The Teratogenic Effects of Prenatal Ethanol Exposure Are Exacerbated by Sonic
Hedgehog or Gli2 Haploinsufficiency in the Mouse
Holoprosencephaly (HPE) didefinisikan sebagai pembagian otak depan yang tidak lengkap,
ditandai oleh defisiensi otak depan medial. HPE seringkali terjadi bersamaan dengan kelainan
wajah, termasuk celah bibir/ langit-langit, microphthalmia, hypotelorism, hipoplasia midfacial.
Pada manusia dan hewan model, fenotip seperti defisiensi pembagian otak depan dapat
dihasilkan dari pajanan ethanol.
Jalur persinyalan Hedgehog (Hh) penting dalam perkembangan garis tengah otak dan wajah.
Ekspresi Shh pada neuroektoderm penting pada pola ventral dan perluasan daerah otak depan
medial
Kerja Shh pada permukaan ektoderm itu akan meregulasi perkembangan wajah
Jalur persinyalan Hh juga terlibat pada sindrom alkohol pada fetus atau Fetus Alcohol Syndrome
(FAS)
Mutasi pada GLI-Kruppel yang mengkodekan zinc finger protein dapat bertindak sebagai jalur
aktivator transkripsi yang juga terlibat dalam HPE
Tikus Shh -/- menunjukkan fenotip HPE parah, termasuk vesikel telencephalic tunggal dan
kondisi proboscis terletak di atas pusat mata tunggal
Tikus Gli2 -/- menunjukkan langit-langitnya gagal berkembang dan ditunjukkan dengan
microcephaly, langit-langit bercelah, maksila dan mandibul hypoplasia.
Tujuan dari penelitian untuk menunjukan interaksi gen fungsional antara mutasi Shh dan Gli2
dan pajanan ethanol prenatal.
Exploring the Caffeine-Induced Teratogenicity on Neurodevelopment Using Early Chick
Embryo
Penggunaan embryo ayam sebagai model karena sederhana dan kesamaan dengan
embryo manusia, ekonomis, efisien, mudah dimanipulasi secara in vitro
Pada penenlitian sebelumnya menemukan bahwa efek dari toksisitas induksi kefein dapat
menyebabkan teratogenesis atau bahkan kematian fetus