0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
674 tayangan38 halaman

Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan

Diunggah oleh

abd. hadi kadarusno
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
674 tayangan38 halaman

Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan

Diunggah oleh

abd. hadi kadarusno
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd

SUMBER DATA

SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

Abdul Hadi Kadarusno, SKM, MPH


http://pbm-alhiko.blogspot.com
http://alhiko.blogspot.com
Outline
• Pengantar
• Subsistem dalam sistem informasi
kesehatan
• Aktivitas dalam manajemen informasi
kesehatan
• Komponen dalam Sistem Informasi
• Berbagai Sumber Data Surveilans Epid.
• Konvergensi teknologi informasi
Pengantar *)
Surveilans Epidemiologi (SE) adalah kegiatan analisis scr sistematis
dan terus menerus thdp penyakit / masalah2 kesehatan & kondisi yg
mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit /
masalah2 kesehatan tsb, agar dpt melakukan tindakan penanggulangan
scr efektif dan efisien melalui proses pengumpulan data, pengolahan
dan penyebaran informasi epidemiologi kpd penyelenggara program
kesehatan.

Sistem Surveilans Epid. merupakan tatanan prosedur penyelengga-


raan Surv. Epid yg terintegrasi antara unit-unit penyelenggara
surveilans dgn laboratorium, sumber2 data, pusat penelitian, pusat
kajian dan penyelenggara program keshtn, meliputi tata hubungan SE
antar wilayah Kab/Kota, Propinsi dan Pusat.

*) Kepmenkes RI No.:1116/Menkes/SK/VIII/2003, ttg Pedoman Penyelenggaraan


Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan
Subsistem dalam sistem informasi
kesehatan (Lippeveld, 2000)
• Surveilans epidemiologis (untuk penyakit menular
dan tidak menular, kondisi lingkungan dan faktor risiko)‫‏‬
• Pelaporan rutin dari puskesmas, rumah sakit, labora-
torium kesehatan daerah, gudang farmasi, praktek swasta
• Pelaporan program khusus, seperti TB, lepra,
malaria, KIA, imunisasi, HIV/AIDS, yang biasanya bersifat
vertikal.
• Sistem administratif, meliputi sistem pembiayaan,
keuangan, sistem kepegawaian, obat dan logistik,
program pelatihan, penelitian dan lain-lain
• Pencatatan vital, baik kelahiran, kematian maupun
migrasi
Aktivitas dalam manajemen
informasi kesehatan
Proses siklus informasi

Pengumpulan data
Sumber daya
Pengiriman data
Manajemen

Pengolahan data Aturan organisasi

Analisis data

Penggunaan informasi utk perencanaan dan manajemen


Komponen dalam Sistem
Informasi
• Sumber Daya Manusia
• Data
• Prosedur
• Sistem yang ada
• Teknologi Informasi
– Perangkat keras
– Perangkat lunak
– Infrastruktur jaringan
Komponen Isi

Sintesis, analisis dan


utilisasi
m
Diseminasi dan advokasi kebijakan – implementasi – alokasi sumber daya –
perencanaan dan prioritas –analisis dan penggunaan

Mutu Data metode pengumpulan - ketepatan waktu – periode - kelengkapan, kesesuaian –


disagregasi - transparansi

Manajemen data Sistem pendukung transaksi - sistem manajemen basis data – sistem informasi
dan informasi manajemen dan eksekutif - data warehouse – sistem intelijens untuk kesehatan
masyarakat – SIG

Metode Registrasi vital – surveilans penyakit akut – surveilans penyakit kronis – surveilans
Pengumpulan Data faktor risiko – statistik – Health Account – survey berbasis populasi – fasilitas
kesehatan - sensus

Essential dataset Indikator lokal Indikator nasional Indikator global (MDG)


(SPM)

Konteks dan sistem Regulasi dan legal Sumber Daya Manusia Infrastruktur informasi
kesehatan

Kerangka Assessment dan Pengembangan Sistem


Informasi Kesehatan (menurut Health Metrics
Network -WHO)
Permenkes Nomor:
269/Menkes/Per/III/2008
Bab II Jenis dan isi rekam medis
• (1) Rekam medis harus dibuat secara tertulis,
lengkap dan jelas atau secara elektronik
• (2)Penyelenggaraan rekam medis dengan
menggunakan teknologi informasi elektronik
diatur lebih lanjut dengan peraturan tersendiri

UU ITE No. 11 Th 2008 menjamin data elektronik memiliki


Keabsahan yang sama di depan hukum asalkan sistem memiliki
Keamanan dan standar. Mengikat setiap institusi publik
Sumber Data Surv. Epid.*

* Permenkes No.1116/Menkes/SK/VIII/2003
Berbagai sumber informasi dalam SIKDA

Sensus Administratif

Registrasi Sistem
Vital Pencatatan dan
Pelaporan

Survei Surveilans dan


pemantauan
status
kesehatan

Populasi Fasilitas Kesehatan


Responden:
kepala desa/kepala
kelurahan di seluruh
Indonesia

Total record: 69
ribuan

Dipilih record
dengan kode
propinsi 72 
Record 1530
Lanjutan form sensus ekonomi
Registrasi pasien di Puskesmas
Pencatatan
manual
Hasil Pencatatan manual
Kartu
Rawat
Jalan
Merintis
Pemanfaatan
Teknologi

Pendaftaran pasien:
•-hampir real time
•-melengkapi family folder
dengan nomer individu
•-mengurangi registrasi
dobel
•-mengalokasikan pasien
berdasarkan jenis layanan
yang tersedia
Pelaporan menjadi lebih
mudah & cepat
Status
asuhan
keperawatan
tercetak
dengan rapi
(di RSUD
Banyumas)
Menuju rekam
medis
elektronik
dimulai dari
rekam medis
konvensional
Kombinasi manual dan elektronik
Memperbaiki mutu dan kuantitas
data
Untuk menghindari seperti ini….
Integrasi Sistem Informasi Kesehatan
Input :
-Kabupaten: dari fas.kes dan program e
-Data kab dari sumber lain
Peta
-Register: kelahiran/kematian, TB Buletin

-Data demografis, sensus Lap.


Bulanan
-dll
Data dikirim mll Lap.
Thn
email dan modem

Modem Sist.info geog grafik

Data mll disket komputer


Software
grafik,
report
Software utk input
& organisasi data Akses
Data entry elektronik
manual dari form Di kab & prop
INPUT

K G P
S Dll
i
Lingk

Kesga

I D P
Z
A i M M

Program kesehatan
Konvergensi teknologi
informasi
Adopsi teknologi informasi dalam
pelayanan kesehatan merupakan
suatu inovasi

Perluasan dan penerapannya


mengikuti prinsip difusi inovasi
Growth Cellular, Fixed and Internet
Fixed Cellular Internet Customers Internet Users
30

25
20
Millions

15

10

0
992 993 994 995 996 997 998 999 000 001 002 003 004
1. 1. 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 , 2
3
Q
Source : BRTI
Penggunaan SMS utk surveilans
SMS dari RS

DBD, Anis Fuad, 30 tahun, Laki-


laki, DEPOk, CATUrtunggal

DBD AF 30 L
DEPO CATU Reply dan forward:

Thanks. Kasus DBD


baru
Reg AF,30 th,
Pasien Caturtunggal
DEPOK dari
AF = 5 RS xx

RS pengirim Puskesmas
Pemakaian Teknologi Informasi Telemedicine untuk
Tele-Radiology
Ketika semua kata berlomba
menjadi berawalan E-M-U*
• E-commerce • M-commerce
• E-banking • M-banking
• E-gov •
• E-learning • M-learning
• E-procurement •
• E-health(care) • M-health(care)
– E-hospital
– E-prescribing
– E-consultation ... *E=electronic, M=mobile, U=ubiquitous
Wireless Wide
Area Network
Bandwidth max 54 mbps
(bandingkan koneksi
Telkomnet Instant dengan
telpon max 56 kbps)

menghubungkan secara
real time 20 puskesmas
dengan Dinas Kesehatan
di Kab. Wonosobo

Inovasi apa lagi utk


meningkatkan kualitas
pelayanan?
Ujicoba videoconference Dinkes Prov Sulteng
dengan Pusdatin Depkes menggunakan
jaringan SIKNAS Online*

Sumber: Blog Dinkes


Sulteng by Chandra
Hirarki data  Intelijen
Jejaring
FR risiko sakit
Prediksi KLB? • Health intelligence Multi user
Matematis dan prediktif
Konfirmasi lab/tidak?

Software,
10 besar penyakit
Grafik kumulatif • Health information Hardware
Grafis
Trend kesakitan Pedoman analisis
menurut waktu, peta

Formulir konvensional

Pasien datang di Puskesmas
Data dicatat (individual/agregat)
Health data
Dan dilaporkan
Tugas :
• Mencari Profil Surv. Epid di masing2
Propinsi/ Kab/ Kota

• Mencari Kepmenkes RI No.: 1116/


Menkes/SK/VIII/2003, ttg Pedoman
Penyelenggaraan Sistem Surveilans
Epidemiologi Kesehatan
SEKIAN
dan
SELAMAT BELAJAR

Anda mungkin juga menyukai