100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
10K tayangan3 halaman

Diskusi 7

Diskusi membahas komunikasi lintas budaya yang melibatkan setidaknya dua latar belakang budaya yang berbeda antara komunikator dan komunikan. Komunikasi budaya merupakan praktik kompleks yang melibatkan unsur-unsur kebudayaan seperti pesan dan media. Komunikasi lintas budaya memiliki kemampuan menjalin relasi yang saling mendukung di berbagai bidang.

Diunggah oleh

Ismaldi Zain
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
10K tayangan3 halaman

Diskusi 7

Diskusi membahas komunikasi lintas budaya yang melibatkan setidaknya dua latar belakang budaya yang berbeda antara komunikator dan komunikan. Komunikasi budaya merupakan praktik kompleks yang melibatkan unsur-unsur kebudayaan seperti pesan dan media. Komunikasi lintas budaya memiliki kemampuan menjalin relasi yang saling mendukung di berbagai bidang.

Diunggah oleh

Ismaldi Zain
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Diskusi 7

Teman-teman peserta tuton, pada pertemuan ke 7 ini telah kita bahas mengenai komunikasi
lintas budaya, yaitu kajian komunikasi yang berfokus pada perbandingan praktik komunikasi
yang sama dalam budaya-budaya yang berbeda, suatu praktik komunikasi yang mungkin
memiliki tujuan yang sama namun bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda sesuai adat
budaya masing-masing orang yang melakukan kegiatan komunikasi. sebagai bahan diskusi, coba
Anda ceriterakan pengalaman Anda atau hasil dari pengamatan Anda terkait dengan kegiatan
komunikasi lintas budaya.

Selamat berdiskusi !!!

Saya ingatkan kembali, dalam berdiskusi perhatikan hal-hal berikut:

1. Hindari plagiasi, karena pendapat atau ulasan yang sifatnya plagiasi tidak akan kami nilai
2. dalam memberikan pendapat jangan hanya menyampaikan kata "saya setuju dengan
pendapat ….."  tanpa diberi penjelasan mengapa setuju, karena pendapat seperti itu tidak
akan kami nilai
3. forum diskusi adalah tempat untuk berdiskusi antar peserta tuton, oleh karena itu jangan
menyampaikan pendapat dalam file tersendiri, karena akan mengurangi nilai Anda
4. bila mengutip dari buku atau sumber lain, tulis sumber kutipan, kemudian berikan contoh
atau aplikasikan tulisan yang Anda kutip dalam kegiatan nyata yang telah Anda lakukan
atau pernah Anda saksikan, tidak semata-mata hanya mengutip dari sumber lain, karena
bila hanya semata-mata mengutip maka nilai tidak bisa maksimal

mohon ijin menanngapi.

Komunikasi budaya merupakan praktik yang kompleks. Komunikasi budaya (cultural


coomunnication) dapat dimaknai sebagai praktik berkomunikasi yang memasukkan unsur-unsur
kebudayaan di dalam proses komunikasinya. Unsur tersebut dapat berupa pesan yang dikirimkan
atau media komunikasi yang digunakan oleh komunikator dan komunikan.

Dalam kehidupan masyarakat di masa lampau, komunikasi merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari kebudayaan mereka. Berbagai tradisi, peraturan, upacara adat, dan ritual
tradisional disampaikan kepada generasi-generasi berikutnya melalui komunikasi. Sebagai
bagian dari tradisi, praktik komunikasi tradisional mampu menunjukkan perbedaan kebudayaan
yang dimiliki oleh satu daerah dan daerah lain.

Tidak hanya di masa lampau, di masa modern sekarang pun arti penting komunikasi tradisional
dapat dirasakan hampir di segala bidang. Di bidang sosial budaya misalnya, praktik komunikasi
terjaga dari masa ke masa mengukuhkan karakter dan kepribadian kita, yang menjadi dasar
dalam seseorang berperilaku dan bersikap dalam kehidupan. Di bidang ekonomi, eksotisme
komunikasi tradisional indonesia menjadi komoditas yang diperhitungkan, terbukti hingga
sekarang ini banyak wisatawan mancanegara mengunjungi dan menikmati panorama alam untuk
mempelajari seni dan budaya indonesia.
Komunikasi lintas budaya, merupakan kajian komunikasi yang berfokus pada perbandingan
praktik komunikasi yang sama dalam budaya-budaya yang berbeda, suatu praktik komunikasi
yang mungkin memiliki tujuan yang sama namun bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda
sesuai adat budaya masing-masing orang yang melakukan kegiatan komunikasi.

Untuk menjelaskan persaamaan dan perbedaan tersebut dalam level kultural dan individual dapat
menggunakan dimensi individual dan kolektif (individualism-collectivism). Bentuk-bentuk
komunikasi lintas budaya kemudian memiliki perbandingan berdasarkan peran individu dalam
budaya vertikal dan horizontal. Budaya horizontal (horizontal cultures) merupakan budaya yang
bersifat sejajar di antara orang-orang yang memiliki posisi yang setara. Budaya vertikal (vertical
cultures) merupakan budaya yang bersifat dari atas ke bawah, dari orang yang memiliki posisi
lebih tinggi kepada orang yang posisinya lebih rendah.

Beberapa aspek dapat digunakan untuk membandingkan praktik komunikasi tersebut , pertama
arti penting ingroup dalam budaya individual dan kolektif. Dalam budaya individualistik
misalnya ingroup pertemanan, keluarga, dan rekan-rekan kerja. Meski memiliki sejumlah
ingroup, namun tidak banyak memberikan pengaruh terhadap perilaku, karena hanya terjadi
dalam konteks-konteks tertentu ketika individu tersebut berinteraksi dengan ingroupnya.

Sebagai contoh, bagi seseorang yang menjunjung tinggi budaya individual mereka akan bersikap
sesuai dengan norma dan peraturan dalam konteks tertentu, misalnya ketika saat mereka
melakukan pekerjaan, perilaku mereka akan dipengaruhi oleh norma yang berlaku di lingkungan
tempat mereka bekerja, dan ketika mereka sudah tidak berada lagi dalam lingkungan pekerjaan
tersebut maka perilaku mereka akan berubah menyesuaikan dengan norma yang berlaku konteks
lain.

Lain halnya dengan kolektif, mereka lebih sedikit memiliki ingroup yang bersifat umum, namun
dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap diri mereka sebagai individu. Jika dalam
budaya individual hanya pada konteks-konteks tertentu, maka budaya kolektif pengaruh tersebut
sangat terasa pada perilaku dalam segala situasi.

Mengacu pada contoh di atas, jika dalam budaya individualistik seseorang berperilaku sesuai
dengan norma dan peraturan di tempat kerjanya, maka ketika seseorang tersebut berada di luar
lingkungan kerjanya akan terbawa pula norma tersebut ketika kembali ke rumah dan berinteraksi
dengan orang lain.

Meski budaya individualistik dan kolektif memiliki perbedaan, namun kedua budaya tersebut
juga memiliki persamaan dari sudut pandang budaya yang mempengaruhi proses komunikasi
mereka. Keduanya sama-sama dipengaruhi oleh kerangka budaya yang menyebabkan mereka
dapat mengidentifikasi orang-orang yang yang ada dalam ingroup dan outgroup mereka.

Sumber : Modul BMP SKOM 4101

Terima kasih.
Komunikasi lintas budaya memiliki kemampuan menjalin relasi yang baik, yang dapat saling
memberikan dukungan di berbagai bidang guna kemajuan kesejahteraan bersama. Dengan hal
tersebut memperluas kesempatan setiap individu untuk terhubung dengan individu lainnya.
Proses komunikasi berjalan dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi.

Komunikasi lintas budaya merupakan bentuk komunikasi yang sama-sama melibatkan


setidaknya dua latar belakang budaya yang berbeda di antara komunikator dan komunikan yang
terlibat dalam proses komunikasi tersebut.

Anda mungkin juga menyukai