Statistik Desa di Konawe Selatan 2025
Statistik Desa di Konawe Selatan 2025
Penjelasan Teknis
1. Secara astronomis Konawe Selatan terletak antara 3O.58.56’ dan 4.O31.52’ lintang
Selatan, dan antara 121.58’ dan 123.16’ bujur Timur.
2. Berdasarkan posisi geografisnya, Konawe Selatan memiliki batas-batas: Utara-Konawe
dan Kota Kendari; Timur-Laut Banda dan Laut Maluku; Selatan-Bombana dan Muna;
Barat-Kabupaten Kolaka Timur.
3. Berdasarkan letak geografisnya, Kabupaten Konawe Selatan berada di bagian tenggara
Provinsi Sulawesi Tenggara.
4. Kabupaten Konawe Selatan pada tahun 2017 terdiri atas 25 Kecamatan yaitu Tinanggea,
Lalembuu, Andoolo, Buke, Andoolo Barat, Palangga, Palangga Selatan, Baito, Lainea,
Laeya, Kolono, Kolono Timur, Laonti, Moramo, Moramo Utara, Konda, Wolasi,
Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Landono, Mowila, Sabulakoa, Angata, Benua dan Basala.
Selain terdapat di jazirah Sulawesi, Wilayah Kabupaten Konawe Selatan juga terletak di
Pulau Hari dan Pulau Cempedak.
5. Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan Potensi Desa (Podes) sejak tahun
1980. Sejak saat itu, Podes dilaksanakan secara rutin sebanyak 3 kali dalam kurun waktu
sepuluh tahun untuk mendukung kegiatan Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, ataupun
Sensus Ekonomi. Dengan demikian, fakta penting terkait ketersediaan infrastruktur dan
potensi yang dimiliki oleh setiap wilayah dapat dipantau perkembangannya secara
berkala dan terus menerus.
6. Sejak tahun 2008, pendataan Podes mengalami perubahan dengan adanya penambahan
kuesioner suplemen kecamatan dan kabupaten/kota. Penambahan kuesioner tersebut
bertujuan untuk meningkatkan manfaat data Podes bagi para konsumen data dan
pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan wilayah.
7. Data PODES merupakan satusatunya sumber data kewilayahan yang muatannya
beragam dan memberi gambaran tentang situasi pembangunan suatu wilayah
(regional). Ini berbeda dengan data dari hasil pendekatan rumah tangga yang lebih
menekankan pada dimensi aktivitas sektoral. Keduanya sama penting dan menjadi
kekayaan BPS.
8. Cakupan Wilayah; Pencacahan Podes dilakukan secara sensus terhadap seluruh wilayah
administrasi pemerintahan terendah setingkat desa (yaitu desa, kelurahan, nagari, Unit
Permukiman Transmigrasi (UPT)) yang masih dibina oleh kementerian terkait.
Berdasarkan hasil Podes 2018, ada sebanyak 83.931 wilayah setingkat desa yang
tersebar di 514 kabupaten/ kota.
9. Metode Pengumpulan Data; Pengumpulan data Podes 2018 dilakukan melalui
wawancara langsung oleh petugas terlatih dengan narasumber yang relevan. Petugas
adalah aparatur ataupun mitra kerja BPS Kabupaten/ Kota, sementara narasumber
adalah kepala desa/lurah atau narasumber lain yang memiliki pengetahuan terhadap
wilayah target pencacahan.
10. Desa/Kelurahan Tepi Laut adalah desa/kelurahan yang sebagian atau seluruh wilayahnya
bersinggungan langsung dengan laut, baik berupa pantai maupun tebing karang.
11. Desa/Kelurahan bukan tepi laut adalah desa/kelurahan yang wilayahnya tidak
bersinggungan langsung dengan laut
12. Desa/Kelurahan Lereng/Puncak adalah desa/kelurahan yang sebagian besar wilayahnya
berada di puncak gunung/pegunungan atau terletak di antara puncak sampai lembah.
13. Desa/Kelurahan lembah adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar
merupakan daerah rendah yang terletak di antara dua gunung/pegunungan atau daerah
yang mempunyai kedudukan lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya
14. Desa/Kelurahan Dataran adalah desa/kelurahan yang sebagian besar wilayahnya tampak
datar, rata, dan membentang.
15. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengolahan Kualitas
Air dan Pengendalian Pencemaran Air, klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi empat
kelas, yaitu: Kelas I, Kelas II, Kelas III, dan Kelas IV.
16. Kelas I, air yang dapat digunakan untuk air bahan baku air minum dan atau peruntukan
lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
17. Kelas II, air yang dapat digunakan untuk prasarana atau sarana rekreasi air,
pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau
peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
18. Kelas III, air yang dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air
untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang
sama dengan kegunaan tersebut.
19. Kelas IV, air yang dapat digunakan untuk pertanaman dan atau peruntukan lain yang
mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
20. Penentuan status mutu air sungai dilakukan dengan Metode Indeks Pencemaran (IP).
21. Metode IP: Status mutu air dihitung berdasarkan data sesaat dengan Metode Indeks
Pencemaran Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 tahun 2003 dibandingkan
dengan kriteria mutu air kelas I dan kriteria mutu air kelas II Peraturan Pemerintah
Nomor 82 tahun 2001. Status mutu yang diperoleh merupakan status mutu sesaat dan
hanya berdasarkan parameter tertentu yang dipantau di tiap sungai dengan jumlah dan
jenis yang berbeda
Gambar 1.1 Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan (km2), 2019
1800.00
1600.00
1400.00
1200.00
Luas (km2)
1000.00
800.00
600.00
400.00
200.00
0.00
Organosol Alluvial Grumosol Mediteran Podzolik Latosol
Jenis Tanah
Gambar 1.3 Persentase Luas Wilayah Kabupaten Konawe Selatan Menurut Ketinggian
di Atas Permukaan Air Laut, 2019
7% 8%
14% 0-25 m
25-100 m
32% 100-500 m
500-1000
m
> 1000 m
39%
10%
30%
0,0 - 1,8
27%
1,8 - 13,5
`3,5 - 36,0
36,0 - 90,0
33%
Gambar 1.5 Intensitas Curah Hujan di Kabupaten Konawe Selatan menurut Bulan, 2019
Curah Hujan
450
400
350
300
250
200
150
100
50
0
ri i et ril ei ni li s r er r r
ua ar ar Ju Ju stu be be be
n br
u
M Ap M u m tob m m
Ja Fe Ag pt
e
Ok ve se
Se No De
40
35
30
25
20
Minimum
15 Maksimum
Rata Rata
10
05
00
ar
i
ar
i et ril ei ni li s
be
r
be
r
be
r
be
r
nu r u ar Ap M Ju Ju
ustu m to m m
Ja b M
Fe Ag pt
e
Ok ve se
Se No De
Tabel 1.1.1 Luas Daerah dan Jumlah Pulau Menurut Kecamatan di Kabupaten Konawe
Selatan, 2019
Persentase
Ibukota 1
Kecamatan Luas terhadap Luas
kecamatan
Kabupaten
(1) (2) (3) (4)
1 Tinanggea Tinanggea 354,74 7,86
2 Lalembu Atari Indah 204,8 4,54
3 Andoolo Andoolo 103,61 2,3
4 Buke Buke 185,61 4,11
5 Andoolo Barat Anese 75,46 1,67
6 Palangga Palangga 177,83 3,94
7 Palangga Selatan Lakara 110,21 2,44
8 Baito Baito 152,71 3,38
9 Lainea Lainea 210,11 4,65
1 Laeya Punggaluku 277,96 6,16
0
1 Kolono Kolono 344,59 7,63
1
1 Kolono Timur Tumbu-tumbu Jaya 122,8 2,72
2
1 Laonti Ulusawah 406,63 9,01
3
1 Moramo Lapuko 237,89 5,27
4
1 Moramo Utara Lalowaru 189,05 4,19
5
1 Konda Konda 132,84 2,94
6
1 Wolasi Aoma 160,28 3,55
7
1 Ranomeeto Ranomeeto 96,57 2,14
8
1 Ranomeeto Barat Lameuru 76,07 1,69
9
2 Landono Landono 125 2,77
0
2 Mowila Mowila 127,41 2,82
1
2 Sabulakoa Sabulakoa 68,5 1,52
2
2 Angata Motaha 329,54 7,3
3
2 Benua Horodopi 138,31 3,06
4
2 Basala Basala 105,68 2,34
5
Konawe Selatan Andoolo 4514,20 100,00
Lanjutan Tabel 1.1.1
Tabel 1.2.1 Hari Hujan dan Curah Hujan di Kabupaten Konawe Selatan, 2019
Penyinaran
Bulan Hari Hujan Curah Hujan
Matahari (%)
(1) (2) (3) (4)
1. Januari 25 257,3 48
2. Februari 19 308,7 42
3. Maret 22 216,2 39
4. April 27 239,7 28
5. Mei 27 346,9 38
6. Juni 21 388,2 27
7. Juli 18 87,6 50
8. Agustus 9 18,5 73
9. September 4 8,8 80
10. Oktober 8 28,5 84
11. November 4 4,9 87
12. Desember 17 95,1 55
Konawe Selatan 201,0 2000,4 54,3
Sumber : UPT BMKG Stasiun Klimatologi Konawe Selatan
Asal Bantuan
Kecamatan Pemerintah Pemerintah Swadaya Jumlah
Pusat Daerah Masyarakat
(1) (2) (3) (4) (5)
Tabel 2.1.4 Jumlah Pertahanan Sipil Menurut Kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan, 2019
Tabel 2.2.1 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin,
2018 dan 2019
2018
Kecamatann
Laki-laki Perempuan Jumlah
(1) (2) (3) (4)
Fungsional Tertentu 1298 1992 3290
Fungsional Umum 1090 565 1655
Struktural 646 277 923
Eselon V 0 0 0
Eselon IV 440 236 676
Eselon III 173 37 210
Eselon II 33 4 37
Eselon I 0 0 0
Jumlah 3034 2834 5868
2019
Kecamatann
Laki-laki Perempuan Jumlah
(1) (5) (6) (7)
Fungsional Tertentu 1150 1700 2850
Fungsional Umum 1153 872 2025
Struktural 655 293 948
Eselon V 0 0 0
Eselon IV 446 252 698
Eselon III 175 35 210
Eselon II 34 4 38
Eselon I 0 0 0
Jumlah 2958 2865 5823
Sumber : Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Konawe Selatan
3.1 PENDUDUK
Tabel 3.1.1 Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk per Tahun, Distribusi Persentase
Penduduk,Kepadatan Penduduk, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut
Kecamatan,2019