0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
163 tayangan7 halaman

Kombinasi Input Optimal dalam Produksi

[Ringkasan] Tugas pengembangan kelas MK Pengantar Ekonomi membahas berbagai konsep dasar ekonomi mikro seperti isocost, isoquant, kombinasi input optimal, efisiensi, produksi, biaya, dan skala ekonomis. Konsep-konsep tersebut dijelaskan beserta ilustrasinya dalam bentuk tabel, rumus, dan grafik.

Diunggah oleh

Heny Mariana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
163 tayangan7 halaman

Kombinasi Input Optimal dalam Produksi

[Ringkasan] Tugas pengembangan kelas MK Pengantar Ekonomi membahas berbagai konsep dasar ekonomi mikro seperti isocost, isoquant, kombinasi input optimal, efisiensi, produksi, biaya, dan skala ekonomis. Konsep-konsep tersebut dijelaskan beserta ilustrasinya dalam bentuk tabel, rumus, dan grafik.

Diunggah oleh

Heny Mariana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS PENGEMBANGAN KELAS MK: PENGANTAR EKONOMI

(Semuanya sudah ada di Modul)

a. Jelaskan pengertian isocost dengan isoquant dan sertai dengan kurva


Isocost : Garis yang menunjukkan kombinasi input yang dapat di beli dengan
sejumlah biaya tertentu (sama) dengan asumsi harga input tidak berubah.
Isoquant : Garis yang menunjukkan berbagai kombinasi dari 2 input yang dapat
digunakan perusahaan guna memproduksi tingkat output sama.
b. Jelaskan pengertian kombinasi input optimum dan sertai dengan kurvanya
Kombinasi input optimum : diperlukan untuk meminimalkan biaya guna
memproduksi jumlah output tertentu/memaksimumkan output pada pengeluaran biaya
tertentu.
c. Mengapa tercapai kombinasi input optimum dikatakan tercapai efisiensi((AC minimum)
Kombinasi input optimum dapat dicapai pada titik singgung dari isocost dan isoquant
yang artinya :
 Dengan produksi tertentu diharapkan mengeluarkan biaya paling minimal,
sehingga mencapai biaya rata-rata (AC) minimal;
 Dengan biaya tertentu diharapkan menghasikan produk maksimal, sehingga rata-
rata (AC) paling minimal.
d. Jelaskan pengertian efisiensi fisik dan efisiensi ekonomis, dan tercapai pada saat
kapan ?
 Efisiensi fisik : melihat efisiensi fisik dengan cara membandingkan anata input (x)
dengan output.
Tercapai pada saat :
- Produksi rata-rata (AP) maksimum
- AP = MP
- Elastisitas produk (EP) = 1
 Efisiensi ekonomis : melihat efisiensi dengan cara membandingkan antara total
revenue (TR) dengan total cost (TC).
Tercapa pada saat :
- πI =0
- MR = MC
- (MP) Pq = Px (Pq = harga jual output, Px = harga input)
- Pq = MC
e. Jelaskan pengertian elastisitas produksi. Misalnya Ep= 2
 Elastisitas produksi : tingkat kepekaan relative perubahan output sebagau akibat
perubahan input dengan kata lain perubahan dari jumlah produksi yang dihasilkan
akibat dari perubahan satu satuan faktor produksi yang digunakan.
 EP = 2  apabila penambahan faktor produksi 2% menybabkan perubahan
produksi lebih dari 2% hungga tidak rasional jika tida nembah input/produksi di
daerah ini.
f. Jelaskan pengertian expantion path dan digunakan untuk apa? Lukiskan dalam grafis
Expantion Path : garis yang menghubungkan kombinasi masukan yang optimal
sebagai skala produksi yang memperluas/mengembangkan output pada pengeluaran
titik biaya tertentu

a. Jelaskan pengertian marginal produk (MP) dan produksi rata rata (AP)
Marginal produk (MP) : Perubahan produksi sebagai akibat perubahan input
Produk rata-rata (AP) : Produksi yang dihasilkan persatuan input.
b. Jelaskan pengertian MP=10 dan AP= 20
MP = 10  Penambahan satu sauan tenaga kerja 1 orang mengakibatkan produksi
naik 10 unit
AP = 20  Rata-rata tenaga kerja menghasilkan 20 unit
c. Sebutkan dan jelaskan hukum hukum produksi (kenaikan hasil) yang ada dan berikan
contohnya
 Hukum kenaikan hasil bertambah (the law of increasing return) : apabila input
ditambah maka tambahan produksi (MP) bertambah semakin besar.
 Hukum kenaikan hsil tetap (the law of constan return) : apabila input ditambah
maka tambahan produk (MP) bertambah tetap.
 Hukum kenaikan hasil (the law of decreasing diminishing return) : apabila
input bertambah maka tambahan produksi (MP) pertambahannya semakin
menurun.
 Hukum kenaikan hasil negative (the law of negative return) : apabila input
ditambah makan tambahan produksi (MP) bertambah negative.
d. Gambarkan hubungan antara TP, MP dan AP, dan tentukan daerah rasional dan
irrasional serta jelaskan pengertian rasional dan irrasional tersebut
 Daerah I yaitu € prod (EP) > 1 disebut daerah irrasional.
Di daerah ini menujukkan penambahan faktor produksi 1% menyebabkan
penambahan produksi lebih dari 1% sehingga tidak rasional jika tidak menambah
input/produksi di daerah ini.
 Daerah II € prod (EP) antara 0 s.d 1 disebut daerah rasional.
Di daerah ini jika penambahan faktor produksi 1% menyebabkan penambahan
produksi paling tinggi 1% dan paling rendah 0%. Daerah rasional karena
manambah input s.d EP=0 dan rasional mengurangi input s.d EP=1.
 Daerah III € prod (EP) ˂ 0 atau Negative disebut daerah irrasional.
Disebut irrasional karena tidak mengurangi input (x). Karena menambah input
justru produksi semakin menurun.

Data data produksi dan biaya yang dimiliki perusahaan sbb:


a. Lengkapilah tabel di bawah ini.

Input Total Produk Rata2 Produk Marginal


Elastisitas Produksi
(Labor) Produksi (AP)= Q/L (MP)
(Ep)
(L)=Q/AP (Q)=AP*L
RUMUS ∆Q / ∆L MP / AP
1 5 5/1= 5 5-0/1-0 = 5 5/5 = 1
3 6*3= 18 6 18-5/3-1= 6.5 6.5/6= 1.08
35/7= 5 35 7 35-18/5-3= 8.5 8.5/7= 1.21
7 6*7= 42 6 42-53/7-5= 3.5 3.5/6= 0.58
10 50 5 2.6 0.52
12 Mp=dQ/dL 50/12= 4.167 0 0/4.167= 0
= 50
46/3.54= 12.99 46 3,54 46-50/12.99-12= - -4.04/3.54= -1.13
4.04

MP=dQ/dL= Q2-Q1/L2-L1
0=Q2-50/12-10=
0=Q2-50/2=
0*2=Q2-50
0=Q2-50
Q2=50

b. Berapakah tenaga kerja yang digunakan dan produksi yang dihasilkan agar tercapai
efisiensi produksi.
 Produksi rata-rata (AP) maksimum
 Produksi rata-rata = produksi Marginal maksimum (AP=MP)
 Elastisitas produksi (EP) = 1
 Jadi tenaga kerja yang digunakan agar tercapai efisensi produksi adalah EP = 1
dan produksi yang dihasilkan 5 unit.

4. Fungsi produksi yang dimiliki perusahaan Q= 10L + 14 L2 – 0,2L3.


Produksi rata2 (AP)= Q / L = 10 +14L -0,2L2 . dan
Marginal produk (MP) = αQ /Αl = 10+28L – 0,6 L2

a. Lengkapilah tabel di bawah ini


Labor (L) Produksi (Q) Produksi rata2 Produksi Marginal Elastisitas
(AP) (MP) Produksi (Ep)
RUMUS Q = 10L+14L2-0.2L3 AP = 10+14L-0.2L2 MP = 10+28L-0.6L2 MP / AP
1 Q=10(1)+14(1)2-
0.2(1)3= 23.8
5 Q=10(5)+14(5)2-
0.2(5)3=
Q=50+14(25)-
0.2(125)=
Q=50+350-25=
Q= 375
10
5. Data produksi dan biaya produksi dengan biaya tretap FC = $ 500 sbb:.

T.biaya T.Biaya Biaya Biaya Biaya Var Biaya ttp


Produksi T,Biaya
tetap Variabel Marginal Rata-rata rata-rata rata-rata
(Q) (TC)
(TFC) (TVC) (MC) (AC) (AVC) (AFC)
RUMUS TC – TVC TC – TFC TFC+TVC ∆TC / ∆Q TC / Q TVC / Q TFC / Q
AFC X Q AVC X Q AC=TC/Q AFC + AVC

1 500 TVC=TC- AC=TC/Q 700-0/1- 700 200/1= 500/1=


TFC 700=TC/1 0= 700 200 500
TVC=700- 700*1=TC
500= 200 TC=700
2 500 AVC*Q= 500+500= 1000- 1000/2= 250 500/2=
250*2= 1000 700/2-1= 500 250
500 300/1=
300
3 500 1400- …1400.. 1400- 1400/3= 900/3=
500= 900 1000/3- 466.67 300
2=
400/1=
400
4 500 1000…

a. Lengkapilah table biaya di atas tersebut


b. Jelaskan pengertian biaya tetap (TFC), biaya variable (TVC) dan biaya total (TC)
 Biaya tetap (TFC)
Biaya yang tidak tergantung jumlah produksi yang dihasilkan/besar kecilnya tidak
tergantung jumlah produksi (output)
 Biaya Variable (TVC)
Biaya yang besar kecilnya tergantung jumlah produksi (output) yang dihasilkan.
TVC timbul karena adanya aktivitas produksi.
 Biaya total (TC)
Penjumlahan antara biaya tetap (TFC) dengan biaya variable (TVC)

c. Jelaskan pengertian biaya rata rata (AC) dan biaya Marginal (MC)
 Biaya rata-rata (AC) : Biaya yang merupkan biaya produksi/unit produk yang
dihasilkan.
 Biaya marginal (MC) : perubahan biaya yang diakibatkan oleh perubahan satu
unit barang yang dihasilkan.
d. Economic of scale dan diseconomic of scale dan lukiskan dalam grafis.
 Economic of scale
Menujukan dimana outpu bertambah lebih cepat daripada penambahan
penggunaan input.
 Diseconomic of scale
Menunjukan situasi dimana kenaikan ouput lebih lambat dari pada penggunaan
input. Jika harga input tetap, hal ini mengindikasikan meningkatnya biaya rata-rata
perunit.
e. Increasing cost dan decreasing cost.
 Increasing cost
Produksi dalam decreasing return dan kurva AC berslop positif
 Decreasing cost
Produksi dalam decreasing return dan kurva AC berslop negatif

6. Data yang dimiliki perusahaan sebagai berikut: Biaya tetap TFC yang dipikul sebesar $
300

Biaya Biaya
Produksi Harga Penerimaan Keuntungan
Variabel Total AR AC
(Q) (P) (TR) ()
(TVC) (TC)
TC - TR /
Q=TR/AR | P=TR/Q QXP FC + VC TR - TC TC / Q
TFC Q
10 50 50
45=675/Q 675=15*P 675 510- 165=675- 165 45 510/15=
45Q=675 675=15Q 300= TC 34
Q=675/45 Q=675/15 210 TC=675-
Q= 15 Q= 45 165
TC= 510
20 800 300
30 700 28
30 25 25
Q=TR/P
Q=TR/AR
Q=TC/AC
TR=AR*Q
TC=AC*Q
*Note: Biasanya nilai P sama dengan AR

a. Perusahaan berada pada struktur pasar apa ? Jelaskan


b. Lengkapilah pada tabel diatas.
c. Berapakah produk yang dihasilkan agar tercapai Keuntungan maksimum dan BEP.
d. Jelaskan perbedaan mendasar pasar persaingan sempurna dengan pasar monopoli.
e. Jelaskan pengertian price taker dan price setter dan masing2 berada pada pasar apa?
f. Pada saat kapan keuntungan maksimum pada pasar persaingan sempurna dan
monopoli? Jelaskan!
7. Data perekonomian suatu negara sbb: ( di bab X)
Fungsi konsumsi C = 20 + 0,8Y dan I =100
a. Lengkapi tabel di bawah ini :
Y C S= - I Keadaan ekonomi
20+0,2Y
0
340
100
800

a. Jelaskan arti nilai 20 dan 0,8 pada fungsi consumsi tersebut


b. Berapakah pendapatan nasional dalam keseimbangan ? dan buktikan keseimbangan
tersebut I = S.
c. Jika pajak (Tx) = 60, dan transfer (Tr)= 40, berapakah pendapatan nasional
keseimbangan dan disposible income. (Yd)
d. Bagaimana dampak pajak (Tx), Tr, C dan I terhadap pendapatan nasional

8. Jelaskan di bawah ini :


- Inflationary
- Deplationary
- Disposible Income.
- Multiplier effect
- PDB dan PNB
- Mengapa di Indonesia PDB lebih besar dari PNB

9. a. Jelaskan pengertian pendapatan nasional Y) dan cara peritunganya


b. Apa yang terjadi dalam perekonomian nasional Jika S > I dan S < I
c. Apa yang dimaksud dengan disposible income (Yd ) dan Income perkapita (I/C)
d. Sebutkan dan jelaskan Kebijakan Makro jangka pendek dan panjang, dan apa tujuanya.

10. Fungsi biaya produksi TC= 1000 + 10 Q + 0,5 Q2. Fungsi permintaan P= 210 – 0,5Q.
a. Lengkapilah table di bawah ini :

P Q TR AR MR TC AC MC π
RUMUS PXQ TR / Q TC / Q TR - TC
320
100
100
200

b. Berapakah Produk yang dihasilkan dan harga ditetapkan agar memperoleh keuntungan
maksimum dan berapakah keuntungan maksimumnya.
c. Perusahaan berada pada struktur pasar apa ? Jelaskan.

Anda mungkin juga menyukai