Tugas Jiwa
Tugas Jiwa
NIM : P71203124013
MATA KULIAH : KEPERAWATAN JIWA
1. Seorang perempuan, 50 tahun, menikah namun tidak memiliki anak. Pasien sudah 2
tahun ditinggal suaminya bekerja sebagai TKI di Hongkong. Pasien di rawat di RSJ 3
hari yang lalu untuk ketiga kalinya, dirumah tidak mau minum obat karena merasa
sudah sembuh. Pasien dibawa keluarga karena dirumah sering melamun, malas mandi
dan beberapa kali berusaha untuk pergi dari rumah. Pasien saat ini sering menyendiri,
tidak mau mandi, berjalan mondar-mandiri, berbicara dan tertawa sendiri. Diagnosa
Medis : F20.3, Therapi Medis : Chlorpromazine 25 mg (0-0-1), Haloperidol 5 mg (1-
0-1), Triheksifenidil 2 mg (1-0-1).
PENGKAJIAN UMUM
Oleh : Fransiska
Metode Pengumpulan Data: Wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumen
A. Identitas Pasien
Nama lengkap : Ny. B
Usia : 50 Tahun
B. Penanggung Jawab
Nama : keluarga Ny.B
I. ALASAN MASUK
Ny.B dibawa keluarga karena dirumah sering melamun, malas mandi dan beberapa kali
berusaha untuk pergi dari rumah. Pasien saat ini sering menyendiri, tidak mau mandi, berjalan
mondar-mandiri, berbicara dan tertawa sendiri.
II. FAKTOR PREDISPOSISI
1) Riwayat Gangguan Jiwa di Masa Lalu
Pasien sudah 2 tahun ditinggal suaminya bekerja sebagai TKI di Hongkong. Pasien di rawat
di RSJ 3 hari yang lalu untuk ketiga kalinya
2)Pengobatan Sebelumnya
Pasien mengatakan tidak mau minum obat karena merasa dirinya sudah sembuh.
Masalah keperawatan : ketidakefektifan penatalaksanaan regimen terapeutik.
3)Riwayat Anggota Keluarga yang Mengalami Gangguan Jiwa
Infromasi Keluarga tidak ada anggota keluarga klien yang mengalami gangguan jiwa.
4)Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
Ny B sudah 2 tahun ditinggal suaminya bekerja sebagai TKI di Hongkong
5)FISIK
a) Tanda vital :-
b) Ukur :-
c) Keluhan fisik : malas mandi dan beberapa kali berusaha untuk pergi dari
rumah, sering menyendiri, berjalan mondar-mandiri, berbicara dan tertawa sendiri.
Masalah Keperawatan: Defisit perawatan diri
III. PSIKOSOSIAL
a. Genogram
Ny.B Tn. S
Jelaskan : pasien merupakan anak pertama dari empat bersaudara, sedangkan suaminya
merupakan anak pertama dari lima bersaudara Pasien sudah 2 tahun ditinggal suaminya
bekerja sebagai TKI di Hongkong.
b. Konsep diri
Gambaran diri : klien mengatakan tidak mau minum obat karena merasa sudah sembuh
Ideal diri : pasien berharap setelah dari RSJ pasien dapat berkumpul lagi bersama dengan
suaminya.
Masalah Keperawatan:
c. hubungan Sosial
Penjelasan :
Pasien saat ini sering menyendiri, berjalan mondar-mandiri, berbicara dan tertawa
sendiri.
d. Alam perasaan
Sedih Ketakutan Putus asa
Khawatir Gembira berlebihan
Penjelasan :
Pasien sering menyendiri.
e. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Penjelasan : berbicara dan tertawa sendiri.
f. Isi pikir
Obsesi Fobia Hipokondria
Depersonalisasi Ide yang terkait halusinasi
g. Disorientasi
Waktu Tempat Orang
Penjelasan :
Pasien tidak mampu mengenali lingkungan dimana ia berada ditrandai dengan
pasien beberapa kali berusaha untuk pergi dari rumah.
V. Masalah Psikososial dan Lingkungan:
Masalah Keperawatan: -
Masalah Keperawatan : -
Keluarga mengatakan pasien malas (SDKI 2017, D.0109) (SDKI 2017, D.0109)
untuk mandi
DO :
DO:
Pasien telihat menyendiri, melamun,
mondar-mandir, berbicara dan tertawa
sendiri
NO HARI/ DIAGNOSA
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL TINDAKAN KEPERAWATAN
TANGGAL KEPERAWATAN
1. Selasa,16 Gangguan psikologi Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 x Dukungan perawatan diri: mandi (I.11352)
Juli 2024 berhubungan dengan 24 jam diharapkan gangguan psikologi berhubungan
Observasi
Defisit Perawatan dengan Defisit Perawatan Diri (SDKI 2017, D.
Diri (SDKI 2017, D. 0109). - Identifikasi usia dan budaya dalam membantu
0109). kebersihan diri
Ekspektasi : Membaik
- Identifikasi jenis bantuan yang dibutuhkan
Kriteria Hasil A T
- Monitor kebersihan tubuh (mis: rambut, mulut,
(Awal) (Target) kulit, kuku)
meningkat
Terapeutik
Minat melakukan 3 4
perawatan diri meningkat
Keterangan :
1) Menurun
2) Cukup menurun
3) Sedang
4) Cukup meningkat
Meningkat
2 Selasa,16 Perubahan Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 x promosi sosialisasi (I.13498)
Juli 2024 penamapilan fisik, 24 jam diharapkan Perubahan penamapilan fisik,
Observasi
dan status mental dan status mental berhubungan dengan Isolasi sosial
berhubungan dengan (SDKI 2017, D. 0121) - Identifikasi kemampuan melakukan interaksi
Isolasi sosial (SDKI dengan orang lain
Ekspektasi : Membaik
2017, D. 0121) - Identifikasi hambatan melakukan interaksi dengan
Kriteria Hasil A T
orang lain
Minat interaksi meningkat 3 2
Terapeutik
Verbalisasi isolasi menurun 3 2
Edukasi
3. Selasa,16 Gangguan Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama Manajemen Halusinasi ( I.09288)
Juli 2024 pendengaran , 3 x 24 jam diharapkan gangguan persepsi Observasi:
gangguan sensori: Halusinasi pendengaran, halusinasi - Monitor perilaku yang mengidentifikasi
penglihatan b.d penglihatan dapat teratasi dengan kriteria hasil: halusinasi
Gangguan persepsi Persepsi Sensori (L.09083) - Monitor isi halusinasi
sensori (SDKI, Ekspektasi : Membaik Terapeutik :
2017, D.0085, - Pertahankan lingkungan yang aman
hal.190) Kriteria Hasil A T - Diskusikan perasaan dan respons terhadap
Validasi mendengar bisikan 3 2 halusinasi
Validasi melihat bayangan 3 2 - Hindari perdebatan tentang validasi halusinasi
Perilaku halusinasi 3 2 Edukasi :
Distorsi sensori 3 2 - Anjurkan memonitor sendiri situasi terjadinya
Menarik diri 3 2 halusinasi
Melamun 3 2 - Anjurkan bicara pada orang yang dipercaya
Konsentrasi 4 2 untuk memberi dukungan dan umpan balik
- korektif terhadap halusinasi
A. Identitas Pasien
Nama lengkap : Nn. A
Usia : 36 Tahun
Alamat :-
Agama :-
Pendidikan :-
Pekerjaan :-
Tanggal masuk RS :-
Dx medis Utama : F20.0
B. Penanggung Jawab
Nama :-
Alamat :-
Pekerjaan :-
I. ALASAN MASUK
Karena mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum
obat hama tanaman
2. Pengobatan Sebelumnya
Menurut status: Pasien tidak mau minum obat karena merasa
sudah sembuh
c. Keluhan fisik :-
d. Masalah Keperawatan: -
IV. PSIKOSOSIAL
a. Genogram
Nn.
A
Ket : = Perempuan
= Laki-laki
Konsep diri
b. Hubungan Sosial
1. Orang yang berarti: klien mengatakan orang terdekat klien
adalah kedua orangtuanya
Masalah Keperawatan: -
c. Spiritual
Masalah Keperawatan: -
V. STATUS MENTAL
a. Penampilan
rapi penggunaan pakaian tidak sesuai
Penjelasan:
Pasien tampak berpakaian rapi dan tampak bersih.
b. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap
Apatis Lambat Membisu
Inkoheren Tidak mampu memulai pembicaraan
Penjelasan :
c. Aktivitas Motorik
Lesu Tegang Gelisah Agitasi
Tik Grimasen Tremor Kompulsif
Penjelasan :
Klien tampak tegang, dan gelisah saat diajak berbicara dan bercerita.
Pasien tampak berbicara dan bercerita seakan tergesa gesa dan
menginginkan untuk pulang segera.
d. Alam perasaan
Sedih Ketakutan Putus asa
Khawatir Gembira berlebihan
Penjelasan :
Pasien merasa sedih dan ingin segera pulang, karena sudah merindukan
rumah dan berkumpul Bersama keluarganya.
e. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Penjelasan :
Ekspresi klien labil saat diamati karena emosi klien cepat berubah ubah.
f. Interaksi selama wawancara
Bermusuhan Kontak mata (-) Kadang
kooperatif
Defensif Mudah tersinggung Curiga
Penjelasan :
Klien tampak Defensif selalu berusaha mempertahankan pendapat dan
kebenarannya.
g. Persepsi
Pendengaran Penglihatan Perabaan
Pengecapan Penghidu
Penjelasan :
Masalah keperawatan : -
h. Proses pikir
Sirkumtansial Tangensial Kehilangan asosiasi
Flight of idea Blocking Persevarasi
Penjelasan :
Klien tampak berbicara secara berbelit belit tetapi sampai pada tujuan
pembicaraan.
i. Isi pikir
Obsesi Fobia Hipokondria
Depersonalisasi Ide yang terkait Pikiran magis
Waham
Agama Somatik Kebesaran
Nihilistik Sisip pikir Siar pikir
Curiga Kontrol pikir
Masalah keperawatan:
j. Tingkat kesadaran
Bingung Sedasi Stupor
Disorientasi
Waktu Tempat Orang
Penjelasan : Pasien tampak bingung ketika ditanya
k. Memori
Jangka panjang Jangka pendek
Saat ini Konfabulasi
Penjelasan:
l. Tingkat konsentrasi dan berhitung
Mudah beralih Tidak mampu konsetrasi
Mampu berhitung sederhana
Penjelasan:
Pasien tidak dapat fokus pada masalah yang ditanyakan
Masalah keperawatan: -.
m. Kemampuan penilaian
Gangguan ringan Gangguan bermakna
Penjelasan:
Kemampuan penilaian pasien yaitu gangguan ringan. Dimana jika
diberi kesempatan untuk memilih pasien masih bisa mengambil
keputusan secara mandiri. (seperti: mengobrol terlebih daluhu atau
makan dahulu)
Masalah keperawatan: -
n. Kemampuan Penilaian
Mampu mengambil keputusan sendiri
Menyalahkan hal-hal di luar dirinya
Penjelasan:
Klien dapat mengambil keputusan yang sederhana seperti ikut ke
rehabilitasi atau melakukan terapi aktivitas kelompok dibangsal.
Masalah keperawatan: -
VI. Kebutuhan Persiapan Pulang
1. Makan
klien dapat makan secara mandiri, tanpa bantuan.
2. BAB/BAK
klien dapat BAB dan BAK secara mandiri tanpa bantuan.
3. Mandi
klien dapat mandi secara mandiri tanpa bantuan.
4. Berpakaian/berhias
klien dapat berpakaian dan berhias secara mandiri tanpa bantuan.
6. Penggunaan obat
Hari/ Nama Obat Dosis Rute Jam Reaksi Obat
Tangga dan Pemberian
l Satuan
Sabtu, Rizperidone 3x2mg PO per/ 8 jam Obat untuk
13 Juli mmembantu
2024 menstabilkan
emosi,
menjernihkan
pikiran penderita
dan mengurangi
psikosis
Skizofrenia
Trihexipheni 3x2mg Oral Per 8 jam obat untuk
dil mengatasi gejala
penyakit Parkinson
dan gejala
ekstrapiramidal aki
bat penggunaan
obat antipsikotik
tertentu. Gejala
ekstrapiramidal
meliputi kekakuan
otot, gerak tubuh
yang tidak
terkendali, dan
tremor.
7. Pemeliharaan Kesehatan
Klien sudah menjalani perawatan lanjutan seperti obat yang harus
rutin diminum setelah pulang dari rumah sakit jiwa, serta perawatan
pendukung dari keluarga untuk memotivasi klien minum obat.
Masalah Keperawatan : -
VII. Mekanisme Koping
Klien mengikuti olahraga senam di bangsal setiap pagi, klien
mampu mengikuti aktivitas konstruktif seperti menjahit di ruang
rehabilitasi, klien mampu berbicara dan berbaur dengan orang
lain.
Tidak ada
6. Masalah ekonomi
Masalah Keperawatan: -
IX. Pengetahuan Kurang Tentang:
Klien tidak mengetahui manfaat minun obat secara teratur
Masalah Keperawatan : -
X. Aspek Medik
- Diagnosa Medik : Skizofrenia Paranoid
NO HARI/ DIAGNOSA
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL TINDAKAN KEPERAWATAN
TANGGAL KEPERAWATAN
1. Sabtu, Risiko Bunuh Diri Setelah dilakukan intervensi keperawatan
selama 3 x 24 jam, maka kontrol diri Manajemen mood adalah intervensi yang dilakukan
14/07/24 Berhubungan dengan oleh perawat untuk mengidentifikasi dan mengelola
meningkat, dengan kriteria hasil:
Masalah Sosial [Link] keinginan bunuh diri menurun keselamatan, stabilisasi, pemulihan, dan perawatan
[Link] isyarat bunuh diri menurun gangguan mood (keadaan emosional yang bersifat
[Link] ancaman bunuh diri menurun sementara)
[Link] rencana bunuh diri menurun
Tindakan yang dilakukan pada intervensi manajemen
mood berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
Terapeutik
• Fasilitasi pengisian kuesioner self-report (mis: beck
depression inventory, skala status fungsional), jika
perlu
• Berikan kesempatan untuk menyampaikan perasaan
dengan cara yang tepat (mis: sandsack, terapi seni,
aktivitas fisik)
Edukasi
C. Identitas Pasien
Nama lengkap : Tn.S
Pendidikan : SD
D. Penanggung Jawab
Nama : Tn. B
Pekerjaan : Wiraswasta
XVI. FISIK
a. Tanda vital : TD:140/90 mmHg N: 100 S: 360C SPO2: 99%
c. Keluhan fisik :-
Masalah Keperawatan: -
XVII. PSIKOSOSIAL
a. Genogram
Tn.s
Jelaskan : klien merupakan anak pertama dari 2
bersaudara, klien masih tinggal Bersama orangtua dan
adiknya.
b. Konsep diri
1. Gambaran diri : klien mengatakan dirinya tidak
memiliki kekurangan secara fisik, klien mengatakan
tidak ada bagian tubuh yang klien tidak suka
Masalah Keperawatan: -
c. Hubungan Sosial
1. Orang yang berarti: klien mengatakan orang terdekat klien
adalah orangtuanya.
d. Spiritual
1. Nilai dan keyakinan : klien mengatakan bahwa klien
beragama Islam dan selalu rajin beribadah serta membaca
Al-quran.
Masalah Keperawatan: -
Penjelasan:
Pasien tampak berpakaian rapi dan tampak bersih.
b. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap
Apatis Lambat Membisu
Inkoheren Tidak mampu memulai pembicaraan
Penjelasan :
c. Aktivitas Motorik
Lesu Tegang Gelisah Agitasi
Tik Grimasen Tremor Kompulsif
Penjelasan :
Klien tampak tegang, dan gelisah saat diajak berbicara dan bercerita.
Pasien tampak berbicara dan bercerita seakan tergesa gesa dan kadang
bicara sendiri.
d. Alam perasaan
Sedih Ketakutan Putus asa
Khawatir Gembira berlebihan
Penjelasan :
Pasien merasa sedih dan ingin segera pulang, karena sudah merindukan
rumah dan berkumpul Bersama keluarganya.
e. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Penjelasan :
Ekspresi klien labil saat diamati karena emosi klien cepat berubah ubah.
f. Interaksi selama wawancara
Bermusuhan Kontak mata (-) Kadang
kooperatif
Defensif Mudah tersinggung Curiga
Penjelasan :
Klien tampak Defensif selalu berusaha mempertahankan pendapat dan
kebenarannya.
g. Persepsi
Pendengaran Penglihatan Perabaan
Pengecapan Penghidu
Penjelasan :
h. Proses pikir
Sirkumtansial Tangensial Kehilangan asosiasi
Flight of idea Blocking Persevarasi
Penjelasan :
Klien tampak berbicara secara berbelit belot tetapi sampai pada tujuan
pembicaraan.
i. Isi pikir
Obsesi Fobia Hipokondria
Depersonalisasi Ide yang terkait Pikiran magis
Waham
Agama Somatik Kebesaran
Nihilistik Sisip pikir Siar pikir
Curiga Kontrol pikir
Masalah keperawatan: Waham Kebesaran
Penjelasan : Klien mengatakan bahwa dia adalah seorang Bupati dan akan
mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pemilu 2024 dan pernyataan tersebut
selalu diulang-ulang saat beriteraksi.
j. Tingkat kesadaran
Bingung Sedasi Stupor
Disorientasi
Waktu Tempat Orang
Penjelasan :
Pasien merasa dirumah bingung, bicara tidak nyambung dan beberapa kali
mencoba meninggalkan rumah
k. Memori
Jangka panjang Jangka pendek
Saat ini Konfabulasi
Penjelasan:
Pasien sering bercerita dengan mengatakan sesuatu infomasi yang
dibuat buat dan tidak sesuai dengan fakta yang ada di status rekam
medis,.
Masalah keperawatan : waham kebesaran behubungan dengan faktor
psikodinamik ditandai dengan isi pikir tidak sesuai realita.
l. Tingkat konsentrasi dan berhitung
Mudah beralih Tidak mampu konsetrasi
Mampu berhitung sederhana
Penjelasan:
Pasien mudah beralih dari satu objek ke objek lainnya. Akan tetapi
pasien mampu berhitung dengan benar, ketika disuruh menghitung 1
sampai 10 pasien bisa menjawabnya dengan benar.
Masalah keperawatan: -.
m. Kemampuan penilaian
Gangguan ringan Gangguan bermakna
Penjelasan:
Kemampuan penilaian pasien yaitu gangguan ringan. Dimana jika
diberi kesempatan untuk memilih pasien masih bisa mengambil
keputusan secara mandiri. (seperti : mengobrol terlebih daluhu atau
makan dahulu)
Masalah keperawatan: -
n. Kemampuan Penilaian
Mampu mengambil keputusan sendiri
Menyalahkan hal-hal di luar dirinya
Penjelasan:
Klien dapat mengambil keputusan yang sederhana seperti ikut ke
rehabilitasi atau melakukan terapi aktivitas kelompok dibangsal.
Masalah keperawatan: -
10. BAB/BAK
klien dapat BAB dan BAK secara mandiri tanpa bantuan.
11. Mandi
klien dapat mandi secara mandiri tanpa bantuan.
12. Berpakaian/berhias
klien dapat berpakaian dan berhias secara mandiri tanpa bantuan.
Masalah Keperawatan : -
XX. Mekanisme Koping
Klien mengikuti olahraga setiap ada kegiatan sparing.
6. Masalah ekonomi
Masalah Keperawatan: -
XXII. Pengetahuan Kurang Tentang:
-
Masalah Keperawatan : -
NO HARI/ DIAGNOSA
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL TINDAKAN KEPERAWATAN
TANGGAL KEPERAWATAN
1. Senin, Gangguan Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama Manajemen Halusinasi ( I.09288)
pendengaran, 3 x 24 jam diharapkan gangguan persepsi Observasi:
16/07/24
gangguan sensori: Halusinasi pendengaran, halusinasi • Monitor perilaku yang mengidentifikasi
penglihatan b.d penglihatan dapat teratasi dengan kriteria hasil: halusinasi
Gangguan persepsi Persepsi Sensori. • Monitor isi halusinasi
sensori . Ekspektasi : Membaik Terapeutik :
• Pertahankan lingkungan yang aman
Kriteria Hasil A T • Diskusikan perasaan dan respons terhadap
Validasi mendengar bisikan 3 2 halusinasi
Validasi melihat bayangan 3 2 • Hindari perdebatan tentang validasi halusinasi
Perilaku halusinasi 3 2 Edukasi :
Distorsi sensori 3 2 • Anjurkan memonitor sendiri situasi terjadinya
Menarik diri 3 2 halusinasi
Melamun 3 2 • Anjurkan bicara pada orang yang dipercaya
Konsentrasi 4 2 untuk memberi dukungan dan umpan balik
korektif terhadap halusinasi
Keterangan : • Anjurkan melakukan distraksi ( mis.
1. Menurun Mendengarkan musik, melakukan aktivitas dan
2. Cukup menurun teknik relaksasi)
3. Sedang • Ajarkan pasien cara mengontrol halusinasi
4. Cukup meningkat Kolaborasi:
5. Meningkat • Kolaborasi pemberian obat
2. Senin , Waham kebesaran Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 Manajemen waham
16/07/24 berhubungan dengan jam, diharapkan harga diri rendah kronis dapat Observasi:
teratasi dengan kriteria hasil:
Faktor psikodinamik. • Monitor waham yang isinya membahayakan
Status Orientasi.
diri sendiri, orang lain, dan lingkungan
Ekspektasi: Membaik • Pantau efek terapeutik dan efek samping obat
Kriteria Hasil A T Terapeutik
(Awal) (Target)
Verbalisasi waham 3 4 • Bina hubungan interpersonal saling
Perilaku waham 3 4 percaya
Khawatir 3 4 • Sikap tidak bersikap konsisten
Perilaku sesuai realita 3 4 • Diskusikan waham dengan fokus pada
Isimpikir sesuai realita 3 4 perasaan yang diatur waham (“Anda
Proses pikir 3 4 terlihat seperti sedang merasa ketakutan”)
Keterangan: • Hindari sama sekali tentang keyakinan
yang keliru, nyatakan keraguan sesuai
1: Menurun fakta
• Hindari memperkuat gagasan waham
2: Cukup menurun
• Sediakan lingkungan yang aman dan
3: Sedang nyaman
• Berikan aktivitas rekreasi dan berkendara
4: Cukup membaik sesuai kebutuhan
5: Membaik • Lakukan intervensi pengontrolan perilaku
waham (Mis: limit setting, pengungkapan
wilayah, pengekangan fisik, atau seklusi)
Edukasi
Edukasi
HDHD