3. Lengkapi struktur atom berikut berdasarkan konfigurasi elektron pada keadaan dasar!
...
...
❑ K=2
Oksigen= 8O ...
...
... ... ...
❑ K = ...
.... L = ...... Fosfor = 15 P ...
... ...
... L=8
....
...
... M=5
❑ K = ...
Aliminium= Al 13 ...
.... L=8
...
M = ....
...
...
...
Kalsium = K = ...
❑
20 Ca
... ...
...
... ...
K=2 .... L=8
❑
Klorin = Cl ... ... ...
...
17 M=8
.... L = ......
... N = ....
...
M=7
Petunjuk: Jawablah dengan benar, jelas, dan singkat pada kolom yang sudah disediakan!
No. Soal Jawaban
1 Untuk menyatakan kestabilan
suatu unsur diperlukan
konfiguasi elektron. Jelaskan
yang dimaksud dengan
konfigurasi elektron tersebut!
Tuliskanlah konfigurasi
elektron untuk beberapa atom
berikut:
a. 4Be
b. 14Si
c. 17Cl
d. 21Sc
2 Setiap atom mempunyai
elektron valensi yang dapat
digunakan untuk menyatakan
nomor golongan. Jelaskan
yang dimaksud dengan
elektron valensi dan
nyatakanlah elektron valensi
dari atom-atom pada nomor 1!
3 Apakah yang dimaksud
dengan:
a. ion
b. anion
c. kation
4 Berdasarkan pemahaman
Anda, simpulkan cara
menuliskan konfigurasi
elektron mengacu pada ulah
maksimum elektron yang
dapat menempati setiap kulit
atom!
5 Setiap unsur cenderung untuk
mencapai kestabilan.
Bagaimana cara unsur
mencapai kestabilan tersebut
berdasarkan konfigurasi
elektron?
Jelaskan kestabilan yang
terbentuk pada unsur
Magnesium dan Bromin!