100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
136 tayangan130 halaman

Rencana Kerja Madrasah: Panduan Modul

Ringkasan: 1. Modul ini membahas penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) berdasarkan peraturan perundang-undangan. 2. Terdapat 6 sesi pelatihan untuk membantu madrasah menyusun RKM yang meliputi prinsip, kondisi saat ini, kondisi yang diharapkan, program kegiatan, anggaran, dan Rencana Kerja Tahunan dan Anggaran Madrasah. 3. Tujuan penyusunan modul ini adalah untuk meningkat

Diunggah oleh

Mas Madinatunnajah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
136 tayangan130 halaman

Rencana Kerja Madrasah: Panduan Modul

Ringkasan: 1. Modul ini membahas penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) berdasarkan peraturan perundang-undangan. 2. Terdapat 6 sesi pelatihan untuk membantu madrasah menyusun RKM yang meliputi prinsip, kondisi saat ini, kondisi yang diharapkan, program kegiatan, anggaran, dan Rencana Kerja Tahunan dan Anggaran Madrasah. 3. Tujuan penyusunan modul ini adalah untuk meningkat

Diunggah oleh

Mas Madinatunnajah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN AGAMA RI

Direktorat Pendidikan Madrasah


Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama Republik Indonesia

Rencana Kerja
Madrasah
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bahwa Kementerian
Agama Republik Indonesia dengan dukungan Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia
Komponen 3 (Akreditasi Madrasah) berhasil menyusun 8 (delapan) Modul Pengembangan
Mutu Pendidikan Madrasah, yaitu:
Modul 1 Pengembangan Madrasah Efekif
Modul 2 Rencana Kerja Madrasah dan Rencana Kerja & Anggaran Madrasah
Modul 3 Pengembangan Kurikulum 2006
Modul 4 Pengembangan Kurikulum 2013
Modul 5 Pembelajaran Akif, Inovaif, Kreaif, Efekif, dan Menyenangkan
Modul 6 Perpustakaan
Modul 7 Administrasi dan Keuangan Madrasah
Modul 8 Hidup Sehat
Delapan modul ini dikembangkan dengan tujuan membantu madrasah untuk meningkatkan
mutu pendidikan madrasah sesuai dengan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan pada
umumnya dan membantu madrasah dalam mempersiapkan penilaian akreditasi madrasah
pada khususnya.
Atas disusunnya delapan modul ini, atas nama Kementerian Agama, kami mengucapkan
terima kasih dan penghargaan yang seinggi-ingginya kepada para pihak yang terlibat dalam
penyusunan modul, terutama kepada:
1. Tim Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia Komponen 3 yang telah memfasilitasi
kegiatan penyusunan modul ini.
2. Tim penulis modul yang terdiri dari para akademisi dan prakisi pendidikan yang telah
mengerahkan kemampuan terbaiknya.
3. Lembaga Mitra Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia Komponen 3 di ingkat provinsi
yang telah terlibat dalam memberikan masukan untuk penyempurnaan modul ini
berdasarkan pengalaman implementasi program kemitraan di madrasah sasaran.
Akhirnya, kami berharap Kedelapan modul ini dapat didiseminasikan dan digunakan oleh
para pemangku kebijakan dan kepeningan di lingkungan Kementerian Agama baik pusat
maupun daerah melalui kegiatan workshop/bimbingan teknis/lainnya kepada madrasah
dalam upaya mewujudkan MADRASAH LEBIH BAIK.

Jakarta,
Direktur Pendidikan Madrasah,

Prof. Dr. Phil. H.M. Nur Kholis Seiawan, MA


NIP. 196911101994031005
Modul
RKM

Datar Isi

PENDAHULUAN
Tabel Rincian Sesi
DAFTAR ISI
1. Latar Belakang Panduan Modul
1.1 Mengapa panduan modul ini dirancang
1.2 Mengapa perlu menyediakan Panduan Pelaihan
1.3 Siapa yang harus menggunakan Panduan Pelaihan ini
1.4 Dimana keberadaan modul ini dalam kerangka kerja Kemitraan Pendidikan
2. Ikhisar untuk Pelaih
2.1 Pendekatan pembelajaran apakah yang diambil
2.2 Bagaimana metode lingkungan pembelajaran
2.3 Bagaimanakah program dilaksanakan
2.4 Bagaimanakah sesi berlangsung
2.5 Langkah pengajaran apakah yang disarankan
2.6 Saran-saran apakah yang bisa diberikan untuk membuat peraturandasar/
kontrak belajar bagi kelompok
3. Prosedur Evaluasi
3.1 Mengapa mengevaluasi Program Pelaihan?
3.2 Prosedur Khusus Evaluasi
4. Modul
Sesi 1: Prinsip dan Alur Penyusunan RKM
Sesi 2: Kondisi Madrasah Saat ini
Sesi 3: Kondisi Madrasah yang diharapkan
Sesi 4: Program dan Kegiatan
Sesi 5: Rencana Anggaran Madrasah
Sesi 6: RKTM dan RKAM
5. Lampiran
Template RKM dan RKAM
Tabel-tabel RKM dan RKAM
Contoh Format lain RKM dan RKAM

i Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Pendahuluan
Seiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan
mutu pendidikan. Program penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan
Standar Nasional Pendidikan (SNP) dilakukan evaluasi, akreditasi, dan seriikasi. Badan
Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah yang selanjutnya disebut BAN-S/Madalah badan
evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan jenjang
pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada SNP. Sedangkan Badan
Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah yang selanjutnya disebut BAP-S/Madalah badan
evaluasi mandiri di provinsi yang membantu BAN S/M dalam pelaksanaan akreditasi.
BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasi penjaminan mutu pendidikan
kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintah dan
Pemerintah Daerah.
Dalam rangka penjaminan mutu madrasah,maka pengelolaan madrasah diatur dengan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 19 Tahun 2007 tanggal 23 Mei 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam PP No
19 tahun 2007 tersebut dinyatakan bahwa, perncanaan program terdiri dari: (1) Visi sekolah/
madrasah, (2) Misi sekolah/madrasah, (3) Tujuan Sekolah/madrasah, (4) Rencana kerja
sekolah/madrasah.
Agar Madrasah berhasil mencetak lulusan yang memiliki kompetensi untuk melanjutkan ke
ingkat pendidikan yang lebih inggi. Maka, secara internal madrasah perlu memperbaiki
beberapa hal, termasuk di dalamnya proses pembelajaran, manajemen di ruang kelas,
manajemen kelembagaan dan yang lainnya. Oleh karena itu, madrasah menyediakan,
mengembangkan, mengelola dan mengerahkan sarana dan prasarana pendidikan dan
sumberdaya lainnya secara lebih baik. Madrasah juga diharapkan membangun kerja sama
dengan semua pemangku kepeningan untuk mewujudkan hal-hal tersebut. Untuk itu, semua
indakan madrasah harus akuntanbel dan transparan agar memperoleh kepercayaan dari
semua pemangku kepeningan.
Untuk mencapai hal tersebut, maka madrasah harus melakukan semua perencanaan atas
semua hal dengan baik dan telii, program dan anggaran sudah direncanakan dengan matang
untuk mencapai tujuan dan sasaran dengan tepat yang tersusun dalam Rencanaa Kerja
Madrasah (RKM).
RKS/M dirumuskan berdasarkan peraturan-perundangan yang berlaku, yaitu: Undang-
Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Permendiknas No.
19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, serta Rencana Strategis Departemen
Pendidikan Nasional 2005 – 2009.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, Bab VIII tentang Standar Pengelolaan
oleh Satuan Pendidikan, Pasal 53, ayat (1) dinyatakan bahwa seiap satuan pendidikan
dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana
kerja jangka menengah satuan pendidikan yang melipui 4 (empat) tahunan.
Lebih jauh, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 19 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan menyatakan bahwa sekolah/madrasah wajib
membuat: (1) Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah ii


Modul
RKM

akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin
dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan; (2). Rencana
Kerja Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/
Madrasah (RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah. Ke iga hal
tersebut dinamakan RKM (Rencana Kerja Madrasah)
Modul ini masih mengikui Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan tetapi untuk penyesuaian perlu juga dianalisis PP No 32 Tahun 2013
(ada pada tugas diskusi). Begitu juga Standar Proses, Standar Isi, Standar Penilaian, semuanya
masih menggunakan standar yang lama. Dengan berlakunya kurikulum 2013, diharapan
standar yang digunakan juga berubah.

Tabel Rincian Sesi


Kompetensi
Sesi Topik Indikator Waktu
dasar
Satu Prinsip dan Alur Memahami 1. Menjelaskan tujuan penyusunan RKM 100
Penyusunan prisip dan alur 2. Menyebutkan dasar hukum menit
RKM penyusunan penyusunan RKM
RKM
3. Menjelaskan prinsip-prinsip
penyusunan RKM
4. Menjelaskan tahap-tahap penyusunan
RKM
5. Membuat diagram alur penyusunan
RKM
Dua Menentukan Menetapkan 1. Menjelaskan prosedur/cara pengisian 310
Kondisi Kondisi format EDM menit
Madrasah Saat Madrasah Saat 2. Membandingkan hasil EDM dengan
ini Ini acuan standar madrasah
3. Menjelaskan penulisan rekomendasi
hasil EDM
4. Memprakikkan pengisian EDM
5. Mengurutkan ingkat prioritas
rekomendasi EDM
Tiga Menetapkan Menetapkan 1. Menjelaskan pengerian dan 190
Kondisi Kondisi karakterisik visi madrasah menit
Madrasah yang Madrasah yang 2. Menjelaskan pengerian dan
diharapkan diharapkan karakterisik misi madrasah
3. Menjelaskan cara merumuskan tujuan
madrasah
4. Menjelaskan cara merumuskan
tantangan madrasah
5. Menjelaskan cara merumuskan sasaran
madrasah
6. Merumuskan visi, misi, tujuan, dan
sasaran madrasah

iii Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Kompetensi
Sesi Topik Indikator Waktu
dasar
Empat Program, Pe- Mampu 1. Menjelaskan konsep dan cara 180
nanggungja- menyusun merumuskan program menit
wab program, Program dan 2. Menjelaskan cara menentukan
Kegiatan, Kegiatan penanggungjawab program
Indikator
3. Menjelaskan indikator ketercapaian
Kinerja dan
program
Jadwal, dan
Kegiatan 4. Menjelaskan konsep dan cara
merumuskan kegiatan
5. Menjelaskan cara menyusun jadwal
kegiatan
6. Membuat program
7. Menentukan penanggungjawab
program
8. Menentukan indikator ketercapaian
program
9. Merumuskan kegiatan
[Link] jadwal kegiatan
Lima Perumusan Mampu 1. Menjelaskan cara membuat rencana 240
Rencana merumuskan biaya madrasah menit
Ang-garan Rencana 2. Menjelaskan cara membuat rencana
Madrasah Anggaran pendanaan madrasah
Madrasah
3. Menjelaskan cara meyelaraskan
rencana biaya dengan sumber
pendanaan madrasah.
4. Membuat rencana biaya madrasah
5. Membuat rencana pendanaan
madrasah
6. Menyelaraskan rencana biaya dengan
sumber pendanaan madrasah
Enam Perumusan Mampu 1. Menjelaskan pengerian RKT dan 180
Rencana Kerja merumuskan RKAM menit
Tahunan Rencana Kerja 2. Menjelaskan dasar hukum penyusunan
Madrasah Tahunan RKT
(RKTM) dan Madrasah
3. Menjelaskan proses penyusunan RKT
Rencana Kerja (RKTM) dan
Anggaran Rencana 4. Menjelaskan proses penyusunan
Madrasah Kegiatan dan RKAM/RAPBM
(RKAM) Anggaran 5. Menyusun RKT
Madrasah 6. Menyusun RAPBM/RKAM
(RKAM)

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah iv


Modul
RKM

1. Latar Belakang Panduan Pelaihan


1.1. Mengapa Panduan Pelaihan ini dirancang?
Pada PP 19 tahun 2005 bab XIII Pasal 86 dinyatakan bahwa pemerintah melakukan
akreditasi pada seiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan
program dan/atau satuan pendidikan. Berdasar PP tersebut, madrasah dituntut
untuk terakrdetasi baik, untuk itulah madarsah selalu berusaha untuk menyusun
dan menerapkan program peningkatan madrasah. Kemitraan Pendidikan Australia
Indonesia melaksanakan berbagai program untuk membantu pencapaian akreditasi
madrasah, antara lain: KTSP, Pembelajaran Akif, Pengelolaan perpustakaan, Hidup
sehat dan managemen UKS, Manajemn Keuangan, Administrasi Madrasah. Semua
itu dalam upaya madrasah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan yang diwadahi
dalam modul peningkatan sekolah efekif. Pengembangan Rencana Kerja Madrasah
salah satu komponen dalam pemenuhan “standar pengelolaan”.
1.2. Mengapa Modul Pelaihan ini disediakan?
Modul Pelaihan ini dimaksudkan sebagai sebuah panduan pelaihan dengan model
metodologi prakis yang sederhana dan mudah dipahami. Hal ini akan mempermudah
trainer dalam menyampaikan saat pelaihan dan juga pemangku kepeningan saat
menyusun sebuah program madrasah guna memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan.
Diharapkan dengan panduan ini trainer dan pemangku kepeningan madrasah dapat
menerapkannya karena digunakan dengan metode yang sistemais berdasarkan teori
dan dipadu dengan laihan prakis.
1.3. Siapa yang harus menggunakan panduan pelaihan ini?
Panduan Pelaihan ini disusun untuk digunakan oleh trainer dalam menyampaiakn
materi kepada para pemangku kepeningan madrasah (yayasan, kepala madrasah,
guru, dan anggota masyarakat) yang ingin menerapkan peningkatan madrasah secara
keseluruhan dan ingin memenuhi persyaratan kreditasi madrasah. Panduan ini dapat
juga dipergunakan oleh trainer di sebuah cluster madrasah untuk melaih berbagai
ingkatan madrasah dan juga bisaber basis individual untuk mendukung madrasah
yang sedang memulai proses pengembangan madrasah.

2. Ikhisar untuk Pelaih


2.1. Apa pendekatan pembelajaran yang diambil?
Trainer yang menggunakan Perencanaan Sesi (Session Plan) ini didorong untuk
menggunakan pendekatan pembelajaran yang akif parisipaif. Para peserta akan
ambil bagian dalam kerja kelompok, bermain peran, permainan, dan diskusi. Mereka
juga akan terlibat dalam penulisan kreaif, drama, dan seni. Penekanannya adalah pada
pembelajaran parisipaif. Panduan pelaihan ini dirancang supaya trainer memiliki
sumber tertulis yang memadai dan idak kerepotan mengenai fasilitas pelaihan keika
dukungan teknologi idak tersedia.
1.2. Apakah metode lingkungan pembelajarannya?
a. Terdapat ruang isik yang tertata dengan baik dengan pengaturan tempat duduk
yang memadai dan sesuai
b. Semua materi telah tersedia

v Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

c. Sesi berisikan materi yang sesuai


d. Semua tugas sampaikan dengan jelas
e. Kegiatan diberi batasan waktu dan dijalankan dengan kecepatan yang diatur
sedemikian rupa sehingga level energi tetap terjaga
f. Pembelajaran berjalan dengan akif
g. Pembelajaran afekif, behavioral dan kogniif terlaksana secara seimbang
h. Digunakan beragam pendekatan pembelajaran
i. Disediakan kesempatan untuk diskusi kelompok
j. Semua anggota kelompok diberi kesempatan untuk menjadi pemimpin pada
waktu-waktu yang berbeda
k. Keahlian apapun yang dimiliki para peserta akan digunakan
l. Semua peserta didorong untuk berparisipasi selama sesi berlangsung
m. Semua peserta dihargai
n. Tanggapan atas pertanyaan dan jawaban disampaikan dengan carayang posiif
o. Disiapkan kegiatan tambahan seandainya terdapat kebutuhan materi tambahan
p. Dilakukan revisi terus menerus terhadap konsep dan kecakapan yangtelah
dipelajari sebelumnya
q. Pemecahan masalah yang dihapi sehari-hari, sehingga para pesertabisa
meneruskan penyampaian pembelajaran
r. Selalu ada perasaan gembira dalam pembelajaran
s. Pelaih berinteraksi dengan semua anggota kelompok
t. Pelaih idak menghakimi dalam merespon sebuah jawaban
u. Perlu dipahami bahwa seiap kelompok peserta dalam kelas memilikikebutuhan
dan gaya pembelajaran yang berbeda-beda
v. Prinsip-prinsip kesetaraan gender selalu diperimbangkan terus menerus
w. Perencanaan ke depan selalu diperimbangkan

2.3. Bagaimana Pelaihan dilaksanakan?


a. Kegiatan Pembuka: Kegiatan ini untuk membentuk kelompok danmembangun
minat terhadap program. Kegiatan ini juga untuk mengumpulkan pertanyaan awal
dari para peserta mengenai topikyang akan diberikan.
b. Building blocks: Kegiatan ini dirancang untuk menyampaikan pengetahuan
dan kecakapan dasar, dan untuk mengeksplorasi sikap dan perasaan para
peserta mengenai topik yang disampaikan. Building block harus menggunakan
pembelajaran berbasis pengalaman.
c. Kegiatan Pertengahan: Kegiatan ini dirancang untuk membantu parapeserta
meninjau building block dan untuk memperkenalkan gagasan yang akan dibahas
pada tahap selanjutnya dalam program ini.
d. Pengetahuan dan Kecakapan Tingkat lanjut: Dalam kegiatan ini, program diajarkan
pada ingkatan yang lebih inggi, dan ditekankan pada penyelesaian masalah
sehari-hari. Pening untuk mengulas informasi dan kecakapan yang disampaikan
sebelumnya. Di samping itu, perlu untuk mengeluarkan keahlian para peserta dan
membantu mereka mengungkapkan perasaan mengenai apa yang mereka pelajari.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah vi


Modul
RKM

e. Kegiatan Penutup: Kegiatan ini membantu para peserta menguji pengetahuan dan
kecakapan, dan mendorong mereka untuk mengaplikasikannya keika berhadapan
dengan problem-problem baru. Harus disediakan waktu untuk penetapan tujuan
dan rencana indakan. Para peserta harus mengulas apa yang telah diajarkan,
menilai apa yang telah mereka pelajari, memperimbangkan apa yang harus
dilakukan dengan pengetahuan baru, dan merayakan pencapaian mereka.

2.4 Bagaimana Sesi Berlangsung?


a. Alokasi waktu: Pikirkan berapa menit waktu yang diperlukan untuk melaksanakan
satu sesi. Ini memungkinkan pengaturan kecepatan sesidengan baik.
b. Poin dan instruksi kunci: Apakah gagasan utama dalam sesi, danapa yang benar-
benar Anda harapkan dilakukan oleh para peserta? Berikanlah instruksi ringkas
yang jelas.
c. Materi: Sumber tambahan apakah yang Anda butuhkan agar sesi berlangsung
dengan lancar? Berpikir ke depan dan siapkan segalanya.
d. Pengaturan Fisik: Bagaimana Anda harus menata lingkungan isik untuk
melangsungkan sesi? Apakah Anda perlu menata ulang tempat duduk sebelum sesi
berlangsung?
e. Penutupan: Apa yang Anda butuhkan untuk menutup sesi? Pembelajaran apa yang
Anda harapkan dipeik oleh para peserta dari sesi tersebut?

2.5 Langkah pengajaran apa yang disarankan?


a. Pasikan para peserta terlibat dalam proses pembelajaran sejak awal:Pada
permulaan seiap sesi, kembangkan iklim untuk pembelajaran akif. Dorong
interaksi antar peserta dan minat terhadap topik sesi. Dorong terbentuknya
iklim saling menghormai dan menghargai. Hindari jargon dan isilah-isilah yang
idak dikenal. Jika penggunaan isilah asing diperlukan, pasikan disertai dengan
penjelasan memadai mengenai isilah tersebut. Akan sangat membantu jika
disediakan pulakertas besar yang ditempel di dinding berisi deinisi isilah-isilah
sulit.
b. Dorong para peserta untuk bersiaga secara mental: Sajikan informasidan konsep
yang akan memaksimalkan pemahaman dan dayaserap para peserta serta
mensimulasi peserta untuk bersiaga secaramental dan mau menerima proses
pembelajaran. Salah satu carauntuk mencapainya adalah dengan memasikan
ketersediaan variasi dalam seiap sesi dengan menggunakan beragam metode,
misalnya permainan, bermain peran, diskusi, tes, dan lain-lain.
c. Dorong terjadinya diskusi yang hangat: Beri moivasi kepada para peserta untuk
terlibat dalam membahas topik diskusi secara mendalam sehingga pembelajaran
menjadi opimal. Pasikan bahwa kerahasiaan dihargai, dan dorong para peserta
untuk mengungkapkan diri mereka dengan jujur.
d. Dorong para peserta untuk mengajukan pertanyaan: Kembangkaniklim ruang kelas
yang kondusif untuk mengajukan pertanyaan, sehingga peserta merasa nyaman
untuk mengajukan pertanyaan dan mencari jawaban.
e. Jadikan pembelajaran sebagai proses kolaboraif: Dorong para pesertauntuk

vii Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

memberikan masukan terhadap program. Dorong mereka untuksaling belajar


satu sama lain dan menghargai keragaman pandangan dengan cara membuat
pembelajaran kelompok dan kegiatan mengajar sejawat (peer teaching). Sarankan
para peserta untuk mengubah pengaturan tempat duduk sehingga kelompok idak
menjadi stais.
f. Kembangkan kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman: Rancang permainan
dan kegiatan semisal permainan dan bermain peran serta
g. imulasi yang meningkatkan pembelajaran kecakapan dan nilai-nilai. Dorong mereka
semua untuk berparisipasi.
h. Integrasikan teknologi dan media secara sensiif: Gabungkan sumber yang
digunakan misalnya presentasi dengan power point sehingga sumber-sumber
tersebut menjadi eisien dan selaras dalam sesi.
i. Simpulkan semua sesi sehingga para peserta menghargai pengetahuan baru: Tutup
sesi dengan teknik ulasan sehingga para peserta bisa mereleksikan pelajaran
yang dipeik dari sesi baru dan memiliki kesempatan untuk memperimbangkan
langkah-langkah ke depan.

2.6 Saran-saran apa yang bisa diberikan untuk membuat peraturan dasar
atau kontrak belajar kelompok?
a. Mulailah seiap sesi tepat waktu
b. Ijinkan siapapun memberi pernyataan tanpa interupsi
c. Pasikan penyataan tetap singkat dan langsung pada pokok persoalan
d. Pasikan penghargaan dan kerahasiaan ada seiap saat
e. Jagalah sensiivitas gender, ras, dan kesukuan
f. Berilah kesempatan kepada semua orang untuk berbicara.
g. Maikan semua telpon seluler (milik pelaih dan peserta)

2.7 Tagihan Modul RKM/RKAM

OUTPUT/ TAGIHAN SESI


Tersedianya dokumen EDM 2
Adanya visi, misi, tujuan, dan sasaran Madrasah berdasar hasil EDM 3
Tersusunnya Rencana Kerja Madrasah (RKM) dengan melibatkan stakeholder Madrasah 1
Tersusunnya Rencana Kerja Tahunan (RKT) dengan melibatkan stakeholder Madrasah 4 dan 6
Tersusunnya Rencana Kerja Anggaran Madrasah (RKAM) dengan melibatkan stakeholder
5 dan 6
Madrasah
Pelaksanaan RKM-RKT-RKAM dimonitor dan dievaluasi oleh stakeholder madrasah 6
Adanya mekanisme pelaporan keuangan madrasah yang transparan dan akuntabel 6
Pelaporan keuangan madrasah secara transparan di lokasi yang mudah dikases oleh
6
umum/publik

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah viii


Modul
RKM

3. Prosedur Evaluasi
3.1. Mengapa mengevaluasi Program Pelaihan?
Mendapatkan evaluasi dan umpan balik setelah pelaihan adalah hal pening. Evaluasi
memberikan taksiran nilai program, sedangkan umpanbalik mengkomunikasikan
ide-ide untuk dikembangkan atau menyarankan aspek-aspek pelaihan yang perlu
diubah apabila pelaihan akan dilaksanakan kembali. Evaluasi program memberikan
data yang memungkinkan pengembangan pelaihan secara berkelanjutan. Evaluasi
juga memungkinkan pelaih untuk mengetahui dukungan tambahan apa saja yang
diperlukan peserta setelah pelaihan selesai dan untuk memasikan apa yang harus
diubahdalam pelaihan yang dilaksanakan pada saat berikutnya. Proses Evaluasi
mengukur beragam faktor seperi:
a. Apakah tujuan program pelaihan disebutkan dengan jelas?
b. Apakah kegiatan pembelajaran yang cukup bervariasi sudah digunakan?
c. Apakah pengalaman peserta mengenai topik yang dibahas sudahdi perimbangkan?
d. Apakah semua peserta dilibatkan sepanjang proses pembelajaran?
e. Apakah pelaihan mengikui jadwal waktu yang diajukan?
f. Apakah beragam topik dibahas secara komprehensif?
g. Apakah lokasi sesuai untuk proses pembelajaran?
h. Apakah pendanaan pelaihan digunakan secara bijaksana?
i. Apakah materi yang disediakan jelas dan menarik?
j. Apakah pelaihan menggunakan pendekatan parisipaif?
k. Apakah pelaihan memperimbangkan keberlanjutan di masa yang akan datang?
l. Apakah pelaihan cukup leksibel dengan kebutuhan peserta?

3.2. Prosedur Khusus Evaluasi


a. Trainer menjelaskan kegunaan dan fungsi menjawab pertanyaan dalam PreTest
kepada Peserta.
b. Trainer memberikan waktu khusus kepada peserta untuk menjawab seiap
pertanyaan yang ada di PreTest belum memulai sesi pertama.
c. Trainer menjelaskan kegunaan dan fungsi menjawab pertanyaan dalam PostTest
kepada Peserta.
d. Trainer memberikan waktu khusus kepada peserta untuk menjawab seiap
pertanyaan yang ada di PostTest.

ix Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

SESI SATU: 100 menit

Prinsip Dan Alur Pengembangan Rencana


Kerja Madrasah (RKM)

� Maksud
Sesi ini dimaksudkan untuk mengantarkan peserta memahami prinsip dan alur
pengembangan Rencana Kegiatan Madrasah (RKM)

� Tujuan
Setelah mengikui Sesi Satu, peserta pelaihan mampu
• Menjelaskan tujuan penyusunan RKM
• Menyebutkan dasar hukum penyusunan RKM
• Menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan RKM
• Menjelaskan tahap-tahap penyusunan RKM
• Membuat diagram alur penyusunan RKM.

� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Pelaksanaan kuis awal
• Penghafalan nama panggilan peserta
• Penyepakatan kontrak belajar
• Curah Pendapat

� Metodologi Yang Digunakan


• Ceramah
• Kerja individu
• Tanya jawab
• Curah pendapat
• Diskusi kelas
• Diskusi kelompok

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 1


Modul
RKM

� Material Yang Diperlukan


• Soal kuis awal
• Kertas plano atau manila
• Spidol
• Bahan bacaan sesi satu

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit • Trainer mengucapkan selamat • Informasi
datang di pelaihan dan doa pembukaan
pembukaan
• Sambutan pembukaan
• Informasi tata terib pelaihan
15 menit • Trainer menjelaskan topik dan • Tujuan sesi Soal kuis awal
tujuan sesi satu • Kuis Awal
• Trainer menjelaskan bahwa
sebelum sesi satu dimulai
peserta akan mengerjakan kuis
awal dan menyerahkan lembar
soal yang telah dijawab kepada
Trainer
20 menit • Trainer meminta semua peserta • Ice breaking: • Kertas nama
berdiri dan membentuk dua Pengenalan peserta (guningan
baris sama panjang dan saling pelaihan kertas kecil)
berhadapan. • Hadiah kecil
• Trainer meminta peserta untuk
menanyakan nama panggilan
orang yang di depannya dan
menghafalkannya.
• Trainer meminta salah satu
baris untuk bergeser ke kanan
sejauh satu peserta sehingga
seiap peserta menghadapi
orang yang baru. Trainer
meminta seiap peserta untuk
menanyakan nama panggilan
orang yang di depannya dan
menghafalkannya. Kegiatan
ini diulang hingga 7 – 10
pergeseran.
• Trainer meminta peserta
kembali ke tempat duduk

2 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


masing-masing. Trainer
meminta peserta untuk
menuliskan nama panggilan
pada kartu yang disediakan.
• Trainer menunjuk satu orang
untuk menyebutkan nama
panggilan peserta lain yang
dihafal. Trainer meminta orang
yang nama panggilannya
disebut untuk berdiri guna
pengecekan kebenarannya.
• Peserta meminta peserta lain
yang mampu menghafal lebih
dari yang disebutkan orang
pertama sehingga ditemukan
peserta dengan hafalan yang
terbanyak. Trainer memberikan
hadiah kecil padanya.
10 menit • Trainer meminta peserta untuk • Membuat kontrak Kertas manila
mengusulkan peraturan apa belajar
yang pening untuk membuat
sesi berjalan terib dan lancar?
Trainer memberikan contoh,
‘peserta yang datang terlambat
menyebutkan nama dan alasan
datang terlambat kemudian
menghafal satu surat dalam
Alqur’an’ untuk menghormai
peserta yang datang tepat
waktu. Jika usulan ini disepakai
maka ditulis pada kertas manila.
• Trainer memfasilitasi
pembuatan kontrak belajar
• Kontrak belajar dipajang di
dinding.
5 menit • Trainer mengajukan pertanyaan Curah Pendapat:
tentang pengerian RKM. Tanya-jawab konsep
Diharapkan ada peserta yang RKM
menjawabnya.
• Trainer menjelaskan pengerian
RKM yaitu proses menentukan
indakan masa depan (4 tahun)
madrasah yang tepat, melalui
urutan pilihan, dengan

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 3


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


memperhitungkan ketersediaan
sumber daya atau dokumen
tentang gambaran kegiatan
madrasah di masa depan untuk
mencapai tujuan dan sasaran
madrasah yang telah ditetapkan
• Trainer mengajukan pertanyaan
untuk apa madrasah menyusun
RKM?
15 menit • Trainer meminta peserta Diskusi Kelompok: Kertas Plano
untuk berhitung dari 1 sampai Tujuan dan
dengan jumlah peserta dibagi 4. Peningnya
Peserta yang menyebut angka Penyusunan RKM
yang sama membentuk satu
kelompok
• Seiap kelompok memilih ketua
kelompok dan sekretaris.
• Ketua kelompok memimpin
diskusi tujuan dan peningnya
penyusunan RKM bagi
madrasah dan hasil diskusinya
dituliskan pada kertas plano
oleh sekretaris.
5 menit • Trainer meminta seluruh ketua Presentasi, tanya-
kelompok maju ke depan dan jawab, penguatan
melakukan hum pim pah.
Kelompok yang paling kalah
menjadi presenter.
• Trainer meminta kelompok lain
untuk mengajukan pertanyaan
atau komentar kepada
kelompok presenter. Trainer
memfasilitasi tanya-jawab
• Trainer melengkapi tujuan dan
peningnya penyusunan RKM
yang belum disebutkan.
10 menit • Trainer meminta seiap Kerja berpasangan
kelompok membentuk dua
pasangan dan seiap pasangan
melakukan diskusi.
• Pasangan pertama
mendiskusikan dasar hukum
penyusunan RKM dan pasangan

4 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


kedua mendiskusikan prinsip-
prinsip penyusunan RKM
• Kedua pasangan dalam
kelompok seiap kelompok
saling menjelaskan hasil
kerja berpasangan masing-
masing. Pasangan pertama
menjelaskan pada pasangan
kedua tentang dasar hukum
penyusunan RKM kemudian
pasangan kedua menjelaskan
prinsip penyusunan RKM pada
pasangan kedua
• Hasil diskusi pasangan dipajang
di depan kelas
5 menit • Trainer melempar bola kecil Presentasi, tanya-
ke arah peserta secara acak. jawab, penguatan
Kelompok dari peserta yang
menerima bola menjadi
presenter
• Trainer meminta kelompok lain
untuk mengajukan pertanyaan
atau komentar kepada
kelompok presenter. Trainer
memfasilitasi tanya-jawab
• Trainer melengkapi penjelasan
prinsip dan dasar hukum
penyusunan RKM
10 menit • Trainer menjelaskan proses Kerja Individu: Kertas HVS
penyusunan RKM membuat diagram
• Trainer meminta seiap peserta alur penyusunan RKM
untuk membuat diagram alur
penyusunan RKM
• Diagram alur penyusunan RKM
yang dibuat seiap peserta
dipajangkan
5 menit • Trainer menunjuk satu orang Presentasi dan
peserta, misalnya dengan komentar
tanggal saat sesi diselenggarkan
dengan nomor urut presensi
peserta untuk menjelaskan
diagram alur penyusunan RKM
yang dibuatnya

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 5


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


• Trainer melengkapi alur
penyusunan RKM
5 menit • Trainer meminta salah satu Releksi dan
peserta untuk melakukan penutupan sesi satu
releksi pelaksanaan sesi satu

Bahan Bacaan Sesi Satu


Pengerian RKM
• Proses menentukan indakan masa depan (4 tahun) madrasah yang tepat, melalui
urutan pilihan, dengan memperhitungkan ketersediaan sumber daya.
• Dokumen tentang gambaran kegiatan madrasah di masa depan untuk mencapai
tujuan dan sasaran madrasah yang telah ditetapkan.

Peningnya Penyusunan RKM


• Sumber penerimaan dana BOS signiikan bagi madrasah;
• 20% anggaran dari APBN dan APBD wajib dialokasikan untuk bidang pendidikan;
• Lemahnya administrasi perencanaan di ingkat madrasah;
• Sebagian besar madrasah belum menyusun/memiliki dokumen RKM dan RKT.

Tujuan Penyusunan RKM


• Menjamin agar tujuan dan sasaran madrasah dapat dicapai;
• Mendukung koordinasi antar pelaku madrasah;
• Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik intra pelaku di madrasah,
antar madrasah, Kankemenag Kab/Kota/Provinsi, dan antar waktu;
• Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan,
dan pengawasan;
• Mengopimalkan parisipasi warga madrasah dan masyarakat;
• Menjamin penggunaan sumber daya madrasah yang ekonomis, eisien, efekif,
berkeadilan, berkelanjutan serta memperhaikan kesetaraan gender.

Dasar Hukum Penyusunan RKM


• UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 51 ayat 1
“Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan
menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip
manajemen berbasis sekolah/madrasah”.

6 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

• PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 53 ayat 1 “...
bahwa seiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang
merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan
yang melipui masa 4 (empat) tahun”.
• PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
Pasal 51 “...... Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh
satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan
menengah dituangkan dalam: a. rencana kerja tahunan satuan pendidikan; b.
anggaran pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; c. peratuan satuan
atau program pendidikan.
• PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
• Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa Sekolah/Madrasah wajib
membuat: 1. Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM); 2. Rencana Kerja Tahunan
(RKT).

Prinsip-Prinsip Penyusunan RKM


• menyeluruh dan terpadu, mencakup perencanaan keseluruhan program yang akan
dilaksanakan oleh madrasah,
• muli-tahun, mencakup periode empat tahun,
• muli-sumber, mengindikasikan jumlah dan sumber dana/daya masing-masing
program. Misalnya dari BOS, DAK, APBD Provinsi/Kabupaten/Kota, sumbangan dari
masyarakat atau sumber dana lainnya,
• berbasis kinerja yakni bahwa semua program/kegiatan memiliki indikator-indikator
yang harus dicapai dengan jelas,
• parisipaif arinya disusun secara bersama oleh kepala madrasah, komite madrasah
dan dewan pendidik dengan melibatkan pemangku kepeningan lainnya,
• integraif karakter bangsa yakni mengintegrasikan pendidikan karakter bangsa ke
dalam program dan kegiatan madrasah,
• sensiif dan responsif terhadap isu jender adalah adanya kesetaraan antara laki-laki
dan perempuan dalam penyusunan program,
• responsif terhadap keadaan bencana/kondisi darurat, menunjukan daya tanggap
madrasah terhadap kemungkinan terjadinya bencana/keadaan darurat, dan
• akuntabel yakni pelaksanaannya dimonitor dan dievaluasi oleh komite madrasah dan
pemangku kepeningan lainnya.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 7


Modul
RKM

Alur Penyusunan RKM

PENGESAHAN RKM:
PENYUSUNAN RKM:
1. Penyetujuan oleh
1. Menetapkan kondisi
PERSIAPAN: rapat dewan pendidik
madrasah saat ini
setelah memperhaikan
1. Pembentukan Tim 2. Menetapkan kondisi
perimbangan komite
Pengembang Madrasah madrasah yang diharapkan
madrasah,
(TPM) 3. Menyusun program, kegiatan
2. Pengesahan oleh pihak
2. Pembekalan/ Orientasi dan indikator kinerja
yang berwenang,
TPM 4. Menyusun rencana anggaran
3. Sosialisasi kepada
madrasah
pemangku kepeningan
5. Menyusun RKT dan RKAM
pendidikan.

1. Persiapan
Sebelum penyusunan RKM dilakukan, Dewan Pendidik (kepala madrasah dan guru) bersama
Komite Madrasah membentuk im pengembang madrasah (TPM) yang tugas utamanya
adalah menyusun RKM. Pembentukan TPM hendaknya dilakukan melalui proses demokrais
dengan mengedepankan musyawarah mufakat.
Setelah terbentuk, TPM disarankan melakukan pendalaman/orientasi mengenai kebijakan-
kebijakan pengembangan pendidikan dan penyusunan RKM. Materi yang perlu didalami
antara lain: peraturan dan perundang-undangan mengenai pendidikan (Standar Pelayanan
Minimal Bidang Pendidkan dan/atau Standar Nasional Pendidikan), perlindungan anak,
kebijakan pendanaan pendidikan, kebijakan peningkatan mutu dan perluasan kesempatan
memperoleh pendidikan, prioritas pendidikan ingkat
kabupaten/kota, manajemen berbasis madrasah (MBM), pendekatan, strategi dan metode
pembelajaran inovaif seperi pembelajaran akif, pembelajaran akif-kreaif-efekif dan
menyenangkan (PAKEM), peranserta masyarakat dalam pendidikan, perencanaan pendidikan
di madrasah. Selain itu juga dibahas penyusunan RKM, peran dan fungsi masing-masing
pemangku kepeningan dalam proses perencanaan.

2. Proses Penyusunan RKM


Penyusunan RKS/M terdiri dari 5 (lima) tahap, yaitu:
Tahap I: Menetapkan Kondisi Madrasah Saat Ini
1) Melakukan Evaluasi Diri Madrasah (EDM)
2) Membandingkan Hasil Evaluasi Diri Madrasah dengan Acuan Standar Madrasah
3) Merumuskan Tantangan (Utama/Prioritas) Madrasah.
Tahap II: Menetapkan Kondisi Madrasah yang Diharapkan
1) Merumuskan Visi Madrasah
2) Merumuskan Misi Madrasah
3) Merumuskan Tujuan Madrasah
4) Merumuskan Sasaran dan Indikator Kinerja

8 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Tahap III: Menyusun Program dan Kegiatan


1) Merumuskan Program dan Menetapkan Penanggungjawab Program.
2) Merumuskan Kegiatan, dan Jadwal Kegiatan.
Tahap IV: Merumuskan Rencana Anggaran Madrasah
1) Membuat Rencana Biaya Program
2) Membuat Rencana Pendanaan Program
3) Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan.
Tahap V: Merumuskan Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM) dan Rencana Kegiatan
dan Anggaran Madrasah (RKAM).
1) Merumuskan Rencana Kerja Tahunan:
a. Menetapkan Program/Kegiatan Strategis
b. Menetapkan Kegiatan Ruin/Reguler
c. Menetapkan Jadwal RKTM.
2) Membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKA).

3. Pengesahan, dan Sosialisasi RKM


Terdiri dari 3 (iga) langkah, yakni:
1) Penyetujuan RKM oleh rapat Dewan Pendidik setelah
memperhaikanperimbangan dari Komite Madrasah,
2) Pengesahan berlakunya RKM oleh Kankemenag (untuk madrasah negeri) atau
oleh penyelenggara madrasah (bagi madrasah swasta),
3) Sosialisasi kepada pemangku kepeningan madrasah.

Bahan Diskusi Berpasangan Pertama


Dasar Hukum RKM
Kuipan UU, PP atau Permendiknas Alasan
Ya Tidak
UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen
UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional
PP 19/2005 dan PP No 32 2013 tentang
Standar Nasional Pendidikan, Pasal
53 ayat 1 “...bahwa seiap satuan
pendidikan dikelola atas dasar rencana
kerja tahunan yang merupakan
penjabaran rinci dari rencana kerja
jangka menengah satuan pendidikan
yang melipui masa 4 (empat) tahun”

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 9


Modul
RKM

PP Nomor 66 Tahun 2010 tentang


Pedoman Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan
PP 17/2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan, Pasal 51
“...... Kebijakan pendidikan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) oleh satuan
pendidikan ..... dituangkan dalam:
(a). rencana kerja tahunan satuan
pendidikan; (b). anggaran pendapatan
dan belanja tahunan .....
PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang
Pendanaan Pendidikan
Permendiknas 19/2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah
menyatakan bahwa Sekolah/Madrasah
wajib membuat: (1) Rencana Kerja
Jangka Menengah (RKJM) ....., (2).
Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang
dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan
Anggaran Sekolah (RKAS).....
Permendiknas 13/2007 tentang Standar
Kepala Sekolah
Permendiknas 15/2010 tentang Standar
Pelayanan Minimal
Permendiknas 41/2007 Pasal 1
dan Permendikbud No 65 Tahun
2013 standar proses ... mencakup
perencanaan, pelaksanaan proses
pembelajaran, penilaian hasil pem-
belajaran, ......
Permendiknas 16/2007 tentang Standar
Kualiikasi Akademik dan Kompetensi
Guru

10 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Bahan Diskusi Berpasangan Kedua

Prinsip-prinsip Penyusunan RKM Penjelasan, Ari, Maksud atau Maknanya

Terpadu

Muli-tahun

Muli-sumber

Parisipaif

Akuntabel

Berbasis kinerja

Mengintegrasikan pendidikan
karakter bangsa

Sensiif terhadap isu gender

Responsif terhadap keadaan bencana

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 11


Modul
RKM

SESI DUA: 190 menit

Menentukan Kondisi Madrasah Saat Ini

� Maksud
Sesi Dua mengantarkan peserta memahami Evaluasi Diri Madrasah (EDM), cara mengisi EDM,
cara membuat prioritas rekomendasi EDM guna menentukan kondisi madrasah saat ini. Sesi
ini juga dimaksudkan agar peserta memahami bahwa EDM berguna untuk menyusun rencana
pengembangan madrasah atau rencana kegiatan madrasah berdasarkan data dan informasi
yang sebenarnya.

� Tujuan
Setelah mengikui sesi dua peserta pelaihan mampu
• Menjelaskan prosedur/cara pengisian format EDM
• Membandingkan hasil EDM dengan acuan standar madrasah
• Menjelaskan penulisan rekomendasi hasil EDM
• Memprakikkan pengisian EDM
• Mengurutkan ingkat prioritas rekomendasi EDM

� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Pengisian format EDM
• Perumusan kondisi madrasah saat ini
• Penentuan urutan prioritas rekomendasi EDM

� Metodologi Yang Digunakan


• Ceramah
• Curah pendapat
• Diskusi kelompok
• Kerja kelompok
• Pleno kelas

12 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

� Material Yang Diperlukan


• Kertas plano atau manila
• Spidol
• Bahan bacaan sesi dua

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit • Trainer meminta peserta • Uji konsentrasi
berdiri dan melakukan dengan gerak
kegiatan ringan uji konsentrasi. ringan
Trainer menjelaskan bahwa • Tujuan dan materi
keika Trainer mengucapkan sesi
hidung maka seiap peserta
tetap menatap Trainer dan
memegang hidung. Kemudian
dilanjutkan dahi dan mata.
Trainer mengucapkan dahi
tetapi memegang mata, peserta
yang idak memegang dahi
mendapatkan hukuman ringan
seperi menghafal surat dalam
Alqur’an atau memimpin
senam, atau yang lainnya
• Trainer menjelaskan materi sesi
dua dan tujuan sesi dua secara
global
10 menit • Trainer mengajukan Curah pendapat:
pertanyaan pengerian EDM, Tanya-jawab konsep
tujuan pelaksanaan EDM dasar EDM
bagi madrasah dan isi atau
komponen EDM. Peserta
diharapkan merespon
pertanyaan-pertanyaan ini.
• Trainer menjelaskan bahwa
EDM merupakan kegiatan yang
dilakukan madrasah untuk
untuk melihat kinerja madrasah
berdasarkan SPM dan SNP,
sehingga EDM fokus pada 8
standar nasional pendidikan
yang dijabarkan ke dalam
komponen dan indikator
pencapaian.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 13


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


60 menit • Trainer meminta peserta untuk Diskusi Kelompok: Format Isian EDM
mengeja huruf dari A sampai Melakukan EDM
H secara berulang. Peserta
yang mengeja huruf yang sama
membentuk satu kelompok.
• Seiap kelompok memilih ketua
kelompok, sekretaris, dan
presenter.
• Trainer meminta peserta
untuk menghafal anggota
kelompoknya karena akan
dijadikan acuan pada sesi
berikutnya.
• Seiap kelompok akan mengisi
satu komponen EDM (dibagi
secara urut standar nasional
pendidikan yakni kelompok
A mengisi standar isi sampai
kelompok H mengisi standar
penilaian)
• Trainer mengajukan pertanyaan
bagaimana cara mengisi EDM.
Peserta merespon kemudian
Trainer menjelaskan singkat
cara pengisian secara teknis.
• Trainer memberikan gambaran
bahwa semua peserta
merupakan im pengembang
madrasah dengan kondisi/
proil madrasah dari salah satu
madrasah dalam kelompok
tersebut
• Trainer menjelaskan ada
4 bagian yang harus diisi
yaitu buki isik, deskripsi
indikator, mencentang tahap
capaian SPM atau SNP, dan
rekomendasi. Buki-buki
isik (misal untuk standar isi
buki isik berupa kurikulum
dan proses penyusunannya)
diisi berdasarkan informasi
dari anggota kelompok yang
madrasahnya digunakan
sebagai acuan dalam EDM.

14 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


• Trainer menjelaskan bahwa
ringkasan deskripsi indikator
berdasarkan buki isik
dinyatakan dalam kalimat
pernyataan yang spesiik
(mencantumkan data) dan
fokus (menunjukkan indikator)
sebagai contoh Peserta UN
memiliki rata-rata nilai ujian …
(melebihi, sesuai atau di bawah
ketuntasan belajar semua
matapelajaran)
• Trainer menjelaskan bahwa
berdasarkan buki isik dan
deskripsi indikator kelompok
memberikan tanda centang
pada tahapan yang sesuai atau
mendekai. Tahap 1 berari
madrasah belum memenuhi
SPM, 2 berari memenuhi SPM,
3 berari memenuhi SNP dan 4
berari melampui SNP.
• Trainer juga menjelaskan
bahwa rekomendasi disusun
berdasarkan tahap yang
dicentang dan deskripsi
indikator baik rekomendai
perbaikan/peningkatan dan
pengembangan.
• Ketua kelompok memimpin
diskusi untuk menuliskan
buki-buki isik, ringkasan
deskripsi indikator berdasarkan
buki isik, memberikan tanda
centang dan rekomendasi.
Jawaban dituliskan pada lembar
isianEDM yang dibagikan
Trainer
• Trainer membantu kelompok
yang mengalami kesulitan
melakukan EDM
5 menit • Trainer meminta seluruh Ice breaking Video senam dan
peserta berdiri dan melakukan musik
senam ringan yang diiringi
dengan musik.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 15


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


30 menit • Ketua kelompok kembali Diskusi kelompok: Lembar kerja
memimpin diskusi untuk Menentukan prioritas kriteria penilaian
menilai rekomendasi rekomendasi rekomendasi
berdasarkan kriteria prioritas. dan urutan
• Berdasarkan hasil penilaian rekomendasi.
rekomendasi dari aspek
prioritas, kelompok menyusun
urutan prioritas rekomendari
60 menit • Trainer meminta semua Pleno: menuliskan 8 kertas plano
sekretaris kelompok maju keadaan madrasah untuk 8 standar
ke depan untuk menuliskan saat ini nasional
deskripsi indikator berdasarkan pendidikan yang
buki isik, rekomendasi dan ditempelkan pada
urutan rekomendasinya. papan/dinding.
• Trainer meminta presenter Pada seiap kertas
kelompok untuk memaparkan dibuat tabel
deskripsi indikator, rekomendasi dengan kolom
dan urutan prioritasnya deskripsi indikator,
secara berganian. Trainer rekomendasi,
meminta kelompok lain untuk dan rangking
mengajukan usulan perbaikan. rekomendasi
• Bersama-sama peserta Trainer
menandai deskripsi indikator
mana yang perlu perbaikan/
peningkatan, indikator
mana yang hanya perlu
pengembangan berdasarkan
capaian tahapannya dan urutan
rekomendasinya.
• Trainer menegaskan bahwa
ringkasan deskripsi indikator
berdasarkan buki dan posisi
tahapannya merupakan
keadaan madrasah saat ini.
5 menit • Trainer meminta salah satu Releksi dan
peserta untuk melakukan penutupan sesi satu
releksi pelaksanaan sesi dua

16 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Bahan Bacaan Sesi Dua

Pengerian Evaluasi Diri Madrasah (EDM)


• Proses evaluasi diri madrasah bersifat internal yang melibatkan pemangku
kepeningan Madrasah untuk melihat kinerja madrasah berdasarkan Standar
Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang hasilnya dipakai
sebagai dasar penyusunan RKM dan sebagai masukan bagi perencanaan investasi
pendidikan ingkat kabupaten/kota.
• Proses pengembangan EDM mengikutsertakan semua pemangku kepeningan untuk
membantu madrasah dalam menilai mutu penyelenggaraan pendidikan berdasarkan
indikator-indikator kunci yang mengacu pada 8 SNP.
• Melalui EDM, kekuatan dan kemajuan madrasah dapat diketahui dan aspek-aspek yang
memerlukan peningkatan dapat diideniikasi.
• Proses evaluasi diri madrasah merupakan siklus yang periodik, yang dimulai dengan
pembentukan TPM, pelaihan penggunaan Instrumen, pelaksanaan EDM di madrasah
dan penggunaan hasilnya sebagai dasar penyusunan RPM/RKM dan RAPBM/RKAM.
• TPM mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk menilai kinerja madrasah
berdasarkan indikator-indikator yang dirumuskan dalam Instrumen. Kegiatan
ini melibatkan semua pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah untuk
memperoleh informasi dan pendapat dari seluruh pemangku kepentingan madrasah.
• EDM juga akan melihat visi dan misi madrasah. Apabila madrasah belum memiliki
visi dan misi, maka diharapkan kegiatan ini akan memacu madrasah membuat atau
memperbaiki visi dan misi dalam mencapai kinerja madrasah yang diinginkan.
• Hasil EDM digunakan sebagai bahan untuk menetapkan aspek yang menjadi prioritas
dalam rencana peningkatan dan pengembangan madrasah pada RPM/RKM dan
RAPBM/RKAM.
• Laporan hasil EDM digunakan oleh Pengawas untuk kepeningan Monitoring Madrasah
oleh Pemerintah Daerah sebagai bahan penyusunan perencanaan pendidikan pada
ingkat kabupaten/kota.

Tujuan EDM
• Madrasah menilai kinerja mereka sendiri berdasarkan SPM dan SNP.
• Madrasah mengetahui tahapan pengembangan dalam pencapaian SPM dan SNP
sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan yang bermuara pada peningkatan mutu
peserta didik.
• Madrasah dapat menyusun Rencana Pengembangan Madrasah (RPM) atau Rencana
Kegiatan Madrasah (RKM) sesuai kebutuhan nyata menuju ketercapaian implementasi
SPM dan SNP.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 17


Modul
RKM

Manfaat EDM bagi Madrasah


• Mengideniikasikan kelebihan serta kekurangannya sendiri dan merencanakan
pengembangan ke depan
• Memiliki data dasar yang akurat sebagai dasar untuk pengembangan dan peningkatan
di masa mendatang
• Mengideniikasikan peluang untuk meningkatkan mutu pendidikan yang
disediakan, mengkaji apakah inisiaif peningkatan tersebut berjalan dengan baik dan
menyesuaikan program sesuai dengan hasilnya
• Memberikan laporan formal kepada pemangku kepeningan demi meningkatkan
akuntabilitas madrasah.

Dasar Hukum EDM


• Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
• Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
• Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan
• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 50 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 tentang Penjaminan
Mutu Pendidikan

Peningnya Melakukan EDM


• Untuk menetapkan kondisi saat ini, madrasah perlu melakukan evaluasi diri didasarkan
pada SNP dan atau SPM
• Evaluasi diri bisa menggunakan berbagai alat evaluasi diri, misalnya dengan
menggunakan instrumen (EDM) yang disusun berdasarkan standar nasional pendidikan
• Untuk melihat gambaran yang jelas tentang situasi madrasah saat ini.
• Dengan melakukan evaluasi diri akan menunjukkan kinerja madrasah misalnya, bagian
yang mengalami perbaikan atau peningkatan, bagian yang tetap, dan bagian yang
mengalami penurunan.

Cara PengisianInstrumen EDM


Instrumen EDM terdiri dari 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang dijabarkan
ke dalam 26 komponen dan 62 indikator. Seiap standar terdiri atas sejumlah komponen yang
mengacu pada masing-masing standar nasional pendidikan sebagai dasar bagi madrasah
dalam memperoleh informasi kinerjanya yang bersifat kualitaif. Seiap komponen terdiri
dari beberapa indikator yang memberikan gambaran lebih menyeluruh dari komponen yang
dimaksudkan. Salah satu contoh isian seiap indikator ditunjukkan oleh gambar di bawah ini

18 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Buki Fisik
Buki isik yang tersedia digunakan sebagai bahan dasar untuk menggambarkan kondisi
madrasah terkait dengan indikator yang dinilai. Untuk itu perlu dimanfaatkan berbagai
sumber informasi yang dapat dijadikan sebagai buki isik misalnya catatan kajian, hasil
observasi, dan hasil wawancara/konsultasi dengan pemangku kepeningan seperi komite
madrasah, orangtua, guru-guru, siswa, dan unsur lain yang terkait.
Informasi kualitaif yang menggambarkan kenyataan dapat berasal dari informasi kuanitaif.
Sebagai contoh, Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP) idak sekedar merupakan catatan
mengenai bagaimana pengajaran dilaksanakan. Keberadaan dokumen kurikulum bukan satu-
satunya buki bahwa kurikulum telah dilaksanakan.
Berbagai jenis buki isik dapat digunakan madrasah sebagai buki tahapan pengembangan
tertentu. Selain itu, madrasah perlu juga menunjukkan sumber buki isik lainnya yang sesuai.
Informasi yang dikumpulkan berdasarkan buki isik tersebut dipasikan keakuratanya melalui
proses triangulasi.
Triangulasi buki ini menjamin bahwa konsistensi akan terus diperiksa ulang dan bahwa
indikator-indikator yang ada dipandang dari berbagai sudut untuk memberikan informasi
mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi. Hal ini pening mengingat apa yang dituliskan
dalam dokumen idak selalu merupakan hal yang sebenarnya terjadi. Misalnya, sebuah
rencana mengajar idak selalu dapat merekam bagaimana suatu pelajaran diajarkan,
dokumen kurikulum idak selalu menjadi jaminan bahwa kurikulum disampaikan dengan
utuh, dan bahan pelajaran dapat dihitung tetapi bukan berari bahan tersebut dipergunakan
sesuai kepeningannya secara efekif.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 19


Modul
RKM

Deskripsi Indikator
Kolom ringkasan deskripsi indikator berdasarkan buki isik pada instrumen EDM diisi uraian
singkat yang menjelaskan situasi nyata yang terjadi di madrasah sesuai dengan indikator
pada seiap komponen yang mengacu kepada standar nasional pendidikan (SNP) dan standar
pelayanan minimum (SPM).
Deskripsi indikator yang menggambarkan kondisi nyata dan spesiik untuk seiap indikator
akan memudahkan madrasah dalam menyusun rekomendasi untuk perbaikan maupun
peningkatan sekaligus menentukan rencana pengembangan madrasah berdasarkan
rekomendasi dan prioritas madrasah.

Tahap Pengembangan
Tahap pengembangan diperoleh dari pembandingan deskripsi seiap indikator dengan rubrik
yang ada dibawahnya untuk melihat posisi tahapan pencapaian. Madrasah kemudian memilih
rubrik yang lebih mendekai atau sama dengan deskripsi madrasah untuk kemudian memberi
tanda centang (√) pada tahapan pengembangan yang bersesuaian. Tahapan pengembangan
pada seiap indikator menggambarkan keadaan seperi apa kondisi kinerja madrasah pada
saat dilakukan penilaian terkait dengan indikator tertentu. Tahapan pengembangan ini
memiliki makna sebagai berikut:
1. Tahap ke-1, belum memenuhi SPM. Pada tahap ini, kinerja madrasah mempunyai
banyak kelemahan dan membutuhkan banyak perbaikan.
2. Tahap ke-2, memenuhi SPM. Pada tahap ini, terdapat beberapa kekuatan dan
kelemahan tetapi masih sangat butuh perbaikan.
3. Tahap ke-3, memenuhi SNP. Pada tahap ini, kinerja madrasah baik, namun masih perlu
peningkatan.
4. Tahap ke-4, melampaui SNP. Pada tahap ini, kinerja madrasah sangat baik, melampaui
standar yang telah ditetapkan.

Rekomendasi
Setelah menentukan tahapan pengembangan, madrasah kemudian menyusun rekomendasi
berdasarkan buki isik, deskripsi, dan tahapan pengembangan untuk seiap indikator.
Rekomendasi idak hanya difokuskan pada indikator yang dianggap lemah namun juga
disusun untuk seiap indikator yang telah mencapai standar nasional pendidikan. Sehingga
rekomendasi ini dapat digolongkan dengan rekomendasi perbaikan/peningkatan dan
rekomendasi pengembangan. Rekomendasi ini kemudian direkap sebagai dasar masukan
dalam penyusunan Rencana KerjaMadrasah (RKM). Madrasah perlu memasikan bahwa
rekomendasi ini sungguh-sungguh berbasis hasil evaluasi diri.
Berikut ini contoh pengisian 8 buir isian EDM dari 8 standar nasional pendidikan.

20 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


1. ISI
1.1. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik
0.1.1. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuleruntuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Kegiatan ekstra kurikuler KEKUATAN
a. Tilawah 1. Madrasah kami menyediakan dua kegiatan ekstra kurikuler untuk pengembangan pribadi siswa.
b. Pramuka 2. Madrasah kami melaksanakan program ekstra kurikuler sesuai jadwal
2. Buku presensi kegiatan 3. Madrasah kami memiliki buku presensi untuk memantau kehadiran siswa.
KELEMAHAN
1. Madrasah kami belum menyediakan kegiatan ekstra kurikuler yang mampu mengakomodir sebagian
besar kebutuhan pengembangan pribadi siswa
2. Madrasahkami belum menyusun program kegiatan ekstra kurikuler secara rinci dengan indikator yang
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

jelas
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Sekolah kami menyediakan berbagai Sekolah kami sudah menyediakan Sekolah kami menyediakan kegiatan Sekolah kami belum mampu memberikan kegiatan
jenis kegiatan ekstra kurikuler yang beberapa (berbagai) kegiatan ekstra- ekstra-kurikuler tetapi belum ekstra-kurikuler bagi peserta didik.
disesuaikan dengan minat seiap kurikuler bagi peserta didik yang mengakomodir semua kebutuhan
peserta didik dan melibatkan sesuai dengan minat sebagian besar pengembangan pribadi peserta
masyarakat dalam pengembangan peserta didik. didik.
ekstra- kurikulernya.

Modul
RKM
21
22

Rekomendasi:
1. Madrasah kami perlu menambah beberapa kegiatan ekstra kurikuler dan menyusun program kegiatannya
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

2. PROSES

RKM
Modul
1.3. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif, menantang dan
memoivasi peserta didik

1.3.1. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang interakif, inspiraif, menyenangkan, dan
menantang mencakup kegiatan pendahuluan, ini, dan penutup.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. RPP KEKUATAN
2. Jurnal Pembelajaran 1. Semua guru melaksanakan pembelajaran sesuai rencana pembelajaran tetapi ada yang belum yang
interakif, inspiraif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, ini, dan
penutup.
2. 4 (empat) dari 8 (delapan) guru menggunakan muli metode pembelajan yang interakif, inspiraif,
menyenangkan, menantang, dan memoivasi peserta didik.
KELEMAHAN
1. 4 (empat) guru belum memahami berbagai metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif,
menantang dan memoivasi peserta didik.
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Guru-guru kami melaksanakan Guru-guru kami melaksanakan Sebagian guru-guru kami sudah Guru-guru kami belum konsisten melaksanakan
kegiatan pembelajaran yang kegiatan pembelajaran yang konsisten melaksanakan kegiatan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang
interakif, inspiraif, menyenangkan, interakif, inspiraif, menyenangkan pembelajaran yang interakif, disusunnya.
dan menantang sesuai dengan RPP dan menantang sesuai dengan RPP inspiraif, menyenangkan dan
yang disusunnya serta dijadikan yang disusunnya. menantang sesuai dengan RPP yang
acuan bagi guru-guru di sekolah disusunnya.
lainnya.
Rekomendasi:
1. 4 guru yang belum memahami berbagai metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif, menantang dan memoivasi peserta
didik perlu mengikui pelaihan, kursus, lesson study, magang KKG/MGMP.
3. KOMPETENSI LULUS
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
3.1.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Rapor KEKUATAN
1. Pencapaian KKM 100% untuk seiap kelas.
2. Hasil UAMBN 2. Kenaikan kelas 100% dengan nilai rata-rata rapor seiap jenjang kelas mengalami kenaikan antara
0, 2 – 0, 3
3. Hasil UN atau UASBN
3. Kelulusan 100% dengan nilai rata-rata mengalami kenaikan antara 0, 1 – 0, 2.
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki peningkatan nilai rata-rata UAMBN yang inggi (> 0.4) dan nilai rata-rata
UAMBN hanya 6.5
2. Madrasah belum memiliki penngkatan nilaia rata-rata UN yang inggi (>0.4) dan nilai rata-rata UN
hanya 6.2.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Peserta didik memperlihatkan kemajuan Peserta didik memperlihatkan kemajuan Peserta didik memperlihatkan prestasi Hasil belajar peserta didik masih di
yang lebih baik melebihistandar yang lebih baik dalam mencapai target belajar yang lebih baik, namun idak bawah SKL.
kompetensi kelulusan, percaya diri, dan yang ditetapkan dalam SKL. konsisten.
memiliki harapan yang inggi dalam
berprestasi.

Modul
Rekomendasi:

RKM
1. Madrasah perlu memiliki kelulusan 100% dengan meningkatkan nilai rata-rata UAMBN dari 6,5 menjadi 8.0 dan nilai rata-rata UN dari 6,
2 menjadi 8.0
23
24

4. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN


3.2. Kualiikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai
3.2.1. Kualiikasi pendidik memenuhi standar.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. KUMPULAN SK GURU KEKUATAN
2. SERTIFIKAT GURU 1. Kualiikasi Kepala Sekolah
a. Pendidikan Kepala Sekolah S-1 Pendidikan.
3. IJAZAH GURU 2. Kepala Sekolah memiliki seriikat kepala sekolah
3. Kualiikasi Guru Bidang Studi/Kelas
a. 6 orang guru berpendidikan S-1 Pendidikan guru kelas/bidang studi.
b. 1 orang guru berpendidikan SLTA/SPG
c. 5 orang guru sudah seriikasi.
4. Kualiikasi Guru Olahraga :
a. Guru Olahraga berpendidikan S-1/D-4 Bidang Olahraga.
b. Guru Olahraga belum memiliki seriikat pendidik.

KELEMAHAN
1. Satu orang guru belum memiliki kualiikasi S-1
2. Tiga orang guru belum memiliki seriikat pendidik
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 v Tahap ke-3 Tahap ke-2 Tahap ke-1
Sekolah kami memiliki pendidik dengan Kualiikasi pendidik di sekolah kami Kualiikasi pendidik di sekolah kami sudah Kualiikasi pendidik di sekolah kami
kualiikasi yang sangat memadai sudah memadai sesuai dengan standar memadai sesuai dengan syarat minimal belum memadai sesuai dengan syarat
dari standar yang ditentukan untuk yang ditetapkan, termasuk untuk yang ditentukan. (SPM) minimal yang ditentukan (S-1 atau
memberikan pengalaman belajar dengan menangani peserta didik yang mengalami D-IV).
kualitas inggi bagi semua peserta didik, kesulitan belajar.
termasuk peserta didik yang mempunyai
kebutuhan khusus.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu membantu seorang guru untuk mencapai kualiikasi S-1 pendidikan sesusi dengan bidang studi yang ditekuni.
2. Madrasah perlu memfasilitasi 3 orang guru untuk mendapat seriikat pendidik
5. SARANA DAN PRASARANA
4.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
4.2.1. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. BUKU INVENTARIS BARANG KEKUATAN
1. Madrasah memiliki jadwal pembersihan gedung dan fasilitas madrasah secara ruin pada hari dan
2. Jurnal Pemeliharaan jam kerja.
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki kegiatan ruin untuk pemeliharaan ruang kelas, perpustakaan dan
fasilitas lain.
TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Pemeliharaan bangunan di sekolah kami Pemeliharaan bangunan di sekolah Pemeliharaan bangunan di sekolah kami Pemeliharaan bangunan di sekolah
dilaksanakan secara ruin melebihi (lebih kami dilaksanakan secara berkala sesuai baru melakukan pemeliharaan ruin kami idak dilaksanakan secara ruin.
cepat dari) waktu yang ditetapkan dengan SNP. seperi kebersihan ruangan. Sebagian gedung sekolah kami di
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

dalam SNP dan catatan pemeliharaan bawah standar, harus diperbaiki dan
terekam dengan baik. dibersihkan atau digani.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu memasukkan kegiatan pemeliharaan ruin untuk ruang kelas, perpustakaan dan fasilitas madrasah secara keseluruhan
dalam RKM atau RKAM

Modul
RKM
25
26

6. PENGELOLAAN
5.2. Rencana kerja sekolah mencantum tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasiakan
dengan baik.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
5.1.1. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Visi, Misi, dan Tujuan KEKUATAN
Madrasah 1. Madrasah memiliki rencana kerja tahunan.
2. Rencana Kerja Tahunan 2. Madrasah memiliki pengalaman menyusun rencana kerja
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki RKM dan RKAM yang disusun berdasarkan rekomendasi EDM

TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 Tahap ke-2 v Tahap ke-1
Sekolah kami memiliki rencana Sekolah kami memiliki rencana kerja yang Sekolah kami memiliki rencana kerja yang Sekolah kami memiliki dokumen
kerja yang dirumuskan dari tujuan dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi dirumuskan dari tujuan berdasarkan visi rencana kerja tahunan namun belum
berdasarkan visi dan misi sekolah dalam dan misi sekolah dalam bentuk renstra dan misi sekolah dalam bentuk renstra memiliki renstra.
bentuk dokumen renstra dan RKS, yang maupun RKS yang berbasis hasil analisis maupun RKS.
berbasis analisis EDS/M dan di update EDS/M.
secara berkala.
Rekomendasi:
1. Madrasah perlu mengisi EDM dengan benar dan mereviunya secara periodik kemudian menyusun RKM dan RKAM yang berbasis EDM
7. PEMBIAYAAN
7.1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar
7.1.1. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. Rencana Kerja Tahunan KEKUATAN
yang disertai dengan 1. Madrasah memiliki rencana kerja tahunan yang disertai dengan anggarannya.
anggarannya yang hanya
berupa selembar kertas 2. Madrasah memiliki pengalaman menyusun rencana kerja dan anggarannya
KELEMAHAN
1. Madrasah belum memiliki RKAM yang utuh yang disusun berdasarkan isian EDM

TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 Tahap ke-2 v Tahap ke-1
Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran biaya Perumusan rancangan anggaran
pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) biaya pendapatan dan belanja
merujuk pada peraturan pemerintah merujuk pada Peraturan Pemerintah dan merujuk pada Peraturan Pemerintah. sekolah (RAPBS) belum sepenuhnya
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

dengan melibatkan parisipasi komite dikomunikasikan kepada komite sekolah merujuk pada Peraturan Pemerintah,
sekolah dan pemangku kepeningan yang dan pemangku kepeningan yang terkait. pemerintahan provinsi, dan
terkait. pemerintahan kabupaten/kota.

Rekomendasi:
1. Madrasah perlu menyusun RKAM berdasarkan hasil isian EDM

Modul
RKM
27
28

8. PENILAIAN PENDIDIKAN
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
8.1.1. Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
Buki-Buki Fisik Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Buki Fisik
1. KISI-KISI SOAL KEKUATAN :
2. Instrumen Penilaian 1. Duaorang guru menyusun kisi-kisi soal semua mata pelajaran dan menyusun instrumen penilaian. berdasarkan
standar penilaian tahun 2013

KELEMAHAN
1. 6 dari 8 guru belum menyusun kisi-kisi soal semua mata pelajaran, dan menyusun instrumen penilaian walaupun
berdasarkan standar penilaian tahun 2013.

TAHAPAN PENGEMBANGAN
Tahap ke-4 Tahap ke-3 v Tahap ke-2 Tahap ke-1
Guru-guru kami menyusun rencana Guru-guru kami menyusun dan Sebagian Guru-guru kami menyusun Guru-guru kami melaksanakan
penilaian terhadap hasil belajar peserta mengembangkan perencanaan penilaian perencanaan penilaian berdasarkan penilaian hasil belajar peserta didik
didik terhadap pencapaian kompetensi untuk mencapai kompetensi peserta kompetensi dasar dan standar tanpa membuat perencanaan penilaian
yang diharapkan dan diinformasikan didik. kompetensi. yang jelas terlebih dahulu.
kepada peserta didik sehingga seiap
peserta didik memahami target
kompetensi yang harus dicapai.
Rekomendasi:
1. Enam orang guru madrasah perlu menyusun rencana penilaian berdasarkan kompetensi ini dan kompetensi dasar kurikulum 2013 serta standar penilainnya.
Menentukan Keadaan Madrasah Saat Ini
Setelah madrasah melakukan evaluasi diri dan menyusun proil madrasah, maka akan banyak rekomendasi hasil EDM atau kesimpulan proil
madrasah yang perlu diindaklanjui dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Namun demikian, memahami keterbatasan
madrasah dari segi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dana, dan waktu, idak mungkin seluruh rekomendasi atau kesimpulan proil
madrasah dapat diindaklanjui oleh madrasah. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Mengideniikasi seluruh rekomendasi hasil evaluasi diri madrasah dan kesimpulan proil madrasah, serta mengelompokannya sesuai
dengan delapan standar nasional pendidikan (PP No. 19/2005).

Sebagai contoh, rekomendasi dari EDM yang telah dilakukan di atas, maka dapat disusun dalam sebuah tabel sebagai berikut:
TAHAPAN
NO STANDAR PENGEMBANGAN REKOMENDASI
1 2 3 4
1. STANDAR ISI
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

1.0.1. SEKOLAH MENYEDIAKAN KEGIATAN 1. Madrasah kami perlu menambah beberapa kegiatan
EKSTRA KURIKULERUNTUK MEMENUHI ekstra kurikuler dan menyusun program kegiatannya
v
KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PRIBADI
PESERTA DIDIK.

2. STANDAR PROSES

2.3.1. PARA GURU MELAKSANAKAN 1. Empat guru yang belum memahami berbagai metode

Modul
PEMBELAJARAN SESUAI DENGAN yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif,

RKM
RENCANA PEMBELAJARAN menantang dan memoivasi peserta didik perlu
YANG INTERAKTIF, INSPIRATIF, v mengikui pelaihan, kursus, lesson study, magang
MENYENANGKAN, DAN MENANTANG KKG/MGMP.
MENCAKUP KEGIATAN PENDAHULUAN,
INTI, DAN PENUTUP.
29
30

3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN


3.1.1. PESERTA DIDIK MEMPERLIHATKAN 1. Madrasah perlu memiliki kelulusan 100% dengan
KEMAJUAN YANG LEBIH BAIK DALAM meningkatkan nilai rata-rata UAMBN dari 6,5 menjadi
v
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

MENCAPAI TARGET YANG DITETAPKAN 8.0 dan nilai rata-rata UN dari 6, 2 menjadi 8.0

RKM
Modul
SKL

4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA


KEPENDIDIKAN

4.2.1. KUALIFIKASI PENDIDIK MEMENUHI 1. Madrasah perlu membantu seorang guru


STANDAR untuk mencapai kualiikasi S-1 pendidikan sesusi
v dengan bidang studi yang ditekuni.
2. Madrasah perlu memfasilitasi 3 orang guru
untuk mendapat seriikat pendidik

5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

5.2.1. PEMELIHARAAN BANGUNAN 1. Madrasah perlu memasukkan kegiatan


DILAKSANAKAN SECARA BERKALA SESUAI pemeliharaan ruin untuk ruang kelas, perpustakaan
v
DENGAN PERSYARATAN STANDAR.. dan fasilitas madrasah secara keseluruhan dalam
RKM atau RKAM

6. STANDAR PENGELOLAAN

6.2.1. SEKOLAH MERUMUSKAN RENCANA 1. Madrasah perlu mengisi EDM dengan


KERJA DENGAN TUJUAN YANG JELAS benar dan mereviunya secara periodik kemudian
v
UNTUK PENINGKATAN DAN PERBAIKAN menyusun RKM dan RKAM yang berbasis EDM
BERKELANJUTAN.
7. STANDAR PEMBIAYAAN
7.1.1. ANGGARAN SEKOLAH DIRUMUSKAN 1. Madrasah perlu menyusun RKAM
MERUJUK PERATURAN PEMERINTAH, berdasarkan hasil isian EDM
v
PEMERINTAHAN PROVINSI, DAN
PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA

8. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN


8.1.1. GURU MENYUSUN PERENCANAAN 1. Tujuh orang guru madrasah perlu menyusun
PENILAIAN TERHADAP PENCAPAIAN rencana penilaian berdasarkan kompetensi ini dan
v
KOMPETENSI PESERTA DIDIK. kompetensi dasar kurikulum 2013 serta standar
penilainnya

2. Memilih rekomendasi dan kesimpulan yang telah disusun sesuai dengan kebutuhan dan kondisi madrasah saat ini dengan menggunakan
skala prioritas seperi ditunjukkan oleh tabel berikut.
No Kriteria Ya/Tidak
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

1 Tingkat kepeningan suatu rekomendasi terhadap ketercapaian tujuan/sasaran madrasah


2 Mencakup bukan hanya harapan penyedia layanan (service provider), tetapi juga pengguna layanan (service user);
3 Mengacu pada visi, misi, tujuan serta sasaran kegiatan yang sudah dimiliki oleh sekolah
Mengacu kepada standar pelayanan minimal (SPM Permendiknas No 15 tahun 2010), dan/atau standar nasional pendidikan
4
(SNP) (PP No. 19 tahun 2005)
Ketersediaan sumberdaya manusia untuk menangani rekomendasi tersebut, baik yang ada sekarang maupun yang akan
5
datang
Ketersediaan sarana dan prasaran untuk menangani rekomendasi tersebut, baik yang ada sekarang maupun yang akan

Modul
RKM
6
datang
7 Ketersediaan dana untuk menangani rekomendasi tersebut
8 Kesiapan sekolah dalam melaksanakan rekomendasi tersebut
9 Kecukupan waktu untuk melaksanakan rekomendasi tersebut
31
32

3. Selanjutnya, penentuan skala prioritas dilakukan dengan meletakkannya pada tabel pada halaman berikutnya. Berdasarkan hasil penilian
contoh kasus di atas maka dapat diperolehbahwa hampir semua rekomendasi menjadi program kerja madrasah yang dapat dilakukan kecuali
rekomendasi 4.2.1 a dan b.
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
Ya/Tidak
No Kriteria
1.2.1 2.3.1 3.1.1 4.2.1a 4.2.1b 5.2.1 6.2.1 7.1.1 8.1.1
Tingkat kepeningan suatu rekomendasi
1 terhadap ketercapaian tujuan/sasaran ya ya ya ya ya ya ya ya ya
madrasah
Mencakup bukan hanya harapan penyedia
2 layanan (service provider), tetapi juga ya ya ya ya ya ya ya ya ya
pengguna layanan (service user);
Mengacu pada visi, misi, tujuan serta
3 sasaran kegiatan yang sudah dimiliki oleh ya ya ya ya ya ya ya ya ya
sekolah
Mengacu kepada standar pelayanan
minimal (SPM Permendiknas No 15
4 ya ya ya ya ya ya ya ya ya
tahun 2010), dan/atau standar nasional
pendidikan (SNP) (PP No. 19 tahun 2005)
Ketersediaan sumberdaya manusia untuk
5 menangani rekomendasi tersebut, baik yang ya ya ya ya idak ya ya ya idak
ada sekarang maupun yang akan datang
Ketersediaan sarana dan prasaran untuk
6 menangani rekomendasi tersebut, baik yang ya ya ya ya ya ya ya ya ya
ada sekarang maupun yang akan datang
Ketersediaan dana untuk menangani
7 ya ya ya idak idak ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Kesiapan sekolah dalam melaksanakan
8 ya ya ya idak idak ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Kecukupan waktu untuk melaksanakan
9 ya ya ya ya ya ya ya ya ya
rekomendasi tersebut
Modul
RKM

LEMBAR KERJA PENENTUAN SKALA PRIORITAS REKOMENDASI

No Kriteria Ya/Tidak

Tingkat kepeningan suatu rekomendasi terhadap ketercapaian tujuan/


1
sasaran madrasah

Mencakup bukan hanya harapan penyedia layanan (service


2
provider),tetapi juga pengguna layanan (service user);

Mengacu pada visi, misi, tujuan serta sasaran kegiatan yang sudahdimiliki
3
oleh sekolah
Mengacu kepada standar pelayanan minimal (SPM Permendiknas No
4 15 tahun 2010), dan/atau standar nasional pendidikan (SNP) (PP No. 19
tahun 2005)
Ketersediaan sumberdaya manusia untuk menangani
5
rekomendasitersebut, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang

Ketersediaan sarana dan prasaran untuk menangani


6
rekomendasitersebut, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang

7 Ketersediaan dana untuk menangani rekomendasi tersebut

8 Kesiapan sekolah dalam melaksanakan rekomendasi tersebut

9 Kecukupan waktu untuk melaksanakan rekomendasi tersebut

Keterangan:
Hasil EDM di atas akan dimasukkan pada template Bab II: Kondisi Madrasah Saat Ini
(Evaluasi Diri).

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 33


Modul
RKM

SESI TIGA: 310 menit

Menentukan Kondisi Madrasah Yang


Diharapkan

� Maksud
Sesi Tiga ini dimaksudkan untuk mengantarkan peserta memahami konsep visi, misi, tujuan,
dan sasaran madrasah sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga mampu menyusunnya
sesuai dengan kondisi dan cita-cita mewujudkan madrasah yang diharapkan.

� Tujuan
Setelah mengikui Sesi Tiga, peserta pelaihan mampu:
• Menjelaskan pengerian dan karakterisik visi madrasah
• Menjelaskan pengerian dan karakterisik misi madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan tujuan madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan tantangan madrasah
• Menjelaskan cara merumuskan sasaran madrasah
• Merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran madrasah.

� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengenalan sesi
• Perumusan visi dan misi madrasah
• Penyusunan tujuan madrasah
• Perumusan tantangan madrasah
• Penyusunan sasaran madrasah

� Metodologi Yang Digunakan


• Ceramah
• Curah pendapat
• Diskusi kelompok
• Kerja kelompok
• Diskusi kelas

34 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

� Material Yang Diperlukan


• Kertas plano atau manila
• Spidol
• Bahan bacaan sesi iga

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit • Trainer meminta peserta • Relaksasi dengan
berdiri dan membentuk 4 saling memijat
baris (atau sesuai jumlah
peserta); perempuan dengan
perempuan; laki-laki dengan
laki-laki.
• Trainer memberi aba-aba siap
gerak, lencang depan gerak.
Kemudian trainer memberi aba-
aba agar peserta meletakkan
kedua tangan di pundak orang
di depannya. Dengan alunan
musik dan menyanyi bersama,
peserta memijat pundak orang
di depannya. Setelah 1 menit
trainer menghenikan dan
memberi aba-aba balik kanan
gerak dan meminta peserta
meletakkan kedua tangan di
pundak orang di depannya.
Dengan alunan musik dan
menyanyi bersama peserta
memijat pundak orang di
depannya. Kegiatan ini diulang
untuk memijat punggung.
• Trainer menjelaskan materi sesi
iga dan tujuan sesi iga secara
global.
10 menit • Trainer mengajukan pertanyaan Curah pendapat:
kepada satu peserta, Tanya-jawab madrasah
bagaimana keadaan madrasah yang diharapkan,
yang ia harapkan. Kemudian konsep visi dan misi
menanyakan bagaimana madrasah.
mewujudkannya?
• Trainer menjelaskan bahwa
untuk mewujudkan madrasah
yang diharapkan maka perlu 4
langkah yaitu merumuskan

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 35


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


visi, misi, tujuan dan sasaran
madrasah.
• Trainer mengajukan pertanyaan
tentang konsep visi dan misi
madrasah. Peserta merespon
pertanyaan karena madrasah
mereka telah memilikinya.
• Trainer menjelaskan bahwa
visi adalah gambaran apa
yang diinginkan madrasah di
masa depan sedangkan misi
adalah indakan atau upaya
untuk mewujudkan visi. Trainer
mengajukan pertanyaan
bagaimana rambu-rambu
penyusunan visi dan misi
madrasah?
20 menit • Trainer meminta peserta Diskusi Kelompok: Kertas plano
membentuk kelompok seperi Karakterisik dan
pengelompokan pada sesi dua. rambu-rambu
• Ketua kelompok memimpin penyusunan visi dan
diskusi tentang karakterisik misi
dan rambu-rambu penyusunan
visi dan misi madrasah
• Hasil diskusi kelompok
dituliskan pada kertas plano.
10 menit • Trainer meminta seluruh ketua Presentasi, tanya
kelompok maju ke depan. jawab, penguatan
Trainer meminta peserta untuk
menebak gambar atau angka
dari koin uang logam yang
dilempar. Ketua kelompok yang
tebakannya benar kembali
ke tempat duduk sedangkan
yang salah tetap di permainan.
Kegiatan ini diulang sehingga
hanya tersisa satu orang
sebagai presenter.
• Trainer meminta kelompok lain
untuk mengajukan pertanyaan
atau komentar kepada
kelompok presenter. Trainer
memfasilitasi tanya-jawab

36 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


• Trainer melengkapi rambu-
rambu penyusunan visi dan misi
yang belum disebutkan.
30 menit • Trainer menayangkan kembali Diskusi kelompok: 8 kertas plano
keadaan madrasah saat ini Merumuskan visi dan
berdasarkan hasil EDM yang misi madrasah
telah dibuat pada sesi dua.
• Ketua kelompok kembali
memimpin diskusi untuk
merumuskan visi dan misi
madrasah berdasarkan proil
madrasah. Rumusan visi dan
misi dituliskan pada kertas
plano.
• Trainer menyampaikan bahwa
visi dan misi yang paling
cocok bagi keadaan madrasah
mendapat hadiah kecil.
20 menit • Trainer meminta seluruh ketua Presentasi, tanya
kelompok untuk membawa jawab, penguatan
kertas plano dan meletakkan di
depan secara berjajar.
• Trainer menilai visi dan misi
yang paling cocok dan meminta
presenter kelompok yang
terpilih untuk memaparkannya
• Trainer meminta kelompok
lain untuk mengusulkan ide
perbaikan/penyempurnaan.
• Peserta menyepakai visi dan
misi yang tepat untuk madrasah
yang telah disempurnakan.
5 menit • Trainer meminta seluruh Ice breaking Video senam dan
peserta berdiri dan melakukan musik
senam ringan yang diiringi
dengan musik.
20 menit • Trainer meminta peserta untuk Diskusi kelompok: Visi dan Misi
mengelompok sesuai dengan memeriksa visi dan madrasah masing-
asal madrasah masing-masing. misi madrasah serta masing
• Seiap kelompok madrasah menyempurnakannya
memeriksa apakah visi dan
misi madrasahnya sudah sesuai
dangan aturan yang ada –

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 37


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


termasuk membandingkannya
dengan instrumen akreditasi.
• Trainer membantu
penyempurnaan visi dan misi
madrasah bagi kelompok yang
mengalami kesulitan.
30 menit • Trainer menanyakan apa
tujuan madrasah dan
bagaimana menyusunnya;
apa sasaran madrasah dan
cara menyusunnya; apa itu
tantangan madrasah dan
bagaimana menyusunnya
sebagai pengantar diskusi
kelompok
• Ketua kelompok memimpin
diskusi pengerian tujuan,
tantangan, sasaran madrasah
dan cara merumuskannya serta
contoh-contohnya.
• Hasil diskusi kelompok
dituliskan pada kertas plano.
20 menit • Trainer meminta seluruh ketua Presentasi, tanya
kelompok maju ke depan dan jawab, penguatan
melakukan hum pim pah.
Kelompok yang paling kalah
menjadi presenter.
• Trainer meminta kelompok lain
untuk mengajukan pertanyaan
atau komentar kepada
kelompok presenter. Trainer
memfasilitasi tanya-jawab
• Trainer melengkapi rambu-
rambu penyusunan tujuan,
tantangan, dan sasaran
madrasah yang belum
disebutkan.
60 menit • Sebagai pengantar kerja Diskusi kelompok: 8 kertas plano.
kelompok; trainer menjelaskan Merumuskan tujuan, Pada seiap kertas
tujuan madrasah merupakan tantangan, dan dibuat tabel
rumusan yang menggambarkan sasaran madrasah dengan kolom
ingkat kualitas yang perlu tujuan madrasah,
dicapai dalam jangka tantangan

38 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


menengah (empat tahunan). madrasah, dan
Tujuan madrasah idenik sasaran madrasah
dengan harapan madrasah. yang ditempelkan
Cara menyusunannya di sisi kertas plano
membandingkan antara kondisi hasil kerja sesi
madrasah saat ini, SNP&/SPM dua.
dan kemampuan madrasah.
Misalkan pada standar
kompetensi lulusan kondisi
madrasah saat ini (tahun 2014)
memiliki nilai rata-rata UN 6,2;
harapan madrasah memiliki
nilai 8,0 maka rumusan tujuan
madrasah adalah jika sekarang
tahun 2014 maka pada tahun
2018 madrasah memiliki nilai
rata-rata UN 8,0.
• Trainer menjelaskan konsep
tantangan madrasah sebagai
kesenjangan kondisi nyata
sebagai hasil EDM dengan
kondisi yang diharapkan
(tujuan madrasah). Sebagai
contoh, nilai rata-rata UN 6,2
pada tahun 2014 dan memiliki
tujuan madrasah (harapan)
untuk memiliki nilai rata-rata
UN 8,0 pada tahun 2018 maka
rumusan tantangan madrasah
adalah menaikkan nilai rata-
rata UN sebesar 1, 8 dari 6,2
(tahun 2014) menjadi 8,0 (pada
tahun 2018).
• Trainer menjelaskan bahwa
sasaran madrasah merupakan
rumusan yang menggambarkan
secara tegas hasil yang akan
dicapai dan dapat dinilai
serta diukur yang diturunkan
dari tujuan madrasah dan
atau tantangan madrasah.
Berdasarkan rumusan
tantangan madrasah yang baru
saja dibuat yakni meningkatkan
nilai rata-rata UN dari 6,2 tahun
2014 menjadi 8,0 pada tahun

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 39


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


2018 maka rumusan sasaran
madrasah adalah jika sekarang
tahun 2014 maka pada tahun
2015 memiliki nilai rata-rata UN
6,65, pada tahun 2016 memiliki
nilai rata-rata UN 7,10; pada
tahun 2017 memiliki nilai rata-
rata UN Matemaika 7,55; pada
tahun 2018 memiliki nilai rata-
rata UN 8,0
• Trainer meminta ketua
kelompok memimpin kerja
kelompok guna merumuskan
tujuan madrasah berdasarkan
keadaan madrasah saat ini
(deskripsi indikator) yang telah
dibuat pada sesi dua; tantangan
madrasah yang dihadapinya;
dan sasaran madrasah
• Trainer membantu kelompok
yang mengalami kesulitan
merumuskan tujuan dan
tantangan madrasah
• Hasil diskusi dituliskan pada
kertas plano yang disediakan.
30 menit • Trainer meminta presenter Presentasi, tanya
kelompok untuk memaparkan jawab, penguatan
tujuan, tantangan, dan
sasaran madrasah per SNP
secara berganian (cukup satu
tujuan, tantangan, dan sasaran
madrasah).
• Trainer meminta kelompok
lain untuk mengajukan usulan
perbaikan
• Peserta menyepakai tujuan,
tantangan, dan sasaran
madrasah
5 menit • Trainer meminta seluruh Ice breaking
peserta berdiri dan minta salah
satu peserta untuk menyanyi.

40 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


25 menit • Trainer meminta peserta untuk Diskusi kelompok: Tujuan, tantangan,
mengelompok sesuai dengan memeriksa dan sasaran
asal madrasah masing-masing. tujuan, tantangan, madrasah masing-
• Seiap kelompok madrasah dan sasaran masing
memeriksa apakah tujuan, madrasah serta
tantangan, dan sasaran menyempurnakannya
madrasahnya sudah sesuai
dangan aturan yang ada –
termasuk membandingkannya
dengan instrumen akreditasi.
• Trainer membantu
penyempurnaan tujuan,
tantangan, dan sasaran
madrasah bagi kelompok yang
mengalami kesulitan.
5 menit • Trainer meminta salah satu Releksi dan
peserta untuk melakukan penutupan sesi iga
releksi pelaksanaan sesi iga

Bahan Bacaan Sesi Tiga


Langkah Menentukan Kondisi Madrasah yang diharapkan
1. Merumuskan Visi Madrasah
Visi adalah imajinasi moral yang menggambarkan keadaan madrasah yang diinginkan
di masa datang. Visi madrasah dikembangkan sesuai dengan keinginan atau cita-cita
madrasah dengan tetap berkepribadian Indonesia. Arinya visi suatu madrasah harus
mengacu kepada kondisi lingkungan madrasah dan daerah, namun juga harus bermuatan
nasionalisme. Hal ini pening ditekankan untuk menghindari terjadinya kekeliruan bahwa
madrasah ’bebas’ menentukan visinya dan idak terkait dengan kebijakan pihak lain. Di
samping itu, visi madrasah juga
harus memperimbangkan kondisi nyata madrasah serta potensi yang dimiliki madrasah
dan harapan masyarakat madrasah. Arinya jenis dan mutu layanan pendidikan seperi
apa yang diharapkan oleh orang tua dan masyarakat madrasah untuk mewujudkan
harapan tersebut.
Menurut Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 Visi:
a. Dijadikan sebagai cita-cita bersama warga madrasah dan segenap pihak yang
berkepeningan pada masa yang akan datang;
b. Mampu memberikan inspirasi, moivasi, dan kekuatan pada warga madrasah dan
segenap pihak yang berkepeningan;
c. Dirumuskan berdasar masukan dari berbagai warga madrasah dan pihak-pihak yang

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 41


Modul
RKM

berkepeningan selaras dengan visi insitusi di atasnya serta visi pendidikan nasional;
d. Diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala madrasah dengan
memperhaikan masukan komite madrasah;
e. Disosialisasikan kepada warga madrasah dan segenap pihak yang berkepeningan;
f. Diinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.

Rumusan visi yang baik seharusnya memberikan isyarat:


a. Berorientasi ke masa depan, untuk jangka waktu yang lama.
b. Menunjukkan keyakinan masa depan yang jauh lebih baik, sesuai dengan norma dan
harapan masyarakat.
c. Mencerminkan standar keunggulan dan cita-cita yang ingin dicapai.
d. Mencerminkan dorongan yang kuat akan tumbuhnya inspirasi, semangat dan
komitmen warga.
e. Mampu menjadi dasar dan mendorong terjadinya perubahan dan pengembangan
madrasah ke arah yang lebih baik.
f. Menjadi dasar perumusan misi dan tujuan madrasah.

Dalam perumusan visi madrasah perlu memperhaikan rambu-rambu berikut.


a. Mengacu kepada landasan ilosois bangsa, UUD, dll. yang bersifat baku dan telah
menjadi pegangan hidup bangsa Indonesia;
b. Memiliki indikator pengembangan prestasi akademik dan non akademik;
c. Berkepribadian, nasionalisme, budaya nasional Indonesia;
d. Perkembangan era global;
e. Perkembangan IPTEK;
f. Dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan;
g. Sesuai konteks daerah, madrasah, visi yayasan;
h. Belum operasional;
i. Menggambarkan harapan masa datang.

Contoh-contoh visi madrasah:


Menjadi sekolah unggulan dan sekolah teladan dalam prestasi, akhlaq dan kebersihan (SDIT
Al Khairaat)
Membangun SDI Nurul Iman agar menjadi sekolah Islam unggulan yang bisa berkompeisi
dengan sekolah-sekolah terbaik yang sudah ada sehingga dapat meningkatkan peran dalam
membentuk generasi Rabbani yang siap mengelola negeri ini sesuai dengan kehendak Allah
Azza Wajalla (SDI Nurul Iman)
Membuat anak didik menjadi manusia yang mandiri dan berguna (SLB Kota Pangkal Pinang)

42 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Terwujudnya kesempatan dan pemerataan bagi semua Warga Negara Indonesia


terhadap pelayanan pendidikan TK dan SD yang bermutu, akuntabel, efekif, eisien, dan
mandiri dengan memberdayakan peran serta orang tua dan masyarakat dalam kerangka
desentralisasi (Direktorat Pembinaan TK-SD/MI)
”Terwujudnya lulusan yang berkualitas, kompeiif dan berakhlaq mulia”

2. Merumuskan Misi Madrasah


Misi adalah indakan atau upaya untuk mewujudkan visi. Jadi misi merupakan penjabaran
visi dalam bentuk rumusan tugas, kewajiban, dan rancangan indakan yang dijadikan
arahan untuk mewujudkan visi madrasah. Dengan kata lain, misi adalah bentuk layanan
untuk memenuhi tuntutan madrasah yang dituangkan dalam visi dengan berbagai
indikatornya. Rumusan misi selalu dalam bentuk kalimat yang menunjukkan ’indakan’
dan bukan kalimat yang menunjukkan ’keadaan’ sebagaimana pada rumusan visi.
Dalam lampiran Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dijelaskan bahwa misi madrasah:
a. Memberikan arah dalam mewujudkan visi madrasah sesuai dengan tujuan Pendidikan
nasional;
b. Merupakan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu;
c. Menjadi dasar program pokok madrasah;
d. Menekankan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan
oleh madrasah;
e. Memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program madrasah;
f. Memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan-satuan unit
madrasah yang terlibat;
g. Dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepeningan termasuk
komite madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpinoleh kepala
madrasah;
h. Disosialisasikan kepada warga madrasah dan segenap pihak yang berkepeningan;
i. Diinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.

Contoh Misi SDI Nurul Iman:


a. Memberikan kemampuan dasar kepada para peserta didik, baik berupa pengetahuan,
baik berupa pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan serta sikap yang dapat
mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Mengintegrasikan kemampuan, keterampilan dan sikap peserta didik yang islami
sehingga dapat tumbuh berkembang potensi itrahnya ke arah terbentuknya insan
yang bertaqwa.
c. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang mempunyai aqidah yang benar, amal
yang shalih, aklaq yang mulia, akal yang cerdas, isik yang sehat dan kuat, serta dekat
vdan cinta kepada Allah SWT.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 43


Modul
RKM

d. Membentuk peserta didik agar menjadi pembelajar sepanjang hayat, selalu


bersemangat untuk belajar di semua situasi dan kondisi, idak terbatas pada situasi
formal/sekolah

3. Menentukan Tujuan Madrasah


Langkah berikutnya setelah visi dan misi dirumuskan adalah merumuskan tujuan
madrasah selama empat tahun ke depan menuju standar pelayanan minimal (SPM) dan
atau standar nasional pendidikan (SNP). Dengan demikian, tujuan sekolah/ madrasah
pada dasarnya adalah langkah untuk mewujudkan visi madrasah yang telah dicanangkan.
Dalam lampiran Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dijelaskan bahwa tujuan madrasah:
a. Menggambarkan ingkat kualitas yang perlu dicapai dalam jangka menengah (empat
tahunan);
b. Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan
kebutuhan masyarakat;
c. Mengacu pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh madrasah dan
Pemerintah;
d. Mengakomodasi masukan dari berbagai pihak yang berkepeningan termasuk komite
madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala
madrasah;
e. Disosialisasikan kepada warga madrasah dan segenap pihak yang berkepeningan.
Dalam menentukan tujuan (harapan madrasah), madrasah sebaiknya merumuskan secara
bersama dengan para pemangku kepeningan. Hal ini pening karena keterlibatan secara
akif dari semua pemangku kepeningan adalah salah satu kunci keberhasilan sebuah
madrasah. Keterlibatan pemangku kepeningan harus diupayakan dari sejak awal. Jika
pemangku kepeningan terlibat dalam proses pembuatan rencana kerja madrasah, maka
keterlibatan mereka dalam pelaksanaan program-program kerja madrasah juga akan
meningkat.
Pertanyaan kunci yang harus dijawab dalam menetapkan tujuan adalah: Seperi apa
seharusnya madrasah ini empat tahun mendatang? Atau hal-hal apa saja yang dianggap
pening oleh pemangku kepeningan dan yang menjadi perhaian mereka dalam kinerja
madrasah?
Dalam menetapkan tujuan madrasah hendaknya:
a. Dirumuskan berdasarkan hasil evaluasi diri terhadap kondisi nyata madrasah saat ini,
bagian mana yang akan diingkatkan, diperbaiki atau dicapai dalam empat tahun ke
depan;
b. Mengacu kepada standar pelayanan minimal (SPM, Permendiknas 15/2010), dan/atau
standar nasional pendidikan (SNP, PP No. 19/2005).
c. Mengacu pada visi dan misi serta tujuan yang sudah dimiliki oleh madrasah;
d. Berorientasi pada peningkatan/perbaikan madrasah (school improvement), termasuk
memperkuat kapasitas madrasah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan
menyampaikan pengetahuan tersebut kepada peserta didik, serta memperkuat
kapasitas madrasah dalam kolaborasi yang dibangun atas dasar kepercayaan;

44 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

e. Mencakup bukan hanya harapan penyedia layanan (service provider), tetapi juga
pengguna layanan (service user);

Sebagai contoh, berdasarkan prioritas rekomendasi hasil EDM pada sesi dua, tujuan
jangka menengah yang dicapai oleh madrasah adalah bahwa saat ini (tahun 2014) maka
pada tahun 2018.

Standar Keadaan madrasah saat ini Tujuan madrasah


Pendidikan (tahun 2014) (tahun 2018)
Madrasah memiliki 2 kegiatan Madrasah memiliki 6 kegiatan ekstra
ekstra kurikuler dan belum memiliki kurikuler dan seiap kegiatan ekstra
Isi
program kegiatan kurikuler memiliki program kegiatan
yang rinci dan terukur
Empat guru (dari 8 guru) belum Seluruh guru mengikui pelaihan
mengikui pelaihan tentang tentang berbagai metode yang interakif,
berbagai metode yang interakif, inspiraif, menyenangkan, kreaif,
Proses
inspiraif, menyenangkan, kreaif, menantang dan memoivasi peserta
menantang dan memoivasi peserta didik
didik
Madrasah memiliki kelulusan 100% Madrasah memiliki kelulusan 100%
Kompetensi dengan nilai rata-rata UAMBN 6.5 dengan nilai rata-rata UAMBN 8.0
Lulusan Madrasah memiliki kelulusan 100% Madrasah memiliki kelulusan 100%
dengan nilai rata-rata UN 6.2 dengan nilai rata-rata UN 8.0
Pendidik Satu guru (dari 8 guru) belum Seluruh guru berkualiikasi S-1 dan
dan Tenagan berkualiikasi S-1 dan 3 guru (dari 8 berseriikasi pendidik
Kependidikan guru) belum berseriikasi
Madrasah belum memiliki kegiatan Madrasah memiliki kegiatan
pemeliharaan ruin untuk ruang pemeliharaan ruin untuk ruang kelas,
Sarana dan
kelas, perpustakaan dan fasilitas perpustakaan dan fasilitas madrasah
Prasarana
madrasah yang lainnya yang lainnya

Madrasah belum memiliki EDM Madrasah memiliki EDM yang diisi


Pengelolaan yang diisi dengan benar dan direviu dengan benar dan direviu secara
secara periodik. periodik.
Madrasah belum memiliki RKM dan Madrasah memiliki RKM dan RKAM
Pembiayaan
RKAM berbasis EDM berbasis EDM
Madrasah memiliki dua rencana Madrasah memiliki rencana penilaian
penilaian (kelas I dan IV) berdasarkan kompetensi ini dan
Penilaian berdasarkan kompetensi ini dan kompetensi dasar kurikulum 2013 serta
kompetensi dasar kurikulum 2013 standar penilaiannya untuk semua kelas
serta standar penilaiannya

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 45


Modul
RKM

4. Menentukan Tantangan Madrasah


Tantangan madrasah adalah perbedaan antara apa yang menjadi harapan (tujuan)
madrasah dengan apa yang ada dalam proil madrasah. Tantangan adalah selisih
(keidaksesuaian) antara kondisi madrasah saat ini dan madrasah yang diharapkan di
masa yang akan datang (tujuan madrasah). Sebagai contoh, tujuan madarasah adalah
memiliki nilai rata-rata UN 8,0 sedangkan saat ini madrasah memiliki nilai rata-rata UN 6,2
maka tantangan nyata yang dihadapi madrasah adalah 8,0 – 6,2 = 1,8
Berkaitan dengan perumusan tantangan, yang perlu diperhaikan adalah bagaimana
tantangan tersebut dapat diwujudkan berdasarkan harapan yang telah dirumuskan
sebelumnya untuk memcapai prestasi tertentu atau mempertahankan keberhasilan/
prestasi madrasah yang telah dicapainya selama ini.
Tantangan madrasah sebaiknya dirumuskan secara spesiik, arinya Rumusan Tantangan
harus menunjukkan:
• Apabila berkaitan dengan nilai bidang studi, maka perlu dirumuskan besaran
tantangan, dan di kelas mana saja, apakah angka merupakan angka rata-rata atau
angka absolut, kalau angka rata-rata, maka rata-rata yang mana (mean, median dan
seterusnya);
• Apabila berkaitan dengan guru, maka perlu dirumuskan guru di kelas mana saja;
apakah guru semua kelompok umur atau kelompok umur tertentu, apakah semua
mata pelajaran atau satu mata pelajaran saja, dan seterusnya;
• Apabila berkaitan dengan buku/bahan ajar, maka perlu dirumuskan mata pelajaran
mana saja atau semua mata pelajaran, buku teks, buku referensi; buku pegangan
peserta didik atau guru, untuk kelas mana saja dan seterusnya.
Banyak tantangan yang harus diwujudkan oleh madrasah dalam meningkatkan mutu
pendidikan. Namun karena keterbatasan-keterbatasan madrasah seperi keterbatasan
dalam sumberdaya manusia, pendanaan, fasilitas dan sebagainya; maka madrasah
sebaiknya memfokuskan diri pada beberapa tantangan yang memiliki pengaruh besar
pada kinerja madrasah secara keseluruhan. Tantangan inilah yang disebut tantangan
utama (prioritas). Tantangan Utama dipilih dari urutan prioritas tantangan teringgi dan
diperkirakan masih dapat ditangani sampai akhir periode RKM. Penetapan tantangan
utama ini juga tergantung kepada kebijakan madrasah. Madrasahlah yang menentukan
sampai urutan ke berapa tantangan tersebut dianggap sebagai tantangan utama atau
prioritas. Hal-hal di bawah ini dapat digunakan sebagai panduan untuk menentukan
tantangan utama:
• Tingkat kepeningan suatu tantangan terhadap keseluruhan tujuan pengembangan/
peningkatan mutu;
• Besaran tantangan (besarnya perbedaan antara harapan dengan kondisi nyata
madrasah);
• Sumberdaya manusia yang tersedia untuk menangani tantangan tersebut, baik yang
ada sekarang maupun yang akan datang;
• Jumlah biaya yang diperkirakan dan perkiraan jumlah dana yang akan diperoleh; serta
• Kesiapan madrasah dalam menghadapi tantangan tersebut, dsb.
Berdasarkan tujuan madrasah yang ditetapkan pada bagian 3 sesi iga ini dan keadaan
madrasah saat ini pada Sesi Dua, maka tantangan madrasah dapat dirumuskan sebagai
berikut:

46 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Standar Keadaan madrasah saat


Tujuan madrasah Tantangan Madrasah
Pendidikan ini
Madrasah memiliki 2 Madrasah memiliki Madrasah menambah
kegiatan ekstra kurikuler 6 kegiatan ekstra 4 kegiatan ekstra
dan belum memiliki kurikuler dan seiap kurikuler dan
Isi program kegiatan kegiatan ekstra menyusun 6 program
kurikuler memiliki kegiatan 6 kegiatan
program kegiatan yang ekstra kurikuler
rinci dan terukur
Empat guru (dari 8 Seluruh guru mengikui Empat guru mengikui
guru) belum mengikui pelaihan tentang pelaihan tentang
pelaihan tentang berbagai metode yang berbagai metode yang
berbagai metode yang interakif, inspiraif, interakif, inspiraif,
Proses interakif, inspiraif, menyenangkan, menyenangkan,
menyenangkan, kreaif, menantang dan kreaif, menantang dan
kreaif, menantang dan memoivasi peserta memoivasi peserta
memoivasi peserta didik didik
didik
Madrasah memiliki Madrasah memiliki Madrasah
kelulusan 100% dengan kelulusan 100% dengan meningkatkan nilai
nilai rata-rata UAMBN nilai rata-rata UAMBN rata-rata UAMBN
Kompetensi 6.5 8.0 sebesar 8,0 – 6,5 = 1,5
Lulusan Madrasah memiliki Madrasah memiliki Madrasah
kelulusan 100% dengan kelulusan 100% dengan meningkatkan nilai
nilai rata-rata UN 6.2 nilai rata-rata UN 8.0 rata-rata UN sebesar
8,0 – 6,2 = 1,8
Satu guru (dari 8 guru) Seluruh guru Satu orang guru
Pendidik
belum berkualiikasi S-1 berkualiikasi S-1 dan berkualiikasi S-1 dan 3
dan Tenagan
dan 3 guru (dari 8 guru) berseriikasi pendidik guru berseriikasi
Kependidikan
belum berseriikasi
Madrasah belum Madrasah memiliki Pelaksanaan kegiatan
memiliki kegiatan kegiatan pemeliharaan pemeliharaan ruin
pemeliharaan ruin ruin untuk ruang untuk ruang kelas,
Sarana dan untuk ruang kelas, kelas, perpustakaan perpustakaan dan
Prasarana perpustakaan dan dan fasilitas madrasah fasilitas madrasah yang
fasilitas madrasah yang yang lainnya lainnya
lainnya

Madrasah belum Madrasah memiliki EDM yang diisi dengan


memiliki EDM yang EDM yang diisi dengan benar dan direviu
Pengelolaan
diisi dengan benar dan benar dan direviu secara periodik
direviu secara periodik. secara periodik.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 47


Modul
RKM

Madrasah belum Madrasah memiliki RKM dan RKAM yang


Pembiayaan memiliki RKM dan RKM dan RKAM disusun berbasis EDM
RKAM berbasis EDM berbasis EDM
Madrasah memiliki dua Madrasah memiliki Rencana penilaian
rencana penilaian (kelas rencana penilaian untuk empat kelas yang
I dan IV) berdasarkan berdasarkan disusun berdasarkan
kompetensi ini dan
Penilaian kompetensi ini dan kompetensi dasar kompetensi ini dan
kompetensi dasar kurikulum 2013 serta kompetensi dasar
kurikulum 2013 serta standar penilaiannya kurikulum 2013 serta
standar penilaiannya untuk semua kelas standar penilaiannya

5. Menentukan Sasaran Madrasah


Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai madrasah dalam waktu 4 (empat)
tahun ke depan. Penetapan sasaran madrasah ini bertujuan untuk dijadikan panduan
dalam menyusun program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu guna
merealisasikan alternaif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan.
Penentuan sasaran yang baik, harus memperhaikan 3 (iga) hal, yaitu:
• Penentuan sasaran yang realisis, misalnya tantangan nilai rata-rata UN sebesar
1,8 (dari harapan 8,0 dan kenyataan 6,2). Keputusan menentukan sasaran sebesar
1,8 (satu koma dua) harus menimbang dengan matang terutama ingkat kesiapan
madrasah dan faktor-faktor pendukung lainnya.
• Rumusan sasaran baik secara kualitaif maupun kuanitaif harus dapat diukur.
• Sasaran harus dirumuskan secara spesiik. Misalnya: nilai rata-rata UN naik sebesar 1,8
pada tahun berapa dalam periode pelakasanaan RKM.

Sasaran madrasah yang baik adalah yang SMART:


• Speciic: secara jelas mengideniikasikan apa yang harus dicapai.
• Measurable (terukur): secara jelas menggambarkan ukuran sasaran
• Achievable (dapat dicapai): realisis, dalam ari memungkinkan untuk dicapai.
• Relevant (relevan): berkaitan dengan kepeningan peserta didik dan pemangku
kepeningan madrasah
• Time bound (berjangka waktu): tercapai dalam jangka waktu tertentu

Langkah-langkah Menentukan Sasaran Madrasah


• Mengideniikasi harapan pemangku kepeningan;
• Merumuskan tantangan madrasah
• Menetapkan tantangan utama (prioritas) tantangan madrasah;
• Menentukan penyebab utama tantangan;
• Menentukan alternaif pemecahan tantangan.

48 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Sebagai contoh, berdasarkan keadaan madrasah saat ini (tahun 2014), tujuan madrasah
(tahun 2014) dan tantangan madrasah pada bagian 4 sesi iga ini maka sasaran madrasah
adalah sebagai berikut

Standar SASARAN MADRASAH


Pendidikan Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018
Memiliki 3 Memiliki 4 Memiliki 5 Memiliki 6
kegiatan ekstra kegiatan ekstra kegiatan ekstra kegiatan ekstra
Isi
kurikuler dan kurikuler dan kurikuler dan kurikuler dan
program kegiatan program kegiatan program kegiatan program kegiatan
Memiliki 6 Memiliki 8 Memiliki 8 Memiliki 8
orang guru yang orang guru yang orang guru yang orang guru yang
telah mengikui telah mengikui telah mengikui telah mengikui
pelaihan tentang pelaihan tentang pelaihan tentang pelaihan tentang
berbagai metode berbagai metode berbagai metode berbagai metode
yang interakif, yang interakif, yang interakif, yang interakif,
Proses
inspiraif, inspiraif, inspiraif, inspiraif,
menyenangkan, menyenangkan, menyenangkan, menyenangkan,
kreaif, kreaif, kreaif, kreaif,
menantang dan menantang dan menantang dan menantang dan
memoivasi memoivasi memoivasi memoivasi
peserta didik peserta didik peserta didik peserta didik
Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah
memiliki memiliki memiliki memiliki
kelulusan 100% kelulusan 100% kelulusan 100% kelulusan 100%
dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata
UAMBN 6.9 UAMBN 7.3 UAMBN 7.7 UAMBN 8.0
Kompetensi
Lulusan Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah
memiliki memiliki memiliki memiliki
kelulusan 100% kelulusan 100% kelulusan 100% kelulusan 100%
dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata dan nilai rata-rata
UN 6.65 UN 7.10 UN 7.55 UN 8.0
Memiliki 7 Memiliki 7 Memiliki 8 Memiliki 8 orang
Pendidik orang guru yang orang guru yang orang guru yang guru (seluruh
dan Tenagan berkualiikasi S-1 berkualiikasi S-1 berkualiikasi S-1 guru) yang
Kependidikan dan 6 orang guru dan 7 orang guru dan 8 orang guru berkualiikasi S-1
yang berseriikasi yang berseriikasi yang berseriikasi dan berseriikasi

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 49


Modul
RKM

Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah


memiliki kegiatan memiliki kegiatan memiliki kegiatan memiliki kegiatan
pemeliharaan pemeliharaan pemeliharaan pemeliharaan
ruin untuk ruin untuk ruin untuk ruin untuk
Sarana dan ruang kelas, ruang kelas, ruang kelas, ruang kelas,
Prasarana perpustakaan dan perpustakaan dan perpustakaan dan perpustakaan dan
fasilitas madrasah fasilitas madrasah fasilitas madrasah fasilitas madrasah
yang lainnya yang lainnya yang yang lainnya yang yang lainnya yang
dievaluasi dan dievaluasi dan dievaluasi dan
disempurnakan disempurnakan disempurnakan
Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah
memiliki EDM memiliki EDM memiliki EDM memiliki EDM
Pengelolaan yang diisi dengan yang diisi dengan yang diisi dengan yang diisi dengan
benar benar dan direviu benar dan direviu benar dan direviu
secara periodik. secara periodik. secara periodik.
Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah
memiliki RKM dan memiliki RKM dan memiliki RKM dan memiliki RKM dan
Pembiayaan RKAM berbasis RKAM berbasis RKAM berbasis RKAM berbasis
EDM EDM dan direviu EDM dan direviu EDM dan direviu
secara periodik secara periodik secara periodik
Madrasah Madrasah Madrasah Madrasah
memiliki empat memiliki enam memiliki enam memiliki enam
rencana penilaian rencana penilaian rencana penilaian rencana penilaian
(kelas I , II, IV dan (seluruh kelas) (seluruh kelas) (seluruh kelas)
V) berdasarkan berdasarkan berdasarkan berdasarkan
kompetensi ini kompetensi ini kompetensi ini kompetensi ini
Penilaian dan kompetensi dan kompetensi dan kompetensi dan kompetensi
dasar kurikulum dasar kurikulum dasar kurikulum dasar kurikulum
2013 serta 2013 serta 2013 serta 2013 serta
standar standar standar standar
penilaiannya penilaiannya penilaiannya penilaiannya
yang direviu dan yang direviu dan
disempurnakan disempurnakan

Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 3 di atas akan dimasukkan pada template Bab III: Kondisi Madrasah
Masa Depan yang diharapkan.
Redaksi yang benar penulisan sasaran dan tujuan adalah yang ada pada materi 3 di atas,
tetapi dalam template lebih disederhanakan, walaupun sebenarnya idak terlalu benar dilihat
dari sisi redaksionalnya.
Contoh penulisan sasaran pada template berkaitan dengan RKJM (Template Bab III bagian F)
ada pada materi 4 Tabel 2.

50 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

SESI EMPAT: 180 menit

Program, Penanggungjawab Program,


Kegiatan, Indikator Kinerja dan Jadwal
Kegiatan

� Maksud
Maksud Sesi Empat adalah mengantarkan peserta untuk dapat mengembangkan otonomi
madrasah dengan membuat program secara mandiri dan berbasis data.

� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Merumuskan program
• Menentukan penanggungjawab program
• Menentukan indikator ketercapaian program
• Merumuskan kegiatan
• Menyusun jadwal kegiatan

� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengantar
• Reviu sasaran Sesi Tiga
• Penjelasan tentang program
• Kerja kelompok menyusun program
• Tanyajawab tentang indikator kinerja
• Kerja kelompok membuat indikator kinerja
• Penjelasan tentang penanggungjawab program
• Kerja kelompok menuliskan penanggungjawab program
• Penjelasan tentang kegiatan dan jadwal kegiatan
• Kerja kelompok membuat kegiatan dan jadwal kegiatan
• Pameran hasil kerja kelompok
• Penguatan oleh pemateri
• Penyimpulan dan releksi
• Laihan relekif

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 51


Modul
RKM

� Metodologi Yang Digunakan


• Ceramah
• Tanya jawab.
• Diskusi
• Kerja kelompok
• Ikhisar
• Berpikir/berpasangan/berbagi/presentasi
• Pameran
• Bacaan profesional
• Releksi

� Material Yang Diperlukan


Catatan: Semua peserta diminta untuk membawa program madrasahya
• Sasaran yang dibuat pada saat sesi 3
• Komputer/laptop dan LCD, papan tulis, spidol, kertas HVS, kertas plano, lipchart.
• Lembar Kerja 1-4
• Bahan Bacaan Sesi Empat

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


15 menit Trainer memberikan salam pembuka, Pengantar PPT
menjelaskan kepada peserta peningnya
sesi ini, tujuan sesi, serta harapan-
harapan yang bisa dicapai oleh peserta.
20 menit 1. Trainer mengarahkan peserta untuk Reviu sasaran 8 kertas plano,
mereviu sasaran yang sudah dibuat Sesi Tiga hasil sesi 3:
di sesi 3. tujuan madrasah,
tantangan
2. Digali bersama-sama masalah madrasah, dan
dan mencari bagaimana cara sasaran madrasah
memecahkan masalah
3. Peserta diminta untuk mengkaitkan
sasaran, masalah dan cara PPT
memecahkan masalah dengan
program. Penjelasan
Materi
4. Trainer menjelaskan kepada peserta Pengantar
konsep program dan cara-cara tentang Program
merumuskan sebuah program
disertai contoh yang jelas dengan
menggunakan tabel 1 sebagai
pembantu.

52 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


25 menit 1. Trainer memberi kesempatan Kerja kelompok LK 1&LK2
kepada peserta secara kelompok PPT “Game
untuk melakukan prakik Warna”
Materi: cara
perumusan sebuah program dengan merumuskan
menggunakan Lembar Kerja 1 & 2 program
(LK 1 & LK 2)
2. Sebelum memulai pekerjaan trainer
meminta masing-masing kelompok
(8 kelompok SNP sesuai dengan
kelompok di sesi 3), untuk membuat
yel-yel. Keika trainer menyebutkan
nama kelompok (misal “kelompok
standar proses”, maka kelompok
menyuarakan yelnya pertanda
kelompok tersebut sudah selesai
mengerjakan. Apabila kelompok
belum selesai mengerjakan, maka
kelompok idak perlu meyuarakan
yel-yelnya.
3. Trainer meminta salah satu
kelompok untuk memaparkan hasil
pekerjaaannya, dengan cara “Game
Warna” dan peserta lain menanggapi
dan memberikan masukan.
4. Trainer memberikan penguatan atas
hasil kerja peserta sehingga peserta
lebih memahami rumusan program
yang baik bagi pengembangan
pendidikan sesuai dengan konteks
madrasah
5. Sekali lagi trainer menayangkan
“Game Warna” untuk meminta salah
atu kelompok memaparkan hasil
pekerjaaannya, dengan cara “Game
Warna” dan peserta lain menanggapi
dan memberikan masukan

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 53


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit 1. Tanyajawab tentang bagaimana cara Tanyajawab LK 1 & LK 2
mengukur keberhasilan program Kertas plano
2. Trainer memberi contoh indikator Materi:
program Perumusan
indikator kinerja
3. Secara kelompok, peserta diminta
untuk merumuskan indikator kinerja
dari program yang sudah

dibuat dengan menggunakan LK 1 &


LK 2
4. Semua pekerjaan ditempel di kertas
plano dan dicermai bersama-sama
5. Penyaji memberi penguatan tentang
perumusan indikator kinerja dengan
tabel pembantu 1 dan 2
25 menit 1. Trainer menjelaskan kepada Kerja kelompok LK 1 & LK 2
peserta tentang konsep kegiatan, Bola
dan cara-cara perumusan suatu
Merumuskan
kegiatan disertai contoh yang Kegiatan
jelas denganmenggunakan tabel
pembantu 1 & 2.
2. Trainer memberi kesempatan kepada
peserta untuk melakukan prakik
merumuskan satu kegiatan dengan
menggunakan LK 1 & LK 2
3. Trainer meminta salah satu
kelompok untuk memaparkan
hasil pekerjaaannya, dengan
cara trainer melemparkan bola
merah dan kuning. Ketentuan
permainan ini adalah: keika trainer
melemparkan bola merah peserta
diminta tepuk tangan dan keika
trainer melemparkan bola kuning
maka peserta menghentakkan kaki.
Bagi kelompok yang idak kompak,
maka kelompok itulah yang akan
presentasi. Setelah salah satu
kelompok presentasi, maka peserta
lain menanggapi dan memberikan
masukan.

54 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit 1. Trainer menjelaskan kepada peserta Penanggung-
cara-cara menetapkan seorang jawab Kegiatan
penanggung jawab program dan
alasan-alasan perlunya penanggung
jawabprogram dengan menggunakan
tabel pembantu 1 dan 2.
2. Peserta diminta menuliskan
penanggungjawab kegiatan pada
program yang sudah dibuat
40 menit 1. Trainer menjelaskan kepada peserta Penyusunan LK 3 & LK4
cara-cara membuat jadwal kegiatan Jadwal Kegiatan
disertai contoh yang jelas dengan
menggunakan tabel pembantu 3 dan
4.
2. Trainer memberikan kesempatan
kepada peserta untuk melakukan
prakik pembuatan satu
contoh jadwal kegiatan dengan
menggunakan tabel pembantu.
3. Semua pekerjaan dipamerkan dan
peserta saling melihat pekerjaan
kelompok lain
4. Saling menanggapi dan memberikan
masukan serta merevisi pekerjaan
atas dasar masukan dari peserta lain
5. Semua pekerjaan dikumpulkan
di tengah untuk mengevaluasi
apakah program dan kegiatan
dari 8 kelompok tersebut sudah
mengantarkan madrasah dapat
terakreditasi A.
15 menit 1. Trainer meminta peserta secara Penyimpulan
berganian untuk membuat dan Releksi
kesimpulan tentang materi sesi ini
secara keseluruhan dengan singkat
dan padat sebagai kegiatan akhir sesi
ini.
2. Salah satu peserta diminta mereleksi
dari pelaksanaan sesi ini.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 55


Modul
RKM

BAHAN BACAAN SESI EMPAT

Program, Penanggungjawab Program, Kegiatan, Indikator


Kinerja dan Jadwal Kegiatan

Deinisi Program
Program adalah upaya/kegiatan yang direncanakan untuk mencapai sasaran. Arinya program
dibuat berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan oleh madrasah. Sasaran ditetapkan
berdasarkan Evaluasi Diri madrasah, inilah yang dinamakan program yang berbasis data.
Program yang berbasis data, akan menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan kondisi
madrasah yang ada, sehingga akan mencapai tujuan.

Langkah-langkah Merumuskan Program.


Secara lengkap dalam merumuskan program madrasah, ada 4 (empat) langkah yang perlu dilakukan,
yaitu: 1) Menentukan Sasaran, 2) Merumuskan Program dan Menetapkan Penanggungjawab
Program, 3) Merumuskan Indikator Keberhasilan Program dan Kegiatan, dan 4) Menentukan Kegiatan
dan Jadwal Kegiatan.

Merumuskan Program
1. Program dapat dikelompokkan sesuai dengan kategori yang terdapat pada Permendiknas
Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, yakni:
• Kesiswaan
• Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
• Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya
• Sarana dan Prasarana
• Keuangan dan Pembiayaan
• Budaya dan Lingkungan Sekolah
• Peranserta Masyarakat dan Kemitraan
• Rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan danpengembangan mutu.

Untuk mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu, dalam proil SMP/
MTs ditambahkan 2 (dua) komponen yang dimunculkan oleh BAN S/M (2005) dalam
Instrumen Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah, sehingga proil SMP/MTs ditambahkan
komponen/kategori, sebagai berikut:
• Administrasi dan Manajemen Sekolah/Madrasah
• Organisasi dan Kelembagaan.

56 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

2. Selain itu, karena sejak tahun 2005, pemerintah menggulirkan Program Bantuan
Operasional Sekolah (BOS), yaitu suatu program yang memberikan subsidi kebutuhan
belanja sekolah/madrasah kepada semua sekolah dasar/madrasah ibidaiyah serta sekolah
menengah pertama/madrasah tsanawiyah (negeri dan swasta), sehingga biaya pendidikan
secara keseluruhan akan berkurang. Hal ini juga akan mempengaruhi di dalam penyusunan
program yang ada di madrasah. Sesuai dengan yang terdapat pada Buku Petunjuk Teknis
Penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2011, program sekolah terdiri dari:
• Pengembangan kompetensi lulusan
• Pengembangan kurikulum/KTSP
• Pengembangan pembelajaran
• Pengembangan sistem penilaian
• Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
• Pengembangan sarana dan prasarana sekolah/madrasah
• Pengembangan manajemen sekolah/madrasah
• Pembinaan kesiswaan/ekstrakurikuler
• Budaya dan lingkungan sekolah/madrasah
• Pengembangan karakter (budi pekeri).

3. Untuk membantu ketercapaian akreditasi madrasah, maka program juga dapat


dikelompokkan berdasarkan 8 Standar Nasional Pendidikan, yaitu:
• Standar isi
• Standar proses
• Standar kompetensi lulusan
• Standar pendidik dan tenaga kependidikan
• Standar sarana dan prasarana
• Standar pengelolaan
• Standar pembiayaan
• Standar penilaian

Siapa yang terlibat dalam perumusan program?


Program bisa dilaksanakan oleh pihak madrasah maupun melibatkan pihak lain, misalnya
komite madrasah atau warga masyarakat yang lebih luas. Mereka disatukan dalam Tim
Pengembang Madrasah (TPM). Agar pelaksanaan program lebih terkoordinasikan dengan
baik, maka perlu ditentukan penanggung jawab program.

Siapa penaggungjawab program?


Penanggung jawab program bisa berupa suatu unit kerja, misalnya komite madrasah, atau
bisa juga perorangan, misalnya guru kelas 3 atau kepala madrasah. Contoh penaggungjawab
program tertera pada Tabel 1.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 57


Modul
RKM

Merumuskan Indikator Keberhasilan Program dan Kegiatan


1. Indikator keberhasilan adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah program
yang dirumuskan berhasil atau idak. Apabila indikator keberhasilan telah dapat dicapai,
maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator keberhasilan belum
dapat dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator harus ditentukan
agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator keberhasilan
seiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan langsung dengan
hasil akhir. Indikator program yang berkaitan dengan capaian akhir dapat mengacu pada
harapan pemangku kepeningan yang telah disusun oleh KKRKM.
2. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuanitaif atau kualitaif, yang pening dapat diukur
dan dirumuskan secara spesiik, operasional, dan dalam bentuk kalimat pernyataan.
Indikator program ”renovasi ruang kelas” misalnya, bisa dalam bentuk jumlah ruang
kelas yang direnovasi atau luas dinding dan/atau atap yang diperbaiki (dalam meter
persegi). Namun demikian, idak selamanya indikator keberhasilan dapat dirumuskan
secara kuanitaif, misalnya untuk program Pengelolaan Keuangan Madrasah. Untuk
kasus ini, mungkin sekali hasil yang akan dicapai adalah “Laporan yang dapat
dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku mengenai pengeluaran
dan penerimaan dana muli-sumber yang tercantum pada RKAM”. Jika demikian,
maka indikator keberhasilannya dapat berupa: “Dihasilkannya laporan yang dapat
dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku mengenai pengeluaran dan
penerimaan dana muli-sumber (Pengelolaan Keuangan Madrasah).
3. Contoh indikator keberhasilan per sasaran dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1: Sasaran, program, penanggungjawab program dan Indikator Keberhasilan


Program (1 tahun)

Standar Sasaran Program Penanggung- Indikator


Pendidikan jawab
Isi Pada tahun 2015 Peningkatan Waka • Memiliki
memiliki 3 kegiatan kegiatan Kesiswaan 3 kegiatan
ekstra kurikuler dan ekstrakurikuler ekstrakurikuler
program kegiatan pada tahun 2015
• Memiliki panduan
program kegiatan
3 ekstrakurikuler
pada tahun 2015
Proses Pada tahun 2015 Peningkatan Waka 6 guru menerapkan
memiliki 6 orang guru kemampuan Kurikulum metode yang
yang telah mengikui mengajar bagi interakif, inspiraif,
pelaihan tentang guru menyenangkan,
berbagai metode yang kreaif, menantang
interakif, inspiraif, dan memoivasi
menyenangkan, peserta didik pada
kreaif, menantang dan tahun 2015
memoivasi peserta
didik

58 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Kompetensi Pada tahun 2015 Peningkatan Kepala Nilai rata-rata


Lulusan madrasah memiliki kelulusan nilai Madrasah UAMBN 6.9 pada
kelulusan 100% dan rata-rata UAMBN tahun ajaran 2015
nilai rata-rata UAMBN
6.9
Pada tahun 2015 Peningkatan Kepala Nilai rata-rata UN
madrasah memiliki kelulusan nilai Madrasah 6.65 pada tahun
kelulusan 100% dan rata-rata UN ajaran 2015
nilai rata-rata UN 6.65
Pendidik Pada tahun 2015 Peningkatan Kepala 6 orang guru untuk
dan Tenaga memiliki 7 orang guru profesionalitas Madrasah mendapat seriikasi
Kependidi- yang berkualiikasi S-1 guru pendidik di tahun
kan dan 6 orang guru yang 2015
berseriikasi
Sarana dan Pada tahun 2015 Pemeliharaan Waka sarana Kegiatan
Prasarana madrasah memiliki ruin fasilitas prasarana pemeliharaan ruin
kegiatan pemeliharaan madrasah untuk ruang kelas,
ruin untuk ruang perpustakaan dan
kelas, perpustakaan fasilitas madrasah
dan fasilitas madrasah yang lainnya
yang lainnya
Pengelolaan Pada tahun 2015 Pengisian EDM Kepala EDM yang diisi
madrasah memiliki secara periodik Madrasah dengan benar.
EDM yang diisi dengan
benar
Pembiayaan Pada tahun 2015 Penyusunan Kepala Madrasah memiliki
madrasah memiliki RKM dan RKAM Madrasah RKM dan RKAM
RKM dan RKAM berbasis EDM berbasis EDM
berbasis EDM
Penilaian Pada tahun 2015 Peningkatan Kepala Tersusunnya
madrasah memiliki kualitas penilaian Madrasah rencana penilaian
empat rencana berdasarkan
kompetensi ini
penilaian (kelas I, II, dan kompetensi
IV dan V) berdasarkan dasar kurikulum
kompetensi ini dan 2013 serta standar
kompetensi dasar penilaiannya
kurikulum 2013 serta
standar penilaiannya

Selanjutnya program di atas dalam RKJM dapat menggabungkan sasaran dalam 4 tahun,
sedangkan dalam RKT sasaran dalam 1 tahun. Cara penyatuan sasaran, program dan
indikator pada RKJM (4 tahun) seperi pada Tabel 2.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 59


Modul
RKM

Tabel 2: Sasaran, program, penanggungjawab program dan Indikator Keberhasilan


Program RKJM (4 tahun)

No Sasaran Indikator
2015 2016 2017 2018
1. Standar Isi
Tahun 2018 memiliki 6 3 kegiatan 4 kegiatan 5 kegiatan 6 kegiatan
kegiatan ekstra kurikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler Ekstrakulikuler
dan program kegiatan
3 panduan pro- 4 panduan pro- 5 panduan pro- 6 panduan pro-
gram ekskul gram ekskul gram ekskul gram ekskul
2. Standar Proses
Tahun 2018 memiliki 6 orang 8 orang 8 orang 8 orang
8 orang guru yang
telah mengikui pelai-
han tentang berbagai
metode yang interakif,
inspiraif, menyenang-
kan, kreaif, menantang
dan memoivasi peserta
didik
3. Standar Kompetensi
Lulusan
Tahun 2018 madrasah 6,9 7,3 7,7 8
memiliki kelulusan
100% dan nilai rata-rata
UAMBN 8.0
Tahun 2018 madrasah 6,65 7,10 7,55 8
memiliki kelulusan 100%
dan nilai rata-rata UN
8.0
4. Standar Tenaga Pendi-
dik dan
Kependidikan
Guru yang berkualiikasi 7 7 8 8
S-1
Guru mendapat serii- 6 7 8 8
kasi pendidik
5. Standar Sarana dan
Prasarana
Madrasah memiliki keg- Memiliki keg-
eg- Evaluasi dan pe- Evaluasi dan pe- Evaluasi dan pe-
iatan pemeliharaan ruin iatan pemeliha- nyempurnaan nyempurnaan nyempurnaan
untuk ruang kelas, per- raan ruin un-
pustakaan dan fasilitas tuk ruang kelas,
madrasah yang lainnya perpustakaan
yang dievaluasi dan dis- dan fasilitas
empurnakan madrasah se

60 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

cara keseluru-
han dalam RKM
atau RKAM
6. Standar Pengelolaan
Madrasah memiliki EDM EDM lengkap Reviu Reviu Reviu
yang diisi dengan benar
dan direviu secara pe-
riodik.
7. Standar Pembiayaan
Madrasah memiliki RKM RKM dan RKAM Reviu Reviu Reviu
dan RKAM berbasis EDM berbasis EDM
dan direviu secara pe-
riodik
8. Standar Penilaian
Madrasah memiliki Kelas I,II,IV,V Seluruh kelas Reviu dan peny- Reviu dan peny-
enam rencana penilaian empurnaan empurnaan
(seluruh kelas) berdasar-
kan kompetensi ini
dan kompetensi dasar
kurikulum 2013 serta
standar penilaiannya
yang direviu dan disem-
purnakan

Keterangan:
Tabel 2 di atas pada Template dimasukkan pada Bab III Bagian F (untuk menuliskan sasaran
pada RKJM)

Merumuskan Kegiatan dan Jadwal Kegiatan


Kegiatan adalah indakan-indakan yang akan dilakukan di dalam program. Kegiatan
perlu dirumuskan dari seiap program dengan mengacu pada indikator keberhasilan yang
telah ditetapkan. Perumusan kegiatan dilakukan dengan cara membuat datar kegiatan
yang terkait dengan program tersebut. Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada
pencapaian indikator keberhasilan yang telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau
anggarannya.
Perumusan kegiatan dalam RKJM dapat dijadwalkan untuk 4 tahun. Untuk kepeningan
tersebut maka sasaran yang dicantumkan adalah sasaran 4 tahun atau disebut tujuan.
Contoh jadwal kegiatan dalam 4 tahun dapat dilihat pada Tabel 3.
Sedangkan untuk perumusan kegiatan iap tahun atau RKT dapat dijabarkan lagi kegiatan
yang lebih rinci iap sasaran dan dijadwalkan waktu pelaksanaannya. Bagian ini dapat dilihat
pada Tabel 4.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 61


62

Tabel 3. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKJM)
Sasaran Program Indikator Keber- Kegiatan Penanggung- 2015 2016 2017 2018
hasilan jawab
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

I II I II I II I II

RKM
Modul
Standar Isi Peningkatan ke- • Memiliki • Penyusunan pan- Waka Kes- V (3) V (4) V (5) V (6)
Tahun 2018 me- giatan ekstraku- 6 kegiatan duan program iswaan
miliki 6 kegiatan rikuler ekstrakurikuler kegiatan ekstrakuri-
ekstra kurikuler pada tahun kuler
dan program 2018 V (3) V (3) V (4) V (4) V (5) V (5) V (6) V(6)
kegiatan • Pelaksanaan ekstr-
• Memiliki pan- akurikuler
duan program • Monitoring keter-
kegiatan 6 laksanaan ekstr- V (3) V (3) V (4) V (4) V (5) V (5) V (6) V(6)
ekstrakurikuler akurikuler
pada tahun
2018
Standar Proses Peningkatan ke- 8 guru menerap- • Mengikutkan Waka Kuriku- 2 (6) 2 (8) 8 8
Tahun 2018 mampuan men- kan metode yang pelaihan tentang lum
memiliki 8 gajar bagi guru interakif, inspiraif, metode mengajar
orang guru yang menyenangkan, bagi guru
telah mengikui kreaif, menantang V V V V V V V V
pelaihan ten- dan memoivasi • Lesson study
tang berbagai peserta didik pada
metode yang tahun 2018
interakif, in-
spiraif, meny-
enangkan, kre-
aif, menantang
dan memoivasi
peserta didik
Standar Kompe-
tensi Lulusan
Tahun 2018 ma- Peningkatan kelu- Nilai rata-rata Pelaihan pengayaan Kepala Ma-
Ma- 6,9 7,3 7,7 8
drasah memiliki lusan nilai rata- UAMBN 8 pada
pada ta-
ta- bidang pelajaran bagi drasah
kelulusan 100% rata UAMBN hun ajaran 2018 guru
dan nilai rata-
rata UAMBN 8.0
Tahun 2018 ma- Peningkatan kelu- Nilai rata-rata UN 8 Guru membuat Ren- Kepala Ma-
Ma- 6,65 7,10 7,55 8
drasah memiliki lusan nilai rata- pada tahun ajaran cana Pelaksanaan Pem- drasah
kelulusan 100% rata UN 2018 belajaran (RPP).
dan nilai rata-
rata UN 8.0
Standar Pendi- Peningkatan pro- 8 orang guru Studi lanjut jenjang S-1 Kepala Ma-
Ma- 1(7) 1(7) 0(8) 0(8)
dik Tenaga dan fesionalitas guru berkualiikasi S-1 drasah
Kependidikan dan mendapat Mengikutsertakan guru
Tahun 2018 seriikasi pendidik pada PLPG 1(6) 1 (7) 1(8) 0(8)
memiliki 8 di tahun 2018
orang guru (se-
luruh guru) yang
berkualiikasi
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

S-1 dan berseri-


ikasi
Standar Sarana Pemeliharaan Kegiatan peme- Pelaihan manajemen Waka sarana V
dan Prasarana ruin fasilitas ma- liharaan ruin aset prasarana
Madrasah me- drasah untuk ruang kelas,
miliki kegiatan perpustakaan dan Monitoring dan evalu- V V V V V V V
pemeliharaan fasilitas madrasah asi aset madrasah
ruin untuk ru- yang lainnya

Modul
ang kelas, per-

RKM
pustakaan dan
fasilitas
63
64

madrasah yang
lainnya yang
dievaluasi dan
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

disempurnakan

RKM
Modul
Standar Penge- Pengisian EDM EDM yang diisi Pelaihan EDM Kepala Ma-
Ma- V
lolaan secara periodik dengan benar. drasah
Madrasah
memiliki EDM Pengisian EDM V
yang diisi den-
gan benar dan Reviu EDM V V V
direviu secara
periodik.
Standar Pembi- Penyusunan RKM Madrasah memiliki Pelaihan penyusunan Kepala Ma-
Ma- V
ayaan dan RKAM berba- RKM dan RKAM RKM drasah
Madrasah me- sis EDM berbasis EDM
miliki RKM dan Penyusunan RKM V
RKAM berbasis
EDM dan direviu Monitoring dan evalu- V V V
secara periodik asi
Penyesuaian RKM V V V
Standar Pe- Peningkatan kual- Tersusunnya ren- Sosialisasi kurikulum Kepala Ma-
Ma- V
nilaian itas penilaian cana penilaian 2013 drasah
Madrasah me- berdasarkan kom-
miliki enam ren- petensi ini dan Kunjungan ke sekolah
cana penilaian kompetensi dasar sasaran kurikulum 2013 V
(seluruh kelas) kurikulum 2013
berdasarkan serta standar pe- Penyusunan rencana V (4) V (6) V (6) V (6) V (6) V (6) V (6)
kompetensi ini nilaiannya penilaian
dan kompetensi
dasar kurikulum
2013 serta stan-
dar penilaiannya
yang direviu dan
disempurnakan
Tabel 4. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKT)

Penanggung- Bulan
Sasaran Program Kegiatan Indikator
jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Sandar Isi
Pada tahun 2015 Peningkatan kegia- • Penyusunan Waka Kes- • Memiliki v
memiliki 3 kegiatan tan ekstrakurikuler panduan iswaan 3 kegiatan
ekstra kurikuler program ekstrakuri-
dan program keg- kegiatan kuler pada
iatan ekstrakurikuler tahun 2015
• • Memiliki v v v v v v v v v
• Pelaksanaan panduan
ekstrakurikuler program
• kegiatan 3
v v v v v v
• Monitoring ekstrakuri-
keterlaksanaan kuler pada
ekstrakurikuler tahun 2015
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

Standar Proses
Pada tahun 2015 Peningkatan ke- • Mengikutkan Waka Kuriku- 6 guru mener- v
memiliki 6 orang mampuan menga- pelaihan lum apkan metode
guru yang telah jar bagi guru tentang metode yang interakif,
mengikui pelai- mengajar bagi inspiraif, meny-
han tentang ber- guru (2 orang) enangkan, kre-
bagai metode yang • Lesson study aif, menantang v v
interakif, inspiraif, o Pelaihan LS dan memoivasi

Modul
menyenangkan, peserta didik v v

RKM
semua guru
kreaif, menantang o LS 1 pada tahun v v
dan memoivasi o LS 2 2015 - v
peserta didik o LS 3 v v
o Seminar hasil
65

LS
66

Standar Kompe-
tensi Lulusan
Pada tahun 2015 Peningkatan kelu- Pelaihan pengayaan Kepala Ma-
Ma- Nilai rata- v v
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

madrasah memiliki lusan nilai rata-rata bidang pelajaran drasah rata UAMBN

RKM
Modul
kelulusan 100% UAMBN bagi guru 6.9 pada tahun
dan nilai rata-rata ajaran 2015
UAMBN 6.9
Pada tahun 2015 Peningkatan kelu- Guru membuat Ren- Kepala Ma- Ma- Nilai rata-rata v v v v
madrasah memiliki lusan nilai rata-rata cana Pelaksanaan drasah UN 6.65 pada
kelulusan 100% UN Pembelajaran (RPP). tahun ajaran
dan nilai rata-rata 2015
UN 6.65
Standar Pendidik
dan Tenaga Kepen-
didikan
Peningkatan profe- Studi lanjut jenjang Kepala Ma-
Ma- 6 orang v v v v v v v v v v v v
Pada tahun 2015 sionalitas guru S-1 (1 orang) drasah guru untuk
memiliki 7 orang mendapat seri-
guru yang berkuali- Mengikutsertakan ikasi pendidik
ikasi S-1 dan 6 guru pada PLPG (1 di tahun 2015 v
orang guru yang orang)
berseriikasi

Standar Sarana
dan Prasarana
Pada tahun 2015 Pemeliharaan ruin Pelaihan manaje- Waka sarana Kegiatan v
madrasah me- fasilitas madrasah men aset prasarana pemeliharaan
miliki kegiatan ruin untuk
pemeliharaan ruin Monitoring dan eval- ruang kelas, v v v
untuk ruang kelas, uasi aset madrasah perpustakaan
perpustakaan dan dan fasilitas
fasilitas madrasah madrasah yang
yang lainnya lainnya
Standar Pengelo-
laan
Pengisian EDM se- Pelaihan EDM Kepala Ma-
Ma- EDM yang diisi v
Pada tahun 2015 cara periodik drasah dengan benar.
madrasah memi-
liki EDM yang diisi Pengisian EDM
dengan benar v v

Standar Pembiay-
aan
Penyusunan RKM Pelaihan penyusu- Kepala Ma-
Ma- Madrasah me- v
dan RKAM berba- nan RKM drasah miliki RKM dan
Pada tahun 2015 sis EDM RKAM berbasis v v v
Penyusunan RKM EDM
madrasah memiliki
RKM dan RKAM
berbasis EDM
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

Standar Penilaian
Pada tahun 2015 Peningkatan kuali- Sosialisasi kurikulum Kepala Ma-
Ma- Tersusun- v
madrasah memiliki tas penilaian 2013 drasah nya rencana v v
empat rencana pe- penilaian
nilaian (kelas I, II, Kunjungan ke seko- berdasarkan v v v v
IV dan V) berdasar- lah sasaran kuriku- kompetensi ini
dan kompetensi
kan kompetensi lum 2013

Modul
dasar kurikulum

RKM
ini dan kompeten- 2013 serta stan-
si dasar kurikulum Penyusunan rencana dar penilaian-
2013 serta standar penilaian nya
penilaiannya
67
Modul
RKM

Keterangan:
Tabel 3 di atas merupakan rumusan sasaran, program, indikator keberhasilan, kegiatan
dan jadwal untuk 4 tahun atau untuk RKJM, sedangkan di template idak ditampilkan. Pada
template program ditampilkan untuk per tahun atau RKT yang ada pada Tabel 4.
Tamplate Bab IV PROGRAM INDIKATOR KINERJA PENANGGUNG JAWAB PROGRAM DAN
JADWAL KEGIATAN ada dua Tabel: A. Berisi seperi pada Tabel 3 di atas, tetapi diambil untuk 1
tahun, sedangkan yang bagian B, seperi pada contoh Tabel 4 materi ini.

LK 1: Sasaran, program, indikator, kegiatan, dan penanggungjawab program (1 tahun)


Sasaran Program Indikator Kegiatan Penanggung-
keberhasilan jawab
program

LK 2: Sasaran, program, indikator, kegiatan, dan penanggungjawab program (4 tahun)


Sasaran Program Indikator Kegiatan Penanggung-
keberhasilan jawab
program

68 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


LK 3. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKJM)
Sasaran Program Indikator Kegiatan Penanggungjawab 2015 2016 2017 2018
Keberhasilan
I II I II I II I II
Standar Isi

Standar Proses
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

Standar
Kompetensi
Lulusan

Standar Tenaga
Pendidik dan

Modul
RKM
Kependidikan
69
70

Standar Sarana
dan Prasarana
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
Standar
Pengelolaan

Standar
Pembiayaan

Standar
Penilaian
LK 3. Rumusan Sasaran, Program, Indikator Keberhasilan, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan Madrasah (RKT)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung- Indikator Bulan


jawab
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Sandar Isi

Standar Proses
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

Standar
Kompetensi
Lulusan

Modul
RKM
Standar Pendidik
dan Tenaga
Kependidikan
71
72

Standar Sarana
dan Prasarana
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

RKM
Modul
Standar
Pengelolaan

Standar
Pembiayaan

Standar
Penilaian
Modul
RKM

DAFTAR SESI
1. MERUMUSKAN PROGRAM DAN MENETAPKAN PENANGGUNG JAWABPROGRAM
2. MERUMUSKAN INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM DAN KEGIATAN
3. MERUMUSKAN KEGIATAN DAN JADWAL KEGIATAN

BACAAN PROFESIONAL
1. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
3. Ditjen Mandikdasmen, Ditjen Pendidikan Islam & AIBEP, Panduan Manajemen dan
pemeliharaan aset sekolah

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 73


Modul
RKM

SESI LIMA: 240 menit

Perumusan Rencana Anggaran Madrasah

� Maksud
Maksud sesi ini adalah mengantarkan peserta untuk dapat menyusun Rencana Anggaran
Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) secara parisipaif, transparan, dan akuntabel.
Karena anggaran memiliki fungsi dan berperan pening di dalam proses perencanaan
madrasah khususnya dalam alokasi sumber daya dasar pelaksanaan rencana kerja sebagai
alat otorisasi, pengawasan, pengendalian dan alat evaluasi terhadap program dan kegiatan
yang dilakukan oleh madrasah. Struktur anggaran madrasah yang dibuat adalah: (1)
Sumber-sumber penerimaan madrasah beserta target capaiannya termasuk di dalamnya
adalah sumber dana lain misalnya sisa dana periode sebelumnya yang menjadi saldo
awal penerimaan madrasah, (2) Rencana pengeluaran beserta target, dan (3) Pembiayaan
penerimaan dan pengeluaran madrasah.

� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Menjelaskan cara membuat rencana biaya madrasah
• Menjelaskan cara membuat rencana pendanaan madrasah
• Menjelaskan cara meyelaraskan rencana biaya dengan sumber pendanaan madrasah.
• Menyusun rencana biaya madrasah
• Menyusun rencana pendanaan madrasah
• Menyelaraskan rencana biaya dengan sumber pendanaan madrasah

� Langkah-Langkah Kegiatan
• Pengantar
• Bedah contoh: penggunaan dana di sekolah/madrasah (membaca berita Koran)
• Penguatan/Ceramah
• Kerja kelompok menyusun rencana biaya dengan LK 1
• Tanya jawab.
• Energizer “Kartu keluarga”
• Menyusun Rencana Biaya dengan menggunakan LK 2
• Membuat Rencana Pendanaan dengan menggunakan LK 3
• Energizer “A dan B”

74 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

• Laihan kelompok untuk Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan


dengan menggunakan LK 4
• Pameran hasil kerja
• Penutupan dan releksi

� Metodologi Yang Digunakan


1. Curah pendapat.
2. Presentasi.
3. Tanya jawab.
4. Laihan kelompok.
5. Kerja kelompok
6. Diskusi
7. Ikhisar
8. Energizer
9. Releksi

� Material Yang Diperlukan


1. Komputer/laptop dan LCD, papan tulis/white board, spidol, kertas HVS.
2. LK 1-4
3. Kliping Koran tentang berita pendanaan sekolah
4. Lampiran Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan
Daerah dan Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Panduan Pengelolaan
Keuangan Daerah.

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


15 menit 1. Trainer menyampaikan salam Pengantar
pembuka dan mengajak peserta
untuk akif selama sesi berlangsung.
2. Trainer menyajikan tujuan dan
harapan yang ingin dicapai dari
sesi ini, dan sampaikan juga secara
singkat perihal pokok-pokok
bahasan, alokasi waktu dan alur
kegiatan Sesi ini.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 75


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


25 menit 1. Trainer meminta peserta untuk Orientasi Materi Kliping Koran
membaca beberapa potongan Bedah contoh dari
berita suratkabar yang disiapkan koran Bahan bacaan
dengan tema “Penggunaan dana di Sesi 5
sekolah/madrasah.” Meteri;
2. Secara perorangan, peserta diminta Langkah yang akan
untuk mencari masalah tentang dilakukan dalam
keuangan sekolah/madrasah hasil merumuskan
bacaan potongan surat kabar. rencana anggaran
madrasah
Dan diminta untuk mencatat semua
hal-hal posiif dan negaif dari hasil
membaca surat khabar.
3. Temuan peserta ditulis secara
berganian dalam kertas plano atau
gunakan kertas yang ada. Kertas
plano dipisahkan untuk kelompok
jawaban peserta dalam 2 kategori:
hal-hal yang baik (posiif) dan yang
idak baik (negaif). Temuan yang
sama idak perlu ditulis lagi
4. Trainer memimpin menyimpulkan
temuan peserta tentang hal-hal
yang baik (posiif) dan yang idak
baik (negaif) system pendanaan
sekolah/madrasah.
5. Selanjutnya trainer mengajukan
pertanyaan: ”Berdasarkan
pengalaman, apa yang menjadi
tantangan dalam penyusunan
Rencana Anggaran Sekolah/
Madrasah Anda, selama ini?”
Pertanyaan ini untuk mengarahkan
peserta kalau langkah pengelolaan
dana seharusnya adalah: (1)
Membuat Rencana Biaya Madrasah,
(2) Membuat Rencana Pendanaan
Madrasah, (3) Menyesuaikan
6. Rencana Biaya dengan Sumber
Pendanaan
30 menit 1 Trainer mengarahkan bagaimana Materi: Cara LK 1
cara menyusun rencana biaya menyusun
dengan tanyajawab. Rencana Biaya

76 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


2 Trainer menanyakan dari
mana“Datar Biaya Satuan”
didapatkan
3 Peserta dibagi menjadi beberapa
kelompok besar dengan
beranggotakan dari kelompok 8
SNP. Semua kelompok telah memilik
program dari 8 SNP untuk berlaih
membuat Rencana Biaya dengan
menggunakan LK 1
4 Salah satu kelompok
mempresentasikan hasil kerjanya,
dan kelompok lain menanggapi
dengan mencocokkan dari hasil
kerja kelompoknya.
10 menit 1 Seiap kartu ditulis anggota keluarga Ice-breaker Kartu Keluarga
misalnya: untuk keluarga sapi maka
dibuat kartu bertuliskan ;ibu sapi,
ayah sapi, kakak sapi, adik sapi.
Demikian juga untuk keluarga
ayam; ibu ayam, bapak ayam dan
seterusnya.
2 Berilah kepada peserta kartu-kartu
tersebut, lalu minta mereka untuk
jalan-jalan seputar ruangan, namun
apabila mereka bertemu dengan
kawannya, maka peserta harus
mengeluarkan bunyi sesuai dengan
kartu yang dipakai oleh temannya
tersebut. Begitu pula sebaliknya
3 Setelah beberapa menit, trainer
meneriakkan “Reuni Keluarga”,
maka semua anggota keluarga
berkumpul dengan cara mendengar
dan mengeluarkan sesuai dengan
klasiikasinya.
4 Jika misalnya keluarga sapi sudah
berkumpul, maka teriakkan
“keluarga sapi kumpul” begitu pula
dengan kelompok lainnya.
5 Ulangi lagi permainan tersebut,
sampai peserta terlihat relaks dan
bersemangat.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 77


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


30 menit 1. Trainer memaparkan lembar Menyusun LK 2
presentasi tentang bagaimana Rencana Biaya
mendapatkan dan menghitung
biaya satuan dan rencana biaya,
serta menjelaskan contoh masing-
masing dengan mengguna table
pembantu 2
2. Tetap di kelompoknya, peserta
menyusun rencana biaya dengan
menggunakan LK 2
3. Salah satu kelompok
mempresentasikan hasil kerjanya,
kelompok lain menanggapi.
25 menit 1. Trainer memaparkan lembar Membuat LK 3
presentasi tentang Membuat Rencana
Rencana Pendanaan Sekolah/ Pendanaan
Madrasah
2. Tetap di kelompoknya, peserta
menyusun rencana biaya dengan
menggunakan LK 3
3. Salah satu kelompok
mempresentasikan hasil kerjanya,
kelompok lain menanggapi.
10 menit 1 Singkirkan semua barang yang ada Ice-breaker A dan B
di tengah ruangan sehingga menjadi
lapang dan luas. Minta peserta
untuk berdiri
2 Minta semua peserta untuk diam-
diam memilih dari peserta lain
satu orang yang diberikan nama
“A” dan satu orang yang jadi “B”.
Katakan pada peserta bahwa idak
ada pedoman, jadi mereka bebas
memilih siapapun untuk menjadi
orang A maupun orang B
3 Setelah mereka membuat
keputusan, minta kepada semua
peserta untuk bergerak sedekat
mungkin dengan orang yang
mereka memilih sebagai A namun
harus berusaha sejauh mungkin
dari orang B. Bergerak dengan
cepat, tetapi idak boleh menarik /
menggandeng tangan orang

78 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


tersebut, perlu diumumkan bahwa
idak boleh ada kekerasan jasmani
4 Setelah beberapa menit
memberitahukan kepada peserta
bahwa orang A yang mereka
pilih menjadi orang B dan orang
B menjadi orang A, lalu lakukan
proses yang sama.
15 menit Trainer memaparkan lembar Menyesuaikan
presentasi tentang Menyesuaikan Rencana Biaya
Rencana Biaya dengan Pendanaan dengan Sumber
Sekolah/ Madrasah dengan tabel Pendanaan
pembantu 3 dan 4
60 menit 1. Kelompok melakukan simulasi Laihan Kelompok LK 4
pengisian format Rencana
Pendanaan dan Program Kerja
Sekolah/Madrasah, dengan
menggunakan LK 3 dan 4
2. Hasil kelompok dipamerkan,
peserta berkeliling untuk melihat
pameran dan saling diskusi.
20 menit 1. Simpulkan pokok bahasan ini Penutup dan
dengan mengacu pada poin-poin Releksi
pening hasil diskusi kelas dan
pasikan hal-hal pening yang harus
benar-benar diperhaikan oleh
peserta.
2. Bermai “Topi Masalah”
- mintalah kepada peserta untuk
menuliskan masalah mereka
selama mengikui pelaihan,
setelah selesai lipat kertas
tersebut dan masukkan ke dalam
topi
- jika semua peserta telah
memasukkan masalahnya ke
dalam topi, lalu edarkan topi
tersebut ke peserta, minta
peserta untuk mengambil satu
lipatan, apabila peserta membuka
miliknya sendiri kembalikan, lalu
ambil lagi yang lain.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 79


Modul
RKM

Waktu Kegiatan Ikhisar Material


- Minta peserta membaca
masalah tersebut, kemudian beri
waktu beberapa menit untuk
memahami dan mencari jalan
keluar dari masalah tersebut.
- Setelah beberapa menit,
mulai dari satu peserta untuk
membacakan masalah yang
tertulis dikertas kemudian ia
memaparkan penyelesaiannya,
bila perlu ditambah dengan
koreksi maupun rekomendasi.
- Peserta yang lain harap
mendengarkan saja dan idak
boleh mengkriik ataupun
memberi usulan.

80 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

BAHAN BACAAN SESI LIMA

Perumusan Rencana Anggaran Madrasah

Langkah-langkah yang akan dilakukan dalam merumuskan rencana anggaran


madrasah adalah:
1. Membuat Rencana Biaya Madrasah
2. Membuat Rencana Pendanaan Madrasah
3. Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan

1. Cara menyusun Rencana Biaya sebagai berikut:


a. Menyusun Datar Harga Satuan dari semua program/kegiatan yang telah dirumuskan.
• Sebelum menyusun Rencana Biaya, perlu mempunyai Datar Harga Satuan untuk
semua program/kegiatan yang dirumuskan. “Datar Biaya Satuan” sebaiknya
menggunakan datar biaya satuan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah
setempat (Bappeda). Dengan datar ini, seiap biaya kegiatan dapat dihitung
langsung dengan mengalikan jumlah satuan program & kegiatan tersebut dengan
biaya satuan dalam “Datar Biaya Satuan”. Apabila ada program/kegiatan
yang belum ada harga satuannya yang sesuai dengan datar harga satuan yang
diterbitkan Bappeda, maka madrasah dapat menghitungnya sendiri.
• Untuk menghitung rencana biaya, perlu memperimbangkan beberapa asumsi
seperi inlasi, pajak, perubahan harga, perubahan isik.
• Yang perlu diperimbangkan dalam menentukan Biaya Satuan dapat dihitung
dengan cara:
 Menentukan jenis satuan dan jumlah satuan standar
 Menghitung biaya atau harga satuan.
• Misalnya untuk kegiatan pelaihan: Satuan apa yang dipakai untuk menentukan
biaya satuan? Apabila jumlah orang, maka kita harus membuat analisis harga
satuan per orang, sehingga harga satuan tersebut perlu ditentukan/dihitung
berdasarkan biaya pelaihan dengan menggunakan jumlah orang sebagai dasar.
Dalam menghitung biaya atau harga satuan ini kita menggunakan harga sekarang.
• Contoh menghitung biaya satuan kegiatan:

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 81


Modul
RKM

Tabel 1: Datar Biaya Satuan

Kategori/Program/ Jenis Satuan Volume Harga Jumlah


Satuan
Kegiatan
Standar Proses
Peningkatan kemampuan mengajar bagi guru
Kegiatan: Pelaihan LS Peserta 8
Pelaih Orang/hari 1x3 3 300.000 900.000
Peniia Pelaihan Orang/hari 2x3 6 25.000 150.000
Materi Pelaihan *) Halaman/orang 60 x 10 600 150 90.000
Ruang Pelaihan Ruang/hari 1x3 3 30.000 90.000
Transportasi Peserta Orang/hari 8x3 24 25.000 600.000
Konsumsi**) Orang/hari 12 x 3 26 25.000 650.000
Jumlah Biaya Pelaihan LS 2.480.000
Biaya Satuan Pelaihan LS per peserta = 2.480.000 : 8 = 310.000
Catatan:
*)
Materi pelaihan 10 set (2 set untuk arsip sekolah)
**)
Konsumsi 12 orang ( penjaga dan staf lain)

b. Menyusun Rencana Biaya


• Rencana Biaya dan kebutuhan dana dihitung per tahun untuk empat tahun ke
depan. Agar rencana biaya lebih realisis, biaya/harga satuan dapat dibedakan
dari tahun ke tahun. Bila berdasarkan pengalaman, biaya/harga selalu naik dari
tahun ke tahun, maka biaya/harga satuan yang dipakai untuk tahun kedua dapat
dinaikkan dari biaya/harga satuan untuk tahun pertama dengan unsur inlasi,
misalnya 10%. Demikian juga biaya/harga satuan yang dipakai untuk tahun keiga
dapat dinaikkan dari biaya/harga satuan untuk tahun kedua, dan seterusnya.
• Hal ini dilakukan untuk mengetahui berapa biaya yang akan diperlukan untuk
melaksanakan program tersebut. Apakah madrasah memiliki cukup dana untuk
membiayai seluruh program/kegiatan tersebut, dan dari mana sumber dana
tersebut diperoleh.

82 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Tabel 2: Contoh Rencana Biaya Program
Periode 2015/16 – 2018/19
(dalam ribuan rupiah)

Kategori: Satuan Total 2015/16 2016/17 dst.


Program/ Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jenis Harga Biaya
Kegiatan Satuan satuan Biaya Satuan Biaya
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Sandar Isi: Peningkatan kegiatan ekstrakurikuler
Kegiatan: Penyusunan panduan program keg-
iatan ekstrakurikuler
Standar Proses: Peningkatan kemampuan mengajar bagi guru
Kegiatan: Pelaihan LS JPS 310.000 16 5.208.000 8 2.480.000 8 2.728.000
Pengembangan Rencana Kerja Madrasah

Standar Kompetensi Lulusan: Peningkatan kelulusan nilai rata-rata UAMBN


Kegiatan:
Pelaihan pengayaan bidang pelajaran bagi
guru
dst
Catatan: Untuk tahun kedua dan seterusnya harga satuan bisa ditambahkan dengan nilai inlasi 10%

Modul
RKM
83
Modul
RKM

2. Membuat Rencana Pendanaan Madrasah


• Rencana Pendanaan adalah rencana sumber pendapatan yang sesuai dengan
kebutuhan dan urutan ingkat kepasian perolehan dana. Atau dinamakan perkiraan
dana, yaitu mencakup penentuan sumber dan jumlah dana-dana yang bisa didapat
untuk membiayai kegiatan program dan kegiatan operasional madrasah.
• Tidak ada aturan mengenai berapa dan bagaimana mendapatkan alokasi dana dari
donatur. Semuanya tergantung pada prakarsa madrasah dan Komite Madrasah.
Banyak madrasah yang mendirikan asosiasi alumni sebagai salah satu upaya
penggalangan dana. Dengan cara ini, tentu saja aliran dana ke madrasah akan lebih
besar kemungkinannya daripada madrasah yang idak mempunyai asosiasi.
• Dana yang diperkirakan akan diterima dapat dalam bentuk uang maupun bukan uang.
Yang dimaksud dengan dana dalam bentuk bukan uang, misalnya pembagian buku
teks oleh pemerintah pusat, pelaihan guru yang diselenggarakan dan dibiayai oleh
pemerintah provinsi atau proyek donor, bahan bangunan dan tenaga dari masyarakat
yang digunakan untuk membangun musholla, dll. Perkiraaan Dana dibuat dengan
menggunakan Tabel 3
• Berikut ini beberapa sumber dana, yang diurut sesuai ingkat kepasian perolehannya:
a. Bantuan Operasional Madrasah (BOS)
b. Dana Masyarakat melalui Komite Madrasah dan/atau Paguyuban Kelas
c. APBD Kabupaten/Kota
d. APBD Pemerintah Provinsi
e. APBN
f. Hibah dari Donatur (perusahaan, industri, alumni dsb.)
g. Usaha Madrasah

Bantuan Operasional Madrasah (BOS /BOM)


Mulai untuk periode Juli – Desember 2005, Pemerintah Pusat sudah mencairkan Dana
Bantuan Operasional Sekolah/Madrasah (BOS) kepada semua sekolah/madrasah diseluruh
Indonesia, baik negeri maupun swasta, yang telah mengajukan permohonan dan telah
memenuhi persyaratan untuk mendapatkan dana BOS. Dana BOS ditransfer langsung ke
rekening sekolah/madrasah .

Dana Masyarakat
Yang dimaksud dana masyarakat mencakup dana dari orang tua murid, paguyuban kelas,
dan masyarakat sekitar madrasah. Peraturan program BOS memperketat peluang Madrasah
dalam memungut dana tambahan dari orangtua murid. Namun demikian, Undang-Undang
no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 34 Buir (3) mengenai Wajib
Belajar, mengatakan bahwa : “Wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang
diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat”.
Berdasarkan pasal ini, bila ada kesepakatan antara Madrasah dengan orangtua murid/
paguyuban kelas/masyarakat, madrasah dapat menggalang kontribusi dalam bentuk dana
tunai ataupun dalam bentuk natura dari orang tua murid/paguyuban kelas khususnya dan
masyarakat umumnya.

84 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Dana APBD Kabupaten/Kota


Tergantung dari kebijakan sistem penganggaran masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota,
sering kali anggaran untuk biaya operasional maupun belanja modal madrasah dasar negeri
tercakup didalam DASK (Dokumen Anggaran Satuan Kerja) Dinas Pendidikan. Sedangkan
anggaran untuk biaya operasional maupun belanja modal madrasah menengah pertama
negeri maupun madrasah menengah atas/kejuruan negeri biasanya tercakup didalam DASK
dari masing-masing madrasah menengah tersebut. Dana pendidikan yang sumbernya dari
APBD Kabupaten/Kota terdiri dari 3 komponen utama:
a. Dana operasional - personel madrasah: Dana untuk operasional – personnel madrasah
dianggarkan untuk pembayaran gaji, tunjangan, dll dari personel PNS madrasah
negeri, yang anggarannya langsung kepada pegawai-pegawai yang bersangkutan.
b. Dana operasional non-personel madrasah: Dana operasional non-personel madrasah
dibayar langsung kepada madrasah seperi dana/bantuan operasional pendidikan
(DOP/BOP), subsidi UAS, dll, biasanya dibayarkan seiap bulan langsung kepada
madrasah-madrasah.
c. Dana program/kegiatan untuk madrasah. Misalnya, block grant (dana tunai) ke
madrasah untuk rehabilitasi ruang kelas, dll., atau pelaihan bagi kepala madrasah/
guru, pengadaan buku teks untuk murid di madrasah, dll. yang pelaksanaannya oleh
Departemen Agama.

Dana APBD Provinsi


Sering kali, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi melalui Dinas Pendidikannya juga
mempunyai program/kegiatan untuk kepeningan sekolah-madrasah di kabupaten/kota, yang
sifat dan pelaksanaannya mirip dengan program/kegiatan Pemda Kab/Kota.

APBN
Jenis-jenis dana dari APBN untuk madrasah antara lain:
a. Dana dekonsentrasi bidang pendidikan: dana departemen pusat yang pengelolaannya
diserahkan kepada Pemda Provinsi. Dana dekon dapat berupa block grant langsung ke
madrasah maupun untuk membiayai program/kegiatan yang dikelola oleh Pemda.
b. Dana Alokasi Khusus (DAK): adalah dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan
kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan dibidang
pendidikan yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Dana Hibah dari Donatur


Tidak ada aturan mengenai jumlah dan cara mendapatkan dana dari donatur. Semuanya
tergantung pada prakarsa Madrasah dan Komite Sekolah. Beberapa madrasah mendirikan
asosiasi alumni sebagai salah satu upaya penggalangan dana.

Dana Hasil Usaha Madrasah


Madrasah juga bisa mempunyai usaha sendiri yang menghasilkan dana, yang dapat dipakai
untuk membiayai kegiatan madrasah. Misalnya, usaha wartel (Lihat contoh pada Lampiran
III), usaha karamba, fotocopy, kanin madrasah, dll.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 85


Modul
RKM

Tabel 3: Contoh Perkiraan Sumber Pendanaan


Tahun Pelajaran 2015/2016 – 2016/2017

2015/2016 2016/2017
Sumber Total 4 Bukan uang Bukan uang
No
Pendapatan tahun Uang Nilai Uang
Bentuk Bentuk Nilai(Rp)
(Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 BOS 127.440.000
2 BOS Buku 7.920.000
Wali Murid/
3 Komite 4.080.000 Paving 750.000
Madrasah
4 APBD Kab/Kota 8.000.000
5 APBD Provinsi
6 APBN
Semen
7 Donatur 1.000.000 450.000
15 sak
8 Lain-lain
Total

3. Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan


1. Mempelajari Aturan-Aturan Penggunaan
Sebelum menyesuaikan rencana biaya dan sumber pendanaan, maka KKRKS/M perlu
untuk mempelajari terlebih dahulu aturan penggunaan sumber pendanaan, karena
masing-masing sumber dana mempunyai aturan mainnya sendiri. Aturan tertulis yang
sudah tersedia adalah dari BOS. Aturan tertuju pada pengeluaran-pengeluaran apa
yang idak boleh dan boleh dibiayai dengan dana BOS. Aturan dari sumber dana lain
diatur dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan pemberi dana.
2. Langkah berikutnya adalah menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber
Pendanaan. Dengan selesainya langkah ini, maka RKS/M telah selesai karena sekolah/
madrasah sudah mempunyai rencana yang lengkap, yaitu: Sasaran, Program, Kegiatan,
Rencana Biaya, dan Pendanaan. Perkiraan Sumber Pendanaan dapat dimasukkan pada
Tabel 4
Tabel 4: Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan
Program dan Kegiatan Strategis Tahun Pelajaran 2015/2016 – 2018/2019
Tahun Pelajaran 2015/2016
Kategori, Program dan SUMBER PENDANAAN
Kegiatan Strategis Rencana
Biaya APBD Kab/
BOS KomSek APBD Prov APBN
Kota
1. Standar Isi

1.1 Peningkatan kegiatan 8.000.00 3.000.00


ekstrakurikuler

1.2 dst

86 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

2. Standar Proses

2.1 Peningkatan 15.000.000 9.000.000 2.000.000 1.000.000 -


kemampuan mengajar
bagi guru

2.2 dst

2.3 dst

3. Standar Kompetensi
Lulusan

3.1 Peningkatan kelulusan


nilai rata-rata UAMBN

3.2 Peningkatan kelulusan


nilai rata-rata UN

4. Standar pendidik dan


tenaga kependidikan

4.1 Peningkatan
profesionalitas guru

4.2 dst

5. Standar sarana dan


prasarana

5.1 Pemeliharaan ruin


fasilitas madrasah

5.2 dst

6. Standar pengelolaan

6.1. Pengisian EDM secara


periodik

6.2 dst

7. Standar pembiayaan

7.1 Penyusunan RKM dan


RKAM berbasis EDM

7.2 dst

8. Standar Penilaian

8.1 Peningkatan kualitas


penilaian

8.2 dst

Total

Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 5 di atas akan dimasukkan pada template Bab V: RENCANA
KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM) TAHUN KE 1, yang juga dapat ditambah dari
rumusan anggaran per tahun yang ada di materi 6
Pada materi ini, dibedakan antara RKJM dan RKT, sehingga terlihat ada perencanaan 4 tahun
dan per tahun, sedangkan yang di template sudah menuju langsung pada RKT atau tahunan,
walau yang di depan (Bab I dan II) untuk RKJM.
Dengan kepeningan tersebut maka pada materi modul ini ada sesi 6, yang khusus
membicarakan RKTM dan RKAM yang terkesan mengulang penjelasan di materi sebelumnya.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 87


Modul
RKM

LK 1: Datar Biaya Satuan


Kategori/Program/ Jenis Satuan Volume Harga Jumlah
Satuan
Kegiatan

Lk 2: Rencana Biaya Program Periode _______________________


(dalam ribuan rupiah)

Kategori: Satuan Total 2016/17 dst.

Program/ Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah


Jenis Harga
Kegiatan Satuan Biaya satuan Biaya Satuan Biaya
1 2 3 4 5 7 8 9 10
6

Catatan: Untuk tahun kedua dan seterusnya harga satuan bisa ditambahkan dengan nilai inlasi 10%

88 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

LK3: Perkiraan Sumber Pendanaan Tahun Pelajaran _______________________

2015/2016 2016/2017
Sumber Total 4
No
Pendapatan tahun
Bukan uang Bukan uang
Uang Uang
Bentuk Nilai (Rp) Bentuk Nilai (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Total

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 89


Modul
RKM

Tabel LK 4: Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan Kegiatan Strategis Tahun Pelajaran
_____________________________

Tahun Pelajaran 2015/2016


Kategori, Program
SUMBER PENDANAAN
dan Rencana
Kegiatan Strategis Biaya APBD Kab/
BOS KomSek APBD Prov APBN
Kota

1. Standar Isi

1.1

1.2

1.3

2. Standar Proses

2.1

2.2

2.3

3. Standar
Kompetensi
Lulusan
3.1

3.2

4. Standar pendidik
dan tenaga
kependidikan
4.1

4.2

4.3

5. Standar sarana
dan prasarana
5.1

90 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

5.2

5.3

6. Standar
pengelolaan
6.1.

6.2

7. Standar
pembiayaan
7.1

7.2

8. Standar Penilaian

8.1

8.2

Total

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 91


Modul
RKM

Lampiran I
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 69 TAHUN 2009

STANDAR BIAYA OPERASI NONPERSONALIA SATUAN PENDIDIKAN PADA


JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

A. Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan Sekolah Dasar/Madrasah


Ibidaiyah (SD/MI) di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, kecuali Kabupaten Administrasi
Kepulauan Seribu
Standar biaya operasi Nonpersonalia satuan pendidikan SD/MI untuk 6 rombongan
belajar, sebagaimana tercantum dalam Tabel 1 sebagai berikut.

Tabel 1. Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SD/MI untuk 6 Rombongan Belajar

Deskripsi Jumlah (Rp)


Standar Biaya Operasi Nonpersonalia per satuan 73.861.000
pendidikan
Biaya operasi nonpersonalia per rombel 12.310.000
Biaya Operasi Nonpersonalia per peserta didik 440.000

B. Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama/


Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, kecuali
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Standar biaya operasi nonpersonalia satuan pendidikan SMP/MTs untuk 3 rombongan
belajar, sebagaimana tercantum dalam Tabel 2 sebagai berikut.

Tabel 2 Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SMP/MTs untuk 3 Rombongan Belajar

Deskripsi Jumlah (Rp)


Standar Biaya Operasi Nonpersonalia per satuan 76.643.520
pendidikan
Biaya operasi nonpersonalia per rombel 25.547.840
Biaya Operasi Nonpersonalia per peserta didik 798.370

92 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

C. Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas/


Madrasah Aliyah (SMA/MA) di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, kecuali Kabupaten
Administrasi Kepulauan Seribu
Standar biaya operasi nonpersonalia satuan pendidikan SMA/MA untuk 3 rombongan
belajar per jurusan, sebagaimana tercantum dalam Tabel 3 sebagai berikut.

Tabel 3 Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Satuan Pendidikan SMA/MA untuk 3 Rombongan Belajar per
Jurusan

Jumlah (Rp)
Deskripsi
IPA IPS BAHASA
Standar Biaya Operasi Nonpersonalia per 95.216.832
102.468.000 97.216.800
satuan pendidikan
Biaya operasi nonpersonalia per rombel 34.156.000 32.405.600 31.738.944
Biaya Operasi Nonpersonalia per peserta 991.842
1.067.375 1.012.675
didik

Menteri Pendidikan Nasional,

Bambang Sudibyo

DAFTAR SESI
1. Membuat Rencana Biaya Madrasah
2. Membuat Rencana Pendanaan Madrasah
3. Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan

BACAAN PROFESIONAL
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah
4. Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 93


Modul
RKM

SESI ENAM: 180 menit

Merumuskan Rencana Kerja Tahunan


Madrasah (RKTM) dan Rencana Kegiatan
dan Anggaran Madrasah (RKAM)

� Maksud
Maksud Sesi Enam adalah mengantarkan peserta untuk dapat membuat rencana kerja
madrasah yang terdiri dari Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja
Tahunan (RKT) sesuai peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

� Tujuan
Di akhir sesi ini peserta akan dapat:
• Menjelaskan pengerian RKT dan RKAM
• Menjelaskan dasar hukum penyusunan RKT
• Menjelaskan proses penyusunan RKT
• Menjelaskan proses penyusunan RKAM/RAPBM
• Menyusun RKT
• Menyusun RAPBM/RKAM

� Langkah-Langkah Kegiatan:
• Pengenalan sesi
• Pelaksanaan kuis awal
• Curah Pendapat
• Mencermai cotoh
• Penjelasan
• Membuat RKT
• Membuat RKAM

94 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

� Metodologi Yang Digunakan:


• Tanyajawab
• Diskusi
• Ceramah
• Mencermai contoh
• Bacaan profesional
• Laihan relekif

� Material Yang Diperlukan:


1. Bahan Bacaan 6
2. Komputer/laptop dan LCD, papan tulis/white board, spidol, kertas HVS.
3. Contoh sistemaika RKT
4. Bola
5. Musik

Waktu Kegiatan Ikhtisar Material


20 menit 1. Trainer menjelaskan kepada Pendahuluan Bola
peserta tentang tujuan sesi ini dan Musik
menanyakan kepada peserta: Apakah
RKT itu dan apa tujuan penyusunan
RKT. Apa beda RKT dan RKM? Beri
kesempatan kepada mereka untuk
berikir.
2. Trainer meminta satu orang peserta
untuk menjawab pertanyaan tersebut,
peserta lain dapat menambahkan
pendapatnya. Untuk memilih
menggunakan “lempar bola” Trainer
meminta peserta melemparkan bola ke
kelompok denga iringan musik, keika
musik dimaikan bagi yang memegang
bola harus menjawab pertanyaan.
20 menit 1. Mintalah pendapat dari peserta Prinsip-prinsip Spidol
apakah sama prinsip-prinsip RKT Bahan Bacaan
penyusunan RKT dengan prinsip- 6
prinsip penyusunan RKM? Dasar Dasar Hukum
hukum RKT dan dasar hukum RKM? RKT
Jika sama, mengapa? Jika berbeda,
mengapa?

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 95


Modul
RKM

2. Mintalah kepada peserta untuk


menyebutkan prinsip-prinsip tersebut?
3. Buatlah klariikasi tentang prinsip-
prinsip penyusunan RKT.
Untuk memilih peserta yang presentasi
dengan permainan “Lempar spidol”
• minta semua peserta berdiri bebas di
depan tempat duduk masing-masing
• minta peserta bertepuk tangan saat
anda melemparkan spidol ke udara
(melayang), dan harus berheni pada
saat anda tangkap kembali. Ulangi
sampai beberapa kali.
• ulangi proses di atas, dengan gerakan
semakin cepat, kemudian akhiri
dengan ani klimaks dengan ayunan
keras lemparkan spidol (gerakan
tangan saja). Amai siapa yang
melakukan kekeliruan.
• yang keliru diminta untuk
meyampaikan pendapatnya tentang
prinsip-prinsip penyusunan RKT dan
dasar hukum RKT
60 menit 1. Trainer meminta kepada peserta yang Proses Tabel 1, 2, 3
pernah menyusun RKT untuk bercerita Penyusunan dan 4 Modul 4
tentang pengalamannya dalam Tamplate
menyusun RKT RKT
2. Fasilitasi mereka untuk berdiskusi
tentang proses penyusunan RKT. Untuk
memberi gambaran, peserta diminta
mencermai contoh sistemaika RKT
3. Trainer mejelaskan secara singkat
kepada peserta tentang proses
menyusun RKT, mulai dari langkah
pertama sampai dengan langkah
terakhir.
4. Memberi kesempatan kepada peserta
untuk bertanya dan berkomentar
tentang paparan tadi untuk
mengetahui ingkat pemahaman
mereka.
5. Jawablah pertanyaan dan komentar
peserta tadi sehingga mereka dapat
memahami proses penyusunan RKM
ini dengan baik.

96 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

6. Selanjutnya peserta diminta untuk


membuat RKM
7. Hasilnya dipamerkan untuk dicermai
bersama
10 menit Senam senyum: Trainer memberikan Musik
contoh senam senyuman
Dengan iringan lagu peserta mengikui
gerakan trainer.
60 menit Penyusunan RAPBM/RKAM. Penusunan LK 1-4
1. Tetap dengan kelompoknya, peserta RAPBM/RKAM Template
diminta berdiskusi tentang contoh-
contoh konkrit pada seiap langkah
penyusunan RKAM
2. Selesai berdiskusi, mintalah kepada
satu atau dua
3. orang wakil kelompok untuk
memaparkan hasil diskusi tersebut.
4. Pemilihan kelompok yang maju dengan
cara Trainer mengucapkan warna,
peserta diminta tepuk 3x, Hijau >
tepuk 2x Kuning> tepuk 1x. Untuk
kelompok yang idak kompak itulah
yang akan presentasi.
5. Beri kesempatan kepada peserta
lainnya untuk menanggapi dan
memberikan masukan tentang hasil
diskusi tersebut.
6. Buatlah kesimpulan tentang hasil
diskusi tersebut.
7. Selanjutnya peserta dalam
kelompoknya membuat RKAM
8. Hasilnya dipamerkan dan dicermai
bersama
10 menit Beri kesimpulan tentang materi yang Penutup
sudah
dipaparkan dengan singkat dan padat
sebagai akhir dari sesi ini.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 97


Modul
RKM

BAHAN BACAAN SESI ENAM

Proses Perumusan Rencana Kerja Tahunan Madrasah


(RKTM) dan Rencana Kerja dan Aanggaran Madrasah
(RKAM)

Pengerian
RKT (Rencana Kerja Tahunan) merupakan turunan dari matriks tahunan RKM, yang di
dalamnya terdapat program strategis dan deiniif. Dokumen RKT memuat program/kegiatan
strategis dan kegiatan operasional madrasah yang akan dicapai oleh madrasah dalam jangka
waktu 1 (satu) tahun. Jadi RKT adalah kegiatan strategis yang terkait dengan program RKM
ditambah kegiatan operasional madrasah.
RKM terdiri dari Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM).
Dokumen RKJM memuat rencana strategis yang akan dicapai oleh madrasah dalam jangka
waktu 4 (empat) tahun, dan dokumen RKT memuat program/kegiatan strategis dan kegiatan
operasional sekolah yang akan dicapai oleh Madrasah dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
RKAM (Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah) adalah rencana pendapatan dan belanja
program/kegiatan secara rinci untuk satu tahun anggaran baik yang sifatnya strategis
maupun operasional. RKAM (RAPBM) merupakan dokumen anggaran madrasah resmi
yang disetujui oleh kepala madrasah serta disahkan oleh Kantor Kementerian Agama untuk
sekolah negeri dan penyelenggara pendidikan (yayasan) untukmadrasah swasta.

Dasar Hukum
RKT dirumuskan berdasarkan peraturan-perundangan yang berlaku, yaitu:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BabIV
pasal 51 (1) yang menyatakan bahwa “Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini,
pendidikan dasar, pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan
minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah”.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,Bab
VIII tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 53, ayat (1) dinyatakan bahwa seiap
satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan
penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang melipui
masa 4 (empat) tahun;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Sistem Pengelolaan dan
penyelenggaraan Pendidikan Bagian Keenam, Pasal 51 dinyatakan sebagai
berikut:“Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh satuan
pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan
menengah dituangkan dalam: a. rencana kerja tahunan satuan pendidikan; b. anggaran
pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; c. peratuan satuan atau program
pendidikan;
4. Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19Tahun

98 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah menyatakan bahwa sekolah/madrasah wajib membuat: (1) RencanaKerja
Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang akan dicapaidalam
kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan
perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan, (2)Rencana Kerja
Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah
(RKAM) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.

Tujuan Penyusunan RKT


1. Menjamin agar tujuan dan sasaran madrasah yang telah ditetapkan dapat dicapai
dengan ingkat kepasian yang inggi dan resiko yang kecil.
2. Mendukung koordinasi antar pelaku madrasah.
3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku madrasah,
antar sekolah/madrasah, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Provinsi,
dan antar waktu.
4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan
dan pengawasan.
5. Mengopimalkan parisipasi warga madrasah dan masyarakat.
6. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara eisien, efekif, berkeadilan
dan berkelanjutan.

Prinsip Penyusunan RKT


1. Sistemais, seluruh program/kegiatan disusun secara runtut berdasarkan
skalaprioritas;
2. Terpadu, mencakup perencanaan keseluruhan program yang akan dilaksanakanoleh
sekolah/madrasah dalam jangka waktu satu tahun;
3. Muli-sumber, mengindikasikan jumlah dan sumber dana masing-masing program.
Misalnya BOS, APBD Kota/Kabupaten, Sumberdana dari masyarakat atau dari
sumberdana lainnya.
4. Disusun secara parisipaif oleh kepala madrasah, komite madrasah dan dewan
pendidik dengan melibatkan pemangku kepeningan lainnya;
5. Pelaksanaannya dimonitor dan dievaluasi oleh komite madrasah dan pemangku
kepeningan lainnya.

Langkah Perumusan RKT


Penyusunan RKT harus dilakukan oleh madrasah di seiap tahun melalui 2 (dua) langkah,
yakni:
1. Menetapkan Rencana Kerja Tahunan (RKT)
2. Menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah Madrasah (RKAM)

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 99


Modul
RKM

Pernyataan di atas menunjukkan bahwa RKT merupakan bagian yang idak terpisahkan dari
penyusunan RKAM.

Menetapkan Rencana Kerja Tahunan (RKT)


Hal-hal yang harus dilakukan dalam menetapkan Rencana Kerja Tahunan:
1. Menetapkan Program/Kegiatan Strategis.
2. Menetapkan Kegiatan Ruin/Reguler/Operasional.
3. Menetapkan Jadwal Rencana Kerja Tahunan.
1. Menetapkan Program/Kegiatan Strategis
Langkah-langkah menyusun program/kegiatan strategis adalah:
a. Menetapkan sasaran yang akan dicapai dalam satu tahun
b. Menetapkan program, indikator keberhasilan program, kegiatan dan
penanggungjawab program/kegiatan
Penjelasan:
1). Menetapkan sasaran yang akan dicapai dalam satu tahun
Penetapan sasaran dalam satu tahun berdasarkan sasaran yang telah
ditetapkan dalam RKM (RKJM).
Contoh sasaran yang dicapai dalam satu tahun lihat Tabel 1 Sesi Empat,
sedangkan sasaran yang ditetapkan 4 tahun (RKJM) lihat Tabel 2 Sesi Empat.
2). Menetapkan program, indikator keberhasilan program, kegiatan dan
penanggungjawab program/kegiatan
Penetapan program, indikator dan penanggungjawab program/kegiatan harus
merujuk pada program yang ada dalam RKJM. Untuk menetapkan indikator
keberhasilan program harus disesuaikan dengan sasaran yang akan dicapai
dalam satu tahun.
Contoh program, indikator keberhasilan program, kegiatan dan
penanggungjawab program/kegiatan dalam 4 tahun (RKJM) lihat Tabel 3 Sesi
Empat. Sedangkan contoh program, indikator keberhasilan program, kegiatan
dan penanggungjawab program/kegiatan dalam 1 tahun (RKT) lihat Tabel 4
Sesi Empat.

2. Menetapkan Kegiatan Ruin/Reguler


Kegiatan ruin adalah kegiatan yang secara regular selalu dilakukan madrasah
berdasarkan kebutuhan tahunan. Dalam hal ini termasuk kegiatan untuk
mempertahankan kelulusan 100 persen atau prestasi tertentu yang telah diperoleh
madrasah selama beberapa tahun terakhir (seidaknya iga tahun terakhir), kegiatan
untuk memenuhi kebutuhan daya dan jasa, dan sebagainya.

100 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Tabel 1: Contoh Kegiatan Ruin

Penanggung
Kategori Sasaran Kegiatan Indikator Kegiatan
jawab
Umum Terpenuhinya Pengadaan ATK dan Adanya ATK dan bahan Kepala Seko-
barang dan jasa bahan habis pakai habis pakai. lah dan Ketua
yang diperlukan Komite Sekolah
Pembayaran langganan Terbayarnya listrik ke
madrasah untuk
listrik ke PLN. PLN.
mendukung
pelaksanaan Langganan telepon Terbayarnya telepon
pendidikan/
Pembayaran langganan Terbayarnya air ke
pembelajaran
air ke PDAM. PDAM.
Standar Isi Tercapainya a. Hardiknas Terlaksananya: Kepala sekolah
menghargai
b. HUT RI a. Hardiknas
bangsa
c. Hari-Hari Besar Lain- b. HUT RI
nya
c. Hari-Hari Besar Lain-
nya
Standar Terlaksanakanya Penyelenggaraan Jam Penyelenggaraan Jam Kepala Sekolah
proses Kegiatan pembe- Tambahan Tambahan
dan Guru Kelas
lajaran dengan
baik.
Standar Tercapainya pen- a. Upacara bendera hari Terlaksananya:
Kompeten- didikan karakter senin
a. Upacara bendera
si Lulusan
b. Pesan-pesan dari hari senin
siswa untuk siswa
b. Pesan-pesan dari
siswa untuk siswa
Standar Penggajian guru a. Gaji Pendidik dan Terbayarnya:
Pendidik yang terstandar tenaga kependidikan
a. Gaji Pendidik dan
dan tenaga tetap (PNS)
tenaga kependidikan
kependidi-
b. Gaji Pendidik dan tetap (PNS)
kan
tenaga kependidikan
b. Gaji Pendidik dan
idak tetap
tenaga kependidikan
idak tetap
Standar Terciptanya ling- a. Pengecetan & Telah terlaksananya:
sarana dan kungan sekolah pengapuran
a. Pengecetan &
prasana yang nyaman
b. Perbaikan pintu dan pengapuran
jendela
b. Perbaikan pintu dan
c. Perbaikan atap dan jendela
lantai
c. Perbaikan atap dan
d. Perbaikan WC lantai
e. Perbaikan pagar d. Perbaikan WC
halaman
e. Perbaikan pagar
f. Pemeliharaan taman halaman
f. Pemeliharaan taman

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 101


Modul
RKM

Standar Terciptanya koor- a. Rapat Pembinaan Terlaksananya:


pengelo- dinasi sekolah
b. Rapat Semester a. Rapat Pembinaan
laan
c. Rapat UAN/UAS b. Rapat Semester
d. Rapat Kenaikan Kelas c. Rapat UAN/UAS
e. Rapat Komite Sekolah d. Rapat Kenaikan
Kelas
e. Rapat Komite Seko-
lah
Standar Terlaksanakanya Penyelenggaraan evalu- Terselenggaranya Kepala Sekolah
Penilaian evaluasi pembe- asi pembelajaran yang evaluasi pembelajaran
dan Guru Kelas
lajaran dengan mencakup: yang mencakup:
baik.
a. Tes Smesteran a. Tes Semesteran.
b. Pengawasan Ujian b. Pengawasan Ujian
c. Pembuat Soal c. Pembuat Soal
d. Pencetakan Dokumen d. Pencetakan Doku-
Naskah Ujian men Naskah Ujian
e. PenyelenggaraanU- e. PenyelenggaraanU-
jian Akhir Sekolah jian Akhir Sekolah
f. Penyelenggaraan f. Penyelenggaraan
Ulangan Umum Ulangan Umum Har-
Harian,dst. ian, dst

3. Menetapkan Jadwal Rencana Kerja Tahunan Madrasah


Madrasah perlu menyusun jadwal RKT untuk mengetahui beban kegiatan madrasah,
sumberdaya yang ada, serta kegiatan monitoring pelaksanaan program/kegiatan
dalam jangka waktu satu tahun. Dalam RKT, jadwal disusun berdasarkan kalender
akademik yang berlaku, yakni dimulai bulan ke-7 (Juli). Contoh program, indikator
keberhasilan program, kegiatan dan penanggungjawab program/kegiatan dalam 1
tahun lihat Tabel 4 Sesi Empat.

Menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah


Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) adalah rencana biaya dan pendanaan
program/kegiatan secara rinci untuk satu tahun anggaran baik bersifat strategis maupun
ruin/reguler. Program dan kegiatan juga ada yang bersifat strategis (yang di dalam buku
Panduan BOS disebut Program Sekolah) dan ada yang bersifat ruin/regular (yang dalam
buku Panduan BOS disebut Non-program Sekolah). RKAS/M merupakan dokumen anggaran
sekolah/madrasah resmi yang disetujui oleh kepala sekolah/madrasah serta disahkan oleh
Dinas Pendidikan untuk sekolah negeri dan penyelenggara pendidikan (yayasan) untuk
sekolah/madrasah swasta.
RKAM dibuat untuk satu tahun pelajaran yang terdiri atas pendapatan dan belanja
(pengeluaran). RKAM mencakup semua biaya pendanaan dan anggaran tahunan, khususnya
untuk satu tahun anggaran yang akan datang. Pendanaan yang dicantumkan di RKAM hanya
mencakup pengeluaran dalam bentuk uang yang akan diterima dan dikelola oleh madrasah.

102 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Penyusunan RKAM terdiri dari 3 (iga) langkah:


1. Menghitung Biaya Ruin/Reguler/operasional
2. Menghitung Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan Kegiatan Ruin/
Reguler;
3. Menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah.

Berikut adalah penjelasan masing-masing langkah:


1. Menghitung Biaya Ruin/Reguler/Operasional
Biaya Ruin/Reguler adalah bagian dari dana pendidikan yang diperlukan untuk
membiayai kegiatan ruin satuan pendidikan agar dapat berlangsung kegiatan
pendidikan yang sesuai dengan standar nasional secara teratur dan berkelanjutan.
Biaya ini dikeluarkan bukan untuk suatu program/kegiatan tertentu, dan di dalam buku
Panduan BOS 2011 disebut Biaya Non-program. Untuk menghitung biaya ruin/reguler
perlu ditentukan terlebih dahulu biaya satuan.
Biaya ruin/reguler melipui:
a. Gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada
gaji;
b. Bahan atau peralatan habis pakai;
c. Biaya ruin pendidikan idak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi,
pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak,
asuransi dll.
Contoh tabel perhitungan biaya ruin dapat dilihat pada Tabel 2
2. Menghitung Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan Kegiatan Ruin/
Reguler
Setelah program dan kegiatan ruin/reguler dirumuskan, langkah selanjutnya adalah
menghitung biaya pelaksanaan program dan kegiatan ruin/reguler tersebut sehingga
dapat diketahui dengan pasi berapa besar biaya program dan kegiatan ruin/regular
yang diperlukan, dan dari mana sumbernya serta kecukupannya untuk melaksanakan
program dan kegiatan ruin/reguler. Setelah mengetahui berapa kebutuhan sekolah/
madrasah untuk membiayai program dan kegiatan ruin/reguler, maka langkah
berikutnya adalah membuat Rencana Pendanaan.

Tabel 2. Contoh Biaya Ruin/Reguler/Operasional


2015/2016
Biaya Operasional
Satuan Volume Harga Sat. Jml Biaya
1 2 3 4 5
1. Gaji
1.1 Gaji Pendidik dan
tenaga kependidikan 300,000,000
tetap (PNS)

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 103


Modul
RKM

2015/2016
Biaya Operasional
Satuan Volume Harga Sat. Jml Biaya
1 2 3 4 5
1.2 Gaji Pendidik dan Org Bulan 48 500,000
tenaga kependidikan 24,000,000
idak tetap
324,000,000
2. Belanja Barang Habis Pakai
2.1 Alat Tulis Kantor Bln 12 150,000 1,800,000
2.2 Bahan/Material Bln 12 175,000 2,100,000
3,900,000
3. Langganan Daya dan Jasa
3.1 Listrik Bln 12 200,000 2,400,000
3.2 Air Bln 12 100,000 1,200,000
3.3 Telepon Bln 12 100,000 1,200,000
4,800,000
4. Kegiatan Pembelajaran
4.1 Tes Semesteran Semester/
720 7,500 5,400,000
murid
4.2 UAN/UAS Murid 120 25,000 3,000,000
4.3 Penyelenggaraan Jam Jam 40 30,000 1,200,000
Tambahan
9,600,000
5. Kegiatan Rapat
5.1 Rapat Pembinaan Bln 6 50,000 300,000
5.2 Rapat Semester Frek./Thn 2 75,000 150,000
5.3 Rapat UAN/UAS Frek./Thn 2 75,000 150,000
5.4 Rapat Kenaikan Kelas Frek./Thn 1 75,000 75,000
5.5 Rapat Kelulusan Frek./Thn 1 100,000 100,000
5.6 Rapat Komite Frek./Thn 3 50,000 150,000
Sekolah
925,000
6. Perayaan Hari Besar
6.1 Hardiknas Thn 1 250,000 250,000
6.2 HUT RI Thn 1 500,000 500,000
6.3 Hari-Hari Besar Thn 1 250,000 250,000
Lainnya
1,000,000
7. Biaya Perjalanan Dinas Bln 12 50,000 600,000
8. Biaya Pemeliharaan Sarana
Prasarana

104 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

2015/2016
Biaya Operasional
Satuan Volume Harga Sat. Jml Biaya
1 2 3 4 5
8.1 Pengecetan & Thn 1 1,000,000 1,000,000
pengapuran
8.2 Perbaikan pintu dan Thn 1 750,000 750,000
jendela
8.3 Perbaikan atap dan Thn 1 500,000 500,000
lantai
8.4 Perbaikan WC Thn 1 1,000,000 1,000,000
8.5 Perbaikan pagar Thn 1 400,000 400,000
halaman
8.6 Pemeliharaan taman Bln 12 50,000 600,000
4,250,000
Total Kegiatan Operasional 349,075,000

Keterangan: Biaya ruin/regular di masing-masing sekolah/madrasah bisa jadi berbeda


sesuai dengan kebijakan sekolah/madrasah dan kabupaten/kota.
Rencana Pendanaan dibuat untuk memperkirakan sumber dan jumlah dana yang
diperkirakan didapatkan oleh sekolah/madrasah. Beberapa sumber dana yang dapat
diharapkan oleh sekolah/madrasah, antara lain: BOS, Sumbangan Masyarakat melalui
Komite Sekolah/madrasah atau Paguyuban Kelas, APBD Kabupaten/Kota, donatur,
dan sebagainya. Contoh tabel Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan
Kegiatan Ruin/Reguler Sekolah/Madrasah ada pada Tabel 4 Sesi Lima.

Catatan:
Untuk perencanaan 4 tahun dalam RKM, maka rencana Rencana Biaya dan Sumber
Pendanaan Program dan Kegiatan Operasioanal dituliskan dalam 4 tahun, sehingga
pembiayaan terlihat utuh dalam 4 tahun.

3. Menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM)


Langkah-langkah pembuatan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah:
a. Menghitung biaya per program atau kegiatan.
Menentukan apakah penghitungan dilakukan untuk seiap program atau kegiatan;
 Menentukan jenis belanja yang diperlukan untuk merealisasikan program atau
kegiatan tersebut. Jenis belanja harus dipilih dari Datar Jenis Belanja yang sudah
diatur di dalam Permendagri No 57 Tahun 2007;
 Menghitung biaya per jenis belanja dari seiap program atau kegiatan;
 Menghitung biaya per Kategori Program madrasah yang dirinci per Jenis Belanja;
 Menghitung biaya Program Reguler/Ruin per Jenis Belanja

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 105


Modul
RKM

b. Mengalokasikan biaya/rencana penggunaan uang tersebut kepada sumber-sumber


dana sesuai dengan aturan peruntukan dana dari masing-masing sumber dana;
c. Menghitung jumlah surplus atau deisit.
d. Mengkonversi RKAS/M dengan Permendagri No. 59 Tahun 2007

Tabel 3: Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah


SEKOLAH/MADRASAH :
Kecamatan :
Kabupaten/Kota :
Provinsi :

No Uraian Jumlah No Uraian Jumlah

I Sisa Tahun Lalu I Belanja Operasional


1. Belanja Pegawai
Gaji Pegawai
II Pendapatan Ruin a. 300,000,000
Tetap
Gaji Pegawai
1. Gaji Pegawai Tetap 300,000,000 b. 24,000,000
Tidak Tetap
Gaji Pegawai Tidak Tunjangan
2. c.
Tetap Pegawai Tetap
Tunjuangan
3. Belanja Barang d. Pegawai Tidak
Tetap
Belanja
4.
Pemeliharaan
Belanja Barang dan
5. Belanja Lain-lain 2.
Jasa
Barang Habis
a. 3,900,000
Pakai
III Bantuan b. Listrik 2,400,000
1. BOS 127,440,000 c. Air 1,200,000
2. BOS Buku 7,920,000 d. Telepon 1,200,000
3. DOS/PHBK e. Kegiatan Rapat 925,000
Bantuan APBD Perayaan Hari
4. 8,000,000 f. 1,000,000
Kabupapaten Besar
Bantuan APBD
5. g. Perjalanan Dinas 600,000
Provinsi
6. DAK h. Pajak
7. Dekonsentrasi i. Asuransi
j. Standar Isi 12,500,000
Komite Sekolah &
IV k. Standar Proses 9,600,000
Masyarakat

106 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

No Uraian Jumlah No Uraian Jumlah

l. Standar
Iuran Orang Tua/
1. 4,080,000 Kompetensi 25,000,000
Wali Murid
Lulusan
Iuran Komite m. Standar Sarana
2. 4,250,000
Sekolah Prasarana
n. Standar Pendidik
3. Donatur 1,000,000 dan Tenaga 15,000,000
Kependidikan
............................... o. Standar
4. 3,500,000
............ Pembiayaan
p. Standar Penilaian 2,000,000
q. Standar
V Lain-Lain 1,500,000
pengelolaan
1. Wartel Sekolah r. Lain-Lain
2. Toko Sekolah
3. Koperasi Sekolah II Belanja Modal/Investasi
4. Usaha Lain 1. Alat Peraga 7,500,000
2. Buku 8,000,000
3. Mebelair 12,500,000
Jumlah
448,440,000 Jumlah Belanja 436,575,000
Pendapatan
Jumlah Surplus (Deisit) 11,865,000

Mengetahui, Menyetujui Dibuat Oleh


Ketua Komite Kepala Madrasah KKRK

……………………. ………………………… …………………

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 107


Modul
RKM

Mengkonversi RKAS/M dengan Permendagri No. 59 Tahun 2007


Bagi sekolah/madrasah yang akan mengusulkan dana melalui APBD, merupakan suatu
keharusan untuk mengkonversi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madarsah
(RKAS/M) dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Berikut adalah contoh tabel hasil konversi
RKAS/M dengan Permendagri No. 59 Tahun 2007.
Tabel 4. Konversi RKAS/M dengan Permendagri No. 59 Tahun 2007
Program dan Kegiatan Menurut Permendagri No.59
Rincian Biaya
Rincian Program Tahun 2007
dan Kegiatan Biaya Total Kode Kode
Volume Satuan Program Kegiatan
Satuan Biaya Anggaran Anggaran
1 2 3 4 5 6 7 8 9
2. Standar [Link].16 Program
Proses Wajib
Belajar 9
Tahun
2.1. Penyusunan 5 Slb 1.300 6.500 [Link].16.59 Pelaihan
Silabus Penyusunan
Kurikulum
2.2. Penyusunan 50 RPP 300 15.000 [Link].16.59 Pelaihan
RPP Penyusunan
Kurikulum

7. Standar [Link].16 Program [Link].16.59


Pengelolaan Wajib
Belajar 9
Tahun
7.1. Penyusunan 48 OK 65 3.120 [Link].16.59 Pembinaan
RKS/M Kelembagaan
Madrasah dan
Manajemen
Nadrasah
dengan
Penerapan
MBM di Satuan
Pendidikan
Dasar
Total Biaya 24.620

Keterangan:
Hasil pekerjaan di materi 6 di atas akan dimasukkan pada template Bab V: RENCANA KEGIATAN
DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM) TAHUN KE 1, yang juga dapat dimulai dari materi 5
Pada materi 6, penyusunan RKAM dikelompokkan berdasarkan standar nasional pendidikan,
sedangkan di template pengelompokan sesuai dengan komponen BOS. Untuk itu penulisan
RKAM, mungkin bisa menggunakan yang ada di materi 6, sedangkan apabila untuk
mkepeningan BOS dapat menggunakan sebagaimana yang ada pada template. Tetapi apabila
aturan BOS yang baru menggunakan komponen sesuai dengan standar nasional pendidikan,
maka formatnya bisa menggunakan sebagaimana yang ada pada materi 6.

108 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Contoh Sistemaika RKM


HALAMAN COVER
KATA PENGANTAR
LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI
I PENDAHULUAN
A. Latar belakang RKM
B. Tujuan RKM
C. Sasaran RKM
D. Manfaat RKM
E. Landasan hukum RKM
F. Proses/Tahapan Penyusunan RKM
II KONDISI MADRASAH SAAT INI
A. Evaluasi Diri Madrasah atau Proil Madrasah Tabel Proil
B. Kategori dan pengelompokan hasil rekomendasi EDM Tabel 1
C. Prioritas Program Rekomendasi Tabel 2
III KONDISI MADRASAH YANG DIHARAPKAN
A. Harapan Pemangku Kepeningan Madrasah
B. Visi Madrasah
C. Misi Madrasah
D. Tujuan, Tantangan, dan Sasaran Madrasah Tabel 3
IV RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM) MADRASAH
A. Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Madrasah Tabel 4
B. Rencana Anggaran Jangka Menengah Madrasah
1. Rencana Biaya Program Madrasah Tabel 5
2. Rencana Pendapatan Madrasah Tabel 6&7
3. Penyesuaian Rencana Belanja (Biaya), Pendapatan dan
regulasi.
V RENCANA KERJA TAHUNAN DAN RENCANA KERJA ANGGARAN
MADRASAH
A. Rencana Kerja Tahunan (RKTM) Tabel 8,9,10
B. Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM)
1. Biaya Ruin/Reguler/Operasional Tabel 11
2. Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan Program dan Kegiatan Tabel 12
Strategis
3. Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) Tabel 13
PENUTUP

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 109


Modul
RKM

Cara membuat Latar Belakang:


ALINEA PERTAMA menguraikan tentang pendidikan yang diharapkan oleh masyarakat baik
dalam konteks nasional maupun global. Argumentasi diperkuat oleh UU/PP/Permen/dll.
ALINEA KEDUA menguraikan tentang peningnya penyelenggaraan pendidikan oleh
lembaga pendidikan yang berpegang pada prinsip-prinsip manajerial, seperi memiliki
perencanaan dan memiliki akuntabilatas yang bisa dipertanggungjawabkan. Argumentasi
diperkuat oleh UU/PP/Permen/dll.
ALINEA KETIGA menguraikan tentang kondisi pelaksanaan pendidikan di madrasah yang
memiliki berbagai aspek baik personalia, akademik, kesiswaan, kemasyarakatan, dll.
yang semua itu membutuhkan penanganan secara profesional. Salah satu aspek sikap
proisional tersebut adalah dengan menyusun Rencana Kerja Madrasah secara matang.
Masih di alinea ini, dijelaskan secara singkat tujuan dan manfaat RKM.
ALINEA KEEMPAT menguraikan harapan, bahwa RKM ini dapat dijadikan perubahan,
peningkatan, dan pengembangan madrasah oleh berbagai pihak yang berkepeningan
(stakeholder)
Format yang lain dapat mengikui seperi yang ada pada template.

LK 1: Kegiatan Ruin
Penanggung
Kategori Sasaran Kegiatan Indikator Kegiatan
jawab
Umum

110 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Standar Isi

Standar
proses

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 111


Modul
RKM

Standar
Kompetensi
Lulusan

Standar
Pendidik
dan tenaga
kependidikan

Standar
sarana dan
prasana

112 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

Standar pen-
gelolaan

Standar Pem-
biayaan

Standar Pe-
nilaian

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 113


Modul
RKM

LK 2: Biaya Ruin/Reguler/Operasional
2015/2016
Biaya Operasional Harga
No. Satuan Volume Jml Biaya
Sat.
1 2 3 4 5
1. Gaji
Gaji Pendidik dan tenaga
1.1
kependidikan tetap (PNS)
Gaji Pendidik dan tenaga
1.2
kependidikan idak tetap

2. Belanja Barang Habis Pakai


2.1 Alat Tulis Kantor
2.2 Bahan/Material

3. Langganan Daya dan Jasa


3.1 Listrik
3.2 Air
3.3 Telepon

4. Kegiatan Pembelajaran
4.1 Tes Semesteran
4.2 UAN/UAS
Penyelenggaraan Jam
4.3
Tambahan

5. Kegiatan Rapat
5.1 Rapat Pembinaan
5.2 Rapat Semester
5.3 Rapat UAN/UAS
5.4 Rapat Kenaikan Kelas
5.5 Rapat Kelulusan
5.6 Rapat Komite Sekolah

6. Perayaan Hari Besar


6.1 Hardiknas
6.2 HUT RI
6.3 Hari-Hari Besar Lainnya

7. Biaya Perjalanan Dinas


8. Biaya Pemeliharaan Sarana Prasarana
8.1 Pengecatan & pengapuran

114 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

8.2 Perbaikan pintu dan jendela


8.3 Perbaikan atap dan lantai
8.4 Perbaikan WC
8.5 Perbaikan pagar halaman
8.6 Pemeliharaan taman

Total Kegiatan Operasional

LK 3: Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah


SEKOLAH/MADRASAH :
Kecamatan :
Kabupaten/Kota :
Provinsi :

No Uraian Jumlah No Uraian Jumlah

I Sisa Tahun Lalu I Belanja Operasional


1. Belanja Pegawai
II Pendapatan Ruin a.
1. b.
2. c.
3. d.
4.
5. 2. Belanja Barang dan Jasa
a.
III Bantuan b.
1. c.
2. d.
3. e.
4. f.
5. g.
6. h.
7. i.
j.
Komite Sekolah &
IV k.
Masyarakat
1. l.
2. m.
3. n.
4. o.
p.
q.
V Lain-Lain

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 115


Modul
RKM

1. r.
2.
3. II Belanja Modal/Investasi
4. 1.
2.
3.
Jumlah Belanja
Jumlah Surplus (Deisit)

Mengetahui, Menyetujui Dibuat Oleh


Ketua Komite Kepala Sekolah/Madrasah KKRKM

……………………. ………………………… …………………

LK 4. Konversi RKAS/M dengan Permendagri No. 59 Tahun 2007

Program dan Kegiatan Menurut Permendagri


Rincian Rincian Biaya
No.59 Tahun 2007
Program dan
Kegiatan Biaya Total Kode Kode
Volume Satuan Program Kegiatan
Satuan Biaya Anggaran Anggaran
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Total Biaya

116 Pengembangan Rencana Kerja Madrasah


Modul
RKM

DAFTAR SESI
1. Menyusun RKT
2. Menyusun RAPBM/RKAM

BACAAN PROFESIONAL
1. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
2. PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
3. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
4. Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pengembangan Rencana Kerja Madrasah 117

Anda mungkin juga menyukai