COOLING SYSTEM
1. Radiator
Definisi
Radiator adalah suatu alat untuk penukar panas yang digunakan untuk
melakukan perpindahan energi panas dari satu medium kepada medium lainnya
yang bertujuan untuk mendinginkan atau memanaskan. Juga pengertiannya adalah
komponen utama dalam sistem pendingin air pada kendaraan mobil
Kegunaan radiator untuk memindahkan panas dari air pendingin ke udara luar,
sehingga disinilah kunci yang menyebabkan suhu air pendingin tetap stabil (tidak
overheat).Radiator yang kita kenal pada umumnya dipakai kendaraan bermotor baik
roda dua maupun roda empat, namun tidak jarang radiator juga digunakan pada
mesin yang memerlukan pendinginan ekstra.
Konstruksi
Radiator, bekerja berdasarkan proses perpindahan panas (termodinamika).
Konstruksi radiator, terdiri menjadi empat bagian pokok yaitu ;
a. Inlet Tank
Komponen ini terletak diatas pada radiator kerja vertikal, atau terletak
disamping pada readiator tipe vertikal. Mempunyai fungsi sebagai tempat
penampung air panas dari mesin yang akan didinginkan. Inlet tank tersambung
dengan selang output dari mesin.
b. Saluran Penghubung
Saluran ini memiliki dimensi yang tipis. Berfungsi untuk mengalirkan air
dari inlet tank ke outlet tank. Dalam satu unit radiator memiliki puluhan selang
penghubung.
c. Sirip Udara
Sirip ini mempunyai fungsi untuk melepaskan panas ke udara. Sirip kawat
ini letaknya diantara saluran penghubung pada seluruh permukaan radiator.
d. Outlet Tank
Output tank menjsdi penampung air pendingin yang sudah melewati proses
pendinginan. Suhu Air pada outlet tank telah menurun sehingga siap dipakai
kembali untuk mendinginkan mesin.
Posisi
Adapun ada halnya pada mesin mesin produksi maupun mesin-mesin lainnya
yang bekerja dalam kondisi kerja berat maupun lama. Pada kendaraan baik motor
atau mobil radiator pada umumnya terletak di depan dan berada didekat mesin atau
pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi system pendinginan. Alasannya
bertujuan supaya mesin mendapatkan pendinginan yang maksimal sesuai yang
dibutuhkan mesin.
Adapun radiator ini terdiri dari :
a. Tangki pada bagian atas (upper tank).
b. Tangki pada bagian bawah (lower water tank).
c. Tangki pada bagian tengah (radiator core).
Fungsi
Berfungsi untuk membuang panas mesin melalui media air yang bersirkulasi di
dalam mesin untuk digunakan mempertahankan temperatur kerja mesin. Media cair
tersebut bisa berupa air atau pun radiator coolant yang bisa kita beli di toko
otomotif.
Jenis
Ada dua tipe inti radiator yang perbedaannya tergantung sirip-sirip
pendinginnya,yaitu tipe plat (flat fine type) dan tipe lekukan (corrugated fine
tipe) seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Cara Kerja
Cara kerja radiator bermula ketika air bersuhu tinggi masuk kedalam inlet tank.
Dari inlettank, Air tersebut langsung masuk kedalam beberapa saluran penghubung,
adapun saluran penghubung berbahan logam yang dapat menghantarkan panas,
sehingga panas dari air akan berpindah kedinding saluran penghubung yang
memiliki suhu lebih rendah.
Karena disekitar saluran terhubung ada sirip udara yang juga berbahan logam,
maka suhu air akan langsung ditransfer ke seluruh permukaan sirip. Saat mesin
hidup dipagi hari, suhu panas yang telah mencapai sirip akan dilepaskan ke udara
hingga suhu udara sekitar menyamai suhu radiator.
Agar proses transfer panas kembali berlanjut, maka perlu diciptakan aliran
udara disekitar sirip agar udara panas bisa berganti dengan udara bersuhu rendah.
Proses ini terjadi saat mobil bergerak, udara akan masuk melewati grill depan.
Daripada itu sistem cooling fan juga bertanggung jawab pada urusan aliran udara
radiator.
2. Hose
Definisi
Hose radiator serign disebut juga dengan selang radiator, terbuat dari bahan
karet yang didesain khusus agar bisa menahan tekanan dari air bersuhu panas di
engine.
Konstruksi
Selang radiator dituntut untuk fleksibel namun harus kuat menahan suhu air
yang hampir mendidih. Oleh sebab itu, selang radiator terbuat dari karet khusus
yang didesain untuk bertahan pada suhu tinggi namun fleksibel.
Fungsi
Fungsi selang radiator adalah untuk menyalurkan air dari mesin ke radiator dan
kembali ke mesin. Meski fungsinya hanya menyalurkan air, komponen ini tidak
bisa disepelekan.
Jenis & Prinsip Kerja
a. Radiator inlet hose,
adalah selang input radiator yang mengalirkan air panas dari engine.
b. Radiator outlet hose,
adalah selang output radiator yang mengakirkan air bersuhu rendah untuk
disalurkan kembali ke water jacket.
c. By pass hose,
selang ini menjadi selang pembagi menuju beberapa komponen sekaligus.
Seperti untuk disalurkan ke reservoir tank atau heater.
3. Ventilator
Definisi
Pada Kendaraan yang berjalan cepat tidak perlu ventilator karena ventilasi udara
baik sekali. Jika kendaraan menjadi pelan (macet, mendaki) ventilasi udara kurang,
temperatur motor menjadi panas/naik. Untuk mencegah kelebihan panas saat
kendaraan berjalan pelan, radiator harus dilengkapi dengan ventilator.
Konstruksi
a. Cooling fan
b. Fan motor
c. Cooling fan shroud
Posisi
Didepan radiator
Fungsi
Kipas pendingin berfungsi untuk mendinginkan radiator. Prinsip kerja cooling
fan yakni dengan mengalirkan udara dari luar melewati sirip radiator.
Jenis & Prinsip Kerja
a. Ventilasi dengan penggerak rigid
Kipas ini digerakkan oleh sabuk penggerak, kecepatan hembusan
tergantung pada putaran motor.
b. Ventilasi dengan kopling fluida/Visco fan
Pada temperatur rendah putaran kipas mengalami slip, pada temperatur
tinggi kipas bekerja hampir sama seperti rigid.
c. Kipas listrik
Pada kipas pendingin listrik digerakkan oleh motor listrik sehingga
menghasilkan efisiensi pendinginan yang lebih baik dan membantu
pemanasan awal air pendingin yang lebih cepat, penggunaan bahan bakar
yang lebih hemat, dan mengurangi suara berisik.
Kipas ini dihidupkan dan dimatikan atas perintah sakelar temperatur
yang terletak pada bagian rumah indikator. Untuk sistem yang modern (EFI)
kipas diaktifkan oleh ECU dari informasi sensor temperatur.
4. Water Pump
Definisi
Water pump pada mobil adalah pompa air pendingin engine
Fungsi
Memompa air pada saluran sistem pendingin engine sehingga air pendingin
engine dapat berputar dan bersirkulasi ke seluruh saluran air pendingin engine
mulai dari radiator, engine, hingga kembali ke radiator.
Jenis & Prinsip Kerja
a. Tipe sentrifugal (Konvensional)
Berputar mengikuti putaran engine yang disambungkan oleh sebuah belt
dari puli crankshaft atau poros engine.
b. Tipe elektrik
Digerakan oleh tenaga listrik
5. Water Jacket
Definisi
Water jacket berbentuk saluran air didalam blok dan head cylinder yang
terisi dengan air. Saat mesin menyala, panas yang dihasilkan oleh
pembakaran akan meningkatkan suhu blok mesin dan kepala silinder.
Karena ada air yang mengalir pada saluran ini, maka panas tersebut akan
juga mengalir mengikuti aliran air yakni ke arah radiator untuk didinginkan.
Posisi
Terletak didalam block dan head cylinder
Fungsi
Fungsi water jacket adalah sebagai jalur air pendingin saat bersirkulasi di dalam
mesin. Air pendingin yang bersirkulasi pada water jacket ini nantinya akan
menyerap panas pada mesin secara langsung.
Cara Kerja
Panas yang dibawa oleh air pendingin ini nantinya akan dibuang keluar saat air
pendingin mengalir ke radiator. Air pendingin yang sudah didinginkan akan
disalurkan kembali ke dalam mesin untuk menyerap panas kembali.
6. Thermostat
Definisi
Thermostat adalah komponen yang berguna untuk merasakan suhu sistem fisik
sehingga melakukan tindakan pada sistem suhu dipertahankan didekat setpoint
yang diinginkan.
Fungsi
Alat ini memastikan bahwa engine pembakaran mencapai suhu operasi yang
ideal secepat mungkin dan kemudian mempertahankan suhu.
Jenis & Prinsip Kerja
a. Thermostst tanpa katup by-pass
Keterangan :
1. Valve
2. Silinder
3. Wax
4. Jiggle Valve
Cara Kerja :
Pada saat temperatur pada engine masih dingin, maka saluran air yang
menuju ke radiator akan ditutup oleh thermostat sehingga akan membuat air
tidak bisa mengalir ke radiator dan hanya mengalir di daerah engine saja.
Pada saat temperatur pada engine panas maka saluran air yang menuju ke
radiator akan membuka sehingga air yang panas akan dialirkan ke radiator
untuk didinginkan.
b. Thermostat dengan katup by-pass
Keterangan :
1. Thermostat
2. Saluran By-pass
3. Radiator
4. Water Pump
Cara kerja :
Pada saat engine masih pada temperatur dingin maka saluran by-pass
yang terdapat pada thermostat akan terbuka sehingga air pendingin akan
mengalir dari blok engine ke saluran by-pass kemudian dialirkan kembali ke
water pump dan dialirkan ke blok engine
Pada saat engine sudah mencapai temperatur panas (temperatur kerja)
maka saluran pada by-pass yang terdapat pada thermostat akan tertutup
sehingga air pendingin akan mengalir dari blok engine menuju radiator dan
dialirkan kembali ke water pump kemudian ke blok engine (tidak ada aliran
dari air pendingin yang melewati saluran by-pass), sehingga pendinginan
pada saat engine panas lebih efektif.
7. Water Coolant
Definisi
Water coolant adalah air yang digunakan pada radiator untuk menyerap panas
dari engine, berfungsi untuk menjaga temperatur mesin agar tetap berada pada
temperatur kerjanya. Selain itu pada water coolent terdapat beberapa zat additive
yaitu zat anti karat dan zat anti beku.
Fungsi
Water coolant berfungsi untuk menjaga temperatur mesin agar tetap berada
pada temperatur kerjanya
Jenis
a. Air biasa
Radiator jenis ini menggunakan air biasa sebagai coolant. Meski tidak
begitu efektif, air biasa memiliki titik didih yang rendah yang bisa Anda
gunakan sebagai coolant.
b. Coolant radiator
Coolant radiator ini efektif untuk Anda karena bisa langsung dipakai tanpa
harus diencerkan terlebih dahulu. Coolant radiator air ini juga memiliki titik
didih yang tinggi, yaitu sekitar 10 derajat celcius.
c. Radiator super coolant
Jika dibandingkan dengan jenis pertama dan kedua, radiator jenis ini sedikit
berbeda karena sebelum menggunakannya, Anda harus terlebih dahulu
mencairkannya dengan menggunakan air bersih. Anda bisa melakukan
pengenceran ini dengan perbandingan 50:50. Radiator super coolant juga
memiliki titik didih yang tinggi, yakni sebesar 130 derajat celcius.
d. Antifreeze dan coolan protector
Jenis coolant ini hampir sama dengan radiator super coolant, yaitu dalam
penggunaannya harus dicairkan terlebih dahulu dengan menggunakan air
bersih. Namun, untuk menggunakannya harus disesuaikan dengan iklim di
sekitar Anda.
Untuk di iklim tropis, perbandingan yang bisa digunakan adalah 50:50.
Kelebihan dari jenis ini adalah bisa menahan panas hingga 128 derajat celcius.
Kelebihan Coolant radiator dibanding air biasa
a. Bebas dari kandungan mineral yang dapat menyebabkan terjadinya korosi
atau karat.
b. Tidak akan menimbulkan korosi atau keropos pada bagian saluran sistem
pendingin yang terbuat dari bahan logam sehingga meminimalisir
terjadinya kebocoran air pendingin.
c. Memiliki tingkat kekentalan tertentu yang akan sangat membantu
mempercepat proses pendinginan.
d. Air radiator coolant memiliki tingkat titik didik yang lebih tinggi
dibandingkan dengan air mineral biasa sehingga air radiator coolant tidak
mudah menguap.
e. Radiator coolant tidak akan membeku pada temperatur yang dingin
sehingga sistem pendinginan tidak akan terganggu saat kondisi dingin
misalnya pada negara-negara yang memiliki 4 iklim, radiator coolant
tidak akan membeku pada saat iklim dingin.
8. Reservoir Tank
Definisi
Reservoir tank merupakan salah satu komponen yang masuk kedalam sistem
pendinginan engine (Cooling System)
Konstruksi
Berbentuk seperti tabung penampung air yang terbuat dari bahan plastik tebal
Posisi
Terhubung dengan radiator, tepatnya dibagian dekat tutup radiator yang
dihubungkan dengan sebuah selang.
Fungsi
a. Tempat menampung air pendingin dari radiator
Fungsi reservoir tank yang pertama adalah sebagai tempat menampung air
pendingin dari engine ke radiator. Ketika suhu dan tekanan didalam radiator
melebihi tekanan tutup radiator, maka katup tekanan (presure valve) akan
terbuka sehingga air radiator akan mengalir melalui selang menuju ke reservoir
tank.
Di lain waktu, ketika suhu dan tekanan air didalam radiator berkurang
sehingga menimbulkan kevakumam didalam sistem pendinginan, maka katup
vakum (vacuum valve) akan terbuka sehingga udara cakum tersebut akan
menarik air dari reservoir tank utuk kembal masuk ke dala radiator. Air endingin
akan mengalir dari reservoir tank menuju ke radiator melalui selang.
b. Tepat pemeriksaan kondisi air radiator
Pemeriksaan air radiator dengan cara membuka tutup radiator memmang
kurang dianjurkan apabila dilakukan oleh orang yang kurang berpengalaman
terlebih ketika suhu engine dala kondisi panas, karena cukup berbahaya dan
dapat menyebabkan cedera.
Oleh karenanya, salah satu cara teraman utuk melakukan pemeriksaab air
radiator saat mesin panas adalah melalui tabung reseroir tank ini. Pada tabung
reservoir tank terdapat tanda batas maksimum dan minimun. Air radiator
dianggap cukup apabila berada diantara kedua garis tersebut.
Selain itu, melalui reservoir tank kita juga bisa mengetahui kondisi air
radiator. Air radiator yang baik akan berwarna bening sesuai dengan warna
radiator coolant yang dipakai, sedangkan air radiator yang kotor akan berwarna
coklat keruh dan mengandung kotoran.