0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
106 tayangan3 halaman

Pengaruh Marketing Mix Sampoerna

This document summarizes a research paper on the influence of marketing mix on product purchase decisions for Sampoerna A Mild cigarettes. The research found that price and product have a significant effect on purchase decisions based on multiple linear regression analysis. Promotion and distribution were found to have no effect. Specifically, price and characteristics of the product influenced purchases, while promotion and availability did not impact decisions as consumers were already aware of the product and it is widely available. The document provides background on Sampoerna as the second largest cigarette company in Indonesia and their flagship mild cigarette product.

Diunggah oleh

metha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
106 tayangan3 halaman

Pengaruh Marketing Mix Sampoerna

This document summarizes a research paper on the influence of marketing mix on product purchase decisions for Sampoerna A Mild cigarettes. The research found that price and product have a significant effect on purchase decisions based on multiple linear regression analysis. Promotion and distribution were found to have no effect. Specifically, price and characteristics of the product influenced purchases, while promotion and availability did not impact decisions as consumers were already aware of the product and it is widely available. The document provides background on Sampoerna as the second largest cigarette company in Indonesia and their flagship mild cigarette product.

Diunggah oleh

metha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

GUNADARMA UNIVERSITY LIBRARY : http://library.gunadarma.ac.

id

MARKETING MIX INFLUENCE TO THE


PRODUCT PURCHASE DECISION
CIGARETTES OF SAMPOERNA A MILD
PRODUCT
Arif Budiman Alfa (10207160)
AbstractMARKETING MIX INFLUENCE TO THE
PRODUCT PURCHASE DECISION CIGARETTES OF
SAMPOERNA A MILD PRODUCT Arif Budiman Alfa
Undergraduate Program, 2011 Gunadarma University
http://www.gunadarma.ac.id Key Words: Marketing Mix,
Buying Decision ABSTRACT : In the process of determining the decision alternatives at each of hierarchy, a consumer will also determine the source of information to be
used as a basis for decision making. Indeed, understanding
the sources of information are felt not enough. In order
for consumers to be satisfied and loyal to the Sampoerna A
Mild cigarette products, the consumer makes the marketing mix variables as consideration for the purchase of these
products. Scientific writing is intended to determine the
influence of the Marketing Mix Product Purchase Decision
Against Cigarettes Sampoerna A Mild. The results of calculations with SPSS answers obtained from multiple linear
regression test (significant t), the partial effect of price and
product. Where prices have t count (2.252) t table (2.009).
With the hypothesis Ho is rejected and Ha accepted, while
the product has a t count (2.095) t table (2.009) with the
hypothesis Ho is rejected and Ha accepted. Promotion of no
effect, because it has a t count (1.043) t table (2.009). With
the hypothesis Ho is rejected and Ha accepted. Consumers
already know / find out the product on the advice of friends,
relatives, obtain information from print media and others.
So that consumers no longer consider promotion. Distribution also has no effect, because it has a t count (1.571) t
table (2.009). With the hypothesis Ho is rejected and Ha
accepted. This is caused consumers easily get it because it
is sold in strategic places. Penamaan File: 10207160

I. Chapter 1
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Sekarang
ini banyak perusahaan saling berlomba untuk mendapatkan konsumen agar dapat membeli produk yang mereka
tawarkan, banyak juga pasar yang tidak mampu mencapai sasaran yang disebabkan karena kurang tepatnya
strategi pemasaran yang perusahan tersebut gunakan.
Berhasil atau tidaknya perusahan sangat ditentukan dengan bagaimana cara yang dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat bersaing dalam merebut para konsumen dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif, apabila strategi tidak dapat dilakukan dengan baik
maka pelaksanaan yang baik pun tidak memberikan hasil
yang memuaskan. Produk, harga, promosi dan distribusi merupakan faktor - faktor yang dapat mempengaruhi dan mendorong seorang konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan dan strategi bauran pemasaran yang jitu suatu perusahaan dapat mencapai tujuannya. Secara umum tujuan dari perusahaan adalah
untuk memperoleh laba yang maksimum sehingga dapat
terus berkembang, hal ini juga merupakan sumberdana

bagi kelangsungan hidup perusahaan berkembang dalam


jangka waktu panjang. Berdasarkan hal tersebut maka
penulis ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana strategi
pemasaran dalam meningkatkan dan memajukan perusahaan pada PT.SAMPOERNA yang dibahas dalam bentuk
penulisan ilmiah dengan judul PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
PRODUK ROKOK SAMPOERNA MILD. PT.H.M. Sampoerna adalah salah satu perusahan rokok terbesar di indonesia. Berdiri sejak tahun 1913. Sampoerna merupakan
perusahaan rokok
terbesar nomor dua di Indonesia setelah PT.
(www.google.com).
Perusahaan ini memiliki salah
satu Gudang Garam produk unggulan yaitu Sampoerna
A MILD, yang merupakan pelopor rokok mild di indonesia. Rokok mild sendiri adalah rokok yang kadar
Tar dan Nikotine nya rendah, dimana kadar Tar (14mg)
dan nikotin (1.0mg), kadar tersebut berkurang karena
adanya sistem ventilasi yang terdapat pada perbatasan
antara tembakau dengan filter rokok. Sehingga asap
yang dihisap oleh perokok bercampur dengan oksigen
sehingga kadar Tar dan Nikotine menjadi rendah. Sistem
tersebut dikenal dengan istilah LASERMILD. Sampoerna
mengeluarkan.......
For further detail, please visit UG Library
(http://library.gunadarma.ac.id)
II. Chapter 2
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Kerangka Teori
2.1.1 Pengertian Bauran pemasaran Pemasaran mengandung arti yang luas karena membahas mengenai masalah
yang terdapat dalam perusahaan dan hubungannya dengan perdagangan barang dan jasa. Menurut Philip kotler
(2002:9): Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalam individu dan kelompok mendapatkan apa yang
mereka butuhkan dan inginkan kan dengan menciptakan,
menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk
yang bernilai dengan pihak lain. Dalam menghadapi pasar
sasarannya perusahaan memiliki seperangkat alat-alat pemasaran yang sangat berperan untuk memperoleh pemasaran dampak tersebut maximum terangkum terhadap
dalam pasar. bauran Alat-alat pemasaran perusahaan.
Secara definitif dikatakan oleh Philip Kotler (82:1997)
bahwa: Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya dalam pasar sasaran. Seperti yang

GUNADARMA UNIVERSITY LIBRARY : http://library.gunadarma.ac.id

diungkapkan oleh Kotler dan Amstrong (2001:18): Bauran pemasaran adalah alat taktis dan terkontrol yang dipadukan oleh perusahaan untuk meghasilkan respon yang
diinginkan pasar sasaran. Alat pemasaran tersebut dapat dikelompokan menjadi empat kelompok variabel yang
dikenal sebagai 4P yaitu: produk
(product), harga (price), distribusi (place), dan promosi
(promotion). Keempat variabel tersebut dapat dikombinasikan dan saling berkaitan satu sama lain sehingga keputusan di satu bagian akan mempengaruhi tindakan dibagian lain, sebagaimana halnya konsep sistem. 2.1.2 Produk
(Product) Pada dasarnya sebagian besar keuntungan yang
didapat oleh perusahaan berasal dari kepuasan konsumen
dalam menikmati produknya. Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang berkualitas dengan harga yang relatif murah. Untuk itu perusahaan dalam proses kegiatan produksi haruslah mengerti
dan tahu dengan benar akan arti dari produk itu sendiri.
Kotler (2000:212) Produk adalah Segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk menarik prhatian, diiliki,
digunakan atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Macam produk terdiri dari tiga.......
For further detail, please visit UG Library
(http://library.gunadarma.ac.id)
III. Chapter 3
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian pada penulisan ilmiah ini adalah
rokok sampoerna A mild. 3.2 Data atau Variabel Dalam
penelitian ini menggunakan kuesioner, dengan melibatkan
50 responden terpilih untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian produk rokok sampoerna A mild. 3.3 Metode
Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini terbagi menjadi 2 ,yaitu
: a. Data primer Kegiatan kunjungan langsung ke tempat yang menjadi objek penelitian untuk memperoleh data
yang akan digunakan dalam penelitian dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. b.
Data sekunder Mengumpulkan data yang relevan dari sumber tertulis yang berkaitan dengan bidang yang diteliti. 3.4
Hipotesis Untuk melihat sejauh mana pengaruh marketing
mix terhadap keputusan pembelian produk rokok sampoerna A mild, maka penulis menggunakan hipotesis sebagai
berikut :
1. HO : tidak ada pengaruh harga dengan keputusan
pembelian. Ha : ada pengaruh harga dengan keputusan
pembelian. 2. HO : tidak ada pengaruh produk dengan
keputusan pembelian. Ha : ada pengaruh produk dengan
keputusan pembelian. 3. HO : tidak ada pengaruh promosi
dengan keputusan pembelian. Ha : ada pengaruh promosi
dengan keputusan pembelian. 4. HO : tidak ada pengaruh distribusi dengan keputusan pembelian. Ha : ada
pengaruh distribusi dengan keputusan pembelian 3.5 Alat
Analisis yang Digunakan Untuk menganalisis data yang
diperoleh, maka penulis akan menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Metode ini dipilih karena dapat mencari nilai atribut sebuah objek. Untuk mengetahui

faktor faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian produk rokok sampoerna A mild dengan
menggunakan metode skala likert.
.......
For further detail, please visit UG Library
(http://library.gunadarma.ac.id)
IV. Chapter 4
BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Profil Objek Penelitian
PT.H.M.Sampoerna adalah salah satu perusahan rokok
terbesar di indonesia. berdiri sejak tahun 1913. Sampoerna merupakan perusahaan rokok terbesar nomor dua
di indonesia setelah PT.Gudang (www.google.com). Perusahaan ini memiliki salah satu Garam produk unggulan yaitu Sampoerna A MILD, yang merupakan pelopor
rokok mild di indonesia. Rokok mild sendiri adalah rokok
yang kadar Tar dan Nikotine nya rendah, dimana kadar
Tar (14mg) dan nikotin (1.0mg), kadar tersebut berkurang
karena adanya sistem ventilasi. yang terdapat pada perbatasan antara tembakau dengan filter rokok. sehingga
asap yang dihisap oleh perokok bercampur dengan oksigen sehingga kadar Tar dan Nikotine menjadi rendah.
sistem tersebut dikenal dengan istilah LASERMILD. 4.2
Hasil Penelitian dan Analisis Pembahasan 4.2.1 Analisis
Deskriptif 4.2.1.1 Karakteristik Responden Penelitian ini
menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner
kepada 50 orang responden. Responden diambil dari konsumen produk rokok sampoerna A mild. Untuk mengukur
variabel penelitian, digunakan analisis skala likert dan skor
yang diberikan untuk keperluan analisis adalah
a. Sangat setuju dengan skor 5 b. Setuju dengan skor 4
c. Cukup setuju dengan skor 3 d. Tidak setuju dengan skor
2 e. Sangat tidak setuju dengan skor 1 Setelah mendapatkan data yang dibutuhkan maka penulis akan menggambarkan hasil penelitian yang berdasarkan kuesioner kepada
50 responden untuk mengetahui apakah karakteristik variabel marketing mix mempengaruhi keputusan pembelian
produk rokok sampoerna A mild. 1. Jenis Kelamin Jenis
Kelamin Jumlah Responden Persentase (
For further detail, please visit UG Library
(http://library.gunadarma.ac.id)
V. Chapter 5
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil
perhitungan dengan SPSS, secara keseluruhan harga, produk, promosi dan distribusi berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, harga dan produk berpengaruh. Dimana harga memiliki t hitung (2,252) t tabel
(2,009). Dengan hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima sehingga orang membeli mempertimbangkan harga sedangkan produk memiliki t hitung (2,095) t tabel (2,009),
dimana Ho ditolak dan Ha diterima sehingga orang percaya terhadap kualitas dan merek. Promosi tidak berpengaruh, karena memilik t hitung (1,043) t tabel (2,009).
Konsumen sudah mengenal atau mengetahui produk atas
saran dari teman, kerabat, mendapatkan informasi dari
media cetak dan lain-lain. Sehingga konsumen tidak
lagi mempertimbangkan promosi. Distribusi juga tidak

MARKETING MIX INFLUENCE TO THE PRODUCT PURCHASE DECISION CIGARETTES OF SAMPOERNA A MILD PRODUCT3

berpengaruh, karena memiliki t hitung (1,571) t tabel


(2,009). Hal ini disebabkan konsumen mudah memperolehnya karena dijual ditempat yang strategis. Jadi, dapat
ditarik kesimpulan bahwa bauran pemasaran (marketing
mix) yang sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk rokok sampoerna A mild yaitu produk dan
harga.
5.2 Saran Setelah menarik kesimpulan tentang pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian produk rokok sampoerna A mild, maka penulis memberi saran
sebagai berikut : Perusahaan perlu meningkatkan kapasitas produksi, meningkatkan diversifikasi produk, kualitas
produk, harga produk yang terjangkau dan lain-lain untuk
dapat meningkatkan penjualan produknya. Perusahaan
bisa mengurangi kadar tar dan nikotine tanpa harus mengurangi rasa dan aroma yang khas, agar dapat meminimalkan resiko penyakit yang dapat disebabkan oleh rokok.
.......
For further detail, please visit UG Library
(http://library.gunadarma.ac.id)

Anda mungkin juga menyukai