Nama : Yosua Hutabarat
NIM : 18.3383
Mata Kuliah : Pemb. Perjanjian Baru II
Dosen Pengampuh : Pdt. Dr. Robinson Butarbutar
Surat-surat dari Penjara
Surat Kolose
A. Penyebab surat ditulis
Mereka percaya akan dewi-dewi yang mempunyai kuasa yaitu dewi Arthemis
Mereka telah dikuasa oleh filsafat
Karena kehidupan sehari-hari mereka tidak baik lagi
Paulus mengirim surat melalui Epafras karena keadaannya yang masih berada
dalam penjara
B. Argumen-argumen yang dipakai oleh Paulus
Untuk menjawab semua tantangan yang dihadapi oleh penduduk maka Paulus
memberkan argemen. Beberapa argumen yang dipakai oleh Rasul Pulus dalam Kitab
Kolose antara lain, sebagai berikut :
Untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar ( kolose 1: 11)
Didalam Dia di ciptakan segala sesuatu ( Kolose 1: 16 )
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang,
dan jangan mau di geser dari pengharapan injil ( Kolose 1: 23 )
Kristus ada di tengah tegah kamu dan Kristus yang adalah pengharapan akan
kemuliaan ( Kolose 1 : 27 )
[Link] Pembaca
Menurut pembaca tentang argumen yang dipakai oleh Rasul Paulus dalam kita
Kolose tentang jabatan rasul, ajaran sesaat, dan kehidupan sehari-hari yang dihadapi
oleh penduduk Kolose sangat menarik karena Rasul Paulus memaparkan tentang
keselamatan, hidup bersama. Karena mereka pada umumnya bermata pencaharian
sebagai pedagang Rasul Paulus memaparkan hidup saling antara tuan dan juga hamba.
Dengan memberi teladan seperti Yesus sebagai tuan dan manusia sebagai hamba.
Begitu juga dengan hidup antara suami-istri dan perlakuan sebagai anak.
E. Apakah maksud penulisan akan tercapai ?
Dalam kitab dipaparkan berbagai argumern yang dipakai oleh Paulus.
Dibalik semuanya itu penulis bermaksud untuk memulihkan kembali keadaan dari
penduduk dengan latar belakang dari penduduk sebagai pedagang dan letak gografis
dari daerah penduduk merupakan jalan lintas. Untuk itu penulis mengharapkan akan
kesatuan hidup para jemaat. Menurut saya penulisan akan tercapai karena Paulus juga
mengirimkan beberapa kawan sekerjanya untuk tinggal disana melanjutkan
pelayanannya ( Kolose 4 :7-18 ). Begitu juga dengan pendirian jemaat yang
dilakukan oleh Epaphras dan juga melakukan pengabaran Injil di Kolose ( Kolose 2:1,
1:7, 4: 12 )
Surat Efesus
A. Penyebab surat ditulis
Banyak jemaat yang berada di Efesus yang menghadapi masalah- masalah
seperti tipu muslihat iblis ( Efesus6 : 10-12 )
Banyak kuasa-kuasa yang dialami oleh jemaat Efesus mereka menyembah
dewi-dewi Artemis yang dapat ditafsirkan melalui 2 cara yaitu dengan cara
yang pertama percaya dengan akan apa itu kekuasaan dewi Artemis dan yang
kedua adalah menyangkal kekuatan dengan ilmu sains
B. Argumen-argumen yang dipakai oleh Paulus
Rencana kerelaan telah ditetapkan-Nya dalan Kristus ( Efesus 1 : 9 )
Kristus sebagai kepala segala sesuatu baik yang disorga maupun yang di bumi
( Efesus 1: 9 )
Dimateraikan oleh Roh Kudus ( Efesus 1 : 13 )
Kekuasaan Yesus yang duduk di sebelah kanan Allah ( Efesus 1 : 20 )
Semua ciptaan berada di bawah kaki-Nya dan jemaat merupakan tubuh-nya
yang memenuhi semua dan segala sesuatu ( Efesus 1 : 21-23 )
C. Tujuan penulisan surat
Agar jemaat yang berada dalam Efesus bekerja keras dan tidak mencuri
( Efesus 4 : 28 )
Supaya merek tidak menduakan Roh Kudus ( Efesus 4 : 30 )
Agar mereka hidup dalam kasih ( Efesus 5 :2 )
D. Apakah maksud penulis akan tercapai
Kemungkinan maksud dari si penulis kan tercapai karena si penulis
menekankan akan pentingnya tali persaudaraan dari antara mereka. Mereka juga
ditekankan si penulis untuk dengan bersatu dan merendahkan diri di hadapan Yesus.
Maksud dari penulisan akan mudah dimengerti dan tercapai dengan keyakinan mereka
sebagai anak-anak terang yang berlaku seperti orang yang mengetahui dan belajar
tentang Yesus.
Surat Filemon
A. Penyebab surat ditulis
Paulus mengirimkan kembali seorang hamba yang bernama Onesimus
yang merupakan hamab dari Filemon yang melarikan diri kemudian
percaya dan membantu Paulus di penjara.
Karena kasus pelarian dari Onesimus adalah kasus pelarian yang tidak
diketahui penyebabnya dan merupakan kasus beli hukum
Karena seseorang tidak boleh memakai hamba orang lain tanpa seijin dari
tuannya apalagi dengan kasus pelarian.
B. Argumen-argumen yang dipakai oleh Paulus
Paulus menyebutkan dengan memakai sikap tuan yang baik dan peduli
terhadap hambanya , karena seorang tuan dapat membebaskan hambanya dan
mengangkat hambanya
Paulus memuji Filemon ( Filemon 1 : 5-7 )
Sebagai rasul walaupun Paulus memiliki hak untuk memerintahkan Filemon
tetapi ia tidak melakukannya ( Filemon 1 :8 )
C. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberitahukan kepada Filemon menerima
Onesimus kembali kepada keluarga mereka yang dulunya sebagi hamba tetapi diterima
sebagai saudara dalam Kristus.
D. Pemahaman antara penulis dan pembaca
Pembaca memahami surat yang ditulis Paulus terhadap Filemon dengan cara seorang
tuan yang mau kembali menerima hambanya yang dulu pernah lari tanpa sebab. Mungkin
dibalik semuanya ini ada konflik yang dialami oleh Onesimus yang tidak diuraikan dalam
kitab.
Surat Filipi
A. Penyebab surat ditulis
Rasul Paulus menulis sutar kepada filipi karena mereka telah menerima penginjil
yang baru yang dapat membuat mereka tidak teguh
Karena semakin banyaknya orang-orang yang tidak dikenal berdatangan untuk
meyunat mereka sambil memberitakan Injil yang lain ( Filipi 3 : 1b-4 )
B. Argumen- argumen yang dipakai oleh Paulus
Apa yang terjadi pada dirinya akan membawa kemajuan pada Injil ( Filipi 1 : 12 )
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keberuntungan ( Filipi 1 :21)
Sebab kepadaa kamu dikaruniakan bukan saka untuk percaya kepada Kristus
melainkan juga untuk menderita untuk Dia ( Filipi 1 : 29 )
Hendaklah sehati sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, dan satu jiwa ( Filipi 2 : 2 )
Tidak hanya mementingkan kepentingan diri sendiri melainkan juga harus
memperhatikan kepentingan dari orang lain ( Filipi 2 : 4 )
Allah sendiri telah mengosongkan diri dan mengambil rupa menjadi hambaa, dan
menjadi sama dengan manusia ( Filipi 2 : 7 )
Ia merendahkan diri- Nya dan taat saampai mati bahkan mati di kayu salib ( Filipi
2:8)
Kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar ( Filipi 2 : 12 )
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak besungut-sungut dan berbantah- bantah (
Filipi 2 : 14 )
Segala sesuatu dianggap rugi akan pengenalan akan Yesus Kristus dan karena Dia
aku telah melepaskan semuanya dan dianggap sampah ( Filipi 3 : 7 )
Yang kukehendaki adalah mengenal dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan
persekutuan dalam penederitaan-Nya ( Filipi 3:10 )
Ia mengubah tubuh kita yang hina menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia
menurut kuasanya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya (
Filipi 3 : 21 )
C .Tujuan penulusan surat
agar semua jemaat mengetahui bahwa hanya dalam Yesus bertekuk lutut segala yang
ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi ( Filipi 2 : 10 )
supaya jemaat filipi tidak beraip dan tiada bernoda sehingga menjadi bercahaya
diantara mereka seperti bintang-bintang didunia ( Filipi 2 : 15 )
supaya memperoleh Kristus ( Filipi 3 : 8 )
supaya jemaat Filipi mengetahui penderitaan bersama Yesus adalah memperoleh
kebangkitan dari antara orang mati ( Filipi 3 : 10 )
[Link] antara Pembaca dan Penulis
Pemahaman pembaca akan surat Filipi yang ditulis tangan oleh Rasul Paulus merupakan surat
air mata yang sangat menyedihkan. Karena dengan sutar ini Paulus menulis di penjara.
Namun dengan isi surat Paulus begitu mampu untuk melakukan hal dang mengatakana bahwa
dengan dipenjara ini akan membuat Injil semakin maju. Pemahama akan Injil yang semakin
maju dapat membuat pikiran lurang memahaminya, namu disini Paulus yakin dan percaya
dimanapun ia berada dapat memberitakan Injil.