JAJANAN TRADISIONAL KLEPON
Paper ini bertujuan untuk memenuhi tugas dalam perkuliahan Pangan
Tradisional
Oleh
M. Mukhlisin
(1411105005)
Ni Kadek Diah Ayu Paramitha (1411105006)
Dyta Aprida Asendy
(1411105007)
Naomi Saragih
(1411105008)
Meysi Andriani
(1411105009)
Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian
2015
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Indonesia memiliki beraneka ragam makanan atau kue tradisional di setiap
daerah yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. Kue tradisional
merupakan jajanan pasar beserta modifikasinya, baik berupa kue kering maupun
kue basah. Sesuai dengan namanya, awal nya
jajanan pasar dijual dipasar
tradisional.
Jajanan pasar Indonesia yang ada di tanah air kita merupakan ciri khas
budaya beraneka ragam, yang mewakili dari masing-masing daerah di Indonesia.
Pewarisan jajanan tradisional berjalan melalui pengajaran atau kebiasaan
memasak di dalam rumah tangga sebagai kegiatan pokok kehidupan sehari-hari di
segala zaman, serta melalui acara-acara yang berhubungan dengan adat istiadat
atau budaya setempat pada kurun waktu tertentu. Jajanan tradisional warisan
budaya Indonesia terkhusus di Bali.yang kini mulai menyurut keberadaannya,
salah satunya yaitu kue klepon. Sebagai generasi bangsa kita harus
mempertahankan warisan budaya jajanan tradisional. Jajanan tradisional jarang
dipromosikan, sehingga kini kurang popular. Contoh jajanan tradisional adalah
klepon, serabi, dll. Salah satu jajanan tradisional yang mulai langka yaitu klepon.
Klepon adalah salah satu makanan tradisional dari Jawa. Saat ini keberadaan
penjual kue klepon jarang ditemui.
Harapan dari kelompok kami semoga jajanan tradisional bisa kembali
menjadi sorotan masyarakat dan tidak tergeser dengan adanya perkembangan
zaman dengan berbagai makanan import maupun siap saji.
1.2
Sejarah Klepon
Klepon (diucapkan KLE-pon) adalah kue tradisional, yang populer di
Indonesia dan Malaysia. Klepon yang berbahan dasar dari ketan, yang diisi
dengan gula Kalimantan cair (gula kelapa), dan berguling dalam parutan kelapa.
Klepon umumnya berwarna hijau karena diuleni dengan pasta daun pandan atau
daun suji.
Di Sumatera dan di negara tetangga Malaysia, kue tradisional klepon
disebut sebagai onde-onde. Sementara di Jawa onde-onde adalah merujuk ke cina
jin deui, beras kue bola yang dilapisi dengan biji wijen dengan pasta kacang hijau
manis. Meskipun klepon terkenal di seluruh Asia Tenggara, tetapi klepon lebih
dikenal berasal dari jawa.
Kue tradisional seperti klepon, getuk dan cenil biasanya dimakan sebagai
cemilan pagi atau sore hari. Klepon mempunyai cara makan yang unik, saat
memakan klepon kita harus berhati-hati karena apabila klepon yang baru saja
direbus, kemudian digigit klepon tersebut akan mengeluarkan cairan gula kelapa
yang panas.
Di Bali kue klepon sebagai makanan khas dari masyarakat Tabanan yang
telah ada sejak jaman dulu, yang diwariskan kepada anak dan cucu-cucunya
hingga sampai saat ini. Kue klepon ini dapat kita temukan di daerah selatan
Tabanan tepatnya di Tanah Lot. Banyak masyarakat disana menjual kue ini
sebagai makanan yang merupakan kuliner asli yang diwariskan secara turun
menurun.
Dahulu kue klepon di buat karena keinginan masyarakat untuk merasakan
atau menciptakan makanan berbahan dasar dari ketan dan injin dengan tampilan
dan rasa yang berbeda. Dahulu di Tabanan kue klepon digunakan sebagai sarana
atau perlengkapan upacara, karena klepon merupakan salah satu sesajen yang
sangat digemari makhluk halus. Sehingga sampai saat ini klepon masih
dilestarikan oleh masyarakat Tabanan dan sering dikatakan kue klepon sebagi
makanan tradisonal yang khas dari Tabanan yang juga merupakan salah satu daya
tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.
1.3
Tempat dan Waktu Penelitian
Wawancara ini dilakukan bertempat di Jl.Gunung Gede, Gg. Jambu No. 4
Denpasar Barat. Pada hari Sabtu, 12 September 2015. Dengan data narasumber
sebagai berikut,
Nama
: Ni Ketut Andriani
Alamat
: Jl.Gunung Gede, Gg. Jambu No. 4 Denpasar Barat
No Telp
: +6285737536979
Pekerjaan
: Pembuat Kue Tradisional
BAB II
METODELOGI
2.1
2.2
Alat :
Bakom
Panci
Sendok
Kompor
Saringan
Bahan
Adonan :
Tepung Ketan (1/2 kg)
Tepung Kanji (3sendok)
Ubi Jalar Putih (Ketela Malam) ( 50 gram)
Air secukupnya
Daun Suji
Air kapur sirih
Isian :
Gula Merah (Gula Klungkung)
BAB III
PROSES PEMBUATAN
Adapun beberapa proses pembuatan kue klepon Bali, diantaranya
1. Ubi jalar putih dipotong potong kemudian dikukus sampai matang.
2. Dihancurkan daun suji ditambah air kapur serta ditambahkan sedikit air.
3. Tepung Ketan, tepung kanji, ubi jalar halus serta air daun suji, dimasukkan
ke dalam baskom serta dileulenin sampai kalis.
4. Dibentuk bulat bulat dan dipipihkan, lalu dibentuk seperti mangkok atau
setengah bulat.
5. Kemudian dimasukkan gula merah yang telah dicairkan kedalam adonan.
6. Disatukan semua ujung adonan menjadi satu dan berbentuk menyerupai
kerucut.
7. Dan terakhir, dimasukkan ke dalam air mendidih, angkat saat semua
klepon telah mengambang.
BAB IV
KESIMPULAN
Klepon adalah kue tradisional Indonesia yang berbentuk bulat berbahan
dasar dari ketan, yang diisi dengan gula Kalimantan cair (gula kelapa), dan dibalut
dalam parutan kelapa. Kue klepon umumnya berwarna hijau karena diuleni
dengan pasta daun pandan atau daun suji. Kue klepon sangat populer di Indonesia
hingga ke Negara tetangga. Di Bali kue klepon adalah makanan khas dari
masyarakat Tabanan yang telah ada sejak jaman dahulu, yang diwariskan kepada
anak dan cucu-cucunya hingga sekarang. Kue klepon ini dapat kita temukan di
daerah selatan Tabanan tepatnya di Tanah Lot. Dahulu kue klepon digunakan
sebagai sarana atau perlengkapan upacara sebagai salah satu sesajen, namun
sekarang banyak masyarakat disana menjual kue ini sebagai makanan yang
merupakan kuliner asli yang diwariskan secara turun menurun.
BAB V
SARAN
1. Digunakan Ubi jalar agar tekstur kue klepon lembut dan tidak mudah pecah
saat pemberian gula cair.
2. Kelapa parut dikukus dan diberi gula pasir agar lebih tahan lama.
3. Digunakan air kapur sirih agar aroma kue klepon lebih wangi.
LAMPIRAN
Tepung Tapioka atau tepung
Kanji
Ubi Jalar
Gula Merah
Tepung Ketan
Daun Suji