Diskusi.
5
Senin, 26 Agustus 2019, 08:27
Saudara Mahasiswa
Bila ada hal yang belum jelas, atau ada pendapat lain silahkan gunakan forum diskusi
untuk salaing berbagi dan saling mengisi.
Jangan lupa, cantumkan sumbernya bila apa yang Anda ungkapkan berasal dari pihak
lain.
Selamat berdiskusi
Salam,
Dear rekan- rekan Mahasiswa dan Tutor yang terhormat,
Berikut adalah RINGKASAN MODUL 5 Tandiyo Pradekso, M. Bayu Widagdo, Melani
Hapsari (2013) BMPokok Produksi Media Jakarta: Universitas Terbuka
Jenis Produk Audio
Program Berita
A. Program Berita dan Informasi
1. Pengertian Berita Radio
Merupakan keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat, kabar, laporan,
pemberitahuan, dan pengumuman. Berita radio untuk menyajikan kejadian yang
sekarang terjadi, dan yang akan segera terjadi. Bisa merupakan peristiwa (event),
gagsan (idea), pendapat (opinion), atau niat (intention).
2. Unsur-unsur Berita Radio
Mengandung informasi yang baru (new), memiliki makna penting (significant), relevan
dan berpengaruh/berdampak luas, dan menarik. Karakteristik berita radio: selintas,
imajinatif, deskriptif, personal, anti detail, dan lokal emosional. Ciri khas berita: ada
insert (sisipan suara narasumber), laporan reporter (bisa live).
3. Bentuk Berita Radio
a. Berita tulis (writing news/ad libs/sopt news): berita pendek yang bersumber pada
media lain dengan ditulis ulang. Contohnya adalah penyiar pagi yang menyiarkan berita
pagi dari ringkasan koran.
b. Berita bersisipan (news with insert): berita yang digabungkan dengan suara
narasumber.
c. Phone in news: berita laporan langsung reporter melalui telepon.
d. Buletin berita (news bulletine): kumpulan berita pendek yang disajikan satu waktu.
e. Jurnalisme interaktif (news interactives): berita yang melibatkan masyarakat melalui
telepon.
f. News Break/Stop Press: berita terkini/hangat yang berupa informasi awal suatu
peristiwa dan bersifat langsung (straight news)
g. Air Magazine: uraian fakta dan pendapat, tetapi nilai beritanya kurang kuat.
h. Phone in Program: berita yang melibatkan suara narasumber dalam memberikan
opini/informasi melalui telepon.
i. Interactive Program: program interaktif dengan narasumber (dialog) dan pendengar.
j. Radio Talk-Show: dialog dengan narasumber yang dilakukan di studio dan diselingi
hiburan.
4. Proses Pencarian Berita.
Reporter dapat mencari berita melalui kantor berita, media lain, kontak pribadi, fact
finding atau pencarian fakta-fakta, investigasi, dan hasil wawancara. Setelah data
terkumpul yang dilengkapi dengan data dari studi pustaka, kemudian disiarkan
langsung ataupun direkam, diedit untuk disiarkan kemudian.
5. Berita Radio Yang Menarik.
Merupakan berita yang menyangkut kepentingan pendengar, memiliki dampak
langsung, dan berhubungan dengan pendengar. Bila perlu memberikan
sentuhan/membandingkan kondisi lokal yang menarik.
6. Asas Penulisan Untuk Radio:
Diucapkan, sekarang/langsung, antar orang/pendengar tunggal, terdengar hanya sekali
dan diberitakan dengan jelas, hanya bunyi.
7. Persiapan Menulis Berita.
Naskah untuk berita radio seperti bertutur, sehingga telinga pendengar yang
diperhatikan, menghindari fakta terlalu detail dan terlalu banyak. Hal-hal yang perlu
dalam naskah berita radio:
a. lead (teras berita): inti berita berisi fakta sesungguhnya, keunikan yang menarik;
ringkas dengan satu atau dua ide; diawali dengan who, what, when, where, whay, dan
how; attention getter (penarik perhatian pendengar)
b. sound bite/insert: sisipan suara narasumber
c. piramida terbalik: disusun dengan urutan paling penting penting agak penting.
d. Yang perlu diperhatian dalam pembuatan berita: asas praduka tak bersalah, privacy,
fitnah, UU dan peratuan yang berlaku.
e. Mempertimbangkan pendengar: keterbatasan waktunya, tidak sanggup menyerap
banyak informasi, perhatiannya terbagi, sikapnya yang mudah berubah, bukan orang
jenius/orang bodoh.
8. Kiat Menulis Berita Radio
Cermati materi dengan seksama, gunakan bahasa tutur, kalimat KISS (keep it simple
and short), kalimat yang enak didengar atau ELF (easy listening formula), yang paling
penting, berita menarik: penambahan latar belakang supaya berita menjadi lengkap dan
mudah dipahami, alur menarik, missal: rekor sebelumnya…rekor sekarang…,tarik
perhatian dan pertahankan, sebutkan sumber komentar pada bagian awal, lakukan
pengulangan jika berita terlalu asing buat pendengar, baca dengan jelas, dan lain-lain
9. Tahap-tahap Produksi Berita (Rekaman)
a. Tetapkan jenis berita, seperti misalnya breaking news, atau bulletin.
b. Editing suara narasumber, yaitu mengedit berita yang diperlukan dengan cara
memotong rekaman narasumber.
c. Rekam suara reporter,
f. Siapkan hasil rekaman narasumber dan reporter,
g. Mixing suara reporter, narasumber dan musik
Demikian dan terima kasih.
Salam.