Soal Nomor 19
Diketahui: Ksp CdS = 3,6 × 10–29 ; Ksp ZnS = 1,1 × 10–21 .
Tetapan kesetimbangan reaksi berikut:
CdS(s) + Zn2+(aq) ⇌ ZnS(s) + Cd2+(aq)
adalah
A. 3,3 × 10–8
B. 2,7 × 10–4
C. 4,2 × 105
D. 2,5 × 1049
E. 3,1 × 107
Pembahasan Soal Nomor 19
Soal Nomor 20
Diketahui bahwa H2S adalah asam yang lebih kuat dari HCN.
(H2S: Ka1 = 1,0 × 10–7; Ka2 = 1,3 × 10–13 ; Ka HCN = 6,0 × 10–10)
Tentukanlah, bila memungkinkan, ke arah manakah kesetimbangan berikut berada:
HCN (aq) + HS– (aq) ⇌ CN– (aq) + H2S(aq)
A. Kesetimbangan mengarah ke kiri
B. kesetimbangan mengarah ke kanan
C. Kesetimbangan sempurna setimbang ke arah kiri dan kanan
D. Dapat ditentukan bila keasaman relatif HS– diketahui
E. Tidak dapat ditentukan
Pembahasan Soal Nomor 20
Karena nilai K sangat kecil (K < 1) artinya reaktan jumlahnya lebih dominan dipanding
produk berarti reaksi tersebut mengarah ke kiri.
Soal Nomor 21
Di antara asam-asam berikut yang mempunyai basa konjugasi paling kuat adalah
A. Asam askorbat, Ka = 8,0 × 10–5
B. Asam benzoat, Ka = 6,5 × 10–5
C. Asam 3-chlorobenzoat, Ka = 1,5 × 10–4
D. Asam 2-hidroksibenzoat, Ka = 1,1 × 10–3
E. Asam Chloroasetat, Ka = 1,4 × 10–3
Pembahasan Soal Nomor 21
Basa konjugasi paling kuat jika Kb terbesar atau Ka terkecil karena ada hubungan Kb =
Kw / Ka
Jadi Kb nilainya berbanding terbalik dengan nilai Ka. Semakin kecil nilai Ka maka
semakin besar nilai Kb-nya.
Soal Nomor 22
Mengenai setengah reaksi berikut ini:
ClO3– + 6H+ + 5e– → ½Cl2 + 3H2O
Pernyataan yang tepat adalah
A. Oksidasi klor
B. Oksidasi H+
C. Reduksi klor
D. Reduksi H+
E. Auto reduksi-oksidasi
Pembahasan Soal Nomor 22:
Klor mengalami reduksi yang tinjukkan dengan penurunan biloks-nya dari +5 menjadi 0.
Di antara senyawa berikut ini yang kelarutannya paling besar di dalam air adalah
A. MnS, Ksp = 2,3 × 10–13
B. CoCO3, Ksp = 1,0 × 10–10
C. Fe(OH)2, Ksp = 7,9 × 10–16
D. Ag2CrO4, Ksp = 1,2 × 10–12
E. Al(OH)3, Ksp = 1,2 × 10–33
Pembahasan Soal Nomor 20 OSK Kimia 2018
Soal seperti ini biasa dengan mudah membandingkan kelarutan (s) hanya dengan
membagi pangkat dari 10 dengan jumlah ion. Bila diperoleh angka yang sama sila
periksa angka pengali dari 10n. Pangkat negatif terkecil berarti nilai kelarutannya
terbesar.
Senyawa Jumlah ion Ksp Perkiraan s
MnS 2 2,3×10–13 10–13/2 = 10–6,5
CoCO3 2 1,0×10–10 10–10/2 = 10–5
Fe(OH)2 3 7,9×10–16 10–16/3 = 10–5,33
Ag2CrO4 3 1,2×10–12 10–12/3 = 10–4
Al(OH)3 4 1,2×10–33 10–33/4 = 10–8,5
1. Diketahui: Ksp CdS = 3,6 × 10–29 ; Ksp ZnS = 1,1 × 10–21 .
Tetapan kesetimbangan reaksi berikut:
CdS(s) + Zn2+(aq) ⇌ ZnS(s) + Cd2+(aq)
adalah
A. 3,3 × 10–8
B. 2,7 × 10–4
C. 4,2 × 105
D. 2,5 × 1049
E. 3,1 × 107
2. Diketahui bahwa H2S adalah asam yang lebih kuat dari HCN.
(H2S: Ka1 = 1,0 × 10–7; Ka2 = 1,3 × 10–13 ; Ka HCN = 6,0 × 10–10)
Tentukanlah, bila memungkinkan, ke arah manakah kesetimbangan berikut berada:
HCN (aq) + HS– (aq) ⇌ CN– (aq) + H2S(aq)
A. Kesetimbangan mengarah ke kiri
B. kesetimbangan mengarah ke kanan
C. Kesetimbangan sempurna setimbang ke arah kiri dan kanan
D. Dapat ditentukan bila keasaman relatif HS– diketahui
E. Tidak dapat ditentukan
3. Di antara asam-asam berikut yang mempunyai basa konjugasi paling kuat adalah
A. Asam askorbat, Ka = 8,0 × 10–5
B. Asam benzoat, Ka = 6,5 × 10–5
C. Asam 3-chlorobenzoat, Ka = 1,5 × 10–4
D. Asam 2-hidroksibenzoat, Ka = 1,1 × 10–3
E. Asam Chloroasetat, Ka = 1,4 × 10–3
4. Di antara senyawa berikut ini yang kelarutannya paling besar di dalam air adalah
A. MnS, Ksp = 2,3 × 10–13
B. CoCO3, Ksp = 1,0 × 10–10
C. Fe(OH)2, Ksp = 7,9 × 10–16
D. Ag2CrO4, Ksp = 1,2 × 10–12
E. Al(OH)3, Ksp = 1,2 × 10–33
5. ClO3– + 6H+ + 5e– → ½Cl2 + 3H2O
Pernyataan yang tepat adalah
A. Oksidasi klor
B. Oksidasi H+
C. Reduksi klor
D. Reduksi H+
E. Auto reduksi-oksidasi