100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
319 tayangan3 halaman

Program Pembangunan Keluarga dan KB

Dokumen tersebut membahas tentang program kesehatan keluarga berencana yang mencakup bentuk-bentuk kegiatannya seperti meningkatkan usia kawin, memperbaharui kondisi sosial ekonomi, dan membantu memecahkan masalah remaja. Juga membahas metode kontrasepsi jangka panjang dan pengertian angka TFR serta tujuan dan manfaat dari program pendewasaan usia perkawinan.

Diunggah oleh

Risky Anita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
319 tayangan3 halaman

Program Pembangunan Keluarga dan KB

Dokumen tersebut membahas tentang program kesehatan keluarga berencana yang mencakup bentuk-bentuk kegiatannya seperti meningkatkan usia kawin, memperbaharui kondisi sosial ekonomi, dan membantu memecahkan masalah remaja. Juga membahas metode kontrasepsi jangka panjang dan pengertian angka TFR serta tujuan dan manfaat dari program pendewasaan usia perkawinan.

Diunggah oleh

Risky Anita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL BIDANG KB

1. Bentuk-bentuk kegiatan dalam program Pembangunan Keluarga adalah ;


b. Meningkatkan rata-rata usia kawin pertama pada perempuan.
c. Memperbaharui kondisi sosial ekonomi masyarakat
d. BKB, BKR, BKL, dan UPPKS
e. Membantu memecahkan masalah remaja

2. Kelembagaan POKTAN TRIBINA dalam operasional Program Pembangunan Keluarga


adalah;
a. PPKS, UPPKS, Poktan.
b. BKB, BKR, BLK
c. BKB, BKR, BKL.
d. UPPKS, PPKBD, PIK – R/M

3. Dibawah ini yang termasuk Metode kontrasepsi Efektif Jangka Panjang,yaitu :


a. Kondom, Pil dan Suntikan KB
b. Amenorhoe laktasi, KB alamiah dan Barier.
c. AKDR,Implant dan Kontap.
d. Jawaban a, b dan c benar semua.

4. Data di suatu daerah menyebutkan bahwa TFR = 2,2 yang berarti bahwa di daerah tersebut
a. Jumlah anak rata-rata adalah 2,2 setiap wanita usia subur.
b. Jumlah rata-rata anak yang dimiliki seorang wanita selama masa
reproduksinya adalah 2,2 orang
c. Jumlah rata-rata anak setiap penduduk di daerah tersebut adalah 2,2 anak
d. Jumlah rata-rata anak setiap pasangan usia subur ( PUS ) adalah 2,2 orang.

5. Konseling KB yang efektif, akan :


a. nasehat pada klien mengenai alat/cara kontrasepsi tertentu yang dapat mereka pakai.
b. Dapat menghasilkan keputusan penggunaan kontrasepsi sesuai kebutuhan dan
kondisi medisnya.
c. Mencoba meyakinkan bahwa setiap klien pasti menggunakan kontrasepsi
d. Tidak ada jawaban yang benar.

6. Salah satu perbedaan antara konseling dan pemberian informasi adalah bahwa konseling KB
a. Tidak membutuhkan pemberian fakta-fakta mengenai klien.
b. Melibatkan penasehatan mengenai hal-hal yang akan dilakukan klien.
c. Melibatkan proses berbagi pengetahuan, perasaan dan kepedulian klien.
d. Tidak ada jawaban yang benar

7. ABPK merupakan singkatan dari:


a. Alat Bantu Pasien Konstrasepsi
b. Alat Bantu Pengambilan Keputusan
c. Alat Bantu Pengganti Kontrasepsi
d. Alat Bantu Pengganti Klien

8. Fungsi ABPK adalah :


a. Membantu pengambilan keputusan metode KB
b. Membantu pemecahan masalah dalam penggunaan KB
c. Alat bantu kerja bagi provider
d. Semua jawaban benar

9. Pusat Informasi dan Konseling Remaja ( PIK-R) adalah


a. Wadah yang dikelola oleh suatu institusi pemerintah untuk mencari akseptor
b. Wadah yang dikelola oleh suatu LSM untuk mengatasi kenakalan remaja
c. Wadah yang dikelola dari remaja dan oleh remaja dalam layanan informasi dan
konseling
d. Tidak ada jawaban yang benar

1
10. Dibentuknya PIK –Remaja bertujuan untuk :
a. Mendekatkan pusat pelayanan informasi KRR kepada remaja dan masyarakat dalam
Kesehatan Reproduksi.
b. Sebagai solusi terselenggaranya sistim rujukan bagi remaja yang bermasalah dalam
Kesehatan Reproduksi.
c. Sebagai wadah bagi remaja untuk memperoleh informasi dan pelayanan konsultasi
tentang Kesehatan Reproduksi.
d. Semua jawaban benar.

11. Kesehatan Reproduksi Remaja diartikan sebagai :


a. Kondisi kesehatan yang terbebas dari penyakit termasuk secara mentaldan sosial dari
sistem dan proses reproduksi pada remaja.
b. Kondisi sehat bukan saja berarti bebas dari penyakit atau kecacatan tetapilebih dari itu
sehat termasuk secara mental dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan
proses reproduksi.
c. Kondisi sehat dari sistem dan fungsi alat reproduksi yang mencakup keadaan fisik,
mental dan sosial yang terbebas dari penyakit dan kecacatan pada remaja.
d. Semua jawaban benar

12. Salah satu contoh penanaman fungsi sosialisasi dan pendidikan dalam keluarga adalah:
a. Hindari pergaulan bebas
b. Ajak anak bersama-sama menata ruang keluarga
c. Beri bantuan uang kepada orang yang memerlukan
d. Membiasakan anak untuk hidup bersih dan sehat (PHBS)

13. Kegiatan menggelitik dan menyentuh telapak kaki bayi merupakan metode stimulasi
aspek......
a. Motorik kasar dan halus
b. Komunikasi pasif dan aktif
c. Kecerdasan dan Perilaku Sosial
d. Kemandirian dan Kecerdasan

14. Fungsi agama dalam keluarga adalah :


a. Keluarga sebagai sarana menanamkan dogma
b. Keluarga adalah wahana yg pertama dan utama membawa seluruh anggota keluarga
melaksanakan ibadah dg penuh keimanan& ketaqwaan kpd Tuhan YME
c. Keluarga merupakan upaya membawa seluruh umat manusia mengenal nilai dasar
kemanusiannya dan sarana kebebasan sesuai kemauan masing-masing manusia
d. Keluarga sebagai wadah manusia berupaya mencari jati dirinya

15. Untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang kelompok UPPKS, perlu dilakukan
kegiatan:
a. KIE tentang UPPKS
b. Konseling tentang UPPKS
c. Advokasi tentang UPPKS
d. ekspo produk UPPKS

16. Kontrasepsi MKJP meliputi :


a. IUD, Suntik, Kondom
b. IUD, Mop, MOW, Implant
c. IUD, Implant, Suntik,
d. Implant dan Kondom

17. Kontrasepsi berikut ini yang merupakan kontrasepsi non hormonal adalah;
a. Metode Operatif (MO)
b. Implant
c. Susuk
d. Suntik

2
18. Upaya kesehatan Ibu dan Anak adalah upaya di bidang kesehatan yang menyangkut :
a. Pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil,
b. Ibu bersalin, ibu menyusui,
c. Bayi dan anak balita serta anak prasekolah.
d. Semuanya betul

19. Salah satu tujuan Khusus KHIBA ( Kelangsungan Hidup Ibu Bayi Anak :
a. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan bayi, anak balita, ibu hamil, ibu
bersalin, ibu nifas dan ibu menyusui.
b. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan bayi
c. Meningkatnya jangkauan pelayanan anak balita
d. Semuanya salah

20. Pengertian Pendewasaan Usia Perkawinan ( P U P ) :


a. Upaya untuk meningkatkan perkawinan
b. Perkawinan 20 Th Perempuan, 25 tahun laki laki
c. Perkawinan sesuai
d. Upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai
usia minimal pada saat perkawinan yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun
bagi pria

21. Mengapa Perlu PUP? al :


a. Memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja dalam perencanaan keluarga
b. Risiko komplikasi medik saat persalinan meningkat saat melahirkan di bawah umur
20 tahun
c. A dab B salah
d. A dan B Betul

22. Hubungan seksual pertama kali umur <20 tahun meningkatkan risiko :
a. Kanker Leher Rahim
b. Bingung Putting
c. Kangker Mamae
d. Salah semua

23. Masalah yang timbul dari kehamilan yang tak diinginkan al :


a. Putus sekolah
b. Meningkatnya resiko mortalitas dan morbiditas bayi
c. Semua salah
d. Semua betul

24. CPR (contraceptive prevalence rate/CPR) artinya


a. Angka pemakaian kontrasepsi
b. Angka jumlah akseptor
c. Angka jumlah PUS
d. Angka Jumlah WUS

25. Kebijakan Keluarga Berencana Bertujuan Untuk al :


a. Mengatur kehamilan yang di inginkan
b. Menjaga kesehatan dan menurunkan angka kematian
ibu, bayi, dan anak;
c. Meningkatkan akses dan kualitas informasi, pendidikan, konseling, dan pelayanan
Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi;
d. Semuanya Benar

Anda mungkin juga menyukai