LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN
PADA PASIEN AN. M DENGAN PENYAKIT GASTROENTERITIS AKUT
DI RUANG MERAK RSUD IDAMAN BANJARBARU
DISUSUN OLEH :
WENNY WIDYASARI
NIM : 16.20.2667
PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)
CAHAYA BANGSA BANJARMASIN
TAHUN AKADEMIK 2018/2019
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN
PADA PASIEN AN. M DENGAN PENYAKIT GASTROENTERITIS AKUT
DI RUANG MERAK RSUD IDAMAN BANJARBARU
DISUSUN OLEH :
WENNY WIDYASARI
NIM : 16.20.2667
Mengetahui,
Clinical Teacher (CT) Clinical Instruktur (CI)
Adi Surya Saputra, S.Kep.,Ns.,M.Kep Ira Paulina, S.Kep.,Ns
LEMBAR KONSULTASI
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN GASTROENTERITIS AKUT
NAMA : WENNY WIDYASARI
NIM : 16.20.2667
RUANGAN : RUANG MERAK
NO TANGGAL KETERANGAN PARAF
FORMAT PENGKAJIAN ANAK
I. IDENTITAS DATA
Nama : An. M
Alamat : Jl. Kasturi II RT 26 RW 06, Syamsudin Noor,
Landasan Ulin, Banjarbaru
Tempat/Tgl lahir : Landasan Ulin, 26 Oktober 2017
Agama : Islam
Usia : 1 Tahun 8 bulan
Suku Bangsa : Indonesia
Pekerjaan Ayah : Swasta
Pendidikan Ayah : SMA
Pekerjaan Ibu : Ibu Rumah Tangga
Pendidikan Ibu : SMP
No. Medical Record : 3031xx
Tanggal Masuk : 25-07-2019
Tanggal Pengkajian : 28-07-2019
Diagnosa Medis : GEA Dehidrasi Sedang + Vomitus Profuse
II. KELUHAN UTAMA
Buang air besar cair
III. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
Kamis, 25 Juli 2019 pukul 14.00 WITA, orang tua klien mengatakan, klien
BAB cair sudah 4 hari, Hari ini BAB cair sudah 7 kali dengan konsistensi
cair, warna tinja coklat berlendir, tidak ada darah dengan banyak ½ gelas air
mineral 220 ml. Orang tua klien mengatakan klien disertai demam tidak
turun-turun dan muntah 3 kali dan tidak nafsu makan
IV. RIWAYAT KEHAMILAN DAN KELAHIRAN
1. Prenatal
Ibu klien mengatakan pada saat kehamilan sering memeriksakan
kehamilannya dengan rutin. Pemeriksaan dilakukan tiap bulan sekali, ibu
klien mengatakan selama kehamilan tidak ada keluhan dan imunisasi
lengkap.
2. Intranatal
Ibu klien mengatakan persalinan dilakukan di klinik bidan, dan persalinan
dengan cara spontan
3. Postnatal
Bayi lahir segera menangis, diberikan ASI sejak lahir oleh ibunya dan
diasuh oleh kedua orang tuanya.
V. RIWAYAT MASA LAMPAU
1. Penyakit waktu kecil :
Ibu klien mengatakan, klien pernah terkena penyakit ini sebelumnya tapi
tanpa demam
2. Pernah dirawat di RS :
Ibu klien mengatakan klien pernah dirawat di RSUD Idaman Banjarbaru
sebelumnya
3. Obat-obatan yang digunakan :
Ibu klien mengatakan lupa obat yang sudah diminum oleh klien
4. Tindakan (Operasi ) :
Ibu klien mengatakan tidak pernah ada tindakan operasi
5. Alergi :
Ibu klien mengatakan, klien tidak ada alergi pada makanan, minuman juga
ASI
6. Kecelakaan :
Ibu klien mengatakan klien tidak pernah mengalami kecelakaan
7. Imunisasi :
Ibu klien mengatakan imunisasi klien lengkap
Umur Jenis Vaksin
Lahir Hepatitis
1 bulan BCG+Polio 1
2 bulan DPT-Hb-HB 1+Polio 2
3 bulan DPT-Hb-HB 2+Polio 3
4 bulan DPT-Hb-HB 3+Polio 4
9 bulan Campak
VI. RIWAYAT KELUARGA (DISERTAI GENOGRAM)
Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Klien
: Meninggal
: Garis Perkawinan
: Garis Keturunan
: Garis Tinggal Satu Rumah
VII.RIWAYAT SOSIAL
1. Yang Mengasuh :
Klien diasuh oleh kedua orang tuanya, kadang oleh nenek dan kakeknya
2. Hub dg anggota keluarga :
Klien berhubungan baik dengan keluarga, klien tampak akrab dengan
ibunya
3. Hub dg teman sebaya :
Klien masih belum bisa berinteraksi sosial dengan temannya
4. Pembawaan secara umum :
Klien suka rewel, sangat tergantung dengan orang tua dan keluarganya dan
merasa takut pada orang asing
5. Lingkungan rumah :
Klien tinggal bersama kedua orang tuanya, klien tinggal di lingkungan
yang ramah dan senang berada dirumah
VIII. KEBUTUHAN DASAR SEBELUM SAKIT DAN SAAT SAKIT
Kebutuhan Sebelum Sakit Selama Sakit
Makanan
a. Makanan yang disukai a. Bubur a. Bubur
b. Makanan yang tidak disukai b. Ikan b. Tidak ada
c. Selera c. 3 kali c. 3 kali
d. Alat makan yang dipakai d. Piring dan suapan sendok d. Piring dan suapan sendok
e. Pola makan e. Teratur 1 porsi e. 1-2 sdm
Pola Tidur
a. Kebiasaan sebelum tidur a. Minum ASI Ibu a. Minum ASI Ibu
b. Tidur Siang b. ± 2 jam b. ± 2 jam
Mandi
a. Selama sakit klien mandi
a. Frekuensi a. Mandi 2 kali sehari
dengan diseka
Aktivitas Bermain
a. Jenis permainan a. Bermain dengan robot a. Tidak ada
Eliminasi
1. BAB
a. Frekuensi 2 x sehari 5-7 x sehari
b. Konstitensi Lembek Cair
c. Warna Kuning Kecoklatan
d. Keluhan Tidak ada keluhan Tinja berlendir
e. Bantual total/sebagian Dibantu orang tua (Total) Dibantu orang tua (Total)
2. BAK
a. Frekuensi ± 3 x sehari ± 3 x sehari
b. Konstitensi Cair Cair
c. Warna Kuning bening Kuning bening
d. Keluhan Tidak ada keluhan Tidak ada keluhan
e. Bantual total/sebagian Tidak ada bantuan Bantuan sebagian
IX. KEADAAN KESEHATAN SAAT INI
1. Diagnosa Medis :
GEA Dehidrasi Sedang + Vomitus Profuse
2. Tindakan Operasi :
Tidak ada tindakan operasi
3. Status Nutrisi :
Status gizi anak < 2 tahun BB/TB
Status Gizi Klinis Antropometri
Tampak sangat kurus
dan atau edema pada
Gizi Buruk < - 3 atau ≤ 70%
kedua punggung kaki
sampai seluruh tubuh
≥ - 3 SD sampai < 2
Gizi Kurang Tampak kurus
SD atau 70-80%
-2 SD sampai + 2 SD
Gizi Baik Tampak sehat
atau 90-100%
> + 2 SD 110-120%
Gizi Lebih Tampak gemuk
atau > 120%
Jenis Kelamin : Laki-laki
Usia : 1 tahun 8 bulan
BB : 9 kg
TB : 80 cm
Status Gizi = Kurus
4. Status Cairan :
Terpasang infus RL 500 ml 10 tpm pada ekstremitas atas dekstra
5. Obat-obatan :
Terapi Farmakologis :
a. IVFD RL 500 ml 10 tpm
b. Inj. Santagesik 90 mg
c. Inj. Ondansetron 0,9 mg
d. Oral Lacto B 1 x ½
e. Oral Zinc Syrup 20 mg /24 jam
f. Oral Cefixime Syrup 2,5 ml /12 jam
6. Aktivitas :
Klien rewel sering nangis ingin selalu digendong oleh ibunya, klien suka
dibawa jalan disekitar ruangan oleh ibunya
7. Tindakan Keperawatan :
a. Istirahat / bed rest
b. Berikan kompres hangat
c. Monitor intake dan output
d. Terapi :
1) IVFD RL 500 ml 10 tpm
2) Inj. Santagesik 90 mg
3) Inj. Ondansetron 0,9 mg
8. Hasil Laboratorium :
Sample Darah Hasil Nilai Normal
Hb 9,4 gr/dl 12 – 18 gr/dl
Leukosit 6,120 /mm3 4.000 – 10.000 /mm3
Trombosit 400.000 /mm3 100.000 – 400.000 /mm3
Hematokrit 30,0 % 35 – 55%
Hitung Jenis / Diffcount :
Basofil 0
Eosinofil 0
Staf / Batang 1
Segmen 35
Limposit 55
Monosit 9
Hasil Reaksi Widal :
Ty. O 1/80 – 1/320 1/640
Ty. H 1/80 + 1/320 – 1/640
PA. O 1/80 + 1/320 – 1/640
PB. H 1/80 + 1/320 – 1/640
9. Hasil Rontgen : Tidak Ada
10. Data Tambahan : Tidak Ada
X. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : Composmentis
Tanda Vital : a. N = 130 x/m
b. RR = 25 x/m
c. T = 38,6 0C
d. SpO2 = 97 %
ANTROPOMETRI
TB/BB lahir : 41 cm/ 2940 gr
TB / BB sekarang : 80 cm/ 9 kg
Lingkar Kepala : 55,6 cm
Lingkar Perut : 60,5 cm
LLA : 10,2 cm
XI. PENGKAJIAN PERSISTEM
1. Sistem Pernapasan
Inspeksi : Bentuk dada simetris
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan pada dada kiri dan kanan
Perkusi : Suara paru sonor
Auskultasi : Tidak terdapat suara tambahan
2. Sistem Kardiovaskuler
Inspeksi : Nyeri (-), sianosis (-), anemia (-)
Palpasi : Apek jantung normal, nadi 130x/menit, edema (-)
Perkusi : Batas jantung normal
Auskultasi : S1 S2 Reguler
3. Sistem Persarafan : Kesadaran klien composmentis
4. Sistem Pencernaan
Inspeksi : Bentuk abdomen simetris, tidak ada tonjolan
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
Perkusi : Tidak ada kembung
Auskultasi : Bising usus normal ± 30/menit
5. Sistem Perkemihan
Palpasi : Tidak terdapat nyeri tekan
6. Sistem Imunologi : Sistem imun klien normal
7. Sistem Endokrin : Tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening
8. Sistem Muskuloskeletal
Inspeksi : Tidak terdapat fraktur dan edema
Palpasi : Tidak terdapat nyeri tekan
9. Sistem Reproduksi : Tidak terdapat kelainan genetal
XII.PEMERIKSAAN TINGKAT PERKEMBANGAN
1. Kemandirian dan bergaul :
Klien masih dalam proses berkembang, klien sangat dekat dengan orang
tuanya juga keluarganya
2. Motorik halus :
Klien suka membuat suara dengan mengayunkan tangannya ke benda
disekitarnya
3. Kognitif dan bahasa :
Klien belum fasih berbicara
4. Motorik kasar :
Klien sudah bisa bermain robot-robotan
XIII. INFORMASI LAIN
Tidak ada informasi lain
XIV. RINGKASAN RIWAYAT PERKEMBANGAN
1. Perkembangan kognitif anak masih berada pada masa pertumbuhan.
Dari segi kemampuan, secara kognitif anak mampu mengigat
pengalaman yang ia alami sehari atau beberapa jam sebelumnya seperti
bermain membuat suara musik atau melempar bola
2. Perkembangan sosial anak mulai suka nempel dengan ibunya, akan
tetapi anak sudah mulai mengenali orang lain yang tidak dikenalnya
sebagai orang asing.
3. Perkembangan emosi anak sudah mulai mengeksporasi seperti rasa
gembira, takut dan keinginan dirinya yang kuat
XV. ANALISA DATA
No Data Etiologi Masalah
1 DS : Kehilangan cairan Devisit volume
Ibu klien mengatakan, klien BAB cair sudah 4 aktif cairan
harian, hari ini BAB cair 7 kali
DO :
Klien tampak nangis pucat
Konsistensi cair dan berlendir, tidak ada darah
TTV :
N = 130 x/m
RR = 25 x/m
T = 38,6 0C
SpO2 = 97 %
2 DS : Proses infeksi Hipertermi
Ibu klien mengatakan, klien demam tidak turun sekunder
turun sudah 1 hari
DO :
Akral teraba hangat
T = 38,6 0C
3 DS : Penurunan intake Ketidakseimbangan
Ibu klien mengatakan, klien ada muntah sudah 3 makanan nutrisi kurang dari
kali dan tidak nafsu makan kebutuhan tubuh
DO :
Status Gizi = Kurus
Antropometri = < - 3 atau ≤ 70%
BB : 9 kg
TB : 80 cm
Usia : 1 tahun 8 bulan
XVI. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Defisit volume cairan b.d kehilangan cairan aktif
2. Hipertermi b.d proses infeksi sekunder
3. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d penurunan intake
makanan
XVII. NURSING CARE PLANNING (NCP)
NIC
Diagnosa NOC
No (Nursing Intervention
Keperawatan (Nursing Outcome)
Clasification)
1 Defisit volume Setelah dilakukan tindakan Fluid Management
cairan b/d keperawatan selama 2 x 24 jam. 1. Timbang popok jika
kehilangan cairan Diharapkan cairan seimbang diperlukan
Kriteria Hasil : Fluid balance 2. Pertahankan catatan intake
aktif
Indikator IR ER dan output yang akurat
Mempertahankan urine 3. Monitor status hidrasi
output sesuai dengan ( kelembaban membran
3 4
usia dan BB, BJ urine mukosa, nadi adekuat,
normal tekanan darah ortostatik ),
Tekanan darah, nadi,
jika diperlukan
suhu tubuh dalam batas 3 4
4. Monitor vital sign
normal
5. Monitor masukan
Membran mukosa
3 4 makanan / cairan dan
lembab,turgor kulit baik
Tidak ada tanda-tanda hitung intake kalori harian
3 4 6. Kolaborasikan pemberian
dehidrasi
tidak ada rasa haus yang cairan intravena IV
3 4 7. Monitor status nutrisi
berlebihan
8. Dorong masukan oral
9. Dorong keluarga untuk
Keterangan : membantu pasien makan
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
2 Hipertermi b.d Setelah dilakukan tindakan Fever Treatment
proses infeksi keperawatan selama 2 x 24 jam, 1. Monitor suhu sesering
sekunder diharapkan suhu klien dalam rentang mungkin
normal 2. Monitor tanda tanda vital,
Kriteria hasil: nadi dan RR
Thermoregulation 3. Monitor intake dan output
Indikator IR ER 4. Berikan cairan intra vena
5. Kompres pasien
Temperatur kulit sesuai 3 4 6. Anjurkan untuk banyak
yang diharapkan minum
Temperatur tubuh 3 4 7. Gunakan pakaian tipis
sesuai yang diharapkan dan longgar untuk
Keterangan: menyerap keringat
1. Keluhan ekstrim 8. Istirahatkan klien/bed rest
2. Keluhan berat 9. Berikan pengobatan untuk
3. Keluhan sedang mengatasi penyebab
4. Keluhan ringan demam
5. Tidak ada keluhan
3 Ketidakseimbangan Setelah dilakukan tindakan Nutrition Management
nutrisi kurang dari keperawatan selama 2 x 24 jam. 1. Kaji adanya alergi
kebutuhan tubuh Diharapkan nafsu makan klien makanan
b/d penurunan meningkat 2. Kolaborasi dengan ahli
intake makanan Kriteria Hasil : Nutritional Status : food gizi untuk menentukan
and Fluid Intake jumlah kalori dan nutrisi
Indikator IR ER yang dibutuhkan pasien.
Adanya peningkatan 3. Anjurkan pasien untuk
berat badan sesuai 3 4 meningkatkan protein dan
dengan tujuan vitamin C
Berat badan ideal sesuai 4. Berikan substansi gula
3 4
dengan tinggi badan 5. Yakinkan diet yang
Tidak ada tanda tanda dimakan mengandung
3 4
malnutrisi tinggi serat untuk
Menunjukkan mencegah konstipasi
peningkatan fungsi
3 4 6. Monitor jumlah nutrisi
pengecapan dari
menelan dan kandungan kalori
7. Berikan informasi tentang
Keterangan :
kebutuhan nutrisi
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
XVIII. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
Diagnosa
No Waktu Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1 Defisit volume Senin, Fluid Management S : Ibu klien mengatakan, klien
cairan b.d 28 Juli 1. Menimbang popok masih BAB cair , hari ini BAB nya
kehilangan 2019 jika diperlukan sudah 4 kali
cairan aktif (08.00 – 2. Mempertahankan O:
14.00 catatan intake dan Konsistensi cair, tidak ada lendir
WITA) output yang akurat N = 124 x/m
Dinas Pagi 3. Memonitor status RR = 24 x/m
hidrasi T = 37,8 0C
(kelembaban SpO2 = 97 %
membran mukosa, A : Masalah belum teratasi
nadi adekuat, tekanan Indikator IR ER
darah ortostatik), jika Mempertahankan
diperlukan urine output sesuai
4. Memonitor vital sign 2 3
dengan usia dan BB,
5. Memonitor masukan BJ urine normal
makanan / cairan dan Tekanan darah, nadi,
hitung intake kalori suhu tubuh dalam 3 3
harian batas normal
6. Mengkolaborasikan Membran mukosa
pemberian cairan lembab,turgor kulit 3 3
intravena IV baik
7. Memonitor status Tidak ada tanda-tanda
nutrisi 2 3
dehidrasi
8. Mendorong masukan tidak ada rasa haus
oral 2 3
yang berlebihan
9. Mendorong keluarga P : Lanjutkan Intervensi
untuk membantu a. Obs. Intake dan Output
pasien makan b. Monitor TTV
c. Monitor status hidrasi
d. Kolaborasi terapi dokter
2 Hipertermi b.d Fever Treatment S : Ibu klien mengatakan, demam
proses infeksi 1. Memonitor suhu nya turun naik
sekunder sesering mungkin O : T = 37,8 0C
2. Memonitor tanda A : Masalah belum teratasi
tanda vital, nadi dan Indikator IR ER
RR Temperatur kulit 2 3
3. Memonitor intake dan sesuai yang
output diharapkan
4. Memberikan cairan Temperatur tubuh
intra vena sesuai yang 2 3
5. Mengkompres pasien diharapkan
6. Menganjurkan untuk P : Lanjutkan Intervensi
banyak minum a. Obs. Intake dan Output
7. Menggunakan b. Monitor TTV
pakaian tipis dan c. Kompres pasien
longgar untuk d. Kolaborasi terapi dokter
menyerap keringat
8. Mengistirahatkan
klien/bed rest
9. Memberikan
pengobatan untuk
mengatasi penyebab
demam
3 Ketidakseim Nutrition Management S : Ibu klien mengatakan, klien
bangan nutrisi 1. Mengkaji adanya masih muntah-muntah dan makan
kurang dari alergi makanan sedikit
kebutuhan tubuh 2. Mengkolaborasi O : Porsi makanan masih tersisa
b/d penurunan dengan ahli gizi untuk banyak
intake makanan menentukan jumlah Status Gizi = Kurus
kalori dan nutrisi Antropometri < - 3 atau ≤ 70%
yang dibutuhkan BB : 9 kg
pasien. TB : 80 cm
3. Menganjurkan pasien Usia : 1 tahun 8 bulan
untuk meningkatkan A : Masalah belum teratasi
protein dan vitamin C Indikator IR ER
4. Memberikan Adanya peningkatan
substansi gula berat badan sesuai 2 3
5. Meyakinkan diet yang dengan tujuan
dimakan mengandung Berat badan ideal
tinggi serat untuk sesuai dengan tinggi 2 3
mencegah konstipasi badan
6. Memonitor jumlah
Tidak ada tanda tanda 2 3
nutrisi dan kandungan
malnutrisi
kalori
Menunjukkan
7. Memberikan
peningkatan fungsi
informasi tentang 2 3
pengecapan dari
kebutuhan nutrisi
menelan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Makan porsi kecil tapi sering
c. Kolaborasi terapi dokter
XIX. CATATAN PERKEMBANGAN
Diagnosa
No Waktu Catatan Perkembangan Paraf
Keperawatan
1 Defisit volume Senin, 28 Juli S : Ibu klien mengatakan, klien masih
cairan b.d 2019 BAB cair , hari ini BAB nya sudah 4 kali
kehilangan cairan (08.00 – 14.00 O:
aktif WITA) Konsistensi cair, tidak ada lendir
Dinas Pagi N = 124 x/m
RR = 24 x/m
T = 37,8 0C
SpO2 = 97 %
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Mempertahankan urine
output sesuai dengan usia 2 3
dan BB, BJ urine normal
Tekanan darah, nadi, suhu
3 3
tubuh dalam batas normal
Membran mukosa
3 3
lembab,turgor kulit baik
Tidak ada tanda-tanda
2 3
dehidrasi
tidak ada rasa haus yang
2 3
berlebihan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Monitor status hidrasi
d. Kolaborasi terapi dokter
2 Hipertermi b.d S : Ibu klien mengatakan, demam nya
proses infeksi turun naik
sekunder O : T = 37,8 0C
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Temperatur kulit sesuai yang
2 3
diharapkan
Temperatur tubuh sesuai
2 3
yang diharapkan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Kompres pasien
d. Kolaborasi terapi dokter
3 Ketidakseimbangan S : Ibu klien mengatakan, klien muntah-
nutrisi kurang dari muntah dan tidak nafsu makan
kebutuhan tubuh O : Porsi piring makanan masih tersisa
b/d penurunan banyak, muntah 4 kali
intake makanan Status Gizi = Kurus
Antropometri < - 3 atau ≤ 70%
BB : 9 kg
TB : 80 cm
Usia : 1 tahun 8 bulan
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Adanya peningkatan berat
2 3
badan sesuai dengan tujuan
Berat badan ideal sesuai
2 3
dengan tinggi badan
Tidak ada tanda tanda
2 3
malnutrisi
Menunjukkan peningkatan
fungsi pengecapan dari 2 3
menelan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Makan porsi kecil tapi sering
c. Kolaborasi terapi dokter
1 Defisit volume Senin, 28 Juli S : Ibu klien mengatakan, klien masih
cairan b.d 2019 BAB cair
kehilangan cairan (14.30 – 20.30 O : Konsistensi cair
aktif WITA) N = 118 x/m
Dinas Siang RR = 25 x/m
T = 37,6 0C
SpO2 = 98 %
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Mempertahankan urine
output sesuai dengan usia 2 3
dan BB, BJ urine normal
Tekanan darah, nadi, suhu 3 3
tubuh dalam batas normal
Membran mukosa
3 3
lembab,turgor kulit baik
Tidak ada tanda-tanda
2 3
dehidrasi
tidak ada rasa haus yang
2 3
berlebihan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Monitor status hidrasi
d. Kolaborasi terapi dokter
2 Hipertermi b.d S : Ibu klien mengatakan, klien masih
proses infeksi demam, badannya panas
sekunder O : T = 37,6 0C
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Temperatur kulit sesuai yang
2 3
diharapkan
Temperatur tubuh sesuai
3 3
yang diharapkan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Kompres pasien
d. Kolaborasi terapi dokter
3 Ketidakseimbangan S : Ibu klien mengatakan, klien masih
nutrisi kurang dari muntah-muntah dan makan sedikit
kebutuhan tubuh O : Porsi piring makanan masih tersisa
b/d penurunan banyak, muntah 3 kali, makan suapan 2
intake makanan sendok makan
A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Adanya peningkatan berat
2 3
badan sesuai dengan tujuan
Berat badan ideal sesuai
2 3
dengan tinggi badan
Tidak ada tanda tanda
2 3
malnutrisi
Menunjukkan peningkatan 2 3
fungsi pengecapan dari
menelan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Makan porsi kecil tapi sering
c. Kolaborasi terapi dokter
1 Defisit volume Senin, 28 Juli S : Ibu klien mengatakan, BAB cairnya
cairan b.d 2019 sudah berkurang, malam ini hanya 2 kali
kehilangan cairan (20.30 – 08.00 BAB
aktif WITA) O : Konsistensi mulai jadi padat
Dinas Malam N = 120 x/m
RR = 24 x/m
T = 37,1 0C
SpO2 = 98 %
A : Masalah teratasi sebagian
Indikator IR ER
Mempertahankan urine
output sesuai dengan usia 3 4
dan BB, BJ urine normal
Tekanan darah, nadi, suhu
4 5
tubuh dalam batas normal
Membran mukosa
4 5
lembab,turgor kulit baik
Tidak ada tanda-tanda
3 4
dehidrasi
tidak ada rasa haus yang
3 4
berlebihan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Monitor status hidrasi
d. Kolaborasi terapi dokter
2 Hipertermi b.d S : Ibu klien mengatakan, klien badannya
proses infeksi sudah mulai teraba dingin tidak panas lagi
sekunder O : T = 37,1 0C
A : Masalah teratasi sebagian
Indikator IR ER
Temperatur kulit sesuai
3 4
yang diharapkan
Temperatur tubuh sesuai
4 5
yang diharapkan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Monitor TTV
c. Kompres hangat
d. Kolaborasi terapi dokter
3 Ketidakseimbangan S : Ibu klien mengatakan, klien tidak nafsu
nutrisi kurang dari makan, hanya makan sedikit saja
kebutuhan tubuh O : Porsi piring makanan masih tersisa
b/d penurunan banyak, makan suapan 3 sendok makan
intake makanan A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Adanya peningkatan berat
2 3
badan sesuai dengan tujuan
Berat badan ideal sesuai
2 3
dengan tinggi badan
Tidak ada tanda tanda
2 3
malnutrisi
Menunjukkan peningkatan
fungsi pengecapan dari 2 3
menelan
P : Lanjutkan Intervensi
a. Obs. Intake dan Output
b. Makan porsi kecil tapi sering
c. Kolaborasi terapi dokter
1 Defisit volume Selasa, 29 Juli S : Ibu klien mengatakan, BAB cairnya
cairan b.d 2019 sudah tidak ada lagi
kehilangan cairan (08.00 – 14.00 O : Konsistensi padat, frekuensi 1 kali
aktif WITA) N = 120 x/m
Dinas Pagi RR = 24 x/m
T = 36,7 0C
SpO2 = 98 %
A : Masalah sudah teratasi
Indikator IR ER
Mempertahankan urine
output sesuai dengan usia 4 5
dan BB, BJ urine normal
Tekanan darah, nadi, suhu
5 5
tubuh dalam batas normal
Membran mukosa 5 5
lembab,turgor kulit baik
Tidak ada tanda-tanda
4 5
dehidrasi
tidak ada rasa haus yang
4 5
berlebihan
P : Intervensi Dihentikan
Jam 11.00 WITA, klien boleh pulang
Terapi farmakologis waktu pulang :
a.Oral Lacto B 1 x ½
b.Oral Zinc Syrup 20 mg /24 jam
c.Oral Cefixime Syrup 2,5 ml /12 jam
2 Hipertermi b.d S : Ibu klien mengatakan, klien badannya
proses infeksi sudah tidak panas lagi
sekunder O : T = 36,7 0C
A : Masalah sudah teratasi
Indikator IR ER
Temperatur kulit sesuai
4 5
yang diharapkan
Temperatur tubuh sesuai
5 5
yang diharapkan
P : Intervensi Dihentikan
Jam 11.00 WITA, klien boleh pulang
Terapi farmakologis waktu pulang :
a. Oral Lacto B 1 x ½
b. Oral Zinc Syrup 20 mg /24 jam
c. Oral Cefixime Syrup 2,5 ml /12 jam
3 Ketidakseimbangan S : Ibu klien mengatakan, klien makannya
nutrisi kurang dari hanya sedikit saja
kebutuhan tubuh O : Porsi piring makanan masih tersisa
b/d penurunan banyak, makan suapan 5 sendok makan
intake makanan A : Masalah belum teratasi
Indikator IR ER
Adanya peningkatan berat
2 3
badan sesuai dengan tujuan
Berat badan ideal sesuai
2 3
dengan tinggi badan
Tidak ada tanda tanda
2 3
malnutrisi
Menunjukkan peningkatan
fungsi pengecapan dari 2 3
menelan
P : Intervensi Dihentikan
Jam 11.00 WITA, klien boleh pulang
Sesuai anjuran dokter, nasehat setelah
pulang : Makan porsi kecil tapi sering
Terapi farmakologis waktu pulang :
a. Oral Lacto B 1 x ½
b. Oral Zinc Syrup 20 mg /24 jam
c. Oral Cefixime Syrup 2,5 ml /12 jam