0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
233 tayangan8 halaman

Sejarah: Zaman Renaissance

Renaissance merupakan zaman kelahiran kembali peradaban Yunani-Romawi di Eropa pada abad ke-15 dan 16. Zaman ini menandai berakhirnya dominasi gereja dan munculnya semangat humanisme, individualisme, empirisme, dan rasionalisme. Tokoh-tokohnya seperti Da Vinci, Galileo, dan Machiavelli berperan besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran baru. Dampaknya terhadap dunia antara lain munculnya

Diunggah oleh

Akbar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Dante,
  • Krisis Akhlak,
  • Machiavelli,
  • Ilmu Pengetahuan,
  • Giovani Boccacio,
  • Kemandirian,
  • Tokoh Renaissance,
  • Kebebasan Individu,
  • Kebebasan Berpikir,
  • Imperialisme
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
233 tayangan8 halaman

Sejarah: Zaman Renaissance

Renaissance merupakan zaman kelahiran kembali peradaban Yunani-Romawi di Eropa pada abad ke-15 dan 16. Zaman ini menandai berakhirnya dominasi gereja dan munculnya semangat humanisme, individualisme, empirisme, dan rasionalisme. Tokoh-tokohnya seperti Da Vinci, Galileo, dan Machiavelli berperan besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran baru. Dampaknya terhadap dunia antara lain munculnya

Diunggah oleh

Akbar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Dante,
  • Krisis Akhlak,
  • Machiavelli,
  • Ilmu Pengetahuan,
  • Giovani Boccacio,
  • Kemandirian,
  • Tokoh Renaissance,
  • Kebebasan Individu,
  • Kebebasan Berpikir,
  • Imperialisme

MAKALAH

SEJARAH PEMINATAN TENTANG


RENAISSANCE

DISUSUN OLEH :

 AKBAR ILLAHI AL ASHAR


 ANANDA PUTRI SARASWATI
 ERNA DWIPASARI

KELAS : XI IPS 2

SMA PLUS NEGRI 7 KOTA BENGKULU


TAHUN AJARAN 2017/2018
1. Latar Belakang Masalah
Middle Age merupakan zaman dimana Eropa sedang mengalami masa
suram. Berbagai kreativitas sangat diatur dan dibatasi oleh gereja. Dominasi
gereja sangat kuat dalam berbagai aspek kehidupan. Agama Kristen sangat
mempengaruhi berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Seolah raja
tidak mempunyai kekuasaan, justru malah gerejalah yang mengatur
pemerintahan. Berbagai hal diberlakukan demi kepentingan gereja, tetapi hal-
hal yang merugikan gereka akan mendapat balasan yang sangat kejam.
Kehidupan manusia pada hakekatnya sudah ditentukan oleh Tuhan.
Maka tujuan hidup manusia adalah mencari keselamatan. Pemikiran
tentang ilmu pengetahuan banyak diarahkan kepada theologi. Pemikiran
filsafat yang berkembang pada masa itu sangat di pengaruhi oleh gereja
sehingga lahir filsafat scholastik yaitu suatu pemikiran filsafat yang dilandasi
pada agama dan untuk alat pembenaran agama. Oleh karena itu disebut Dark
Age atau Zaman Kegelapan.
Dengan adanya berbagai pembatasan yang dilakukan pihak pemerintah
atas saran dari gereja maka timbulah sebuah gerakan kultural, pada awalnya
merupakan pembaharuan di bidang kejiwaan, kemasyarakatan, dan kegerejaan
di Italia pada pertengahan abad XIV. Namun, ketika dominasi gereja mulai
berpengaruh maka hal seperti itu tidak mereka peroleh sehingga timbullah
semangat renaissance.
Gerakan ini juga merupakan keinginan ksatria untuk mengembalikan
kejayaan mereka seperti masa lalu, sehingga mereka dapat hidup dengan
penuh kehormatan dan kejayaaan. Zaman Renaissance adalah zaman
kelahiran-kembali (Renaissance, bahasa Perancis) kebudayaan Yunani-
Romawi di Eropa pada abad ke-15 dan ke-16 M. Sesudah mengalami masa
kebudayaan tradisional yang sepenuhnya diwarnai oleh ajaran kristiani.
Zaman renaissance ini sering juga di sebut sebagai zaman humanisme.
Maksud ungkapan ini adalah manusia diangkat dari abad pertengahan. Pada
abad pertengahan itu manusia dianggap kurang dihargai sebagai manusia.
Kebenaran diukur berdasarkan ukuran dari gereja (kristen), bukan menurut
ukuran yang dibuat oleh manusia. Humanisme menghendaki ukuran haruslah
dari manusia. Karena manusia mempunyai kemampuan berfikir, maka
humanisme menganggap manusia mampu mengatur dirinya dan dunia. Jadi
ciri utama renaissance adalah humanisme, individualisme lepas dari Agama
(tidak mau di atur oleh agama), empirisme (zaman kebebasan dalam
pengembangan ilmu pengetahuan) dan rasionalisme (kebebasan dalam
mengembangkan fikiran.
2. Pemikiran Tokoh-Tokoh Renaissance
1). Sir Francis Bacon

sir Francis Bacon dari Inggris yang memusatkan perhatian pada keterampilan
melakukan pengamatan. Mengumpulkan informasi dari dunia sekitar dan
mencoba membuka ide – ide baru. Bacon mendeskripsikan pengetahuan
seperti pohon yang memiliki tiga cabang utama yaitu ingatan yang berkisar
mengenai masalah pengetahuan sejarah atau historis, imajinasi berkisar pada
masalah seni, dan rasio yang berurusan dengan filsafat dan sains.

2). Leonardo Da Vinci

Leonardo da vinci dari Italia adalah seorang yang berpengaruh di masa


Renaissance yang khas dengan pengetahuan yang luas tentang kesenian dan
ilmu pengetahuan. Buku catatannya penuh dengan sketsa dan desain mesin.
Tidak ada satupun yang diproduksi pada semasa hidupnya, tetapi ia seorang
genius yang visioner. Ia mendesain sebuah tank, kendaraan dengakn kerangka
kayu dan empat roda yang dipersenjatai dengan empat meriam kecil. Ia
membuat sketsa sebuah parasut yang dibuat dari tali – temali dan layar. Ia
menggambar kendaraan yang harus diangkat ke udara dengan dua dayung
yang berputar, mirip dengan sebuah helikopter. Mesin terbangnya terbuat dari
kayu dengan dua sayap mekanis yang digerakkan oleh derek dan katrol.

3). Galileo Galilei

Galileo Galilei seorang pemikir dari Italia. Memodifikasi teleskop refraksi yang
ditemukan di Belanda tahun 1609. Ia menggunakan ini untuk mengamati
bintang, dan ia mengukuhkan teori sebelumnya yang mengatakan bahwa
matahari adalah pusat dari alam semesta dari pemikir Nicholas Copernicus,
dan membuktikan pendapat matematis Johannes Kepler yang kala itu dilarang
oleh gereja karena menentang kitab suci.

4). Christopher Columbus

Christopher Columbus adalah seorang penjelajah dan pedagang yang


menyeberangi Samudra Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12
Oktober 1492 di bawah bendera Castilian Spanyol.
Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal
dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat. Oleh karena ia mencoba untuk
mengarungi dunia untuk melihat apa yang belum dilihatnya dan kemudian
menulisnya dalam sebuah catatan perjalanan.
5. Boccacio (1313-1375)

Giovani Boccacio lahir di Certaldo, Italia tahun 1313 dari seorang pedagang
yang berasal dari Firenze. Hasil karyanya antara lain cerita epos
seperti Thebaid atau Aenid, prosa seperti Ameto, puisi seperti Amoroso
Visione dan Ninfale Fiesolan. Puncak karyanya Decamerome, karya sastra
lainnya De genealogis deorum gentilium (On The Genealogy of God) yang
tersusun dalam 15 jilid.

6). Dante

Dante lahir pada tanggal 21 Mei 1265 di Firenze, berasala dari keluarga kaya
raya. Dia pernah menjadi prajurit Firenze, ingin negaranya dapat merdeka dari
pengaruh tiga kerajaan yang lebih besar yaitu Kepausan, Spanyol dan Perancis.
Dante mulai menjadi pengkritik dan penentang atoritas moral Kepausan yang
dinilai tidak adil dan tidak bermoral. Puncaknya dia tuangkan dalam sebuah
buku yang berjudul De Monarchia (On Monarchy) yang berisi tentang
kedudukan dan keabsahan Sri Paus sebagai pemimpin spiritual tertinggi Gereja
Katolik.

7). Lorenzo palla

Lahir di Roma pada tahun 1405 dari keluarga ahli hukum. Salah satu
ungkapannya yang sangat terkenal adalah “Mengorbankan hidup demi
kebenaran dan keadilan adalah jalan menuju kebajikan tertinggi, kehormatan
tertinggi dan pahal tertinggi”. Hasil karyanya antara lain adalah De
volupte (kesenangan) yang terbit pada tahun 1440, yang berisi kekagumannya
pada etika Stoisisme yang mengajarkan pentingnya manusia itu mati raga
(askese) dalam rangka mendapatkan keselamatan jiwa.

8). Machiavelly

Machiavelly lahir pada tahun 1469 di Florence, meninggal dunia tahun 1527
pada umur 58 tahun, ayahnya adalah seorang ahli hukum, tergolong anggota
keluarga terkemuka tetapi tidak begitu berada. Machiavelly hidup pada saat
puncak kejayaan renaisaans di Italia, dan pada saat itu italia masih terbagi-bagi
dalam negara-negara kecil, berbeda dengan negara yang bersatu seperti
Prancis, Spanyol atau Inggris. Karena itu tidak mengherankan jika pada masa
ini Italia lemah secara militer meskipun briliant dalam segi kultur
3. PENGARUH RENAISSANCE BAGI INDONESIA DAN
DUNIA

 Dampak adanya Renaissanse terhadap Indonesia yakni karena adanya


penjelajahan samudera oleh bangsa Eropa yang melahirkan Imperialisme
dan Kolonialisme.
 Dampaknya bagi dunia
Dampak positif :
1. Adanya perubahan dalam bidang agama dan ilmu pengetahuan. Di mana
terjadi pembagian dalam ilmu pengetahuan seperti ilmu lain mulai lepas
dari ilmu agama dan falsafahnya, misalnya ilmu sosial : ilmu bumi, ilmu
sejarah dll. Begitu juga dengan ilmu eksak seperti ilmu alam.
2. Kebangunan kembali dari peradaban. Zaman ini membongkar hasil
peradaban Yunani-Romawi.
3. Renaissance telah membentuk masyarakat perdagangan yang berdaya
maju. Keadaan ini telah melemahkan kedudukan dan kekuasaan
golongan gereja yang senantiasa berusaha menyekat perkembangan
ilmu dan masyarakat di Eropa.
4. Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan, dan kemandirian individu.
5. Renaissance telah melahirkan tokoh-tokoh perubahan di Eropa. Antara
lain tokoh perubahan terkenal itu adalah William Harvey yang telah
memberi sumbangan dalam kajian peredaran darah. Renaissance telah
melahirkan masyarakat yang lebih progresif dan wujud semangat
mandiri sehingga membawa kepada aktivitis penjelajahan dan kemajuan
6. Mendorong pencarian daerah baru sehingga berkobarlah era
penjelajahan samudera.
Dampak negatif :
1. Eropa pada priode ini benar-benar mendapat ancaman dari orang-orang
arab. Pada khalifah Umamyah telah meluaskan wilayah taklukannya
hingga daerah-daerah seputar pintu-pintu gerbang konstantinopel
walaupun pada akhirnya pengepungan yang di lakukan Arab gagal total.
2. Munculnya suatu isu yang di sebut Kontroversi Ikonoklastik yang berisi
bahwa apakah imaji-imaji tentang Tuhan,Kristus, dan sang perawan
Maria serta orang-orang suci baik dalam bentuk gambar maupun
patung boleh dipergunakan di dalam misa atau [Link] ini
mengundang persoalan lama yaitu tentang kebebasan agama yang
terpisah dan bebas dari organisasi politik.
3. Pada masa ini selain terjadi kebangunan kembali juga terjadi kebobrokan
moral. Hal ini dikarenakan tidak adanya suatu norma yang bisa mengatur
kehidupan masyarakat. Sehingga bisa dikatakan bahwa manusia
renaissance merupakan manusia yang tidak mempunyai pegangan (liar).
Keliaran ini mengakibatkan terjadinya pelanggaran terhadap norma
sehingga manusia mengalami krisis aklak seperti mabuk-mabukan dll.
Hal ini tidak hanya terjadi di kalangan borjuis tetapi juga dikalangan
pendeta.

Anda mungkin juga menyukai