0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
582 tayangan4 halaman

Konsep dan Tantangan Populasi Rentan

Makalah ini membahas konsep populasi rentan yang merupakan kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai masalah kesehatan. Populasi rentan meliputi berbagai kelompok seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok masyarakat miskin. Peran perawat dalam mengatasi populasi rentan antara lain melalui promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
582 tayangan4 halaman

Konsep dan Tantangan Populasi Rentan

Makalah ini membahas konsep populasi rentan yang merupakan kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai masalah kesehatan. Populasi rentan meliputi berbagai kelompok seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok masyarakat miskin. Peran perawat dalam mengatasi populasi rentan antara lain melalui promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

KONSEP POPULASI RENTAN

Dosen Pembimbing : Ns. Natalia Indah Arie N., S. Kep

KELOMPOK 1
S16C
Adiningtyas Prihandini (S16129) Asri Wulandari (S16135)
Ahmad Effendri (S16130) Bagas Pandhu P (S16136)
Ambar Nurhudayani (S16131) Berliana Sukmawati (S16137)
Andre Nugrahanto (S16132) Dedek May Elawati (S16138)
Annisa’ Istiqomah (S16133) Diah Ayu Tri W (S16139)
Arvian Putra Riyadi (S16134) Dimas Pandu D (S16140)
Dwi Krisma Dayanti (S16142)

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN


STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
karuniaNyalah sehingga penulisan makalah ini yang berjudul “MAKALAH KONSEP
POPULASI RENTAN” dapat terselesaikan dengan baik tepat pada waktunya. Apapun yang
kami sajikan semoga selalu bermanfaat bagi para pembacanya.
Kami juga mengucapkan terima kasih bagi orang-orang yang telah berjasa membatu dalam
pembuatan makalah [Link] berkat merekalah dapat terciptanya makalah [Link] kami
terima kasih kepada :
1. Dosen pemimbing mata kuliah Ns. Natalia Indah Arie N., S. Kep yang telah
memimbing kami dalam mata kuliah ini.
2. Orang tua yang telah memberikan fasilitas kepada kami sehingga mempermudah
dalam pembuatan makalah ini.
3. Teman-teman yang turut membantu dalam penyempurnaan makalah ini.
Kami menyadari bahwa laporan ini masih memiliki banyak kekurangan baik isi maupun
teknik penulisan. untuk itu kritik dan saran sangat diperlukan untuk perbaikan.

Surakarta, Juli 2019

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Populasi rentan atau populasi beresiko adalah kondisi yang mempengaruhi
kondisi seseorang atau populasi untuk menjadi sakit atau sehat (Kaakinen, Hanson,
Birenbaum dalam Stanhope & Lancaster, 2004). Pandera mengkategorikan faktor
resiko kesehatan antara lain genetik, usia, karakteristik biologi, kesehatan individu,
gaya hidup dan lingkungan. Jika seseorang dikatakan rawan apabila mereka
berhadapan dengan penyakit, bahaya, atau outcome negatif. Faktor pencetusnya
berupa genetik, biologi atau psikososial. Populasi rawan atau rentan merupakan
kelompok-kelompok sosial yang memiliki peningkatan risiko yang relatif atau rawan
untuk menerima pelayanan kesehatan.
Kenyataan menunjukan bahwa Indonesia memiliki banyak peraturan
perundang-undangan yang mengatur tentang Kelompok Rentan, tetapi tingkat
implementasinya sangat beragam. Sebagian undang-undang sangat lemah
pelaksanaannya, sehingga keberadaannya tidak memberi manfaat bagi masyarakat.
Disamping itu, terdapat peraturan perundang-undangan yang belum sepenuhnya
mengakomodasi berbagai hal yang berhubungan dengan kebutuhan bagi perlindungan
kelompok rentan. Keberadaan masyarakat kelompok rentan yang merupakan
mayoritas di negeri ini memerlukan tindakan aktif untuk melindungi hak-hak dan
kepentingan-kepentingan mereka melalui penegakan hukum dan tindakan legislasi
lainnya. Hak asasi orang-orang yang diposisikan sebagai masyarakat kelompok rentan
belum terpenuhi secara maksimal, sehingga membawa konsekuensi bagi kehidupan
diri dan keluarganya, serta secara tidak langsung juga mempunyai dampak bagi
masyarakat.

B. Rumusan Masalah

C. Manfaat Penulisan
BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi Populasi Rentan


Pengertian Kelompok Rentan tidak dirumuskan secara eksplisit dalam
peraturan perundang-undangan, seperti tercantum dalam Pasal 5 ayat (3) Undang-
Undang No.39 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa setiap orang yang termasuk
kelompok masyarakat yang rentan berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan
lebih berkenaan dengan kekhususannya.

B. Macam-macam Populasi Rentan

C. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Populasi Rentan

D. Masalah Yang Sering Terjadi

E. Peran Perawat Dalam Mengatasi Populasi Rentan

Anda mungkin juga menyukai