Rencana Kerja Madrasah: Panduan Modul
Rencana Kerja Madrasah: Panduan Modul
Rencana Kerja
Madrasah
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bahwa Kementerian
Agama Republik Indonesia dengan dukungan Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia
Komponen 3 (Akreditasi Madrasah) berhasil menyusun 8 (delapan) Modul Pengembangan
Mutu Pendidikan Madrasah, yaitu:
Modul 1 Pengembangan Madrasah Efekif
Modul 2 Rencana Kerja Madrasah dan Rencana Kerja & Anggaran Madrasah
Modul 3 Pengembangan Kurikulum 2006
Modul 4 Pengembangan Kurikulum 2013
Modul 5 Pembelajaran Akif, Inovaif, Kreaif, Efekif, dan Menyenangkan
Modul 6 Perpustakaan
Modul 7 Administrasi dan Keuangan Madrasah
Modul 8 Hidup Sehat
Delapan modul ini dikembangkan dengan tujuan membantu madrasah untuk meningkatkan
mutu pendidikan madrasah sesuai dengan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan pada
umumnya dan membantu madrasah dalam mempersiapkan penilaian akreditasi madrasah
pada khususnya.
Atas disusunnya delapan modul ini, atas nama Kementerian Agama, kami mengucapkan
terima kasih dan penghargaan yang seinggi-ingginya kepada para pihak yang terlibat dalam
penyusunan modul, terutama kepada:
1. Tim Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia Komponen 3 yang telah memfasilitasi
kegiatan penyusunan modul ini.
2. Tim penulis modul yang terdiri dari para akademisi dan prakisi pendidikan yang telah
mengerahkan kemampuan terbaiknya.
3. Lembaga Mitra Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia Komponen 3 di ingkat provinsi
yang telah terlibat dalam memberikan masukan untuk penyempurnaan modul ini
berdasarkan pengalaman implementasi program kemitraan di madrasah sasaran.
Akhirnya, kami berharap Kedelapan modul ini dapat didiseminasikan dan digunakan oleh
para pemangku kebijakan dan kepeningan di lingkungan Kementerian Agama baik pusat
maupun daerah melalui kegiatan workshop/bimbingan teknis/lainnya kepada madrasah
dalam upaya mewujudkan MADRASAH LEBIH BAIK.
Jakarta,
Direktur Pendidikan Madrasah,
Datar Isi
PENDAHULUAN
Tabel Rincian Sesi
DAFTAR ISI
1. Latar Belakang Panduan Modul
1.1 Mengapa panduan modul ini dirancang
1.2 Mengapa perlu menyediakan Panduan Pelaihan
1.3 Siapa yang harus menggunakan Panduan Pelaihan ini
1.4 Dimana keberadaan modul ini dalam kerangka kerja Kemitraan Pendidikan
2. Ikhisar untuk Pelaih
2.1 Pendekatan pembelajaran apakah yang diambil
2.2 Bagaimana metode lingkungan pembelajaran
2.3 Bagaimanakah program dilaksanakan
2.4 Bagaimanakah sesi berlangsung
2.5 Langkah pengajaran apakah yang disarankan
2.6 Saran-saran apakah yang bisa diberikan untuk membuat peraturandasar/
kontrak belajar bagi kelompok
3. Prosedur Evaluasi
3.1 Mengapa mengevaluasi Program Pelaihan?
3.2 Prosedur Khusus Evaluasi
4. Modul
Sesi 1: Prinsip dan Alur Penyusunan RKM
Sesi 2: Kondisi Madrasah Saat ini
Sesi 3: Kondisi Madrasah yang diharapkan
Sesi 4: Program dan Kegiatan
Sesi 5: Rencana Anggaran Madrasah
Sesi 6: RKTM dan RKAM
5. Lampiran
Template RKM dan RKAM
Tabel-tabel RKM dan RKAM
Contoh Format lain RKM dan RKAM
Pendahuluan
Seiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan
mutu pendidikan. Program penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan
Standar Nasional Pendidikan (SNP) dilakukan evaluasi, akreditasi, dan seriikasi. Badan
Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah yang selanjutnya disebut BAN-S/Madalah badan
evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan jenjang
pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada SNP. Sedangkan Badan
Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah yang selanjutnya disebut BAP-S/Madalah badan
evaluasi mandiri di provinsi yang membantu BAN S/M dalam pelaksanaan akreditasi.
BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasi penjaminan mutu pendidikan
kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintah dan
Pemerintah Daerah.
Dalam rangka penjaminan mutu madrasah,maka pengelolaan madrasah diatur dengan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 19 Tahun 2007 tanggal 23 Mei 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam PP No
19 tahun 2007 tersebut dinyatakan bahwa, perncanaan program terdiri dari: (1) Visi sekolah/
madrasah, (2) Misi sekolah/madrasah, (3) Tujuan Sekolah/madrasah, (4) Rencana kerja
sekolah/madrasah.
Agar Madrasah berhasil mencetak lulusan yang memiliki kompetensi untuk melanjutkan ke
ingkat pendidikan yang lebih inggi. Maka, secara internal madrasah perlu memperbaiki
beberapa hal, termasuk di dalamnya proses pembelajaran, manajemen di ruang kelas,
manajemen kelembagaan dan yang lainnya. Oleh karena itu, madrasah menyediakan,
mengembangkan, mengelola dan mengerahkan sarana dan prasarana pendidikan dan
sumberdaya lainnya secara lebih baik. Madrasah juga diharapkan membangun kerja sama
dengan semua pemangku kepeningan untuk mewujudkan hal-hal tersebut. Untuk itu, semua
indakan madrasah harus akuntanbel dan transparan agar memperoleh kepercayaan dari
semua pemangku kepeningan.
Untuk mencapai hal tersebut, maka madrasah harus melakukan semua perencanaan atas
semua hal dengan baik dan telii, program dan anggaran sudah direncanakan dengan matang
untuk mencapai tujuan dan sasaran dengan tepat yang tersusun dalam Rencanaa Kerja
Madrasah (RKM).
RKS/M dirumuskan berdasarkan peraturan-perundangan yang berlaku, yaitu: Undang-
Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Permendiknas No.
19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, serta Rencana Strategis Departemen
Pendidikan Nasional 2005 – 2009.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, Bab VIII tentang Standar Pengelolaan
oleh Satuan Pendidikan, Pasal 53, ayat (1) dinyatakan bahwa seiap satuan pendidikan
dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana
kerja jangka menengah satuan pendidikan yang melipui 4 (empat) tahunan.
Lebih jauh, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 19 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan menyatakan bahwa sekolah/madrasah wajib
membuat: (1) Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang
akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin
dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan; (2). Rencana
Kerja Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/
Madrasah (RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah. Ke iga hal
tersebut dinamakan RKM (Rencana Kerja Madrasah)
Modul ini masih mengikui Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan tetapi untuk penyesuaian perlu juga dianalisis PP No 32 Tahun 2013
(ada pada tugas diskusi). Begitu juga Standar Proses, Standar Isi, Standar Penilaian, semuanya
masih menggunakan standar yang lama. Dengan berlakunya kurikulum 2013, diharapan
standar yang digunakan juga berubah.
Kompetensi
Sesi Topik Indikator Waktu
dasar
Empat Program, Pe- Mampu 1. Menjelaskan konsep dan cara 180
nanggungja- menyusun merumuskan program menit
wab program, Program dan 2. Menjelaskan cara menentukan
Kegiatan, Kegiatan penanggungjawab program
Indikator
3. Menjelaskan indikator ketercapaian
Kinerja dan
program
Jadwal, dan
Kegiatan 4. Menjelaskan konsep dan cara
merumuskan kegiatan
5. Menjelaskan cara menyusun jadwal
kegiatan
6. Membuat program
7. Menentukan penanggungjawab
program
8. Menentukan indikator ketercapaian
program
9. Merumuskan kegiatan
[Link] jadwal kegiatan
Lima Perumusan Mampu 1. Menjelaskan cara membuat rencana 240
Rencana merumuskan biaya madrasah menit
Ang-garan Rencana 2. Menjelaskan cara membuat rencana
Madrasah Anggaran pendanaan madrasah
Madrasah
3. Menjelaskan cara meyelaraskan
rencana biaya dengan sumber
pendanaan madrasah.
4. Membuat rencana biaya madrasah
5. Membuat rencana pendanaan
madrasah
6. Menyelaraskan rencana biaya dengan
sumber pendanaan madrasah
Enam Perumusan Mampu 1. Menjelaskan pengerian RKT dan 180
Rencana Kerja merumuskan RKAM menit
Tahunan Rencana Kerja 2. Menjelaskan dasar hukum penyusunan
Madrasah Tahunan RKT
(RKTM) dan Madrasah
3. Menjelaskan proses penyusunan RKT
Rencana Kerja (RKTM) dan
Anggaran Rencana 4. Menjelaskan proses penyusunan
Madrasah Kegiatan dan RKAM/RAPBM
(RKAM) Anggaran 5. Menyusun RKT
Madrasah 6. Menyusun RAPBM/RKAM
(RKAM)
e. Kegiatan Penutup: Kegiatan ini membantu para peserta menguji pengetahuan dan
kecakapan, dan mendorong mereka untuk mengaplikasikannya keika berhadapan
dengan problem-problem baru. Harus disediakan waktu untuk penetapan tujuan
dan rencana indakan. Para peserta harus mengulas apa yang telah diajarkan,
menilai apa yang telah mereka pelajari, memperimbangkan apa yang harus
dilakukan dengan pengetahuan baru, dan merayakan pencapaian mereka.
2.6 Saran-saran apa yang bisa diberikan untuk membuat peraturan dasar
atau kontrak belajar kelompok?
a. Mulailah seiap sesi tepat waktu
b. Ijinkan siapapun memberi pernyataan tanpa interupsi
c. Pasikan penyataan tetap singkat dan langsung pada pokok persoalan
d. Pasikan penghargaan dan kerahasiaan ada seiap saat
e. Jagalah sensiivitas gender, ras, dan kesukuan
f. Berilah kesempatan kepada semua orang untuk berbicara.
g. Maikan semua telpon seluler (milik pelaih dan peserta)
3. Prosedur Evaluasi
3.1. Mengapa mengevaluasi Program Pelaihan?
Mendapatkan evaluasi dan umpan balik setelah pelaihan adalah hal pening. Evaluasi
memberikan taksiran nilai program, sedangkan umpanbalik mengkomunikasikan
ide-ide untuk dikembangkan atau menyarankan aspek-aspek pelaihan yang perlu
diubah apabila pelaihan akan dilaksanakan kembali. Evaluasi program memberikan
data yang memungkinkan pengembangan pelaihan secara berkelanjutan. Evaluasi
juga memungkinkan pelaih untuk mengetahui dukungan tambahan apa saja yang
diperlukan peserta setelah pelaihan selesai dan untuk memasikan apa yang harus
diubahdalam pelaihan yang dilaksanakan pada saat berikutnya. Proses Evaluasi
mengukur beragam faktor seperi:
a. Apakah tujuan program pelaihan disebutkan dengan jelas?
b. Apakah kegiatan pembelajaran yang cukup bervariasi sudah digunakan?
c. Apakah pengalaman peserta mengenai topik yang dibahas sudahdi perimbangkan?
d. Apakah semua peserta dilibatkan sepanjang proses pembelajaran?
e. Apakah pelaihan mengikui jadwal waktu yang diajukan?
f. Apakah beragam topik dibahas secara komprehensif?
g. Apakah lokasi sesuai untuk proses pembelajaran?
h. Apakah pendanaan pelaihan digunakan secara bijaksana?
i. Apakah materi yang disediakan jelas dan menarik?
j. Apakah pelaihan menggunakan pendekatan parisipaif?
k. Apakah pelaihan memperimbangkan keberlanjutan di masa yang akan datang?
l. Apakah pelaihan cukup leksibel dengan kebutuhan peserta?
� Maksud
Sesi ini dimaksudkan untuk mengantarkan peserta memahami prinsip dan alur
pengembangan Rencana Kegiatan Madrasah (RKM)
� Tujuan
Setelah mengikui Sesi Satu, peserta pelaihan mampu
• Menjelaskan tujuan penyusunan RKM
• Menyebutkan dasar hukum penyusunan RKM
• Menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan RKM
• Menjelaskan tahap-tahap penyusunan RKM
• Membuat diagram alur penyusunan RKM.
� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Pelaksanaan kuis awal
• Penghafalan nama panggilan peserta
• Penyepakatan kontrak belajar
• Curah Pendapat
• PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 53 ayat 1 “...
bahwa seiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang
merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan
yang melipui masa 4 (empat) tahun”.
• PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
Pasal 51 “...... Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh
satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan
menengah dituangkan dalam: a. rencana kerja tahunan satuan pendidikan; b.
anggaran pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; c. peratuan satuan
atau program pendidikan.
• PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
• Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa Sekolah/Madrasah wajib
membuat: 1. Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM); 2. Rencana Kerja Tahunan
(RKT).
PENGESAHAN RKM:
PENYUSUNAN RKM:
1. Penyetujuan oleh
1. Menetapkan kondisi
PERSIAPAN: rapat dewan pendidik
madrasah saat ini
setelah memperhaikan
1. Pembentukan Tim 2. Menetapkan kondisi
perimbangan komite
Pengembang Madrasah madrasah yang diharapkan
madrasah,
(TPM) 3. Menyusun program, kegiatan
2. Pengesahan oleh pihak
2. Pembekalan/ Orientasi dan indikator kinerja
yang berwenang,
TPM 4. Menyusun rencana anggaran
3. Sosialisasi kepada
madrasah
pemangku kepeningan
5. Menyusun RKT dan RKAM
pendidikan.
1. Persiapan
Sebelum penyusunan RKM dilakukan, Dewan Pendidik (kepala madrasah dan guru) bersama
Komite Madrasah membentuk im pengembang madrasah (TPM) yang tugas utamanya
adalah menyusun RKM. Pembentukan TPM hendaknya dilakukan melalui proses demokrais
dengan mengedepankan musyawarah mufakat.
Setelah terbentuk, TPM disarankan melakukan pendalaman/orientasi mengenai kebijakan-
kebijakan pengembangan pendidikan dan penyusunan RKM. Materi yang perlu didalami
antara lain: peraturan dan perundang-undangan mengenai pendidikan (Standar Pelayanan
Minimal Bidang Pendidkan dan/atau Standar Nasional Pendidikan), perlindungan anak,
kebijakan pendanaan pendidikan, kebijakan peningkatan mutu dan perluasan kesempatan
memperoleh pendidikan, prioritas pendidikan ingkat
kabupaten/kota, manajemen berbasis madrasah (MBM), pendekatan, strategi dan metode
pembelajaran inovaif seperi pembelajaran akif, pembelajaran akif-kreaif-efekif dan
menyenangkan (PAKEM), peranserta masyarakat dalam pendidikan, perencanaan pendidikan
di madrasah. Selain itu juga dibahas penyusunan RKM, peran dan fungsi masing-masing
pemangku kepeningan dalam proses perencanaan.
Terpadu
Muli-tahun
Muli-sumber
Parisipaif
Akuntabel
Berbasis kinerja
Mengintegrasikan pendidikan
karakter bangsa
� Maksud
Sesi Dua mengantarkan peserta memahami Evaluasi Diri Madrasah (EDM), cara mengisi EDM,
cara membuat prioritas rekomendasi EDM guna menentukan kondisi madrasah saat ini. Sesi
ini juga dimaksudkan agar peserta memahami bahwa EDM berguna untuk menyusun rencana
pengembangan madrasah atau rencana kegiatan madrasah berdasarkan data dan informasi
yang sebenarnya.
� Tujuan
Setelah mengikui sesi dua peserta pelaihan mampu
• Menjelaskan prosedur/cara pengisian format EDM
• Membandingkan hasil EDM dengan acuan standar madrasah
• Menjelaskan penulisan rekomendasi hasil EDM
• Memprakikkan pengisian EDM
• Mengurutkan ingkat prioritas rekomendasi EDM
� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Pengisian format EDM
• Perumusan kondisi madrasah saat ini
• Penentuan urutan prioritas rekomendasi EDM
Tujuan EDM
• Madrasah menilai kinerja mereka sendiri berdasarkan SPM dan SNP.
• Madrasah mengetahui tahapan pengembangan dalam pencapaian SPM dan SNP
sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan yang bermuara pada peningkatan mutu
peserta didik.
• Madrasah dapat menyusun Rencana Pengembangan Madrasah (RPM) atau Rencana
Kegiatan Madrasah (RKM) sesuai kebutuhan nyata menuju ketercapaian implementasi
SPM dan SNP.
Buki Fisik
Buki isik yang tersedia digunakan sebagai bahan dasar untuk menggambarkan kondisi
madrasah terkait dengan indikator yang dinilai. Untuk itu perlu dimanfaatkan berbagai
sumber informasi yang dapat dijadikan sebagai buki isik misalnya catatan kajian, hasil
observasi, dan hasil wawancara/konsultasi dengan pemangku kepeningan seperi komite
madrasah, orangtua, guru-guru, siswa, dan unsur lain yang terkait.
Informasi kualitaif yang menggambarkan kenyataan dapat berasal dari informasi kuanitaif.
Sebagai contoh, Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP) idak sekedar merupakan catatan
mengenai bagaimana pengajaran dilaksanakan. Keberadaan dokumen kurikulum bukan satu-
satunya buki bahwa kurikulum telah dilaksanakan.
Berbagai jenis buki isik dapat digunakan madrasah sebagai buki tahapan pengembangan
tertentu. Selain itu, madrasah perlu juga menunjukkan sumber buki isik lainnya yang sesuai.
Informasi yang dikumpulkan berdasarkan buki isik tersebut dipasikan keakuratanya melalui
proses triangulasi.
Triangulasi buki ini menjamin bahwa konsistensi akan terus diperiksa ulang dan bahwa
indikator-indikator yang ada dipandang dari berbagai sudut untuk memberikan informasi
mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi. Hal ini pening mengingat apa yang dituliskan
dalam dokumen idak selalu merupakan hal yang sebenarnya terjadi. Misalnya, sebuah
rencana mengajar idak selalu dapat merekam bagaimana suatu pelajaran diajarkan,
dokumen kurikulum idak selalu menjadi jaminan bahwa kurikulum disampaikan dengan
utuh, dan bahan pelajaran dapat dihitung tetapi bukan berari bahan tersebut dipergunakan
sesuai kepeningannya secara efekif.
Deskripsi Indikator
Kolom ringkasan deskripsi indikator berdasarkan buki isik pada instrumen EDM diisi uraian
singkat yang menjelaskan situasi nyata yang terjadi di madrasah sesuai dengan indikator
pada seiap komponen yang mengacu kepada standar nasional pendidikan (SNP) dan standar
pelayanan minimum (SPM).
Deskripsi indikator yang menggambarkan kondisi nyata dan spesiik untuk seiap indikator
akan memudahkan madrasah dalam menyusun rekomendasi untuk perbaikan maupun
peningkatan sekaligus menentukan rencana pengembangan madrasah berdasarkan
rekomendasi dan prioritas madrasah.
Tahap Pengembangan
Tahap pengembangan diperoleh dari pembandingan deskripsi seiap indikator dengan rubrik
yang ada dibawahnya untuk melihat posisi tahapan pencapaian. Madrasah kemudian memilih
rubrik yang lebih mendekai atau sama dengan deskripsi madrasah untuk kemudian memberi
tanda centang (√) pada tahapan pengembangan yang bersesuaian. Tahapan pengembangan
pada seiap indikator menggambarkan keadaan seperi apa kondisi kinerja madrasah pada
saat dilakukan penilaian terkait dengan indikator tertentu. Tahapan pengembangan ini
memiliki makna sebagai berikut:
1. Tahap ke-1, belum memenuhi SPM. Pada tahap ini, kinerja madrasah mempunyai
banyak kelemahan dan membutuhkan banyak perbaikan.
2. Tahap ke-2, memenuhi SPM. Pada tahap ini, terdapat beberapa kekuatan dan
kelemahan tetapi masih sangat butuh perbaikan.
3. Tahap ke-3, memenuhi SNP. Pada tahap ini, kinerja madrasah baik, namun masih perlu
peningkatan.
4. Tahap ke-4, melampaui SNP. Pada tahap ini, kinerja madrasah sangat baik, melampaui
standar yang telah ditetapkan.
Rekomendasi
Setelah menentukan tahapan pengembangan, madrasah kemudian menyusun rekomendasi
berdasarkan buki isik, deskripsi, dan tahapan pengembangan untuk seiap indikator.
Rekomendasi idak hanya difokuskan pada indikator yang dianggap lemah namun juga
disusun untuk seiap indikator yang telah mencapai standar nasional pendidikan. Sehingga
rekomendasi ini dapat digolongkan dengan rekomendasi perbaikan/peningkatan dan
rekomendasi pengembangan. Rekomendasi ini kemudian direkap sebagai dasar masukan
dalam penyusunan Rencana KerjaMadrasah (RKM). Madrasah perlu memasikan bahwa
rekomendasi ini sungguh-sungguh berbasis hasil evaluasi diri.
Berikut ini contoh pengisian 8 buir isian EDM dari 8 standar nasional pendidikan.
jelas
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Sekolah kami menyediakan berbagai Sekolah kami sudah menyediakan Sekolah kami menyediakan kegiatan Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan
jenis kegiatan ekstra kurikuler yang beberapa (berbagai) kegiatan ekstra- ekstra-kurikuler tetapi belum ekstra-kurikuler bagi peserta didik.
disesuaikan dengan minat seiap kurikuler bagi peserta didik yang mengakomodir semua kebutuhan
peserta didik dan melibatkan sesuai dengan minat sebagian besar pengembangan pribadi peserta
masyarakat dalam pengembangan peserta didik. didik.
ekstra- kurikulernya.
Modul
RKM
21
22
Rekomendasi:
1. Madrasah kami perlu menambah beberapa kegiatan ekstra kurikuler dan menyusun program kegiatannya
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
2. PROSES
RKM
Modul
1.3. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif, menantang dan
memoivasi peserta didik
1.3.1. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang interakif, inspiraif, menyenangkan, dan
menantang mencakup kegiatan pendahuluan, ini, dan penutup.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. RPP KEKUATAN
2. Jurnal Pembelajaran 1. Semua guru melaksanakan pembelajaran sesuai rencana pembelajaran tetapi ada yang belum yang
interakif, inspiraif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, ini, dan
penutup.
2. 4 (empat) dari 8 (delapan) guru menggunakan muli metode pembelajan yang interakif, inspiraif,
menyenangkan, menantang, dan memoivasi peserta didik.
KELEMAHAN
1. 4 (empat) guru belum memahami berbagai metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif,
menantang dan memoivasi peserta didik.
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Guru-guru kami melaksanakan Guru-guru kami melaksanakan Sebagian guru-guru kami sudah Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan
kegiatan pembelajaran yang kegiatan pembelajaran yang konsisten melaksanakan kegiatan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang
interakif, inspiraif, menyenangkan, interakif, inspiraif, menyenangkan pembelajaran yang interakif, disusunnya.
dan menantang sesuai dengan RPP dan menantang sesuai dengan RPP inspiraif, menyenangkan dan
yang disusunnya serta dijadikan yang disusunnya. menantang sesuai dengan RPP yang
acuan bagi guru-guru di sekolah disusunnya.
lainnya.
Rekomendasi:
1. 4 guru yang belum memahami berbagai metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif, menantang dan memoivasi peserta
didik perlu mengikui pelaihan, kursus, lesson study, magang KKG/MGMP.
3. KOMPETENSI LULUS
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
3.1.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Rapor KEKUATAN
1. Pencapaian KKM 100% untuk seiap kelas.
2. Hasil UAMBN 2. Kenaikan kelas 100% dengan nilai rata-rata rapor seiap jenjang kelas mengalami kenaikan antara
0, 2 – 0, 3
3. Hasil UN atau UASBN
3. Kelulusan 100% dengan nilai rata-rata mengalami kenaikan antara 0, 1 – 0, 2.
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki peningkatan nilai rata-rata UAMBN yang inggi (> 0.4) dan nilai rata-rata
UAMBN hanya 6.5
2. Madrasah belum memiliki penngkatan nilaia rata-rata UN yang inggi (>0.4) dan nilai rata-rata UN
hanya 6.2.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Peserta didik memperlihatkan kemajuan Peserta didik memperlihatkan kemajuan Peserta didik memperlihatkan prestasi Hasil belajar peserta didik masih di
yang lebih baik melebihistandar yang lebih baik dalam mencapai target belajar yang lebih baik, namun idak bawah SKL.
kompetensi kelulusan, percaya diri, dan yang ditetapkan dalam SKL. konsisten.
memiliki harapan yang inggi dalam
berprestasi.
Modul
Rekomendasi:
RKM
1. Madrasah perlu memiliki kelulusan 100% dengan meningkatkan nilai rata-rata UAMBN dari 6,5 menjadi 8.0 dan nilai rata-rata UN dari 6,
2 menjadi 8.0
23
24
RKM
Modul
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. KUMPULAN SK GURU KEKUATAN
2. SERTIFIKAT GURU 1. Kualiikasi Kepala Sekolah
a. Pendidikan Kepala Sekolah S-1 Pendidikan.
3. IJAZAH GURU 2. Kepala Sekolah memiliki seriikat kepala sekolah
3. Kualiikasi Guru Bidang Studi/Kelas
a. 6 orang guru berpendidikan S-1 Pendidikan guru kelas/bidang studi.
b. 1 orang guru berpendidikan SLTA/SPG
c. 5 orang guru sudah seriikasi.
4. Kualiikasi Guru Olahraga :
a. Guru Olahraga berpendidikan S-1/D-4 Bidang Olahraga.
b. Guru Olahraga belum memiliki seriikat pendidik.
KELEMAHAN
1. Satu orang guru belum memiliki kualiikasi S-1
2. Tiga orang guru belum memiliki seriikat pendidik
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 v Tahap ke-3 Tahap ke-2 Tahap ke-1
Sekolah kami memiliki pendidik dengan Kualiikasi pendidik di sekolah kami Kualiikasi pendidik di sekolah kami sudah Kualiikasi pendidik di sekolah kami
kualiikasi yang sangat memadai sudah memadai sesuai dengan standar memadai sesuai dengan syarat minimal belum memadai sesuai dengan syarat
dari standar yang ditentukan untuk yang ditetapkan, termasuk untuk yang ditentukan. (SPM) minimal yang ditentukan (S-1 atau
memberikan pengalaman belajar dengan menangani peserta didik yang mengalami D-IV).
kualitas inggi bagi semua peserta didik, kesulitan belajar.
termasuk peserta didik yang mempunyai
kebutuhan khusus.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu membantu seorang guru untuk mencapai kualiikasi S-1 pendidikan sesusi dengan bidang studi yang ditekuni.
2. Madrasah perlu memfasilitasi 3 orang guru untuk mendapat seriikat pendidik
5. SARANA DAN PRASARANA
4.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
4.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. BUKU INVENTARIS BARANG KEKUATAN
1. Madrasah memiliki jadwal pembersihan gedung dan fasilitas madrasah secara ruin pada hari dan
2. Jurnal Pemeliharaan jam kerja.
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki kegiatan ruin untuk pemeliharaan ruang kelas, perpustakaan dan
fasilitas lain.
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami Pemeliharaan bangunan di sekolah Pemeliharaan bangunan di sekolah kami Pemeliharaan bangunan di sekolah
dilaksanakan secara ruin melebihi (lebih kami dilaksanakan secara berkala sesuai baru melakukan pemeliharaan ruin kami idak dilaksanakan secara ruin.
cepat dari) waktu yang ditetapkan dengan SNP. seperi kebersihan ruangan. Sebagian gedung sekolah kami di
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
dalam SNP dan catatan pemeliharaan bawah standar, harus diperbaiki dan
terekam dengan baik. dibersihkan atau digani.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu memasukkan kegiatan pemeliharaan ruin untuk ruang kelas, perpustakaan dan fasilitas madrasah secara keseluruhan
dalam RKM atau RKAM
Modul
RKM
25
26
6. PENGELOLAAN
5.2. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan
dengan baik.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
RKM
Modul
5.1.1. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Visi, Misi, dan Tujuan KEKUATAN
Madrasah 1. Madrasah memiliki rencana kerja tahunan.
2. Rencana Kerja Tahunan 2. Madrasah memiliki pengalaman menyusun rencana kerja
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki RKM dan RKAM yang disusun berdasarkan rekomendasi EDM
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 Tahap ke-2 v Tahap ke-1
Sekolah kami memiliki rencana Sekolah kami memiliki rencana kerja yang Sekolah kami memiliki rencana kerja yang Sekolah kami memiliki dokumen
kerja yang dirumuskan dari tujuan dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi rencana kerja tahunan namun belum
berdasarkan visi dan misi sekolah dalam dan misi sekolah dalam bentuk renstra dan misi sekolah dalam bentuk renstra memiliki renstra.
bentuk dokumen renstra dan RKS, yang maupun RKS yang berbasis hasil analisis maupun RKS.
berbasis analisis EDS/M dan di update EDS/M.
secara berkala.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu mengisi EDM dengan benar dan mereviunya secara periodik kemudian menyusun RKM dan RKAM yang berbasis EDM
7. PEMBIAYAAN
7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar
7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Rencana Kerja Tahunan KEKUATAN
yang disertai dengan 1. Madrasah memiliki rencana kerja tahunan yang disertai dengan anggarannya.
anggarannya yang hanya
berupa selembar kertas 2. Madrasah memiliki pengalaman menyusun rencana kerja dan anggarannya
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki RKAM yang utuh yang disusun berdasarkan isian EDM
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 Tahap ke-2 v Tahap ke-1
Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran
pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) biaya pendapatan dan belanja
merujuk pada peraturan pemerintah merujuk pada Peraturan Pemerintah dan merujuk pada Peraturan Pemerintah. sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
dengan melibatkan parisipasi komite dikomunikasikan kepada komite sekolah merujuk pada Peraturan Pemerintah,
sekolah dan pemangku kepeningan yang dan pemangku kepeningan yang terkait. pemerintahan provinsi, dan
terkait. pemerintahan kabupaten/kota.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu menyusun RKAM berdasarkan hasil isian EDM
Modul
RKM
27
28
8. PENILAIAN PENDIDIKAN
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
8.1.1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
RKM
Modul
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. KISI-KISI SOAL KEKUATAN :
2. Instrumen Penilaian 1. Duaorang guru menyusun kisi-kisi soal semua mata pelajaran dan menyusun instrumen penilaian. berdasarkan
standar penilaian tahun 2013
KELEMAHAN
1. 6 dari 8 guru belum menyusun kisi-kisi soal semua mata pelajaran, dan menyusun instrumen penilaian walaupun
berdasarkan standar penilaian tahun 2013.
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Guru-guru kami menyusun rencana Guru-guru kami menyusun dan Sebagian Guru-guru kami menyusun Guru-guru kami melaksanakan
penilaian terhadap hasil belajar peserta mengembangkan perencanaan penilaian perencanaan penilaian berdasarkan penilaian hasil belajar peserta didik
didik terhadap pencapaian kompetensi untuk mencapai kompetensi peserta kompetensi dasar dan standar tanpa membuat perencanaan penilaian
yang diharapkan dan diinformasikan didik. kompetensi. yang jelas terlebih dahulu.
kepada peserta didik sehingga seiap
peserta didik memahami target
kompetensi yang harus dicapai.
Rekomendasi:
1. Enam orang guru madrasah perlu menyusun rencana penilaian berdasarkan kompetensi ini dan kompetensi dasar kurikulum 2013 serta standar penilainnya.
Menentukan Keadaan Madrasah Saat Ini
Setelah madrasah melakukan evaluasi diri dan menyusun proil madrasah, maka akan banyak rekomendasi hasil EDM atau kesimpulan proil
madrasah yang perlu diindaklanjui dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Namun demikian, memahami keterbatasan
madrasah dari segi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dana, dan waktu, idak mungkin seluruh rekomendasi atau kesimpulan proil
madrasah dapat diindaklanjui oleh madrasah. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Mengideniikasi seluruh rekomendasi hasil evaluasi diri madrasah dan kesimpulan proil madrasah, serta mengelompokannya sesuai
dengan delapan standar nasional pendidikan (PP No. 19/2005).
Sebagai contoh, rekomendasi dari EDM yang telah dilakukan di atas, maka dapat disusun dalam sebuah tabel sebagai berikut:
TAHAPAN
NO STANDAR PENGEMBANGAN REKOMENDASI
1 2 3 4
1. STANDAR ISI
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
1.0.1. SEKOLAH MENYEDIAKAN KEGIATAN 1. Madrasah kami perlu menambah beberapa kegiatan
EKSTRA KURIKULERUNTUK MEMENUHI ekstra kurikuler dan menyusun program kegiatannya
v
KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PRIBADI
PESERTA DIDIK.
2. STANDAR PROSES
2.3.1. PARA GURU MELAKSANAKAN 1. Empat guru yang belum memahami berbagai metode
Modul
PEMBELAJARAN SESUAI DENGAN yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif,
RKM
RENCANA PEMBELAJARAN menantang dan memoivasi peserta didik perlu
YANG INTERAKTIF, INSPIRATIF, v mengikui pelaihan, kursus, lesson study, magang
MENYENANGKAN, DAN MENANTANG KKG/MGMP.
MENCAKUP KEGIATAN PENDAHULUAN,
INTI, DAN PENUTUP.
29
30
MENCAPAI TARGET YANG DITETAPKAN 8.0 dan nilai rata-rata UN dari 6, 2 menjadi 8.0
RKM
Modul
SKL
6. STANDAR PENGELOLAAN
2. Memilih rekomendasi dan kesimpulan yang telah disusun sesuai dengan kebutuhan dan kondisi madrasah saat ini dengan menggunakan
skala prioritas seperi ditunjukkan oleh tabel berikut.
No Kriteria Ya/Tidak
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Modul
RKM
6
datang
7 Ketersediaan dana untuk menangani rekomendasi tersebut
8 Kesiapan sekolah dalam melaksanakan rekomendasi tersebut
9 Kecukupan waktu untuk melaksanakan rekomendasi tersebut
31
32
3. Selanjutnya, penentuan skala prioritas dilakukan dengan meletakkannya pada tabel pada halaman berikutnya. Berdasarkan hasil penilian
contoh kasus di atas maka dapat diperolehbahwa hampir semua rekomendasi menjadi program kerja madrasah yang dapat dilakukan kecuali
rekomendasi 4.2.1 a dan b.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
RKM
Modul
Ya/Tidak
No Kriteria
1.2.1 2.3.1 3.1.1 4.2.1a 4.2.1b 5.2.1 6.2.1 7.1.1 8.1.1
Tingkat kepeningan suatu rekomendasi
1 terhadap ketercapaian tujuan/sasaran ya ya ya ya ya ya ya ya ya
madrasah
Mencakup bukan hanya harapan penyedia
2 layanan (service provider), tetapi juga ya ya ya ya ya ya ya ya ya
pengguna layanan (service user);
Mengacu pada visi, misi, tujuan serta
3 sasaran kegiatan yang sudah dimiliki oleh ya ya ya ya ya ya ya ya ya
sekolah
Mengacu kepada standar pelayanan
minimal (SPM Permendiknas No 15
4 ya ya ya ya ya ya ya ya ya
tahun 2010), dan/atau standar nasional
pendidikan (SNP) (PP No. 19 tahun 2005)
Ketersediaan sumberdaya manusia untuk
5 menangani rekomendasi tersebut, baik yang ya ya ya ya idak ya ya ya idak
ada sekarang maupun yang akan datang
Ketersediaan sarana dan prasaran untuk
6 menangani rekomendasi tersebut, baik yang ya ya ya ya ya ya ya ya ya
ada sekarang maupun yang akan datang
Ketersediaan dana untuk menangani
7 ya ya ya idak idak ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Kesiapan sekolah dalam melaksanakan
8 ya ya ya idak idak ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Kecukupan waktu untuk melaksanakan
9 ya ya ya ya ya ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Modul
RKM
No Kriteria Ya/Tidak
Mengacu pada visi, misi, tujuan serta sasaran kegiatan yang sudahdimiliki
3
oleh sekolah
Mengacu kepada standar pelayanan minimal (SPM Permendiknas No
4 15 tahun 2010), dan/atau standar nasional pendidikan (SNP) (PP No. 19
tahun 2005)
Ketersediaan sumberdaya manusia untuk menangani
5
rekomendasitersebut, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang
Keterangan:
Hasil EDM di atas akan dimasukkan pada template Bab II: Kondisi Madrasah Saat Ini
(Evaluasi Diri).
� Maksud
Sesi Tiga ini dimaksudkan untuk mengantarkan peserta memahami konsep visi, misi, tujuan,
dan sasaran madrasah sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga mampu menyusunnya
sesuai dengan kondisi dan cita-cita mewujudkan madrasah yang diharapkan.
� Tujuan
Setelah mengikui Sesi Tiga, peserta pelaihan mampu:
• Menjelaskan pengerian dan karakterisik visi madrasah
• Menjelaskan pengerian dan karakterisik misi madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan tujuan madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan tantangan madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan sasaran madrasah
• Merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran madrasah.
� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Perumusan visi dan misi madrasah
• Penyusunan tujuan madrasah
• Perumusan tantangan madrasah
• Penyusunan sasaran madrasah
berkepeningan selaras dengan visi insitusi di atasnya serta visi pendidikan nasional;
d. Diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala madrasah dengan
memperhaikan masukan komite madrasah;
e. Disosialisasikan kepada warga madrasah dan segenap pihak yang berkepeningan;
f. Diinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.
e. Mencakup bukan hanya harapan penyedia layanan (service provider), tetapi juga
pengguna layanan (service user);
Sebagai contoh, berdasarkan prioritas rekomendasi hasil EDM pada sesi dua, tujuan
jangka menengah yang dicapai oleh madrasah adalah bahwa saat ini (tahun 2014) maka
pada tahun 2018.
Sebagai contoh, berdasarkan keadaan madrasah saat ini (tahun 2014), tujuan madrasah
(tahun 2014) dan tantangan madrasah pada bagian 4 sesi iga ini maka sasaran madrasah
adalah sebagai berikut
Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 3 di atas akan dimasukkan pada template Bab III: Kondisi Madrasah
Masa Depan yang diharapkan.
Redaksi yang benar penulisan sasaran dan tujuan adalah yang ada pada materi 3 di atas,
tetapi dalam template lebih disederhanakan, walaupun sebenarnya idak terlalu benar dilihat
dari sisi redaksionalnya.
Contoh penulisan sasaran pada template berkaitan dengan RKJM (Template Bab III bagian F)
ada pada materi 4 Tabel 2.
� Maksud
Maksud Sesi Empat adalah mengantarkan peserta untuk dapat mengembangkan otonomi
madrasah dengan membuat program secara mandiri dan berbasis data.
� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Merumuskan program
• Menentukan penanggungjawab program
• Menentukan indikator ketercapaian program
• Merumuskan kegiatan
• Menyusun jadwal kegiatan
� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengantar
• Reviu sasaran Sesi Tiga
• Penjelasan tentang program
• Kerja kelompok menyusun program
• Tanyajawab tentang indikator kinerja
• Kerja kelompok membuat indikator kinerja
• Penjelasan tentang penanggungjawab program
• Kerja kelompok menuliskan penanggungjawab program
• Penjelasan tentang kegiatan dan jadwal kegiatan
• Kerja kelompok membuat kegiatan dan jadwal kegiatan
• Pameran hasil kerja kelompok
• Penguatan oleh pemateri
• Penyimpulan dan releksi
• Laihan relekif
Deinisi Program
Program adalah upaya/kegiatan yang direncanakan untuk mencapai sasaran. Arinya program
dibuat berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan oleh madrasah. Sasaran ditetapkan
berdasarkan Evaluasi Diri madrasah, inilah yang dinamakan program yang berbasis data.
Program yang berbasis data, akan menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan kondisi
madrasah yang ada, sehingga akan mencapai tujuan.
Merumuskan Program
1. Program dapat dikelompokkan sesuai dengan kategori yang terdapat pada Permendiknas
Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, yakni:
• Kesiswaan
• Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
• Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya
• Sarana dan Prasarana
• Keuangan dan Pembiayaan
• Budaya dan Lingkungan Sekolah
• Peranserta Masyarakat dan Kemitraan
• Rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan danpengembangan mutu.
Untuk mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu, dalam proil SMP/
MTs ditambahkan 2 (dua) komponen yang dimunculkan oleh BAN S/M (2005) dalam
Instrumen Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah, sehingga proil SMP/MTs ditambahkan
komponen/kategori, sebagai berikut:
• Administrasi dan Manajemen Sekolah/Madrasah
• Organisasi dan Kelembagaan.
2. Selain itu, karena sejak tahun 2005, pemerintah menggulirkan Program Bantuan
Operasional Sekolah (BOS), yaitu suatu program yang memberikan subsidi kebutuhan
belanja sekolah/madrasah kepada semua sekolah dasar/madrasah ibidaiyah serta sekolah
menengah pertama/madrasah tsanawiyah (negeri dan swasta), sehingga biaya pendidikan
secara keseluruhan akan berkurang. Hal ini juga akan mempengaruhi di dalam penyusunan
program yang ada di madrasah. Sesuai dengan yang terdapat pada Buku Petunjuk Teknis
Penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2011, program sekolah terdiri dari:
• Pengembangan kompetensi lulusan
• Pengembangan kurikulum/KTSP
• Pengembangan pembelajaran
• Pengembangan sistem penilaian
• Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
• Pengembangan sarana dan prasarana sekolah/madrasah
• Pengembangan manajemen sekolah/madrasah
• Pembinaan kesiswaan/ekstrakurikuler
• Budaya dan lingkungan sekolah/madrasah
• Pengembangan karakter (budi pekeri).
Selanjutnya program di atas dalam RKJM dapat menggabungkan sasaran dalam 4 tahun,
sedangkan dalam RKT sasaran dalam 1 tahun. Cara penyatuan sasaran, program dan
indikator pada RKJM (4 tahun) seperi pada Tabel 2.
No Sasaran Indikator
2015 2016 2017 2018
1. Standar Isi
Tahun 2018 memiliki 6 3 kegiatan 4 kegiatan 5 kegiatan 6 kegiatan
kegiatan ekstra kurikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler
dan program kegiatan
3 panduan pro- 4 panduan pro- 5 panduan pro- 6 panduan pro-
gram ekskul gram ekskul gram ekskul gram ekskul
2. Standar Proses
Tahun 2018 memiliki 6 orang 8 orang 8 orang 8 orang
8 orang guru yang
telah mengikui pelai-
han tentang berbagai
metode yang interakif,
inspiraif, menyenang-
kan, kreaif, menantang
dan memoivasi peserta
didik
3. Standar Kompetensi
Lulusan
Tahun 2018 madrasah 6,9 7,3 7,7 8
memiliki kelulusan
100% dan nilai rata-rata
UAMBN 8.0
Tahun 2018 madrasah 6,65 7,10 7,55 8
memiliki kelulusan 100%
dan nilai rata-rata UN
8.0
4. Standar Tenaga Pendi-
dik dan
Kependidikan
Guru yang berkualiikasi 7 7 8 8
S-1
Guru mendapat serii- 6 7 8 8
kasi pendidik
5. Standar Sarana dan
Prasarana
Madrasah memiliki keg- Memiliki keg-
eg- Evaluasi dan pe- Evaluasi dan pe- Evaluasi dan pe-
iatan pemeliharaan ruin iatan pemeliha- nyempurnaan nyempurnaan nyempurnaan
untuk ruang kelas, per- raan ruin un-
pustakaan dan fasilitas tuk ruang kelas,
madrasah yang lainnya perpustakaan
yang dievaluasi dan dis- dan fasilitas
empurnakan madrasah se
cara keseluru-
han dalam RKM
atau RKAM
6. Standar Pengelolaan
Madrasah memiliki EDM EDM lengkap Reviu Reviu Reviu
yang diisi dengan benar
dan direviu secara pe-
riodik.
7. Standar Pembiayaan
Madrasah memiliki RKM RKM dan RKAM Reviu Reviu Reviu
dan RKAM berbasis EDM berbasis EDM
dan direviu secara pe-
riodik
8. Standar Penilaian
Madrasah memiliki Kelas I,II,IV,V Seluruh kelas Reviu dan peny- Reviu dan peny-
enam rencana penilaian empurnaan empurnaan
(seluruh kelas) berdasar-
kan kompetensi ini
dan kompetensi dasar
kurikulum 2013 serta
standar penilaiannya
yang direviu dan disem-
purnakan
Keterangan:
Tabel 2 di atas pada Template dimasukkan pada Bab III Bagian F (untuk menuliskan sasaran
pada RKJM)
Tabel 3. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKJM)
Sasaran Program Indikator Keber- Kegiatan Penanggung- 2015 2016 2017 2018
hasilan jawab
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
I II I II I II I II
RKM
Modul
Standar Isi Peningkatan ke- • Memiliki • Penyusunan pan- Waka Kes- V (3) V (4) V (5) V (6)
Tahun 2018 me- giatan ekstraku- 6 kegiatan duan program iswaan
miliki 6 kegiatan rikuler ekstrakurikuler kegiatan ekstrakuri-
ekstra kurikuler pada tahun kuler
dan program 2018 V (3) V (3) V (4) V (4) V (5) V (5) V (6) V(6)
kegiatan • Pelaksanaan ekstr-
• Memiliki pan- akurikuler
duan program • Monitoring keter-
kegiatan 6 laksanaan ekstr- V (3) V (3) V (4) V (4) V (5) V (5) V (6) V(6)
ekstrakurikuler akurikuler
pada tahun
2018
Standar Proses Peningkatan ke- 8 guru menerap- • Mengikutkan Waka Kuriku- 2 (6) 2 (8) 8 8
Tahun 2018 mampuan men- kan metode yang pelaihan tentang lum
memiliki 8 gajar bagi guru interakif, inspiraif, metode mengajar
orang guru yang menyenangkan, bagi guru
telah mengikui kreaif, menantang V V V V V V V V
pelaihan ten- dan memoivasi • Lesson study
tang berbagai peserta didik pada
metode yang tahun 2018
interakif, in-
spiraif, meny-
enangkan, kre-
aif, menantang
dan memoivasi
peserta didik
Standar Kompe-
tensi Lulusan
Tahun 2018 ma- Peningkatan kelu- Nilai rata-rata Pelaihan pengayaan Kepala Ma-
Ma- 6,9 7,3 7,7 8
drasah memiliki lusan nilai rata- UAMBN 8 pada
pada ta-
ta- bidang pelajaran bagi drasah
kelulusan 100% rata UAMBN hun ajaran 2018 guru
dan nilai rata-
rata UAMBN 8.0
Tahun 2018 ma- Peningkatan kelu- Nilai rata-rata UN 8 Guru membuat Ren- Kepala Ma-
Ma- 6,65 7,10 7,55 8
drasah memiliki lusan nilai rata- pada tahun ajaran cana Pelaksanaan Pem- drasah
kelulusan 100% rata UN 2018 belajaran (RPP).
dan nilai rata-
rata UN 8.0
Standar Pendi- Peningkatan pro- 8 orang guru Studi lanjut jenjang S-1 Kepala Ma-
Ma- 1(7) 1(7) 0(8) 0(8)
dik Tenaga dan fesionalitas guru berkualiikasi S-1 drasah
Kependidikan dan mendapat Mengikutsertakan guru
Tahun 2018 seriikasi pendidik pada PLPG 1(6) 1 (7) 1(8) 0(8)
memiliki 8 di tahun 2018
orang guru (se-
luruh guru) yang
berkualiikasi
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Modul
ang kelas, per-
RKM
pustakaan dan
fasilitas
63
64
madrasah yang
lainnya yang
dievaluasi dan
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
disempurnakan
RKM
Modul
Standar Penge- Pengisian EDM EDM yang diisi Pelaihan EDM Kepala Ma-
Ma- V
lolaan secara periodik dengan benar. drasah
Madrasah
memiliki EDM Pengisian EDM V
yang diisi den-
gan benar dan Reviu EDM V V V
direviu secara
periodik.
Standar Pembi- Penyusunan RKM Madrasah memiliki Pelaihan penyusunan Kepala Ma-
Ma- V
ayaan dan RKAM berba- RKM dan RKAM RKM drasah
Madrasah me- sis EDM berbasis EDM
miliki RKM dan Penyusunan RKM V
RKAM berbasis
EDM dan direviu Monitoring dan evalu- V V V
secara periodik asi
Penyesuaian RKM V V V
Standar Pe- Peningkatan kual- Tersusunnya ren- Sosialisasi kurikulum Kepala Ma-
Ma- V
nilaian itas penilaian cana penilaian 2013 drasah
Madrasah me- berdasarkan kom-
miliki enam ren- petensi ini dan Kunjungan ke sekolah
cana penilaian kompetensi dasar sasaran kurikulum 2013 V
(seluruh kelas) kurikulum 2013
berdasarkan serta standar pe- Penyusunan rencana V (4) V (6) V (6) V (6) V (6) V (6) V (6)
kompetensi ini nilaiannya penilaian
dan kompetensi
dasar kurikulum
2013 serta stan-
dar penilaiannya
yang direviu dan
disempurnakan
Tabel 4. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKT)
Penanggung- Bulan
Sasaran Program Kegiatan Indikator
jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Sandar Isi
Pada tahun 2015 Peningkatan kegia- • Penyusunan Waka Kes- • Memiliki v
memiliki 3 kegiatan tan ekstrakurikuler panduan iswaan 3 kegiatan
ekstra kurikuler program ekstrakuri-
dan program keg- kegiatan kuler pada
iatan ekstrakurikuler tahun 2015
• • Memiliki v v v v v v v v v
• Pelaksanaan panduan
ekstrakurikuler program
• kegiatan 3
v v v v v v
• Monitoring ekstrakuri-
keterlaksanaan kuler pada
ekstrakurikuler tahun 2015
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Standar Proses
Pada tahun 2015 Peningkatan ke- • Mengikutkan Waka Kuriku- 6 guru mener- v
memiliki 6 orang mampuan menga- pelaihan lum apkan metode
guru yang telah jar bagi guru tentang metode yang interakif,
mengikui pelai- mengajar bagi inspiraif, meny-
han tentang ber- guru (2 orang) enangkan, kre-
bagai metode yang • Lesson study aif, menantang v v
interakif, inspiraif, o Pelaihan LS dan memoivasi
Modul
menyenangkan, peserta didik v v
RKM
semua guru
kreaif, menantang o LS 1 pada tahun v v
dan memoivasi o LS 2 2015 - v
peserta didik o LS 3 v v
o Seminar hasil
65
LS
66
Standar Kompe-
tensi Lulusan
Pada tahun 2015 Peningkatan kelu- Pelaihan pengayaan Kepala Ma-
Ma- Nilai rata- v v
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
madrasah memiliki lusan nilai rata-rata bidang pelajaran drasah rata UAMBN
RKM
Modul
kelulusan 100% UAMBN bagi guru 6.9 pada tahun
dan nilai rata-rata ajaran 2015
UAMBN 6.9
Pada tahun 2015 Peningkatan kelu- Guru membuat Ren- Kepala Ma- Ma- Nilai rata-rata v v v v
madrasah memiliki lusan nilai rata-rata cana Pelaksanaan drasah UN 6.65 pada
kelulusan 100% UN Pembelajaran (RPP). tahun ajaran
dan nilai rata-rata 2015
UN 6.65
Standar Pendidik
dan Tenaga Kepen-
didikan
Peningkatan profe- Studi lanjut jenjang Kepala Ma-
Ma- 6 orang v v v v v v v v v v v v
Pada tahun 2015 sionalitas guru S-1 (1 orang) drasah guru untuk
memiliki 7 orang mendapat seri-
guru yang berkuali- Mengikutsertakan ikasi pendidik
ikasi S-1 dan 6 guru pada PLPG (1 di tahun 2015 v
orang guru yang orang)
berseriikasi
Standar Sarana
dan Prasarana
Pada tahun 2015 Pemeliharaan ruin Pelaihan manaje- Waka sarana Kegiatan v
madrasah me- fasilitas madrasah men aset prasarana pemeliharaan
miliki kegiatan ruin untuk
pemeliharaan ruin Monitoring dan eval- ruang kelas, v v v
untuk ruang kelas, uasi aset madrasah perpustakaan
perpustakaan dan dan fasilitas
fasilitas madrasah madrasah yang
yang lainnya lainnya
Standar Pengelo-
laan
Pengisian EDM se- Pelaihan EDM Kepala Ma-
Ma- EDM yang diisi v
Pada tahun 2015 cara periodik drasah dengan benar.
madrasah memi-
liki EDM yang diisi Pengisian EDM
dengan benar v v
Standar Pembiay-
aan
Penyusunan RKM Pelaihan penyusu- Kepala Ma-
Ma- Madrasah me- v
dan RKAM berba- nan RKM drasah miliki RKM dan
Pada tahun 2015 sis EDM RKAM berbasis v v v
Penyusunan RKM EDM
madrasah memiliki
RKM dan RKAM
berbasis EDM
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Standar Penilaian
Pada tahun 2015 Peningkatan kuali- Sosialisasi kurikulum Kepala Ma-
Ma- Tersusun- v
madrasah memiliki tas penilaian 2013 drasah nya rencana v v
empat rencana pe- penilaian
nilaian (kelas I, II, Kunjungan ke seko- berdasarkan v v v v
IV dan V) berdasar- lah sasaran kuriku- kompetensi ini
dan kompetensi
kan kompetensi lum 2013
Modul
dasar kurikulum
RKM
ini dan kompeten- 2013 serta stan-
si dasar kurikulum Penyusunan rencana dar penilaian-
2013 serta standar penilaian nya
penilaiannya
67
Modul
RKM
Keterangan:
Tabel 3 di atas merupakan rumusan sasaran, program, indikator keberhasilan, kegiatan
dan jadwal untuk 4 tahun atau untuk RKJM, sedangkan di template idak ditampilkan. Pada
template program ditampilkan untuk per tahun atau RKT yang ada pada Tabel 4.
Tamplate Bab IV PROGRAM INDIKATOR KINERJA PENANGGUNG JAWAB PROGRAM DAN
JADWAL KEGIATAN ada dua Tabel: A. Berisi seperi pada Tabel 3 di atas, tetapi diambil untuk 1
tahun, sedangkan yang bagian B, seperi pada contoh Tabel 4 materi ini.
Standar Proses
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Standar
Kompetensi
Lulusan
Standar Tenaga
Pendidik dan
Modul
RKM
Kependidikan
69
70
Standar Sarana
dan Prasarana
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
RKM
Modul
Standar
Pengelolaan
Standar
Pembiayaan
Standar
Penilaian
LK 3. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKT)
Standar Proses
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
Standar
Kompetensi
Lulusan
Modul
RKM
Standar Pendidik
dan Tenaga
Kependidikan
71
72
Standar Sarana
dan Prasarana
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
RKM
Modul
Standar
Pengelolaan
Standar
Pembiayaan
Standar
Penilaian
Modul
RKM
DAFTAR SESI
1. MERUMUSKAN PROGRAM DAN MENETAPKAN PENANGGUNG JAWABPROGRAM
2. MERUMUSKAN INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM DAN KEGIATAN
3. MERUMUSKAN KEGIATAN DAN JADWAL KEGIATAN
BACAAN PROFESIONAL
1. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
3. Ditjen Mandikdasmen, Ditjen Pendidikan Islam & AIBEP, Panduan Manajemen dan
pemeliharaan aset sekolah
� Maksud
Maksud sesi ini adalah mengantarkan peserta untuk dapat menyusun Rencana Anggaran
Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) secara parisipaif, transparan, dan akuntabel.
Karena anggaran memiliki fungsi dan berperan pening di dalam proses perencanaan
madrasah khususnya dalam alokasi sumber daya dasar pelaksanaan rencana kerja sebagai
alat otorisasi, pengawasan, pengendalian dan alat evaluasi terhadap program dan kegiatan
yang dilakukan oleh madrasah. Struktur anggaran madrasah yang dibuat adalah: (1)
Sumber-sumber penerimaan madrasah beserta target capaiannya termasuk di dalamnya
adalah sumber dana lain misalnya sisa dana periode sebelumnya yang menjadi saldo
awal penerimaan madrasah, (2) Rencana pengeluaran beserta target, dan (3) Pembiayaan
penerimaan dan pengeluaran madrasah.
� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Menjelaskan cara membuat rencana biaya madrasah
• Menjelaskan cara membuat rencana pendanaan madrasah
• Menjelaskan cara meyelaraskan rencana biaya dengan sumber pendanaan madrasah.
• Menyusun rencana biaya madrasah
• Menyusun rencana pendanaan madrasah
• Menyelaraskan rencana biaya dengan sumber pendanaan madrasah
� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengantar
• Bedah contoh: penggunaan dana di sekolah/madrasah (membaca berita Koran)
• Penguatan/Ceramah
• Kerja kelompok menyusun rencana biaya dengan LK 1
• Tanya jawab.
• Energizer “Kartu keluarga”
• Menyusun Rencana Biaya dengan menggunakan LK 2
• Membuat Rencana Pendanaan dengan menggunakan LK 3
• Energizer “A dan B”
Modul
RKM
83
Modul
RKM
Dana Masyarakat
Yang dimaksud dana masyarakat mencakup dana dari orang tua murid, paguyuban kelas,
dan masyarakat sekitar madrasah. Peraturan program BOS memperketat peluang Madrasah
dalam memungut dana tambahan dari orangtua murid. Namun demikian, Undang-Undang
no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 34 Buir (3) mengenai Wajib
Belajar, mengatakan bahwa : “Wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang
diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat”.
Berdasarkan pasal ini, bila ada kesepakatan antara Madrasah dengan orangtua murid/
paguyuban kelas/masyarakat, madrasah dapat menggalang kontribusi dalam bentuk dana
tunai ataupun dalam bentuk natura dari orang tua murid/paguyuban kelas khususnya dan
masyarakat umumnya.
APBN
Jenis-jenis dana dari APBN untuk madrasah antara lain:
a. Dana dekonsentrasi bidang pendidikan: dana departemen pusat yang pengelolaannya
diserahkan kepada Pemda Provinsi. Dana dekon dapat berupa block grant langsung ke
madrasah maupun untuk membiayai program/kegiatan yang dikelola oleh Pemda.
b. Dana Alokasi Khusus (DAK): adalah dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan
kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan dibidang
pendidikan yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.
2015/2016 2016/2017
Sumber Total 4 Bukan uang Bukan uang
No
Pendapatan tahun Uang Nilai Uang
Bentuk Bentuk Nilai(Rp)
(Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 BOS 127.440.000
2 BOS Buku 7.920.000
Wali Murid/
3 Komite 4.080.000 Paving 750.000
Madrasah
4 APBD Kab/Kota 8.000.000
5 APBD Provinsi
6 APBN
Semen
7 Donatur 1.000.000 450.000
15 sak
8 Lain-lain
Total
1.2 dst
2. Standar Proses
2.2 dst
2.3 dst
3. Standar Kompetensi
Lulusan
4.1 Peningkatan
profesionalitas guru
4.2 dst
5.2 dst
6. Standar pengelolaan
6.2 dst
7. Standar pembiayaan
7.2 dst
8. Standar Penilaian
8.2 dst
Total
Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 5 di atas akan dimasukkan pada template Bab V: RENCANA
KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM) TAHUN KE 1, yang juga dapat ditambah dari
rumusan anggaran per tahun yang ada di materi 6
Pada materi ini, dibedakan antara RKJM dan RKT, sehingga terlihat ada perencanaan 4 tahun
dan per tahun, sedangkan yang di template sudah menuju langsung pada RKT atau tahunan,
walau yang di depan (Bab I dan II) untuk RKJM.
Dengan kepeningan tersebut maka pada materi modul ini ada sesi 6, yang khusus
membicarakan RKTM dan RKAM yang terkesan mengulang penjelasan di materi sebelumnya.
Catatan: Untuk tahun kedua dan seterusnya harga satuan bisa ditambahkan dengan nilai inlasi 10%
2015/2016 2016/2017
Sumber Total 4
No
Pendapatan tahun
Bukan uang Bukan uang
Uang Uang
Bentuk Nilai (Rp) Bentuk Nilai (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Total
Tabel LK 4: Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan Kegiatan Strategis Tahun Pelajaran
_____________________________
1. Standar Isi
1.1
1.2
1.3
2. Standar Proses
2.1
2.2
2.3
3. Standar
Kompetensi
Lulusan
3.1
3.2
4. Standar pendidik
dan tenaga
kependidikan
4.1
4.2
4.3
5. Standar sarana
dan prasarana
5.1
5.2
5.3
6. Standar
pengelolaan
6.1.
6.2
7. Standar
pembiayaan
7.1
7.2
8. Standar Penilaian
8.1
8.2
Total
Lampiran I
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 69 TAHUN 2009
Tabel 1. Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SD/MI untuk 6 Rombongan Belajar
Tabel 2 Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SMP/MTs untuk 3 Rombongan Belajar
Tabel 3 Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SMA/MA untuk 3 Rombongan Belajar per
Jurusan
Jumlah (Rp)
Deskripsi
IPA IPS BAHASA
Standar Biaya Operasi Nonpersonalia per 95.216.832
102.468.000 97.216.800
satuan pendidikan
Biaya operasi nonpersonalia per rombel 34.156.000 32.405.600 31.738.944
Biaya Operasi Nonpersonalia per peserta 991.842
1.067.375 1.012.675
didik
Bambang Sudibyo
DAFTAR SESI
1. Membuat Rencana Biaya Madrasah
2. Membuat Rencana Pendanaan Madrasah
3. Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan
BACAAN PROFESIONAL
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah
4. Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah.
� Maksud
Maksud Sesi Enam adalah mengantarkan peserta untuk dapat membuat rencana kerja
madrasah yang terdiri dari Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja
Tahunan (RKT) sesuai peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Menjelaskan pengerian RKT dan RKAM
• Menjelaskan dasar hukum penyusunan RKT
• Menjelaskan proses penyusunan RKT
• Menjelaskan proses penyusunan RKAM/RAPBM
• Menyusun RKT
• Menyusun RAPBM/RKAM
� Langkah-Langkah Kegiatan:
• Pengenalan sesi
• Pelaksanaan kuis awal
• Curah Pendapat
• Mencermai cotoh
• Penjelasan
• Membuat RKT
• Membuat RKAM
Pengerian
RKT (Rencana Kerja Tahunan) merupakan turunan dari matriks tahunan RKM, yang di
dalamnya terdapat program strategis dan deiniif. Dokumen RKT memuat program/kegiatan
strategis dan kegiatan operasional madrasah yang akan dicapai oleh madrasah dalam jangka
waktu 1 (satu) tahun. Jadi RKT adalah kegiatan strategis yang terkait dengan program RKM
ditambah kegiatan operasional madrasah.
RKM terdiri dari Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM).
Dokumen RKJM memuat rencana strategis yang akan dicapai oleh madrasah dalam jangka
waktu 4 (empat) tahun, dan dokumen RKT memuat program/kegiatan strategis dan kegiatan
operasional sekolah yang akan dicapai oleh Madrasah dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
RKAM (Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah) adalah rencana pendapatan dan belanja
program/kegiatan secara rinci untuk satu tahun anggaran baik yang sifatnya strategis
maupun operasional. RKAM (RAPBM) merupakan dokumen anggaran madrasah resmi
yang disetujui oleh kepala madrasah serta disahkan oleh Kantor Kementerian Agama untuk
sekolah negeri dan penyelenggara pendidikan (yayasan) untukmadrasah swasta.
Dasar Hukum
RKT dirumuskan berdasarkan peraturan-perundangan yang berlaku, yaitu:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BabIV
pasal 51 (1) yang menyatakan bahwa “Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini,
pendidikan dasar, pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan
minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah”.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,Bab
VIII tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 53, ayat (1) dinyatakan bahwa seiap
satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan
penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang melipui
masa 4 (empat) tahun;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Sistem Pengelolaan dan
penyelenggaraan Pendidikan Bagian Keenam, Pasal 51 dinyatakan sebagai
berikut:“Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh satuan
pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan
menengah dituangkan dalam: a. rencana kerja tahunan satuan pendidikan; b. anggaran
pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; c. peratuan satuan atau program
pendidikan;
4. Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19Tahun
2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah menyatakan bahwa sekolah/madrasah wajib membuat: (1) RencanaKerja
Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang akan dicapaidalam
kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan
perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan, (2)Rencana Kerja
Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah
(RKAM) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.
Pernyataan di atas menunjukkan bahwa RKT merupakan bagian yang idak terpisahkan dari
penyusunan RKAM.
Penanggung
Kategori Sasaran Kegiatan Indikator Kegiatan
jawab
Umum Terpenuhinya Pengadaan ATK dan Adanya ATK dan bahan Kepala Seko-
barang dan jasa bahan habis pakai habis pakai. lah dan Ketua
yang diperlukan Komite Sekolah
Pembayaran langganan Terbayarnya listrik ke
madrasah untuk
listrik ke PLN. PLN.
mendukung
pelaksanaan Langganan telepon Terbayarnya telepon
pendidikan/
Pembayaran langganan Terbayarnya air ke
pembelajaran
air ke PDAM. PDAM.
Standar Isi Tercapainya a. Hardiknas Terlaksananya: Kepala sekolah
menghargai
b. HUT RI a. Hardiknas
bangsa
c. Hari-Hari Besar Lain- b. HUT RI
nya
c. Hari-Hari Besar Lain-
nya
Standar Terlaksanakanya Penyelenggaraan Jam Penyelenggaraan Jam Kepala Sekolah
proses Kegiatan pembe- Tambahan Tambahan
dan Guru Kelas
lajaran dengan
baik.
Standar Tercapainya pen- a. Upacara bendera hari Terlaksananya:
Kompeten- didikan karakter senin
a. Upacara bendera
si Lulusan
b. Pesan-pesan dari hari senin
siswa untuk siswa
b. Pesan-pesan dari
siswa untuk siswa
Standar Penggajian guru a. Gaji Pendidik dan Terbayarnya:
Pendidik yang terstandar tenaga kependidikan
a. Gaji Pendidik dan
dan tenaga tetap (PNS)
tenaga kependidikan
kependidi-
b. Gaji Pendidik dan tetap (PNS)
kan
tenaga kependidikan
b. Gaji Pendidik dan
idak tetap
tenaga kependidikan
idak tetap
Standar Terciptanya ling- a. Pengecetan & Telah terlaksananya:
sarana dan kungan sekolah pengapuran
a. Pengecetan &
prasana yang nyaman
b. Perbaikan pintu dan pengapuran
jendela
b. Perbaikan pintu dan
c. Perbaikan atap dan jendela
lantai
c. Perbaikan atap dan
d. Perbaikan WC lantai
e. Perbaikan pagar d. Perbaikan WC
halaman
e. Perbaikan pagar
f. Pemeliharaan taman halaman
f. Pemeliharaan taman
2015/2016
Biaya Operasional
Satuan Volume Harga Sat. Jml Biaya
1 2 3 4 5
1.2 Gaji Pendidik dan Org Bulan 48 500,000
tenaga kependidikan 24,000,000
idak tetap
324,000,000
2. Belanja Barang Habis Pakai
2.1 Alat Tulis Kantor Bln 12 150,000 1,800,000
2.2 Bahan/Material Bln 12 175,000 2,100,000
3,900,000
3. Langganan Daya dan Jasa
3.1 Listrik Bln 12 200,000 2,400,000
3.2 Air Bln 12 100,000 1,200,000
3.3 Telepon Bln 12 100,000 1,200,000
4,800,000
4. Kegiatan Pembelajaran
4.1 Tes Semesteran Semester/
720 7,500 5,400,000
murid
4.2 UAN/UAS Murid 120 25,000 3,000,000
4.3 Penyelenggaraan Jam Jam 40 30,000 1,200,000
Tambahan
9,600,000
5. Kegiatan Rapat
5.1 Rapat Pembinaan Bln 6 50,000 300,000
5.2 Rapat Semester Frek./Thn 2 75,000 150,000
5.3 Rapat UAN/UAS Frek./Thn 2 75,000 150,000
5.4 Rapat Kenaikan Kelas Frek./Thn 1 75,000 75,000
5.5 Rapat Kelulusan Frek./Thn 1 100,000 100,000
5.6 Rapat Komite Frek./Thn 3 50,000 150,000
Sekolah
925,000
6. Perayaan Hari Besar
6.1 Hardiknas Thn 1 250,000 250,000
6.2 HUT RI Thn 1 500,000 500,000
6.3 Hari-Hari Besar Thn 1 250,000 250,000
Lainnya
1,000,000
7. Biaya Perjalanan Dinas Bln 12 50,000 600,000
8. Biaya Pemeliharaan Sarana
Prasarana
2015/2016
Biaya Operasional
Satuan Volume Harga Sat. Jml Biaya
1 2 3 4 5
8.1 Pengecetan & Thn 1 1,000,000 1,000,000
pengapuran
8.2 Perbaikan pintu dan Thn 1 750,000 750,000
jendela
8.3 Perbaikan atap dan Thn 1 500,000 500,000
lantai
8.4 Perbaikan WC Thn 1 1,000,000 1,000,000
8.5 Perbaikan pagar Thn 1 400,000 400,000
halaman
8.6 Pemeliharaan taman Bln 12 50,000 600,000
4,250,000
Total Kegiatan Operasional 349,075,000
Catatan:
Untuk perencanaan 4 tahun dalam RKM, maka rencana Rencana Biaya dan Sumber
Pendanaan Program dan Kegiatan Operasioanal dituliskan dalam 4 tahun, sehingga
pembiayaan terlihat utuh dalam 4 tahun.
l. Standar
Iuran Orang Tua/
1. 4,080,000 Kompetensi 25,000,000
Wali Murid
Lulusan
Iuran Komite m. Standar Sarana
2. 4,250,000
Sekolah Prasarana
n. Standar Pendidik
3. Donatur 1,000,000 dan Tenaga 15,000,000
Kependidikan
............................... o. Standar
4. 3,500,000
............ Pembiayaan
p. Standar Penilaian 2,000,000
q. Standar
V Lain-Lain 1,500,000
pengelolaan
1. Wartel Sekolah r. Lain-Lain
2. Toko Sekolah
3. Koperasi Sekolah II Belanja Modal/Investasi
4. Usaha Lain 1. Alat Peraga 7,500,000
2. Buku 8,000,000
3. Mebelair 12,500,000
Jumlah
448,440,000 Jumlah Belanja 436,575,000
Pendapatan
Jumlah Surplus (Deisit) 11,865,000
Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 6 di atas akan dimasukkan pada template Bab V: RENCANA KEGIATAN
DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM) TAHUN KE 1, yang juga dapat dimulai dari materi 5
Pada materi 6, penyusunan RKAM dikelompokkan berdasarkan standar nasional pendidikan,
sedangkan di template pengelompokan sesuai dengan komponen BOS. Untuk itu penulisan
RKAM, mungkin bisa menggunakan yang ada di materi 6, sedangkan apabila untuk
mkepeningan BOS dapat menggunakan sebagaimana yang ada pada template. Tetapi apabila
aturan BOS yang baru menggunakan komponen sesuai dengan standar nasional pendidikan,
maka formatnya bisa menggunakan sebagaimana yang ada pada materi 6.
LK 1: Kegiatan Ruin
Penanggung
Kategori Sasaran Kegiatan Indikator Kegiatan
jawab
Umum
Standar Isi
Standar
proses
Standar
Kompetensi
Lulusan
Standar
Pendidik
dan tenaga
kependidikan
Standar
sarana dan
prasana
Standar pen-
gelolaan
Standar Pem-
biayaan
Standar Pe-
nilaian
LK 2: Biaya Ruin/Reguler/Operasional
2015/2016
Biaya Operasional Harga
No. Satuan Volume Jml Biaya
Sat.
1 2 3 4 5
1. Gaji
Gaji Pendidik dan tenaga
1.1
kependidikan tetap (PNS)
Gaji Pendidik dan tenaga
1.2
kependidikan idak tetap
4. Kegiatan Pembelajaran
4.1 Tes Semesteran
4.2 UAN/UAS
Penyelenggaraan Jam
4.3
Tambahan
5. Kegiatan Rapat
5.1 Rapat Pembinaan
5.2 Rapat Semester
5.3 Rapat UAN/UAS
5.4 Rapat Kenaikan Kelas
5.5 Rapat Kelulusan
5.6 Rapat Komite Sekolah
1. r.
2.
3. II Belanja Modal/Investasi
4. 1.
2.
3.
Jumlah Belanja
Jumlah Surplus (Deisit)
Total Biaya
DAFTAR SESI
1. Menyusun RKT
2. Menyusun RAPBM/RKAM
BACAAN PROFESIONAL
1. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
2. PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
3. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
4. Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.