5 Bab II
5 Bab II
TINJAUAN PUSTAKA
sekarang oleh Menik Wantira ( 2008 ). Persamaan dan perbedaan tersebut, yaitu
sebagai berikut :
Persamaan :
Bahwa antara penulis terdahulu dengan penulis yang sekarang sama - sama
restoran.
Perbedaan :
Kalau penulis terdahulu hanya membatasi masalah pada jenis - jenis peralatan
restoran dan dampak yang ditimbulkan jika suatu restoran tidak memiliki
18
2.2 Landasan Teoritis
Terlepas dari sejarah perhotelan, kata hotel dulunya berasal dari kata
hospitium ( bahasa latin ), artinya ruangan tamu. Dalam jangka waktu lama kata
house dengan mension house ( rumah besar ) yang berkembang pada saat itu,
maka rumah - rumah besar disebut Hostel. Dimana hostel ini disewakan kepada
dengan perkembangannya lambat laun huruf " S " pada kata hostel tersebutpun
lain menurut :
tidur kepada orang - orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu
membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima
Hotel adalah suatu tempat dimana disediakan penginapan makan dan minum,
serta pelayanan lainnya untuk disewakan bagi para tamu atau orang - orang
19
3. Surat Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. SK. 241/5/70,
tahun 1970 :
untuk umum, yang memenuhi syarat - syarat comfort dan bertujuan komersial.
sasaran nyaman ( comfort ) dan khusus untuk kamar - kamar tamu dapat
5. Prof. K. Krapf :
makanan dan pelayanan yang bersangkutan dengan menginap serta makan itu
" Hotel adalah sejenis akomodasi, yang menyediakan fasilitas dan pelayanan
penginapan, makan dan minum, serta jasa - jasa lainnya untuk umum yang
20
2.2.2 Struktur organisasi hotel
32 ) :
Gambar 1
Struktur Organisasi " Medium Hotel "
adalah bagian yang menjual atau menyewakan kamar kepada para tamu.
21
Beberapa seksi yang termasuk dalam Front Office Department :
a. Reception.
b. Reservation.
c. Information.
d. Telephone Operator.
f. Uniformed Service.
kebersihan, kerapian, dan kelengkapan kamar - kamar tamu dan ruangan umum
pencucian pakaian - pakaian tamu dan juga mencuci pakaian seragam karyawan
Department :
a. Floor Section.
c. Linen Section.
d. Laundry Service.
22
Beberapa seksi yang termasuk dalam Food and Beverage Department :
a. Kitchen.
b. Restoran.
c. Bar.
d. Room Service.
e. Function Hall.
f. Stewarding.
g. Pastry.
4. Bagian Accounting
a. Purchasing Department.
c. Credit Department.
5. Bagian Marketing
a. Sales Department.
6. Bagian Engineering
23
Beberapa seksi yang termasuk dalam Engineering Department :
7. Bagian Personnel
pegawai perusahaan.
a. Training Department.
b. Recruitment Department.
meja yang tersusun rapi, dengan kehadiran orang, timbulnya aroma semerbak dari
Food and Beverage Service Industry ) termasuk suatu industri yang tertua di
24
Untuk mengetahui secara pasti kapan industri ini dimulai, tentu tidak
dapat dipastikan. Pada dasarnya industri ini ialah industri yang menghidangkan
makanan dan minuman kepada orang - orang yang jauh dari rumahnya yang
melakukan perjalanan atau bepergian. Atau dengan kata lain, yaitu ketika
seseorang jauh dari rumahnya, maka orang tersebut pasti memerlukan tempat
untuk beristirahat, makan dan minum. Akibatnya timbullah beberapa restoran atau
rumah makan yang mana untuk makanan yang dimasak tersebut orang yang ingin
Salah satunya, Coffee House yang pertama kali didirikan pada tahun
1763 oleh Monsieur Boulanger. Ia adalah seorang vendor atau supplier di jalan
bailleul dan ia mempromosikan soup - nya di coffee housenya dengan nama "
restoratives " dan membuat papan iklan yang terdapat di pintu restoran pertama
adalah :
" Venite ad me omnes qui stomacho laboratoratis et ego restaurabo vos ", yang
" Come to me all whose stomachs cry out in anguish and I shall restore you ".
saya, Anda yang perutnya menangis karena lapar dan saya akan memulihkan
kondisi anda ". Ide ini begitu populer dan tersebar kemana - mana dan kemudian
banyak orang yang menirunya dan mulailah timbul restoran - restoran baru.
Virginia dan New York. Dengan perkembangan peradaban manusia, maka banyak
bermunculan suatu restoran yang bagus dan mewah atau Luxurious Restaurant
25
seperti Grill Restaurant, Supper Club, Excecutive Dining Room, dan sebagainya
akhir - akhir ini perlu kiranya diidentifikasi. Dilihat dari pengelolaan dan sistem
1. Formal Restaurant
pelayanan eksklusif.
2. Informal Restaurant
dan minuman yang dikelola secara komersial dan profesional dengan lebih
3. Specialities Restaurant
makanan dan minuman yang dikelola secara komersial dan profesional dengan
menyediakan makanan khas dan diikuti dengan sistem penyajian yang khas
26
2.2.5 Jenis - jenis restoran
dikelompokkan dalam tiga bagian, yaitu Formal Dining Room, Informal Dining
Room dan Specialities Restaurant. Dari ketiga kelompok tersebut dapat dijelaskan
Yang dimaksud dengan Formal Dining Room adalah restoran di dalam hotel
yang merupakan high class restoran. Restoran ini diciptakan sedemikian eksklusif
sehingga hanya tamu - tamu tertentu yang dapat menikmati hidangan tersebut.
a. Rotisserie
b. Grill
Restoran untuk steak atau chops, yang mana makanan tersebut dibakar
Yang dimaksud dengan Informal Dining Room adalah restoran yang sifatnya
a. Coffee Shop
27
Coffee Shop adalah sebuah restoran yang dikelola secara komersial yang
pelayanan dalam suasana tidak formal tanpa diikuti aturan service yang
beroperasi 24 jam.
b. Tavern
Tavern adalah restoran kecil yang berada di dalam hotel, yang mana
c. Cocktail Lounge
Coctail Lounge adalah suatu tempat yang khusus untuk menjual minuman
Pool Snack Bar adalah counter bar kecil yang terletak di tepi kolam renang
e. Room Service
Room Service adalah sistem pelayanan terhadap tamu hotel yang mana
makanan dan minuman yang dipesan oleh tamu akan diantarkan dan
3. Specialities Restaurant
hotel yang menyediakan makanan atau masakan khusus. Makanan khusus tersebut
28
a. Japanise Food
b. Chinese Food
c. Italian Food
dan menjadi syarat utama bagi suatu departemen F & B. Pada prinsipnya peralatan
besar, yaitu :
1. Service Material
2. Service Equipment
restoran, maka dari masing - masing peralatan tersebut dapat dijelaskan sebagai
berikut :
29
1. Service Material
Table wares / Silver wares adalah peralatan makan yang terbuat dari bahan
perak atau stainless steel. Alat - alat tersebut berupa knife ( cutlery ), spoon and
fork ( flatwares ), coffee / tea pot, milk jugs / creamer, sugar bowl, butter bowl (
hollow wares ). Beberapa contoh dari Table wares / Silver wares yang biasa
Gambar 2
Jenis - jenis pisau ( knife )
Keterangan :
1. Fish knife : pisau ikan. ( ciri khasnya : ujung runcing, tajam dan tebal ).
2. Steak Knife : pisau daging ( bergerigi seperti geraji ). Pada umumnya berpasangan dengan
dinner fork.
3. Dessert Knife : pisau untuk makan hidangan pembuka dan penutup. Berpasangan dengan
dessert fork.
4. Dinner Knife : pisau untuk makan hidangan utama. Berpasangan dengan dinner fork.
5. Fruit Knife : pisau buah. Berpasangan dengan fruit fork.
30
Gambar 3
Jenis - jenis sendok ( spoon )
Keterangan :
1. Demitasse Spoon : sendok untuk mengaduk kopi kental ( demitasse ), yang berpasangan
dengan demitasse cup & saucer.
2. Tea Spoon : sendok untuk mengaduk teh.
3. Ice Cream Spoon : sendok untuk makan ice cream.
4. Bouillon Spoon : sendok untuk makan sup encer, yang berpasangan dengan bouillon cup
& saucer.
5. Onion Soup Spoon : sendok untuk makan sup bawang bombay.
6. Dessert Spoon : sendok untuk makan hidangan penutup, yang berpasangan dengan
dessert fork.
7. Iced Tea Spoon : sendok untuk mengaduk es teh atau digunakan untuk mix drink. Biasa
disebut Long Spoon.
8. Melon Spoon : sendok untuk mengambil daging dari buah melon..
31
Gambar 4
Jenis - jenis garpu ( fork )
Keterangan :
1. Oyster Fork : garpu untuk makan macam - macam hidangan pembuka - cocktail.
2. Dessert Fork : garpu untuk makan hidangan salad, cake dan sebagainya.
3. Dinner Fork : garpu untuk makan hidangan utama dikombinasi dengan dinner knife.
4. Fish Fork : garpu untuk makan hidangan ikan dikombinasi dengan fish knife.
5. Fruit Fork : garpu untuk makan hidangan buah - buahan yang sudah dipotong – potong.
32
b. China Wares
China wares adalah peralatan makan yang biasa terbuat dari bahan keramik.
Alat - alat tersebut berupa piring ( plate ) dan cangkir ( cup ). Beberapa contoh
Gambar 5
Jenis - jenis China wares ( plate & cup )
Keterangan :
1. Breakfast Cup and Saucer : cangkir dan alasnya khusus untuk menyajikan teh atau kopi
panas waktu makan pagi.
2. Tea Cup and Saucer : cangkir dan alasnya untuk menyajikan teh panas atau kopi
3. panas pada umumnya.
4. Demitasse Cup and Saucer : cangkir dan alasnya khusus untuk menyajikan kopi kental
( demitasse ) sesudah makan malam.
5. B & B Plate : piring khusus untuk menyajikan roti, Side plate.
6. Dessert Plate : piring tanggung untuk menyajikan macam - macam hidangan
penutup, juga hidangan pembuka.
6. Hors d' oeuvre Plate : piring khusus untuk menyajikan hidangan pembuka atau
kadang - kadang sebagai under liner ( alas ).
7. Soup Plate : piring untuk menyajikan sup.
8. Fish Plate : piring untuk menyajikan hidangan dari ikan.
9. Dinner Plate / Joint Plate : piring untuk menyajikan hidangan utama.
10. Round Casserol : untuk menyajikan onion soup ( sup bawang bombay ).
33
c. Glass Wares
Glass wares adalah peralatan makan yang terbuat dari bahan kaca, seperti
segala jenis dan bentuk gelas. Berdasarkan jenisnya, gelas dibedakan menjadi dua
macam yaitu :
1. Steam Glass
Contoh dari gelas berkaki ( steam glass ) yang biasa dipergunakan di restoran,
Gambar 6
Macam - macam steam glass
Keterangan :
1. Straight Whisky Glass : untuk menyajikan whisky tanpa campuran apa - apa.
2. Liqueur Glass : untuk menyajikan liqueur.
3. Sherry Glass : untuk menyajikan sherry.
4. Cocktail Glass : untuk menyajikan cocktail.
5. White Wine Glass : untuk menyajikan anggur putih.
6. Red Wine Glass : untuk menyajikan anggur merah.
7 dan 8. Sour Glass : untuk menyajikan whisky sour.
9. Shorbet Glass : untuk menyajikan shorbet.
10 dan 11. Champagne Glass : untuk menyajikan champagne.
12. Water Goblet : untuk menyajikan air es.
34
13. Pupose glass : untuk menyajikan white wine dan red wine.
14. Brandy snifter Glass : untuk menyajikan brandy atau cognac.
15. Beer Glass : untuk menyajikan beer.
2. Un Steam Glass
Contoh dari gelas tidak berkaki ( steam glass ) yang biasa dipergunakan di
Gambar 7
Macam - macam un steam glass
Keterangan :
d. Table Accompaimment
meja, pada saat makan. Adapun peralatan tersebut adalah tempat garam dan
merica, vas bunga, asbak, nomor meja, daftar menu dan serbet makan ( Sugiarto
35
2. Service Equipment
Pisau untuk memotong buah dan garpu khusus untuk makan buah.
2. Grape Scissors
3. Pastry Sliced
4. Pastry Knife
5. Sundae Spoon
6. Lobster Cracker
kepiting.
7. Finger Bowl
8. Snail Disk
9. Oyster Disk
36
11. Snail Fork
1. Mebeler ( furniture )
a. Kursi ( chair )
37
Dalamnya tempat sandaran dari ujung depan kursi adalah 46 cm atau 18
inchi.
b. Meja ( table )
Perlengkapan restoran yang dipergunakan sebagai meja makan tamu. Ada tiga
jenis meja yang umum digunakan di dalam restoran dan dengan ukuran yang
makanan dan minuman untuk disajikan ke meja tamu. Meja ini mudah
dipindah - pindahkan.
38
Gambar 8
Trolley
seperti plate, cup, spoons, forks, knives, butter spreader, tray, table cloth,
Gambar 9
Side Stand
39
Keterangan :
Alat yang digunakan para pramusaji untuk membawa makanan dan minuman
dalam jumlah yang sedikit. Ada dua macam tray yang biasa dipergunakan di
berbentuk bulat ( round tray ). Alat ini terbuat dari bahan kayu, namun ada
2. Lena ( linen )
Linen adalah perlengkapan restoran yang terbuat dari bahan katun atau
sintesis. Warna yang dipilih umumnya putih, namun demikian ada beberapa
restoran yang menggunakan warna lain sesuai dengan interiornya. Linen - linen
2005 : 51 ), yaitu :
a. Table Cloth
40
Ukuran : 183 cm x 137 cm atau 72 inchi x 54 inchi
b. Slip Cloth
Linen yang berfungsi untuk menutupi table cloth yang hanya sedikit kotor
atau rusak. Slip Cloth ini berukuran 100 cm x 100 cm atau 36 inchi x 36 inchi.
c. Moulton
Alas meja yang terbuat dari kain panas, yang berfungsi untuk menjaga siku
tamu agar tidak sakit dan juga mengurangi bunyi pada waktu waiter / ss
Untuk meja berbentuk bujur sangkar ( square table ) dan meja berbentuk
d. Buffet Cloth
Taplak meja yang khusus digunakan untuk prasmanan. Buffet Cloth berukuran
e. Skirting
Linen yang berfungsi sebagai penutup kaki meja pada prasmanan agar terlihat
rapi dan menarik. Untuk ukuran skirting disesuaikan dengan ukuran meja.
41
f. Napkin
Serbet makan yang biasa digunakan tamu pada saat makan. Ada dua macam
g. Service Cloth
Linen yang digunakan untuk membantu perlengkapan kerja waiter / ss. Untuk
ukurannya 46 cm x 50 cm.
h. Glass Cloth
Kain khusus yang digunakan untuk memoles glassware. Jenis kain ini mudah
menyerap air dan bulu - bulunya tidak menempel. Glass Cloth berukuran 50
cm x 50 cm.
China ware ( bread & butter plate, tea cup & saucer ).
42
Yang disusun dengan lengkap dan rapi di atas meja makan, yang
Gambar 10
Basic Table Set - Up
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Dinner Fork
4. Napkin
5. Dinner Knife
6. Water Goblet
43
2. Table Setting Breakfast Standard
Gambar 11
Table Setting Breakfast Standard
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Dinner Fork
4. Napkin
5. Dinner Knife
6. Tea Cup & Saucer
7. Tea Spoon
8. Water Goblet
Gambar 12
Table Setting Lunch & Dinner Standard
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Dinner Fork
4. Napkin
5. Dinner Knife
6. Soup Spoon
7. Water Goblet
44
4. Table Setting Lunch
Gambar 13
Table Setting Lunch
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Dinner Fork
4. Napkin
5. Dinner Knife
6. Soup Spoon
7. Tea Cup & Saucer and Tea Spoon
8. Dessert Spoon
9. Water Goblet
Gambar 14
Table Setting Dinner
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Dessert Fork
4. Dinner Fork
5. Napkin
45
6. Dinner Knife
7. Soup Spoon
8. Dessert Knife
9. Demitasse Cup & Saucer
10. Demitasse Spoon
11. Dessert Knife
12. Dessert Fork
13. Water Goblet
Gambar 15
Table Setting Dinner Elaborate
Keterangan :
1. B & B Plate
2. B & B Knife
3. Fish Fork
4. Dinner Fork
5. Show Plate
6. Napkin
7. Dinner Knife
8. Fish knife
9. Soup Spoon
10. Cocktail Fork
11. Demitasse Cup & Saucer
12. Demitasse Spoon
13. Ice Cream Spoon
14. Dessert Knife
15. Dessert Fork
16. Water Goblet
17. Champagne Glass
18. Red Wine Glass
19. White Wine Glass
46
[Link] Langkah - langkah table setting
1. Memasang moulton.
7. Menata table accompaimment ( flower vase, table number, menu list, salt &
pepper shaker ).
Asal kata Hygiene dan Sanitasi berasal dari bahasa yunani yang artinya
" Sehat dan Bersih ". Pada suatu restoran penggunaan peralatan merupakan hal
47
2. Sanitasi peralatan adalah suatu usaha yang menitikberatkan kegiatannya
( Equipment Environment ).
Mesin cuci yang biasa dipergunakan oleh restoran besar maupun hotel
secara umum ada dua jenis ( Soekresno, 2001 : 338 – 341 ), yaitu sebagai berikut :
Proses cuci untuk mesin Single Tank Door - Type dengan tahapan cuci
Gambar 16
Single Tank Door - Type
Keterangan :
Tahap Pertama :
Peralatan yang telah tertata rapi di rak disemprot dengan larutan air dan detergen. Fungsi
detergen untuk membersihkan sekaligus membunuh kuman yang ada pada peralatan tersebut
dengan cara disemprot melalui pipa semprot otomatis dari atas maupun bawah, sementara
cucian perlahan - lahan berjalan dengan sendirinya selama ± 40 - 50 detik.
Tahap Kedua :
Peralatan berada diantara tahap pertama dan tahap ketiga selama ± 5 detik. Pada tahap ini
cucian mengalirkan larutan kebawah dan rak terus berjalan.
48
Tahap Ketiga :
Sementara peralatan tetap berjalan dan melewati pipa penyemprot air panas dengan
temperatur 180º F selama 10 detik. Cucian ini disemprot campuran air dengan larutan yang
berfungsi sebagai pembilas dan sekaligus mengeringkan.
2. Conveyer Type
Sistem kerja untuk mesin cuci Conveyer Type ini melalui 4 ( empat ) tahap,
2. Cuci ( wash ).
Gambar 17
Conveyer Type
Keterangan :
49
4. Tahap Final Rinse
Tahap bilas akhir, penyemprotan dengan temperatur 80º - 85º C bertujuan untuk
menyempurnakan proses pencucian agar melepaskan sisa kotoran atau detergen yang mungkin
masih melekat, ditambah dengan bahan pembilas sehingga peralatan yang dicuci keluar dalam
keadaan kering, cemerlang, dan siap untuk dipakai kembali.
Kedua mesin cuci di atas, biasanya terletak di bagian dapur yang disebut
" washing area " suatu sub bagian dari scullery ( tempat alat - alat yang kotor ).
Tenaga penggerak mesin tersebut adalah air dan listrik dan dengan sistem ban
Gambar 18
Diagram Sirkulasi Perputaran Peralatan
Keterangan :
Clear - Up → Manual
Pengambilan peralatan kotor dari meja tamu.
Scraping, Sorting, Loading → Manual
- Scraping
Pembuangan makanan sisa.
- Sorting
Pengelompokkan peralatan sesuai dengan jenisnya.
- Loading
Penempatan peralatan di rak sesuai dengan jenisnya.
50
Pre Wash I → Manual
Pencucian awal tahap pertama.
Pre Wash II → Kerja Mesin
Pencucian awal tahap kedua.
Wash → Kerja Mesin
Tahap pencucian peralatan.
Power Rinse → Kerja Mesin
Tahap pembilasan awal peralatan.
Final Rinse → Kerja Mesin
Tahap pembilasan akhir peralatan.
Drying → Kerja Mesin
Tahap pengeringan peralatan.
Sorting → Manual
Pengelompokkan peralatan sesuai dengan jenisnya.
Stooring / Keeping → Manual
Penyimpanan peralatan di rak.
Table Setting → Manual
Peralatan siap dipakai dan ditata di atas meja tamu.
Dalam suatu restoran harus ada par - stock peralatan yaitu menyediakan
Apabila jumlah atau kapasitas tempat duduk tamu suatu restoran 50 seat,
untuk setiap peralatan yang digunakan harus 150 pcs. Dengan perhitungan 50 pcs
untuk operasional restoran artinya sudah di set - up di atas meja tamu, 50 pcs
dalam keadaan kotor artinya sudah dipakai oleh tamu dan masih dibersihkan oleh
stewardress dan 50 pcs sebagai persiapan apabila ada kekurangan artinya dalam
51
Sebelum mulai set - up cucilah tangan terlebih dahulu dengan memakai sabun.
Semua peralatan harus sudah bersih / sanitair ( pisau, sendok, garpu, gelas dan
lain - lain ).
Pakailah seragam yang telah ditentukan dengan komplit dan dalam keadaan
Bila mengambil barang - barang yang ringan dalam jumlah sedikit seperti
Pisahkan antara serbet yang untuk mengelap barang dan peralatan dengan
serbet tangan.
Jangan bersin atau batuk di depan meja yang akan di set - up.
Jangan menggunakan guest napkin untuk mengelap cutlery, glass, dan china
ware.
antara lain :
b. Tamu tidak merasa puas karena pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan
keinginannya.
52
c. Para waiter / ss tidak bekerja sesuai dengan standart operations procedure
dan pelayanan yang baik dapat diciptakan kalau masing - masing bagian, tiap
orang yang diberi tanggung jawab, melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai
pelayanan yang terkenal ( WA, Marsum, 2000 : 274 ; Sugiarto, 2003 : 96 ), yaitu :
1. Table Sevice
mana para tamu duduk di kursi menghadap meja makan, dan kemudian makanan
maupun minuman diantarkan, disajikan kepada para tamu tadi oleh seorang waiter
53
/ waitress. Table service pada umumnya dapat dibedakan menjadi 4 ( empat )
kategori, yaitu :
a. American Service
Adalah suatu jenis pelayanan yang sifatnya tidak begitu formal atau resmi dan
restoran, seperti coffee shop dan cafetaria. American Service sangat terkenal
dengan ciri khasnya bahwa makanan sudah disiapkan - ditata - diatur dengan
rapi dan menarik di atas piring makan sejak dari dapur. Untuk penyajian
disajikan dari sebelah kiri tamu, minuman disajikan dari sebelah kanan tamu
b. English Service
Adalah suatu jenis pelayanan yang sifatnya formal atau resmi. Sistem
Pada jenis pelayanan ini makanan sudah dipersiapkan dan dibawa ke meja
c. French Service
Adalah suatu jenis pelayanan yang sifatnya formal atau resmi. Pelayanan ala
sekarang ini disukai oleh orang - orang yang menginginkan pelayanan mewah.
Pada French Service, makanan sudah disiapkan - ditata - diatur dengan rapi
54
dan menarik di atas silver platter kemudian ditaruh di atas alat pemanas atau
dihidangkan dari sebelah kanan tamu, kecuali bread & butter dan salad.
d. Russian Service
Adalah suatu jenis pelayanan yang sifatnya sangat formal, mewah dan para
tamu merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas. Russian
Service kadang - kadang disebut juga Modified French Service karena dalam
pelayanan ini makanan disajikan di atas silver platter yang dilengkapi dengan
tutupnya agar makanan tetap panas. Silver platter tadi ditaruh di atas baki
besar atau oblong tray kemudian dibawa ke ruang makan dan diletakkan di
atas meja samping atau side stand. Makanan disajikan dari sebelah kanan
tamu, jalan berkeliling meja makan, searah dengan arah jarum jam.
2. Counter Service
restoran di mana para tamu yang datang duduk di counter. Apabila makanan dan
minuman yang dipesan sudah siap maka akan disajikan kepada tamu di atas
counter.
3. Tray Service
Yang dimaksud dengan Tray Service adalah suatu sistem pelayanan restoran
yang mana saat menyajikan makanan dan minuman kepada tamu dengan
55
4. Self Service
Yang dimaksud dengan Self Service atau kadang - kadang disebut juga buffet
service adalah suatu sistem pelayanan restoran di mana semua makanan secara
lengkap ( dari appetizer, soup, main course, dessert dan sebagainya ) telah ditata
dan diatur dengan rapi di atas meja prasmanan. Para tamu secara bebas
Berikut ini adalah alur atau urutan pelayanan restoran dari mulai tamu
Menawarkan menu minuman kepada tamu dan menanyakan apakah siap untuk
56
7. Present The Menu
Menata peralatan makan seperti spoon, fork, knife di meja tamu sesuai dengan
Mengangkat piring kotor sisa makanan pembuka dari atas meja tamu.
Mengangkat piring kotor sisa makanan utama dari atas meja tamu.
57
18. Crumbing Down
Mengangkat piring kotor sisa makanan penutup dari atas meja tamu.
Menyerahkan tagihan atau bon pembayaran kepada tamu ketika selesai makan
Menata kembali semua perlengkapan di atas meja seperti flower vase, menu
58
Fungsi dari Peralatan dan
Perlengkapan Restoran
Memperlancar Pelayanan
Restoran
Pengaruh / Dampak
Gambar 19
Kerangka Pemikiran
seorang waiter / ss yang profesional dapat mengetahui dengan jelas akan fungsi
peralatan dalam operasional restoran dari mulai peralatan ter set - up di atas meja
kepada tamu restoran yang nantinya dapat menimbulkan kepuasan tamu yang
59