100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
976 tayangan11 halaman

Pengertian dan Penamaan Ion Kompleks

Ion kompleks terbentuk dari ikatan antara kation logam transisi dengan satu atau lebih ligan seperti H2O, NH3, CN-, dan Cl-. Jumlah ikatan antara kation dan ligan disebut bilangan koordinasi. Nama ion kompleks didasarkan pada jumlah dan jenis ligan, kation logam, dan muatannya.

Diunggah oleh

Rais Buldan
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
976 tayangan11 halaman

Pengertian dan Penamaan Ion Kompleks

Ion kompleks terbentuk dari ikatan antara kation logam transisi dengan satu atau lebih ligan seperti H2O, NH3, CN-, dan Cl-. Jumlah ikatan antara kation dan ligan disebut bilangan koordinasi. Nama ion kompleks didasarkan pada jumlah dan jenis ligan, kation logam, dan muatannya.

Diunggah oleh

Rais Buldan
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ION KOMPLEKS

Pengertian Ion Kompleks


Ion kompleks biasanya didefinisikan sebagai kombinasi antara kation pusat dengan satu atau lebih ligan. Ligan adalah molekul atau anion yang terikat pada kation logam transisi. Contohnya yaitu: H2O, NH3, CO dan ion Cl-.

Antara ion pusat dengan ligan terjadi ikatan koordinasi. Jumlah ikatan koordinasi yang terjadi antara ion pusat dengan ligan disebut bilangan koordinasi. Contoh:
[Cu(H2O)4]2+ : atom pusatnya Cu2+ ligannya adalah H2O bilangan koordinasinya = 4

Penamaan Ion Kompleks


a. Pada ion kompleks, urutan penyebutan adalah: jumlah ligan nama ligan nama atom pusat (biloks atom pusat) b. Ketika beberapa ligan sejenis terdapat dalam ion kompleks, digunakan awalan mono-, di-, tri-, tetra-, penta-, heksa- dan sebagainya.

c. Bilangan oksidasi kation logam transisi dinyatakan dengan bilangan romawi di dalam kurung. Contoh: [Ag(NH3)2]+ disebut ion diamina perak (I) d. Ketika ion kompleks bermuatan negatif, nama kation logam transisi diberi akhiran at. Contoh: [Fe(CN)6]4- disebut ion heksasiano ferat (II)

Tabel Nama Ligan


Ligan Bromida (Br-) Klorida (Cl-) Sianida (CN-) Air (H2O) Oksida (O2-) Karbonat (CO32-) Nitrit (NO2-) Oksalat (C2O42-) Amonia (NH3) CO Nama Ligan Bromo Kloro Siano Aquo Okso Karbonato Nitro Oksalato Amina Karbonil

Tabel Nama Kation Pada Ion Kompleks bermuatan Negatif


Kation Aluminium (Al) Kromium (Cr) Kobalt (Co) Cuprum (Cu) Aurum (Au) Ferrum (Fe) Mangan (Mn) Plumbum (Pb) Nama Pada Ion kompleks Aluminat Kromat Kobaltat Cuprat Aurat Ferat Manganat Plumbat

Penentuan Biloks
Contoh: 1. Tuliskan rumus kimia senyawa kalium heksasiano manganat (III)! 2. Tuliskan rumus kimia senyawa natrium tetrasiano zinkat (II)!
Cara Penyelesaian: Tentukan ligan dan kation logam beserta muatannya dengan biloks. Tambahkan unsur tambahan sebanyak muatan ion kompleksnya.

Hasil: 1. K3[Mn(CN)6] 2. Na2[Zn(CN)4]


Contoh Lain: 3. Tuliskan rumus kimia senyawa tetraamina dikloro kobalt (III) nitrat Hasil: [Co(NH3)4Cl2]NO3

4. Tuliskan nama senyawa [Cr(NH3)6]2(CuCl4)3 Hasil: Heksaamina krom (III) tetrakloro cuprat (II)

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai