0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan12 halaman

Contoh RPL Pribadi

Rencana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal semester 1 tahun pelajaran 2018/2019 ini membahas tentang kepribadian manusia. Peserta didik kelas X akan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk belajar tentang pengertian, jenis, dan ciri-ciri kepribadian manusia melalui metode kooperatif jigsaw. Guru bimbingan konseling akan memfasilitasi diskusi serta memberikan umpan balik untuk mengevaluasi pemahaman s

Diunggah oleh

Ainur Rizqi Amalia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan12 halaman

Contoh RPL Pribadi

Rencana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal semester 1 tahun pelajaran 2018/2019 ini membahas tentang kepribadian manusia. Peserta didik kelas X akan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk belajar tentang pengertian, jenis, dan ciri-ciri kepribadian manusia melalui metode kooperatif jigsaw. Guru bimbingan konseling akan memfasilitasi diskusi serta memberikan umpan balik untuk mengevaluasi pemahaman s

Diunggah oleh

Ainur Rizqi Amalia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1
JAKARTA
Jalan Diponegoro No 69 Jakarta

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER 1 (GANJIL) TAHUN PELAJARAN 2018/2019

A Komponen Layanan Layanan Dasar


B Bidang Layanan Bidang Pribadi
C Topik Layanan Kepribadian Manusia
D Fungsi Layanan Pemahaman dan Pengembangan
E Tujuan Umum Peserta didik/konseli memahami perbedaan
kepribadian manusia yang beragam
F Tujuan Khusus 1. Peserta didik/konseli dapat menjelaskan
pengertian kepribadian manusia dengan tepat
setelah mengikuti kegiatan layanan (Kognitif)
2. Peserta didik/konseli dapat membedakan jenis
kepribadian manusia dengan tepat setelah
mengikuti layanan (Afektif)
3. Peserta didik/konseli dapat memberikan contoh
ciri-ciri kepribadian manusia dengan benar setelah
mengikuti layanan (Afektif)
4. Peserta didik/konseli dapat mengidentifikasi
kepribadian diri sendiri dengan baik setelah
mengikuti layanan (Psikomotor)
G Sasaran Layanan Kelas X
H Materi Layanan 1. Pengertian kepribadian manusia
2. Jenis kepribadian manusia
3. Ciri-ciri kepribadian manusia
I Waktu 2 x 45 Menit
J Sumber  Kemendikbud.(2016). Pedoman Operasional
Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling
Sekolah Menengah Atas (SMA). Jakarta :
DitjenGTK
 Adira Raveena Taleetha.(2017).Apa saja macam-
macam tipe kepribadian?.
https://www.dictio.id/t/apa-saja-macam-macam-
tipe-kepribadian/8849 diakses hari Senin, 15
Oktober 2018
K Metode / Teknik Cooperative Learning - Jigsaw
L Media / Teknik  LCD, PPt (Kepribadian Manusia), Teks materi
M Pelaksanaan
1. Tahap Awal / Pendahuluan
a. Pernyataan Tujuan 1. Guru BK/Konselor membuka dengan salam dan
berdoa
2. Guru BK/Konselor membina hubungan baik
dengan peserta didik (menyapa, menanyakan
kabar, mengecek kehadiran siswa)
3. Melakukan kegiatan Ice Breaking.
4. Guru BK/Konselor menyampaikan tujuan-tujuan
khusus yang akan dicapai
b. Penjelasan tentang 1. Guru BK/Konselor menjelaskan langkah-langkah
langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung jawab peserta didik
kegiatan 2. Melakukan kontrak layanan (kesepakatan layanan)
c. Mengarahkan kegiatan Guru BK/konselor memberikan penjelasan tentang
(konsolidasi) topik yang akan dibicarakan.
d. Tahap Peralihan Guru BK/konselor menanyakan kesiapan peserta didik
(Transisi) melaksanakan kegiatan, dan memulai ke tahap inti.
2. Tahap Inti
a. Kegiatan peserta didik Peserta didik melakukan berbagai kegiatan sesuai
langkah-langkah dan tugas serta tanggung jawab yang
telah dijelaskan.
1. Mengamati tayangan slide ppt dari guru
BK/konselor
2. Peserta didik/konseli membentuk kelompok asal
yang terdiri atas 5-6 orang siswa yang heterogen.
3. Peserta didik/konseli dari kelompok asal
mempelajari satu pokok bahasan tertentu.
4. Peserta didik/konseli yang ditugaskan belajar topik
tertentu, mereka bergabung (berdiskusi) ke
kelompok yang membahas topik yang sama
(disebut kelompok ahli).
5. Mempelajari materi yang disajikan oleh guru
BK/konselor dalam bentuk teks.
6. Anggota kelompok ahli kembali ke kelompok asal
setelah mereka menguasai topik/materi tertentu
yang dipelajari dan berdiskusi dimana mengajari
anggota kelompok asal tentang materi/topik yang
dipelajari di kelompok ahli.
b. Kegiatan BK/konselor Guru BK/konselor memberikan materi yang telah
disiapkan dan menjelaskan proses pembelajaran sbb:
1. Menayangkan media slide power point yang
berhubungan dengan materi layanan
2. Mengajak siswa diminta untuk membentuk
kelompok asal yang terdiri atas 5-6 orang siswa.
Para siswa dalam tim asal merupakan kelompok
belajar yang heterogen.
3. Memberikan tugas dan tanggung jawab siswa dari
kelompok asal untuk mempelajari satu pokok
bahasan tertentu.
4. Memberikan mandat kepada siswa untuk belajar
topik tertentu, mereka diminta untuk bergabung ke
kelompok yang membahas topik yang sama
(disebut kelompok ahli). Dengan demikian,
kelompok ahli merupakan kelompok yang berasal
dari berbagai kelompok asal.
5. Memberikan materi yang dipelajari disajikan
dalam bentuk teks.
6. Meminta anggota kelompok ahli kembali ke
kelompok asal setelah mereka menguasai
topik/materi tertentu yang dipelajari dan mengajari
anggota kelompok asal tentang materi/topik yang
dipelajari di kelompok ahli.
7. Membuat catatan-catatan observasi selama proses
layanan
3. Tahap Penutup
a. Guru BK/konselor mengajak Peserta didik/konseli
menyimpulkan hasil kegiatan.
b. Guru BK/konselor memberikan penguatan dan
merencanakan tindak lanjut.
c. Guru BK/konselor menutup kegiatan layanan
dengan mengajak peserta didik bersyukur/berdoa
dan mengakhiri dengan salam
N Evaluasi
1. Evaluasi Proses Guru BK/Konselor melakukan evaluasi dengan
memperhatikan proses yang terjadi :
1. Melakukan Refleksi hasil, setiap peserta didik
menuliskan di kertas yang sudah disiapkan
2. Mengamati sikap peserta didik dalam mengikuti
kegiatan : (contoh : semangat/ kurang semangat/
tidak semangat)
3. Mengamati cara peserta didik menyampaikan
pendapat atau bertanya : sesuai dengan topik/
kurang sesuai dengan topik/ tidak sesuai dengan
topik.
4. Mengamati cara peserta didik memberikan
penjelasan terhadap pertanyaan Guru
BK/konselor, mudah dipahami/ tidak mudah/ sulit
dipahami
2. Evaluasi Hasil Evaluasi dengan instrumen setelah mengikuti kegiatan
klasikal, antara lain:
1. Evaluasi tentang suasana pertemuan
menyenangkan / kurang menyenangkan / tidak
menyenangkan.
2. Evaluasi terhadfap topik yang dibahas sangat
penting / kurang penting / tidak penting.
3. Evaluasi terhadap cara Guru BK/konselor dalam
menyampaikan materi mudah dipahami / tidak
mudah / sulit dipahami.
4. Evaluasi terhadap kegiatan yang diikuti menarik /
kurang menarik / tidak menarik untuk diikuti.

Lampiran :
1. Materi layanan
2. Instrumen evaluasi layanan
3. Lembar refleksi
4. Lembar kerja

Jakarta, Juli 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru BK / Konselor

xxxxxx xxxxxxxx
NIP. NIP. -
Lampiran 1 : Materi layanan

Kepribadian Manusia

A. Tipe Kepribadian Manusia Menurut Hippocrates & Galenus

Tipe Kepribadian Manusia dalam Psikologi pertama kali digaungkan pada tahun
460-370 Sebelum Masehi oleh Hipppocrates. Beliau memiliki pandangan bahwa
alam semesta terdiri dari empat unsur (kering, basah, dingin dan panas). Dan
keempat hal ini diyakini juga terdapat dalam diri manusia, yaitu :
 Sifat kering (chole/empedu hitam).
 Sifat basah (melanchole/empedu hitam).
 Sifat dingin (plegma/lendir).
 Sifat panas (sanguis/darah).

Kemudian pendapat ini dikembangkan oleh Galenus yang mengemukakan adanya


dominasi salah satu cairan diatas akan menyebabkan munculnya kepribadian khas
pada diri seseorang. Beliau kemudian mengklasifikasikan kepribadian manusia
berdasarkan aspek temperamen dengan penjelasan sebagai berikut :

1. Koleris
Individu yang memiliki kepribadian koleris cenderung mempunyai
kemampuan Leadership atau jiwa memimpin yang bagus. Hal ini dikarenakan
kepribadian ini mudah menentukan sebuah keputusan. Individu yang
berkepribadian koleris mempunyai tujuan yang fokus untuk ke depannya juga
selalu produktif dan dinamis.
Koleris juga merupakan pribadi yang suka akan kebebasan dan akan selalu
bekerja keras selama hidupnya. Namun, sisi negatifnya, tipe kepribadian ini
cenderung memerintah karena sifat kepemimpinannya, tidak mudah untuk
mengalah, sangat suka dengan pertentangan, mudah tersulut emosi, tergesa –
gesa, dan cenderung keras kepala karena kemauannya yang keras.
Selain itu, tipe koleris merupakan pribadi yang bersemangat, optimis,
mandiri, visioner, memiliki kemauan keras, tegas, memiliki jiwa kepemimpinan,
dominan, cenderung ceroboh, sarkas dan dingin.

2. Melankolis
Individu yang memiliki kepribadian melankolis cenderung analitis, suka
memerhatikan orang lain, perfeksionis, hemat, tidak suka menjadi perhatian,
serius, artistik, sensitif serta rela berkorban. Namun, tipe ini cenderung fokus pada
cara atau proses ketimbang tujuan.
Individu dengan tipe melankolis pun kurang bisa menyuarakan opininya,
cenderung melihat masalah dari sisi negatif, dan sering disebut anti sosial karena
kemampuan bersosialisasi yang kurang baik. Dibalik itu semua, Banyak orang
yang melankolis cenderung sukses menjadi seorang pengusaha yang hebat dan
sukses.

3. Plegmatis
Tipe plegmatis merupakan pribadi yang selalu cinta damai dengan
menjadi netral dalam segala kondisi konflik tanpa memihak kubu. Dalam
kehidupan sosialnya, pribadi plegmatis cenderung senang berperan sebagai
pendengar yang baik daripada berperan sebagai pelaku cerita.
Kemudian, Individu dengan tipe plegmatis memiliki selera humor yang
bagus walau terkadang terdengar sarkatik (sifat humor yang menyinggung atau
mengejek), Suka keteraturan, mudah bergaul, cenderung suka mencari jalan
pintas.
Negatifnya, Individu dengan tipe koleris tidak suka dipaksa, cenderung
menunda sesuatu hal dan tidak cepat tertarik terhadap hal-hal baru. Disamping itu,
tipe plegmatis cenderung Objektif, emosinya stabil, sistematis, efisien, dapat
diandalkan, tenang, kurang memiliki motivasi, egois, tidak tegas, penakut, suka
khawatir, tidak mudah dipengaruhi, setia.

4. Sanguinis
Tipe ini cenderung memiliki sifat sedikit seperti anak-anak. Individu
dengan tipe Sanguin kebanyakan tidak menemukan masalah dalam kehidupan
sosialnya. Hal ini di karenakan sanguin sejatinya mudah bergaul dan akrab walau
dengan orang yang baru dikenal. Kemudian, dibandingkan dengan tipe lain,
individu dengan kepribadian Sanguin sangat suka bicara, dan mudah untuk
mengikuti sebuah kelompok.
Di balik sisi positifnya, individu ini cenderung agak sulit untuk fokus pada
suatu hal, egois, pelupa, suka terlambat, dan sering membesar – besarkan hal yang
kecil. Sanguinis banyak dinilai sebagai pribadi yang ramah, responsive, hangat,
antusias, dapat mencairkan suasana, suka bicara, kurang disiplin, pelupa.
B. Kepribadian Manusia Menurut Florence Littauer

Pada dasarnya penggolongan yang dilakukan Littauer dalam bukunya personality


plus adalah penjabaran mendetail tentang kepribadian manusia berdasarkan teori
Hippocrates dan Galenus. Bahwa seseorang berpeluang memiliki kepribadian
campuran sebagai berikut:
 Campuran Alami : Sanguinis-Koleris dan Melankolis-Plegmatis
 Campuran Pelengkap : Koleris-Melankolis dan Sanguinis-Plegmatis
 Campuran Berlawanan : Sanguinis-Melankolis dan Koleris-Plegmatis

C. Tipe Kepribadian Manusia Carl Gustav

Psikolog asal Swiss ini membagi dan menggolongkan kepribadian seseorang


berdasarkan sikap natural individual mereka. Secara umum beliau membaginya ke
dalam tiga golongan : Introvert, Ekstrovert dan Ambivert. Berikut penjelasannya :
1. Tipe Introvert
Carl Gustav mendefinisikan introvert sebagai sikap individu dengan
pandangan subjektif dalam setiap memahami dan memandang kehidupan.
Sehingga dalam kenyataanya, tipikal manusia yang memiliki karakter ini lebih
suka bekerja sendiri.
Mereka juga tampak pendiam karena memang menyukai suasana tenang
dan selalu berpikir kedalam diri (reflektif). Intovert juga menggambarkan sebuah
kepribadian orang yang selalu berpikir secara analitis dan mendalam.
Bagi seorang introvert, suasana tanpa melibatkan interaksi yang terlalu
banyak bersama orang lain adalah sesuatu yang didambakan. Tidak heran banyak
yang beranggapan bahwa orang dengan kepribadian introvert adalah orang yang
kurang ramah
2. Tipe Ekstrovert
Tipe ekstrovert merupakan inversi dari kepribadian introvert. Seseorang
dengan karakter ini menyukai hal-hal yang melibatkan orang lain. Berada dalam
komunitas dan aktivitas sosial merupakan hal yang menyenangkan bagi orang
ekstrovert.
Individu ini biasanya dikenal sebagai pribadi yang supel dan komunikatif.
Mereka juga membuka dirinya dengan mudah bercerita kepada orang lain.
Mereka ini mampu beradaptasi dengan mudah.
3. Tipe Ambivert
Carl mengatakan bahwa tipe ambivert adalah gabungan antara karakter
intovert dan ekstrovert. Orang dengan kepribadian ini seringkali disalahpahami
sebagai orang yang mudah sekali berubah-ubah (pendiriannya).
Misalnya saja, seseorang dengan karakter ambivert akan terlihat nyaman
dengan keramaian, namun juga ia dapat menemukan kesenangan dalam
kesendiriannya. Ciri lainnya, mereka terkadang tampil sebagai orang yang banyak
bicara, dan di lain waktu menunjukkan sikap yang pendiam. Ini dikarenakan tipe
kepribadian ambivert menyesuaikan dirinya dengan siapa mereka berinteraksi.
Jika mereka berhadapan dengan introvert, maka ia akan lebih aktif dan
komunikatif. Begitu juga sebaliknya jika mereka berhadapan dengan ekstrovert,
mereka cenderung memilih menjadi orang yang pasif.

D. Kepribadian Manusia Menurut John L. Holland

Holland mengelompokkan Tipe Kepribadian Manusia dalam Psikologi dengan


menilai aspek pemilihan pekerjaan seseorang. Beliau mengatakan bahwa sebuah
pekerjaan yang diambil merupakan interaksi antara faktor bawaan (hereditas) dengan
faktor budaya, lingkungan sosial, keluarga.
1. Tipe Realistik
Kepribadian ini menggambarkan pekerjaan dengan orientasi penerapan.
Karakter orang yang memilih pekerjaan ini biasanya mengutamakan kekuatan
dan keterampilan fisik, kurang bisa mengatur bahasa secara verbal, suka kepada
hal-hal yang nyata, kurang dapat bersosialisasi kepada orang lain. Contoh profesi
: Operator atau teknisi mesin, petani dan supir truk.
2. Tipe Intelektual atau Investigative
Kepribadian ini menunjukkan minat profesinya kepada hal yang berbau
akademis. Mereka menunjukkan ciri khas bekerja dengan area pemikiran atau
perenungan masalah, kurang bersosialisasi dan beracuan kepada tugas. Contoh
profesi : ilmuwan fisika, ahli kimia, peneliti dan pekerjaan sejenis lainnya.
3. Tipe Sosial
Jenis kepribadian ini akan memilih profesi yang bersifat untuk membantu
orang lain. Ciri khas yang muncul dari tipe ini adalah mereka panda untuk
bersosialisasi, bertanggung jawab, rela berkorban, berorientasi pada perasaan
ketimbang intelektual, peduli kemanusiaan dan menyukai kegiatan yang teratur.
Contoh : psikolog, pekerja sosial, guru, terapis dan sejenisnya.
4. Tipe Konvensional
Tipe kepribadian yang memilih profesi yang mengutamakan kemampuan
verbal ini biasanya menunjukkan kesenangan kepada angka, suka mengabdi,
memandang status sosial dan materi serta mampu mencapai tujuan dengan
dampingan atasan. Contoh profesinya adalah ahli statistic, kasir, pegawai bang
dan sejenisnya.
5. Tipe Wirausaha atau Entreprising
Kepribadian mereka yang memilih profesi ini biasanya menunjukkan
keterampilan dalam berkomunikasi, mempengaruhi orang lain, memiliki
perhatian terhadap kekuasaan, status sosial, memiliki jiwa kepemimpinan dan
cenderung agresif. Contoh profesi : pedagang, politisi, pengusaha dan sejenisnya.
6. Tipe Artistik
Tipe unik yang satu ini mempunyai kecenderungan kepada hal yang
berhubungan dengan orang lain namun tidak langsung, memiliki sifat sosial dan
sulit menyesuaikan diri.
E. Kepribadian Manusia Menurut Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)

Dalam Tipe Kepribadian Manusia dalam Psikologi, Myers-Briggs


mengelompokkan kepribadian manusia berdasarkan pengembangan teori Carl Jung.
Yang mengemukakan dalam kepribadian seorang manusia, terdapat dua pasangan
dikotomi fungsi kognitif manusia :
 Fungsi Rasional : Thinking (Berpikir) dan Feeling (Merasakan)
 Fungsi Irasional : Sensasi dan intuisi

Dari dua fungsi tersebut Myers-Briggs mengembangkan teorinya dalam empat


pasangan rtipe indikator yang kemudian membentuk hingga 16 kepribadian manusia.
Pasangan itu adalah :
1. Extraversion (E) – Introversion (I)
Indicator ini berbicara mengenai respon sesorang dan bagaimana orang
tersebut berinteraksi di lingkungan luar mereka. Jika Ektravert menunjukkan
minat pada aksi dan interaksi sosial, maka sebaliknya, Introvert menunjukkan
minatnya pada pikiran, menyukai interaksi sosial yang mendalam dan lebih
berenergi ketika sendiri.
2. Sensing (S) – Intuition (N)
Kedua indicator ini memberikan pengetahuan tentang bagaimana karakter
seseorang dalam mengumpulkan informasi yang ada di luar. Mereka yang
memilih sensing akan mengutamakan hal yang nyata yang bisa mereka indera
langsung. Berorientasi pada fakta dan hal yang mendetail. Intuisi menunjukkan
mereka lebih berorientasi pada probabilitas, memprediksikan sesuatu dan senang
berpikir sesuatu yang abstrak.
3. Thinking (T) – Feeling (F)
Thinking dan Feeling menggambarkan bagaimana seseorang menentukan
keputusan dari informasi yang mereka terima. Pemikir akan menentukan
berdasarkan fakta. Mereka ini berkepribadian konsisten dan logis. Ssedangkan
perasa akan mengutamakan emosi saat menentukan sesuatu.
4. Judging (J) – Perceiving (P)
Kedua indicator ini berbicara tentang bagaimana individu menunjukkan
sikapnya kepada dunia luar. Orang tipe J akan bersikap tegas terhadap
keputusannya. Sedangkan tipe P menunjukkan sikap yang lebih fleksibel.

Keempat pasangan indicator kemudian Myers-Briggs membuat rancangan dan


teori tentang kepribadian manusia yang merupakan kombinasi kemungkingan
diantara pasangan yang ada. Gambar berikut gambaran kepribadian ke 16 tipe
tersebut :
Lampiran 2 : Instrumen evaluasi layanan

PEDOMAN OBSERVASI

Identitas :
Nama Peserta Didik : ............................................
Kelas : ............................................

Petunjuk :
Beri tanda centang ( √ ) pada kolom skor sesuai dengan hasil penilaian Anda.

SKOR
NO. PERNYATAAN
1 2 3 4
1 Peserta didik terlibat aktif
2 Peserta didik antusias dalam mengikuti kegiatan
3 Peserta didik kreatif
4 Peserta didik saling menghargai
5 Peserta didik saling mengeluarkan pendapat
6 Peserta didik berargumentasi mempertahankan pendapat
masing-masing
7 Layanan terselenggara dengan menyenangkan
8 Layanan sesuai alokasi waktu
Total Skor

Skor 4 : Sangat baik


Skor 3 : Baik
Skor 2 : Cukup baik
Skor 1 : Kurang baik

Keterangan :
1. Skor minimal yang dicapai adalah 1 x 8 = 8, dan skor tertinggi adalah 4 x 8 = 32
2. Kategori hasil :
a. Sangat baik = 28 – 32
b. Baik = 23 – 27
c. Cukup = 22 – 26
d. Kurang = < 21

Magelang, Juli 2018

Koordinator BK Guru BK / Konselor

xxxxxx xxxxxx
NIP. - NIP. -
ANGKET EVALUASI HASIL LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL

SKOR
NO. PERNYATAAN
1 2 3 4
1 Saya memahami dengan baik tujuan yang diharapkan dari
materi yang disampaikan.
2 Saya memperoleh banyak pengetahuan dan informasi dari
materi yang disampaikan
3 Saya menyadari pentingnya bersikap sesuai dengan materi
yang disampaikan.
4 Saya meyakini diri akan lebih baik, apabila bersikap sesuai
dengan materi yang disampaikan.
5 Saya dapat mengembangkan perilaku yang lebih positif
setelah mendapatkan materi yang disampaikan.
6 Saya dapat mengubah perilaku sehingga kehidupan saya
menjadi lebih teratur dan bermakna

Total Skor

Keterangan :
1. Skor minimal yang dicapai adalah 1 x 6 = 6, dan skor tertinggi adalah 4 x 6 = 24
2. Kategori hasil :
a. Sangat baik = 21 – 24
b. Baik = 17 – 20
c. Cukup = 13 – 16
d. Kurang = < 12

Jakarta, Juli 2018

Mengetahui
Guru BK / Konselor Peserta didik / Konseli

xxxxxx
NIP. - ...................................
Lampiran 3 : Lembar Refleksi

1. Apakah pengertian kepribadian manusia menurut anda?


2. Sebutkan jenis kepribadian manusia yang kamu pahami!
3. Sebutkan ciri-ciri kepribadian manusia yang kamu pahami!
4. Dapatkan kalian mengidentifikasi kepribadian yang kamu miliki?

Lampiran 4 : Lembar Kerja

 Setelah mempelajari materi tentang kepribadian manusia, silahkan


diskripsikan ciri-ciri kepribadian dan kecenderungan tipe kepribadian
yang kamu miliki!
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
..................

Anda mungkin juga menyukai