0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
642 tayangan6 halaman

Audit Internal Puskesmas Bahagia 2017

Kerangka acuan kegiatan audit internal Puskesmas Bahagia memberikan tujuan dan rencana pelaksanaan audit internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Lingkup audit awal mencakup program UKM, peralatan medis, dan obat-obatan. Audit akan dilaksanakan secara berkala untuk memantau kinerja berdasarkan standar sumber daya, prosedur, dan akreditasi.

Diunggah oleh

marselianus ratte
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
642 tayangan6 halaman

Audit Internal Puskesmas Bahagia 2017

Kerangka acuan kegiatan audit internal Puskesmas Bahagia memberikan tujuan dan rencana pelaksanaan audit internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Lingkup audit awal mencakup program UKM, peralatan medis, dan obat-obatan. Audit akan dilaksanakan secara berkala untuk memantau kinerja berdasarkan standar sumber daya, prosedur, dan akreditasi.

Diunggah oleh

marselianus ratte
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DINAS KESEHATAN KABUPATEN RUMIT

PUSKESMAS BAHAGIA
Alamat : Jalan Susah Distrik Sulit Kab. Rumit - Telp. ( 0986 ) Ber217an

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


AUDIT INTERNAL PUSKESMAS BAHAGIA

A. PENDAHULUAN
Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang optimal. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut
yang dilakukan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu.
Penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat harus memperhatikan standar
struktur, standart proses penyelenggaraan dan standar hasil. Indikator kinerja upaya
kesehatan masyarakat perlu ditetapkan, distandarkan dan diukur secara periodik,
dianalisis sebagai dasar untuk melakukan upaya perbaikan mutu dan kinerja yang
berkesinambungan

B. LATAR BELAKANG

Puskesmas Bahagia merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan


Kabupaten Manokwari, Kualitas dan kinerja dalam penyelenggaraan upaya kesehatan
masyarakat akan dicapai jika penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat tersebut
dikelola dengan baik sesuai dengan standar dan pedoman penyelenggaraan upaya
kesehatan masyarakat, dan peningkatan mutu dan kinerja yang menunjang
berkesinambungan.
Tanggung jawab Puskesmas sebagai unit pelaksana teknis adalah
menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan yang dibebankan oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota. Untuk hasil yang optimal, Berdasarkan hasil
evaluasi penilaian kinerja Puskesmas tahun 2015 menunjukkan sebagian besar
Puskesmas belum memenuhi pencapaian kinerja. Sehingga perlunya sistem yang
secara terus menerus memonitor kinerja salah satunya adalah pelaksanaan audit
internal puskemas.
Pelaksanaan Audit Internal Puskesmas Bahagia merupakan yang pertamaka
dilakukan sehingga pada bulan Desember ini pelaksanaan Audit belum menyeluruh,
sehingga direncakan dilakukan Audit internal pada tahun berikutnya.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan perbaikan mutu manajemen maka akan terwujudnya
peningkatan pengelolaan mutu di Puskesmas secara berkesinambungan yang akan
menjamin pelaksanaan kegiatan mutu dan kinerja secara konsisten dan sistematis.

2. Tujuan Khusus.
Setelah dilaksanakan perbaikan mutu pelayanan dan kinerja di Puskesmas, maka
diharapkan mampu :
a. Terinformasikannya pengukuran mutu dan kinerja secara berkesinambungan.
b. Terlaksananya audit internal mutu dan kinerja secara konsisten dan sistematis
c. Terwujudnya kepatuhan pelaksanaan kegiatan kontrak dengan pihak ketiga
d. Terwujudnya peningkatan kemampuan pegawai dalam mutu pelayanan

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

NO KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


A Peningkatan Pengukuran Kinerja Menetapkan indikator mutu pelayanan

Menetapkan sasaran
Menetapkan instrumen
Mencatat data
Melaksanakan pengukuran
Melakukan analisis
Melakukan tindak lanjut
B Peningkatan Pelaksanan Audit Menetapkan tim audit
iinternal
Penetapan periodisasi audit internal
Pelaksanaan audit internal
C Peningkatan pengelolaan kontrak Identifikasi masalah kegiatan yang
pihak ketiga memerlukan dukungan pihak ketiga

Penetapan spesifikasi
Penyusunan dokumen kontrak
Penetapan pihak ketiga
Pelaksanaan kegiatan
Evaluasi kegiatan
Rencana tindak lanjut
D Peningkatan Kemampuan pegawai Identifikasi kapasitas masing masing
dalam mutu pelayanan staf
Penetapan standart kompetensi
Peningkatan kapasitas staf
Penyusunan rencana kerja staf
Pelaksanaan rencana kerja
Penilaian hasil kerja
Rencana tindak lanjut

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Secara umum dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan mutu pelayanan adalah
mengikuti siklus Plan, Do, Cek, Action.
Adapun cara yang ditetapkan adalah :
1. Tahap I : Penyusunan rencana audit: menentukan unit-unit kerja yang akan
diaudit, tujuan audit, jadualan audit, dan menyiapkan instrumen audit
2. Tahap II: Tahap pengumpulan data dengan menggunakan instrumen audit yang
disusun berdasarkan standar tertentu (misalnya standar akreditasi,
standar/pedoman program, standar pelayanan minimal, standar/indikator kinerja)
untuk mengukur tingkat kesesuaian terhadap standar tersebut.
3. Tahap III : Tahap analisis data audit, perumusan masalah, prioritas masalah, dan
rencana tindak lanjut audit.
4. Tahap IV: Tahap pelaporan dan diseminasi hasil audit.
a. Lingkup audit:
Lingkup audit pada tahun 2016 masih terbatas dikarenakan
pelaksanaan Audit untuk pertama kali dilakukan sehingga pada bulan
Desember ini yang diaudit terbatas yaitu:

1. Program UKM
2. Alkes medis dan Non medis
3. Obat-obatan
b. Objek audit:
- Pemenuhan sumber daya terhadap standar sumber daya
- Kepatuhan proses pelayanan terhadap SOP
- Capaian kinerja pelayanan
- Kesesuaian terhadap standar akreditasi
c. Metoda audit: Observasi, wawancara, dan melihat dokumen dan
rekaman yang ada
d. Kriteria audit:
- Standar sumber daya (SDM, sarana, dan prasarana)
- SOP yang prioritas
- Standar kinerja (SPM, standar kinerja klinis, kejadian insiden
keselamatan pasien, sasaran keselamatan pasien)
- Standar akreditasi (misalnya: pelayanan laboratorium, pelayanan
farmasi, pemberdayaan sasaran pada pelayanan UKM, perencanaan
kegiatan UKM dsb)
e. Instrumen audit:
a. Kuesioner untuk wawancara (terlampir)
b. Panduan observasi (terlampir)
c. Check list (terlampir)
d. Instrumen akreditasi sesuai pelayanan yang akan diaudit
F. JADWAL

JADWAL AUDIT INTERNAL PUSKESMAS BAHAGIA TAHUN 2017 Terlampir

G. PEMBIAYAAN
Pembiayaan yang gunakan dalam kegiatan audit Internal berasal dari dana puskesmas
Bahagia yang sesuai ( JKN)

H. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Evaluasi dlaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan , dan disusun pelaporan
tentang hasil hasil yang dicapai pada bulan tersebut, sedangkan untuk tugas belajar
dan ijin belajar adalah laporan nilai akademik dan perilaku ditempat belajar oleh
pihak institusi pendidikan dimana staf belajar

I. PENUTUP
Demikian kerangka acuan ini dibuat sebagai bahan acuan dalam rangka
kegiatan Audit Internal di Puskesmas Bahagia.

Manokwari, 5 Desember 2017


Mengetahui,
Ketua Tim Audit Internal Kepala Puskesmas Bahagia
Puskesmas Bahagia

RAMAI Dr. HEPPYYYYY, M.Kes


NIP. 19740404 199503 1 006 NIP. 19993112 201704 2 001
JADWAL AUDIT INTERNAL PUSKESMAS BAHAGIA
TAHUN 2016
No UNIT YANG DIPERIKSA
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES

1 UKM

2 Alkes Medis dan Non Medis

Kefarmasian (Apotik & dan


3
Gudang Obat)

RENCANA AUDIT

UNIT AUDITOR YANG DIAUDIT TANGGAL AUDIT


UKM
Program Promosi Kesehatan Dr. Velvie
Gracia M. K
Program Kesehatan Lingkungan Dr. Velvie M. Kaparang
Marthinus Padwa
Program KIA / KB Dorce T. Patono, Amd.Keb
Dwi Hartono 1. Kesesuaian SDM
Program Gizi Suci M. Rutmawati 2. Jam Buka Pelayanan
Dr. Nysia 3. Ketersediaan Indikator dan
Program P2P Dr. Velvie M. Kaparang data Capaian 7 10 Desember 2016
Pujio 4. Kondisi Ruangan
Program Kep. Kesehatan Erida Malau 5. Kesesuaian pelayanan
Masyarakat Dr. Ivonne F. Kalele, M.Kes terhadap standar
Lumianna Hutapea, S.Sos
ALKES MEDIS DAN MEDIS
Dr. Ivonne F. Kalele, M.Kes
Nurjannah Arif
KEFARMASIAN
Lumianna Hutapea, S.Sos

Anda mungkin juga menyukai