Asuhan Kebidanan Episiotomi Bandung
Asuhan Kebidanan Episiotomi Bandung
BAB III
A. DATA SUBJEKTIF
1). Anamnesa
2. Keluhan utama :
a. Riwayat Haid
a) Menarche : 14 tahun
b) Siklus Haid : 28 hari
c) Lamanya : 7 hari
d) Banyaknya : 2x ganti pembalut/hari
e) HPHT : 02-02-2011
f) Taksiran Partus : 09-11-2011
b. Gerakan Janin
Gerakan janin dirasakan ketika usia kehamilan 5 bulan yaitu
6. Aktivitas Sehari-hari
80
istirahat dan tidur siang 2 jam, malam 8 jam, mandi 2 kali sehari
menit yang lalu, tidak ada keluhan dan BAB terakhir kemarin
8. Riwayat Kontrasepsi
Ibu mengatakan belum pernah memakai alat kontrasepsi.
9. Riwayat Psikososial dan Spiritual
Ibu mengatakan kehamilan ini merupakan kehamilan yang
B. DATA OBJEKTIF
1). Pemeriksaan Umum
a. Keadaan Umum : Baik
b. Kesadaran : Compos mentis
81
2). Antropometri
a. TB : 156 cm
b. BB sebelum hamil : 51 kg
c. BB sekarang : 65 kg
a. Mata
a) Lidah : bersih
c. Leher
a) Kelenjar Tiroid : tidak ada pembesaran
b) Kelenjar Getah Bening : tidak ada pembengkakan
c) Kelenjar Vena Jugularis : tidak ada peningkatan
d. Dada
a) Jantung : normal
b) Irama : reguler
e. Payudara
82
a) Bentuk : simetris
h. Ekstremitas bawah
a) Bentuk : simetris
b) Oedema : (-/-)
c) Varices : (-/-)
d) Reflek patella : (+/+)
i. Genitalia
a) Varices : Tidak ada
b) Oedema : Tidak ada
c) Hygiene : Bersih
83
j. Anus
Pemeriksaan Laboratorium
Hb : 11,8 gr %
Diagnosa : G1P0A0 parturient 40 minggu > 1 hari kala I fase aktif janin
Segera
84
4. Anjurkan ibu untuk miring kiri dan miring kanan agar mempercepat turunnya
kepala.
5. Ajarkan ibu teknik relaksasi untuk mengurangi rasa sakit akibat kontraksi
dengan cara relaks ambil nafas panjang lewat hidung dan buang lewat mulut
6. Berikan nutrisi dan hidrasi yang baik dan cukup bagi ibu.
dan bila ingin BAB di tempat tidur dengan pispot yang telah disiapkan.
8. Beritahu ibu cara mengedan yang baik yaitu dengan cara mengambil nafas
panjang dari hidung lalu tahan nafas dan mengedan pada saat ada kontraksi,
bersalin dan berikan pilihan pada ibu mengenai posisi dan pendamping
10. Observasi tanda-tanda vital, HIS, DJJ, kemajuan persalinan, dan tindakan
11. Siapkan partus set dan kelengkapan persalinan ibu dan bayi.
4. Menganjurkan ibu untuk miring kiri dan miring kanan agar mempercepat
turunnya kepala.
kontraksi dengan relaks ambil nafas panjang lewat hidung dan buanglewat
6. Memberikan nutrisi dan hidrasi yang baik dan cukup bagi ibu.
penuh dan bila ingin BAB di tempat tidur dengan pispot yang telah disiapkan.
8. Memberitahu ibu cara mengedan yang baik, ambil nafas panjang lewat
hidung dan buang lewat mulut agar rasa sakit berkurang dan oksigenisasi ke
janin baik.
bersalin dan memberikan pilihan pada ibu mengenai posisi dan pendamping
10. Melakukan observasi tanda-tanda vital, HIS, DJJ, kemajuan persalinan, dan
11. Menyiapkan partus set dan kelengkapan persalinan ibu dan bayi
3.7 Evaluasi
1. Keadaan umum ibu baik, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 82x/menit, suhu
36,5ºC, respirasi 24 x/menit, DJJ 135x/ menit, His 2x10 menit/ 30 detik.
2. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan.
3. Ibu dan keluarga mengetahui keadaan ibu.
4. Ibu dan keluarga mengikuti anjuran yang telah diberikan.
5. Ibu mengerti apa yang telah disampaikan dan mengikuti anjuran tersebut.
6. Ruangan, alat dan obat- obatan telah disiapkan.
7. Pendokumentasian kegiatan telah dilakukan.
Jam TD N S R DJJ
HIS Keterangan
(WIB) (mmHg) (x/mnt) (OC) (x/mnt) (x/mnt)
22.00 110/70 82 36,5 24 135 2x10’/30” Pemeriksaan Dalam:
v/v: t.a.k,
p : tebal, lunak
Pembukaan: 5 cm
Ket: (+)
Presentasi: Belakang
87
kepala
Mollage: Tidak ada
Penurunan kepala:
Station + 2
Urine : ± 200 cc
22.30 - 80 - - 138 2x10’/30” -
Spontan , warna
jernih
02.00 110/70 88 36,6 - 143 5x10’/50” - Pemeriksaan
Dalam:
v/v: t.a.k,
portio : tidak teraba
Pembukaan:10 cm
Ket: (-)
Presentasi: Belakang
kepala
Mollage: (0)Tidak
ada penyusupan
Penurunan kepala:
Station +5
Ibu mengatakan mules yang semakin sering dan lebih kuat serta ada
B. DATA OBYEKTIF
1. Keadaan umum : Baik
2. Kesadaran : Compos mentis
3. Tanda-tanda Vital
a) Dorongan Meneran
b) Tekanan pada Anus
c) Perineum Menonjol
d) Vulva Membuka
7. Pemeriksaan dalam
a) Vulva /vagina : tampak lendir dan darah
b) Portio : tidak teraba
c) Pembukaan serviks : 10 cm
d) Keadaan ketuban : Positif, pecah spontan jam
01.45 WIB, warna jernih
e) Presentasi : belakang kepala
f) Mollage : tidak ada (0)
g) Bagian lain yang teraba : tidak ada
h) Turunnya bagian terendah : Stasion +5
C. ASSESMENT
D. PLANNING
essensial.
instrumen)
11. Memakai sarung tangan sebelah kiri. (kedua sarung tangan telah
dipakai).
12. Mengajarkan ibu cara meneran yang benar. (ibu mengerti dan
melakukannya).
13. Memimpin ibu meneran pada saat ada his, mendukung atau
memuji ibu atas usaha ibu untuk meneran, kepala ibu di angkat
14. Menganjurkan ibu untuk istirahat di saat tidak ada his dan
Janin.
(ibu istirahat sejenak dan ibu mau minum dan DJJ 140 x/menit).
91
15. Pada saat kepala bayi terlihat di vulva, lindungi perineum dengan
tangan kanan yang dilapisi kain dan tangan kiri menahan puncak
kepala agar tidak terjadi defleksi terlalu cepat saat kepala lahir,
02.03 WIB)
18. Mengecek adanya lilitan tali pusat. (ada lilitan tali pusat).
20. Lepaskan lilitan tali pusat dari leher bayi (tali pusat yang terlilit di
22. Setelah kepala janin menghadap ke salah satu paha ibu, lakukan
23. Melakukan sanggah susur terhadap bayi. (bayi lahir spontan pukul
24. Meletakkan bayi diatas perut ibu dan dikeringkan sambil menilai
7/9).
kedua).
B. OBYEKTIF
a) Keadaan umum : Baik.
b) Kesadaran : Compos mentis.
c) Abdoment : Tidak ada janin kedua.
d) Kontraksi uterus : Keras, baik.
e) Tinggi Fundus Uteri : Sepusat.
C. ASSESMENT
Diagnosa : P1A0 Kala III dengan keadaan umum ibu baik.
Masalah : kandung kemih penuh
Kebutuhan : mengosongkan kandung kemih
D. PLANNING
Mengurut tali pusat kearah bagian tali pusat yang belum diklem
(diatur jarak tali pusat untuk pemotongan tali pusat dan dilakukan
pusat).
7. Bayi disimpan diatas perut ibu agar bayi dapat diteteki oleh ibunya
8. Memindahkan klem pada tali pusat hingga 5-10 cm dari vulva ibu.
(agar pada saat akan meregangkan tali pusat tidak terlalu jauh
94
cm).
9. Meletakkan satu tangan di atas kain alas perut ibu, tangan kiri
lahan searah dengan jarum jam. (lahir plasenta secara spontan jam
02.25 WIB)
Mediolateralis).
d. Sclera : Putih
f. Nadi : 80 x/menit.
g. Respirasi : 22 x/menit.
i. Abdoment
C. ASSESMENT
D. PLANNING
dilakukan penjahitan).
jelujur).
% selama 10 menit).
11. Celupkan sarung tangan bekas pakai ke dalam larutan clorin 0,5 %
13. Mencuci kedua tangan dengan sabun dan air mengalir. (tangan
14. Menganjurkan kepada ibu untuk memberikan ASI secara dini pada
partograf).
98
Tinggi
Jam Tekanan Nadi Suhu Kontraksi Kandung
Waktu Fundus Perdarahan
Ke Darah x/menit °C Uterus Kemih
Uteri
1 jari
110/70
02.55 80 36,5 bawah Keras kosong ±50 cc
mmHg
pusat
1 jari
110/70
03.10 79 bawah Keras kosong ±30 cc
1 mmHg
pusat
2 jari
110/70
03.25 79 bawah Keras kosong ±30 cc
mmHg
pusat
2 jari
110/70
03.40 80 bawah Keras kosong ±20 cc
mmHg
pusat
2 jari di
110/80
04.10 80 36,5 bawah Keras kosong ±20 cc
mmHg
pusat
2
2 jari di
110/80
04.40 82 bawah Keras kosong ±10 cc
mmHg
pusat