RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN / SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
SMA NEGERI 19 KOTA BEKASI
Satuan pendidikan SMA Negeri 19 Bekasi
Kelas X/XI
Jumlah Pertemuan 1 pertemuan (1 X 40 menit)
Tugas Perkembangan Pengembangan Diri
(Standar Kompetensi)
Rumusan Kompetensi Peserta didik mampu memahami dan mengenal perubahan fisik
dan psikis yang dialami pada saat remaja
1. Materi/Topik Bahasan Perubahan Fisik dan Psikis Remaja
2. Bidang Bimbingan Pribadi
3. Jenis Layanan Informasi
4. Fungsi Layanan Pemahaman, Peserta didik dapat mengetahui perubahan kondisi fisik
a. Fungsi KES dan psikis saat ini.
Peserta didik dapat mengetahui perbedaan kondisi fisik dan psikis
antara laki-laki dan perempuan.
b. Fungsi KES-T Pencegahan, Untuk menghilangkan dan mencegah ketidaktahuan,
kebingungan, dan ketidakpedulian peserta didik terhadap perubahan
kondisi fisik dan psikis.
5. Tujuan Layanan a. Sikap
1) Sikap Spiritual
Peserta didik dapat mempraktikan sikap spiritual
(berdoa, bersyukur)
2) Sikap Sosial
Peserta didik dapat mempraktikan sikap tanggung jawab,
kerjasama, dan percaya diri
b. Pengetahuan
1) Peserta didik dapat mengetahui perubahan fisik dan psikis
yang terjadi pada remaja.
2) Peserta didik dapat menyebutkan 3 jenis perubahan fisik dan
psikis yang telah terjadi.
c. Ketrampilan
Peserta didik dapat membuat rencana kegiatan memilih minat
kelanjutan studi di SMA/SMK
6. Sasaran Layanan/Semester Kelas 8 / Semester 1
7. Tempat Penyelenggaraan Ruang Kelas
8. Penyelenggara Layanan Guru BK
9. Pihak-pihak yang Siswa
Dilibatkan
10. Metode Brainstorming, Tanya jawab, diskusi
11. Media Slide Power Point
12. Kegiatan
PERTEMUAN 1
a. Pendahuluan (10 1) Mengucapkan salam dan berdoa
2) Menanyakan kegiatan sebelumnya,
Menit) 3) Mengapresiasikan kehadiran .
4) Guru menyampaikan tujuan layanan
b. Kegiatan Inti (25 1. Menanyakan kepada peserta didik persepsi awal tentang perubahan fisik
Menit) dan psikis yang mereka alami. Beberapa peserta didik diminta menjawab
dan jawaban tersebut diulas secara umum.
2. Menayangkan power point tentang perubahan fisik dan psikis pada
remaja.
3. Guru BK menayangkan video perubahan fisik yang terjadi pada remaja
4. Meminta peserta didik untuk menanggapi materi yang ada pada power
point yang ditayangkan, tentang :
a. Perbedaan kondisi fisik dan psikis antara laki-laki dan perempuan
b. Hal-hal yang menarik perhatian peserta didik yang perlu dibicarakan
lebih lanjut
5. Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan, yaitu:
a. Sebutkan perubahan fisik dan psikis yang kalian alami!
b. Apa yang terjadi bila kalian tidak menerima kondisi fisik dan psikis
kalian?
1) Merasa Peserta didik mampu menerima peribahan yang terjadi pada saat remaja.
a) Peserta didik mampu memahami Power Point tentang materi perubahan
fisik dan psikis yang terjadi pada remaja yang disampaikan oleh guru BK
2) Berfikir b) Peseserta didik mampu mengenali perubahan fisik dan psikis yang terjadi
pada dirinya
a) Peserta didik mampu menunjukkan sikap menerima perubahan fisik dan
psikis yang telah terjadi
3) Bersikap b) Peserta didik mampu memulai mempersiapkan diri untuk menerima
perubahan yang akan terjadi.
a) Peserta didik mampu menerima semua perubahan fisik dan psikis yang
terjadi
4) Bertindak b) Peserta didik mampu mempertahankan sikap yang positif setelah
mengetahui perubahan fisik dan psikis yang terjadi
1) Guru BK menyimpulkan kegiatan bersama peserta didik
2) Peserta didik mampu merefleksi kegiatan dengan menanyakan
c. Penutup (5 menit) kemanfaatan dan kebermaknaan kegiatan
3) Guru BK menutup pelajaran dengan mengajak peserta didik bersyukur
dan mengucapkan salam
13. Materi layanan 1) Definisi Perubahan Fisik dan Psikis Remaja
2) Macam-macam Perubahan Fisik dan Psikis yang Terjadi pada Perempuan.
3) Macam-macam Perubahan Fisik dan Psikis yang Terjadi pada Laki-laki.
14. Sumber/Bahan dan Alat
a. Sumber/Bahan 1) Prawirosudirjo, 2003, Menginjak Masa Remaja, Bhratara Karya
Aksara, Jakarta.
2) Hurlock, 2002, Developmental Psychology, McGraw Hill Book
Company, Inc., New York
3) Sumber bacaan diunduh dari website:
http://charis7512.blogspot.co.id/2014/04/pertumbuhan-fisik-remaja-
implikasi-dan.html
4) Sumber bacaan diunduh dari website:
http://nbnurul.blogspot.co.id/2011/12/perubahan-psikologis-pada-
remaja.html
b. Alat Laptop, LCD, Speaker
15. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut
a. Penilaian Hasil LAISEG :
1) Mampu menerima perubahan fisik dan psikis yang terjadi
2) Peserta didik mampu menunjukkan sikap positif atas perubahan fisik
atau psikis yang terjadi
b. Penilaian Proses 1) Peserta didik aktif menjawab pertanyaan Guru BK.
2) Peserta didik aktif bertanya kepada Guru BK
3) Peserta didk dapat mengungkapkan pendapatnya
c. Tindak Lanjut Memberikan layanan lanjutan bagi peserta didik yang ingin mengetahui
lebih banyak mengenai perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada
remaja bisa dilakukan bimbingan kelompok sesuai dengan jenis kelamin.
16. catatan khusus
Bekasi,
Kepala Sekolah Guru Bimbingan dan Konseling
Drs. Urip Kusnadji, M.M. Miranti Rahmania, S.Pd
LAMPIRAN
Lampiran 1
Materi
Perubahan Fisik Masa Remaja
Pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang cepat, termasuk pertumbuhan organ-organ
reproduksi (organ seksual) untuk mencapai kematangan, sehingga mampu melangsungkan
fungsi reproduksi. Perubahan ini ditandai dengan munculnya tanda-tanda sebagai berikut :
1. Tanda-tanda seks primer, yaitu yang berhubungan langsung dengan organ seks.
• Terjadinya mimpi basah pada remaja laki-laki
• Terjadinya haid pada remaja perempuan (menarche)
2. Tanda-tanda seks sekunder
Remaja laki-laki
• Perubahan suara
• Tumbuhnya jakun
• Dada lebih besar
• Badan berotot
• Tumbuhnya kumis, cambang, rambut disekitar kemaluan dan ketiak.
Remaja Perempuan
• Pinggul melebar
• Pertumbuhan rahim
• Payudara membesar
• Tumbuhnya rambut diketiak dan sekitar kemaluan
Ciri Seks Primer
1. Ciri Seks Primer pada Laki-Laki
Gonad atau testis yang terletak pada scrotum pada usia 14 tahun baru sekitar 10 persen
dari ukuran matang. Kemudian terjadi pertumbuhan pesat selama satu atau dua tahun setelah
itu pertumbuhannya menurun. Testis sudah berkembang penuh pada usia 20 atau 21 tahun.
Setelah pertumbuhan testis meningkat maka pertumbuhan penis meningkat pesat. Yang mula-
mula meningkat adalah panjangnya kemudian berangsur-angsur dengan besarnya. Kalau
fungsi organ reproduksi pria sudah matang maka biasanya mulai terjadi mimpi basah.
2. Ciri Seks Primer pada Wanita
Berat uterus anak usia 11 atau 12 tahun berkisar 5,3 gram. Pada usia 16 tahun rata-rata
beratnya 43 gram. Tuba falopi, telur-telur dan vagina juga tumbuh pesat pada saat ini.
Petunujuk pertama bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan menjadi matang adalah
datangnya haid.
Ciri Seks Sekunder
1. Ciri Seks Sekunder pada Laki-Laki
a. Tumbuhnya rambut kemaluan setelah testis dan penis mulai membesar. Kemudian
setelah pertumbuhan rambut kemaluan hampir selesai timbullah rambut ketiak dan rambut di
wajah.
b. Kulit menjadi lebih kasar, tidak jernih, warnanya pucat dan pori-pori meluas.
c. Kelenjar lemak semakin membesar dan menjadi lebh aktif sehingga dapat
menimbulakan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mulai berfungsi dan keringat bertambah
banyak.
d. Otot bertambah besar dan kuat sehingga member bentuk bagi lengan, tungkai kaki dan
bahu.
e. Suara berubah menjadi serak.
f. Benjolan kecil di sekitar susu pria mulai timbul. Ini berlangsung selama beberapa
minggu dan kemudian menurun baik jumlahnya maupun besarnya.
2. Ciri Seks Sekunder pada Perempuan
a. Pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat sebagai akibat membesarnya tulang pinggul
dan berkembangnya lemak bawah kulit.
b. Payudara muali berkembang, putting susu membesar dan menonjol, dan dengan
berkembangnya kelenjar susu payudara menjadi lebih besar dan lebih bulat.
c. Rambut kemaluan timbul. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak.
d. Kulit menjadi lebih kasar, lebih tebal, agak pucat, dan lubang pori-pori bertambah besar.
e. Kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak
dapat menyebabkan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mengelurkan banyak keringat dan
baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
f. Otot semakin besar dan semakin kuat sehingga memberikan bentuk pada bahu, lengan
dan tungkai kaki.
g. Suara menjadi lebih penuh dan semakin merdu.
Perubahan Psikis Remaja
Ada beberapa perkembangan psikis yang penting pada masa remaja yaitu:
1. Perkembangan Intelegensia
Pertumbuhan otak remaja mencapai kesempurnaan pada usia 12 sampai 20 tahun. Secara
fungsional perkembangan kognitif (kemampuan berfikir) remaja dapat digambarkan sebagai
berikut:
a. Remaja mulai dapat berfikir logis tentang gagasan abstrak.
b. Remaja mulai dapat membuat rencana dan membuat keputusan-keputusan serta
memecahkan masalah.
c. Remaja sudah mampu membedakan yang konkrit dengan yang abstrak.
d. Munculnya kemampuan nalar secara ilmiah.
e. Mulai memikirkan masa depan.
f. Mulai menyadari proses berfikir efisien dan belajar berintropeksi.
g. Cara berfikirnya semakin luas yang dapat meliputi agama, keadilan, moralitas, dan jati
diri.
2. Perkembangan Emosi (Emosionalitas)
Secara psikis remaja umumnya mengalami puncak emosional. Perkembangan emosi remaja
awal (usia ± 12-18 tahun) menunjukkan sifat sensitif, reaktif yang kuat, emosional bersifat
negative dan temperamental (mudah tersinggung, marah, sedih, murung). Sedangkan remaja
akhir (usia ±18-22 tahun) sudah mampu mengendalikan sifat-sifat psikis yang terjadi pada
remaja awal tersebut.
3. Perkembangan Moral
Remaja sudah dapat berperilaku tidak hanya mengejar kepuasan fisik saja. Tetapi meningkat
pada kepuasan psikologis seperti rasa diterima, dihargai dan penilaian positif dari orang lain.
Namun perkembangan moral remaja baru berkisar pada perilaku yang sesuai dengan tuntutan
dan harapan kelompoknya saja.
4. Perkembangan Sosial
Remaja telah mengalami perkembangan sosial dalam menjalin persahabatan. Remaja
memilih teman yang mempunyai sifat dan kualitas psikologis yang relative sama dengan
dirinya. Misalnya minat, sikap, hobi, nilai-nilai dan kepribadiannya.
5. Perkembangan Kepribadian
Isi sentral pada masa remaja adalah masa berkembangnya identitas diri (jati diri) yang akan
menjadi bekal di masa dewasa. Remaja mulai sibuk dengan problema pencarian jati dirinya
“siapa saya?”. Terkait dengan pencarian jati diri itu remaja mulai risau mencari tokoh idola
yang menjadi panutan dan kebanggaan misalnya artis, tokoh politik, pemimpin dan lain-lain.
Problema Yang Dialami Remaja
Secara lebih rinci, masalah-masalah yang dihadapi remaja berkaitan dengan perubahan fisik
dan psikisnya antara lain:
1. Kekurangsiapan remaja dalam menerima perubahan fisiknya.
2. Keinginan yang cepat berubah dan tidak sabar, emosinya kurang stabil.
3. Timbul penolakan terhadap perubahan kondisi fisiknya.
4. Timbulnya kecemasan dengan datangnya”menarche” dan “polusio”.
5. Remaja terlalu kritis, sehingga dianggap sok tahu.
6. Karena emosi yang kurang stabil, sering timbul perselisihan.
7. Kebersamaan dengan teman sebaya sering menimbulkan rasa tertarik dengan lawan
jenis.
8. Kurang patuh pada norma yang berlaku.
9. Mudah terpengaruh hal-hal yang negative dalam pergaulan, karena rasa ingin mencoba-
coba.
10. Timbul rasa canggung dalam pergaulan.
Dalam menghadapi pertumbuhan dan perkembangan remaja perlu untuk:
1. Memahami dirinya
Yaitu dengan mengetahui dan mengenal perkembangan yang berlangsung pada
dirinya, baik aspek fisik maupun psikis. Dengan memahami dirinya, remaja akan
terbiasa dengan ukuran badan atau perkembangan fisiknya dan menyesuaikan diri
dengan keadaan fisiknya.
2. Menerima dirinya
Keadaan fisik, struktur tubuh dan wajah harus dapat diterima sebagai karunia yang
harus disyukuri. Ketidakpuasan pada kondisi fisik, struktur tubuh dan wajah akan
menimbulkan tekanan dan rasa kurang percaya diri sehingga mengganggu usaha
untuk memperluas pergaulan.
3. Mengembangkan dirinya
Perkembangan fisik dan psikis perlu dikembangkan secara optimal dengan
memperbanyak proses belajar dan memanfaatkan semua kesempatan yang ada.
REFERENSI
-Prawirosudirjo, 2003, Menginjak Masa Remaja, Bhratara Karya Aksara, Jakarta.
-Hurlock, 2002, Developmental Psychology, McGraw Hill Book Company, Inc., New York
-http://charis7512.blogspot.co.id/2014/04/pertumbuhan-fisik-remaja-implikasi-dan.html
- http://nbnurul.blogspot.co.id/2011/12/perubahan-psikologis-pada-remaja.html
Lampiran 2
Evaluasi dan Tindak Lanjut
-Lampiran 2 A
RUBRIK EVALUASI PEMAHAMAN PRIBADI
No. Soal kriteria skor
1. Sebutkan perubahan fisik dan psikis Jika siswa menjawab 25
yang kalian alami! pertanyaan dengan
tepat maka akan
mendapatkan skor =
25
2. Apa yang terjadi bila kalian tidak Jika siswa menjawab 25
menerima kondisi fisik dan psikis pertanyaan dengan
kalian tepat maka akan
mendapatkan skor =
25
-Lampiran 2 B
RUBRIK PENILAIAN PROSES PENGAMATAN KEAKTIFAN SISWA
Nama siswa :.......................................
Kelas :......................................
No. Perilaku Ya Tidak Skor
1. Menjawab pertanyaan yang 30
diajukan guru BK mengenai
perubahan kondisi fisik dan
psikis
2. Mengajukan pertanyaan 10
mengenai topik yang telah
disampaikan yaitu,
perubahan kondisi fisik dan
psikis
3. Mengemukakan pendapat 10
mengenai apa yang telah
mereka ketahui tentang
perubahan kondisi fisik dan
psikis setelah materi selesai
disampaikan