0% fanden dieses Dokument nützlich (0 Abstimmungen)
38 Ansichten15 Seiten

Mikroskop

Das Dokument beschreibt einen Lehrplan für ein Physikkurs über Mikroskope an einer weiterführenden Schule. Der Lehrplan umfasst Lernziele, Unterrichtsinhalte, -methoden und -materialien zum Thema Aufbau und Funktionsweise von Mikroskopen.

Hochgeladen von

Yanty Sovina
Copyright
© © All Rights Reserved
Wir nehmen die Rechte an Inhalten ernst. Wenn Sie vermuten, dass dies Ihr Inhalt ist, beanspruchen Sie ihn hier.
Verfügbare Formate
Als DOCX, PDF, TXT herunterladen oder online auf Scribd lesen

Behandelte Themen

  • Kuis,
  • Materi Pembelajaran,
  • Panjang Mikroskop,
  • Penguatan,
  • Diskusi Kelompok,
  • Sifat Bayangan,
  • Pengamatan,
  • Keterampilan Praktikum,
  • Kegiatan Pembelajaran,
  • Tes Tertulis
0% fanden dieses Dokument nützlich (0 Abstimmungen)
38 Ansichten15 Seiten

Mikroskop

Das Dokument beschreibt einen Lehrplan für ein Physikkurs über Mikroskope an einer weiterführenden Schule. Der Lehrplan umfasst Lernziele, Unterrichtsinhalte, -methoden und -materialien zum Thema Aufbau und Funktionsweise von Mikroskopen.

Hochgeladen von

Yanty Sovina
Copyright
© © All Rights Reserved
Wir nehmen die Rechte an Inhalten ernst. Wenn Sie vermuten, dass dies Ihr Inhalt ist, beanspruchen Sie ihn hier.
Verfügbare Formate
Als DOCX, PDF, TXT herunterladen oder online auf Scribd lesen

Behandelte Themen

  • Kuis,
  • Materi Pembelajaran,
  • Panjang Mikroskop,
  • Penguatan,
  • Diskusi Kelompok,
  • Sifat Bayangan,
  • Pengamatan,
  • Keterampilan Praktikum,
  • Kegiatan Pembelajaran,
  • Tes Tertulis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas / Semester : XI / 2
Materi Pokok : Mikroskop
Alokasi Waktu : 1 X pertemuan
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


3.11 Menganalisis cara kerja alat optik menggunakan sifat pemantulan dan pembiasan
cahaya oleh cermin dan lensa
Indikator :
1. Menganalisis proses pembentukan bayangan pada mikroskop
4.11 Membuat karya yang menerapkan prinsip pemantulan dan/ atau pembiasan pada
cermin dan lensa
Indikator :
2. Melakukan percobaan tentang prinsip kerja mikroskop
C. Tujuan Pembelajaran
3.11.1.1 Melalui diskusi kelompok tentang miksroskop peserta didik dapat
menjelaskan pengertian mikroskop dengan benar
3.11.1.2 Melalui diskusi kelompok tentang miksroskop peserta didik dapat
menjelaskan bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya dengan benar
4.11.1.1 Melalui pratikum dan diskusi kelompok tentang miksroskop peserta didik
dapat menganalisis proses pembentukan bayangan pada mikroskop dengan
benar
4.11.1.2 Melalui pratikum dan diskusi kelompok tentang miksroskop peserta didik
dapat menganalisis perbesaran bayangan pada mikroskop saat mata
berakomodasi
4.11.1.3 Melalui pratikum dan diskusi kelompok tentang miksroskop peserta didik
dapat menganalisis proses pembentukan bayangan pada mikroskop tidak
berakomodasi.

Tujuan Pembelajaran (Baru)

Melalui kegiatan pembelajaran model problem based learning dengan


menggunakan pendekatan saintifik peserta didik mampu membangun
kesadaran akan kebesaran Tuhan YME siswa dapat,menganalisis proses
pembentukan bayangan pada mikroskop, melakukan percobaan prinsip
kerja mikroskop.

D. Materi Pembelajaran
Mikroskop
Faktual
Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat makhluk hidup yang sangat kecil,
yang tidak bisak dilihat oleh mata telanjang

Konseptual
1.Bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya
 Bakteri tidak dapat diamati secara langsung dengan mata
 Benda-benda yang sangat kecil atau mikro seperti virus dan bakteri dapat diamati
menggunakan mikroskop
 Bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya antara lain:

Bagian Fungsi
Lensa okuler Lensa yang dekat dengan mata pengamat. Lensa ini
berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan
diperbesar dari lensa objektif
Lensa objektif Lensa ini berada dekat pada objek yang diamati, lensa ini
membentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar
Meja mikroskop Berfungsi sebagai tempat meletakkan objek yang akan
diamati
Cermin Berfungsi untuk menangkap dan memantulkan cahaya

2. Pembentukan bayangan pada mikroskop

Prinsip
Perbesaran bayangan pada mikroskop
Perbesaran total mikroskop (Mtot) adalah hasil kali perbesaran lensa objektif dengan
lensa okuler:
Mtot = Mob x Mok
Perbesaran bayangan pada mikroskop
 Mata berakomodasi maksimum
,

M tot =
(
S ob Sn
S ob f ok
+1
)
 Mata tidak berakomodasi
,

M tot =
S ob Sn
( )
S ob f ok

Keterangan:
M = Perbesaran bayangan (Kali)
S’ob = Jarak bayangan lensa objektif (cm)
Sob = Jarak benda lensa objektif (cm)
Sn = Titik dekat mata(cm)
3. Panjang mikroskop (d)
d=s'ob +s ok
4. Cara kerja mikroskop menggunakan sifat pembiasan cahaya

Objek atau benda yang diamati harus diletakkan di antara


f ob dan 2 f ob , sehingga lensa
objektif membentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar. Bayangan yang dibentuk
lensa objektif merupakan benda bagi lensa okuler. Lensa okuler berperan seperti lup
yang dapat digeser-geser sehingga mata dapat mengamati dengan cara berakomodasi
atau tidak berakomodasi

Prosedural

Langkah – langkah percobaan pembentukan bayangan pada Mikroskop:


Mengamati masalaah
Menanya masalah
Melakukan praktikum
Menganalisis data hasil praktikum
Mengkomunikasikan hasil diskusi praktikum

E. Metode Pembelajaran
Model :  Problem Base Learning
Pendekatan :  Saintifik
Metode :  Ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab dan eksperimen

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


1. Media Powerpoint
2. Alat / Bahan Bangku optik, lilin, layar, lensa f = 50 mm, lensa f = +100
mm bertangkai, lensa f = +200 mm bertangkai, tumpakan
berpenjepit, pemegang lilin
3. Sumber Lasmi, Ni Ketut. 2014. Mandiri Fisika untuk SMA/MA Kelas
Pembelajaran X Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.
Kanginan, Marthin. 2014. Fisika SMA/MA Kelas X. Jakarta:
Erlangga.

G. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan dan Fase Langkah Pembelajaran Alokasi
Guru Peserta didik waktu
1 Pendahuluan  Guru memberikan salam dan  Peserta didik menjawab 10
berdoa menurut kepercayaan salam dan berdoa menurut Menit
masing-masing kepercayaan masing-masing
 Guru memeriksa kesiapan  Peserta didik menyiapkan
diri Peserta didik sebelum diri sebelum memulai
memulai pembelajaran pembelajaran
 Guru mereview pelajaran  Peserta didik menyimak
sebelumnya dengan meteri tentang alat optik
menanyakan “Apa itu alat
optik? Sebutkan
contohnya?”
 Guru menyampaikan tujuan  Peserta didik mendengarkan
pembelajaran tujuan pembelajaran
Orientasi Peserta  Guru menanyakan Peserta  Peserta didik menanggapi
didik kepada didik bagaimana cara pertanyaan guru
Masalah melihat benda/makhluk
hidup yang sangat kecil?
Bagaimana cara melihat
bagian-bagian dari tubuh
makhluk hidup?
 Guru menyampaikan  Peserta didik menyimak
Cakupan Materi cakupan materi yang
pembelajaran disampaikan guru
2 Kegiatan Inti  Guru menyajikan materi (Mengamati) 110
Mengorganisasi tentang pembentukan  Peserta didik menyimak Menit
Peserta didik untuk bayangan pada mikroskop pendalaman materi
belajar menggunakan powerpoint (Menanya)
 Peserta didik menanyakan
materi yang tidak dipahami

(Mengumpulkan Informasi)
 Guru mengelompokkan  Peserta didik duduk
Membimbing Peserta didik untuk berkelompok untuk
penyelidikan menjawab pertanyaan menjawab pertanyaan
individu atau melalui praktikum dan melalui praktikum
kelompok diskusi menggunakan LKS menggunakan LKS tentang
tentang mikroskop mikroskop
 Guru membimbing Peserta
didik untuk melakukan  Peserta didik melakukan
persiapan praktikum dan persiapan praktikum yaitu
diskusi kelompok mengambil alat-alat yang
dibutuhkan dalam
 Guru membimbing Peserta praktikum
didik melakukan praktikum
tentang pembentukan Peserta didik melakukan
Mengembangkan bayangan pada mikroskop praktikum tentang
hasil karya  Guru membimbing Peserta pembentukan bayangan
didik Peserta didik pada mikroskop
mengumpulkan data  Peserta didik
praktikum mengumpulkan data
 Guru membimbing Peserta praktikum
didik menganalisis data
praktikum  Peserta didik menganalisis
data praktikum
 Guru membimbing Peserta (Menalar/ mengasosiasi)
didik untuk menemukan  Peserta didik berdiskusi
jawaban pada LKS melalui menemukan jawaban pada
praktikum dan diskusi LKS melalui praktikum dan
 Guru membimbing Peserta diskusi
didik menemukan jawaban  Peserta didik menemukan
dari pertanyaan yang ada jawaban dari pertanyaan
pada LKS yang ada pada LKS
Menganalisis dan
mengevaluasi  Guru membimbing Peserta (Mengkomunikasikan)
proses pemecahan didik membuat laporan  Peserta didik dalam
masalah praktikum dan diskusi per kelompok membuat laporan
kelompok praktikum dan diskusi
 Guru meminta perwakilan  Perwakilan kelompok
kelompok untuk mempersentasikan laporan
mempersentasikan laporan kerja kelompok
kerja kelompok
 Guru memberi penguatan  Peserta didik menerima
hasil praktikum penguatan
3 Penutup  Guru menyimpulkan materi  Peserta didik 15
menyimpulkan materi Menit
 Guru melakukan evaluasi  Peserta didik melaksanakan
melalui kuis kuis
 Guru memberikan hadiah
atau point tambahan untuk  Peserta didik yang aktif
Peserta didik yang aktif mendapatkan point atau
 Guru memberikan PR hadiah
 Guru menyampaikan materi  Peserta didik menerima PR
berikutnya yaitu teropong  Peserta didik menyimak
 Guru meminta Peserta didik materi berikutnya yaitu
menutup pelajaran dengan teropong
berdoa  Peserta didik berdoa

H. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Penilaian Teknik Penilaian
Sikap Observasi sikap
Pengetahuan Tes tertulis/ kuis
Keterampilan Observasi kinerja

2. Instrumen Penilaian (Terlampir)


Penilaian Instrumen Penilaian
Sikap Lembar observasi sikap
Pengetahuan kisi-kisi soal tes tertulis/ kuis
Keterampilan Lembar observasi kinerja

Lampiran pedoman penilaian

1. Penilaian sikap
PENILAIAN OBSERVASI

No Nama Peserta didik Deskripsi Sikap yang Menonjol +/- Keterangan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
2. Penilaian pengetahuan
a. Pilihan Ganda
No Soal Kunci Bobot
1 Lensa pada mikroskop yang letaknya berdekatan A 8
dengan objek adalah lensa ....
a. lensa objektif
b. lensa okuler
c. lensa subjektif
d. lensa monokuler
e. lensa bikonkaf
2 Dalam sebuah mikroskop, bayangan yang dibentuk B 8
oleh lensa objektif adalah...
a. nyata, tegak, diperbesar
b. nyata, terbalik, diperbesar
c. nyata, terbalik, diperkecil
d. maya, tegak, diperbesar
e. maya, tegak, diperkecil
3 Objektif sebuah mikroskop berupa lensa cembung C 8
dengan jarak fokus f. Benda yang diteliti dengan
mikroskop itu harus ditempatkan di bawah objektif
pada jarak yang...
a. lebih kecil daripada f
b. sama dengan f
c. terletak antara f dan 2f
d. sama dengan 2f
e. lebih besar dari 2f
4 Sebuah mikroskop mempunyai objektif yang berjarak A 8
titik api 2 cm. Sebuah objek diletakkan 2,2 cm di
bawah objektif. Jika perbesaran okuler 10 kali, maka
perbesaran mikroskop itu...
a. 100 kali d. 220 kali
b. 110 kali e. 300 kali
c. 200 kali
5 Seorang mata normal menggunakan mikroskop dengan E 8
mata berakomodasi maksimum berarti...
a. Bayangan lensa objektif 25 cm di belakang lensa
b. Bayangan lensa objektif tak hingga
c. Bayangan lensa okuler tak hingga
d. Bayangan lensa okuler 25 cm di depan
e. Bayangan lensa okuler 25 cm di belakang

b. Essay
No Soal Kunci Jawaban Bobot
1 Jelaskanlah karakteristik mikroskop? 1) Mikroskop terdiri dari 2 lensa 15
cembung (lensa positif) yaitu lensa
obyektif dan lensa okuler.
2) Fokus objektif selalu lebih kecil dari
fokus okuler (Fob<Fok)
3) Benda yang diamati terletak di ruang
II sehingga bayangan yang terbentuk
nyata, terbalik, diperbesar
4) Bayangan yang dihasilkan lensa
objektif menjadi benda pada lensa
okuler

2 Sebuah mikroskop mempunyai lensa Perbesaran mikroskop tanpa akomodasi: 15


' ❑
objektif dan okuler yang jarak s ob s n
M = Mob x Mok = x
fokusnya masing-masing 0,9 cm dan s ob f ok
5 cm. Seseorang memasang preparat Jarak bayangan lensa objektif s'ob :
10 mm di depan lensa objektif untuk 1 1 1 1 1 1
= + ' => = + '
diamati melalui lensa okuler tanpa f ob s ob s ob 9 10 s ob
akomodasi. Bila objek preparat s'ob = 90 mm
mempunyai panjang 0,5 mm dan Jadi, perbesarannya
jarak baca normal tersebut 25 cm, 90 250
M= x = 45 kali
maka berapakah panjang objek 10 50

tersebut akan terlihat? Panjang preparat yang terlihat adalah:


h’ = M x h = 45 x 0,5 = 22,5 mm
3 Pengamat bermata normal Perbesaran mikroskop untuk mata 15
menggunakan mikroskop. Preparat berakomodasi maksimum:
' ❑
diletakkan 2,5 cm di depan lensa s ob sn
M= x( + 1)
objektif yang mempunyai jarak fokus s ob f ok
lensa okuler yang digunakan 25 cm, Dari soal:
hitunglah perbesaran mikroskop saat 1 1 1 1 1 1
= + ' => = + '
f ob s ob s ob 2 2 ,5 s ob
pengamat berakomodasi maksimum
'
(sn = 25 cm)? sob = 10 mm
Sehingga perbesaran mikroskopnya adalah
10 25
M= x( + 1) = 8 kali
2 ,5 25
4 Sebuah mikroskop memiliki jarak Perbesaran mikroskop tanpa akomodasi: 15
' ❑
titik api objektif 2,0 cm. Sebuah s ob s n
M = Mob x Mok = x
benda diletakkan di bawah objektif s ob f ok
pada jarak 2,2 cm. Panjang Dari soal:
mikroskop 24,5 cm dan pengamatan 1 1 1 1 1 1
= + ' => = + '
f ob s ob s ob 2 2 ,2 s ob
dilakukan tanpa akomodasi. Jika
'
pengamat bermata normal, hitunglah sob = 22 mm
perbesaran total mikroskop bernilai? Panjang mikroskop tanpa akomodasi:
L = s'ob + fok <=> 24,5 = 22 + fok => 2,5 cm
22 25
Sehingga M = x = 100 kali
2 ,2 2 ,5
Rubrik Penilaian Kinerja

No Nama Indikator keterampilan yang dinilai Jumlah Nilai


Peserta Cara Prosedur Proses Hasil percobaan Skor
didik merangk pengukuran
ai alat
1 2 3 1 2 3 4 5 1 2 3 1 2 3 4 5
1
2
3
4
5
6
7

Aspek yang Dinilai Indiktor Skor


Cara merangkai alat 1. Peserta didik meletakkan benda diletakkan di diafragma yang di terangi sumber 1. Tidak tepat
cahaya 2. Kurang tepat
2. Peserta didik meletakkan layar penangkap bayangan digunakan meja optik 3. Tepat
letakkan sementara di belakang lensa objektif dan pengamatan mata langsung di
belakang lensa okuler
3. Peserta didik mengatur kesesuaian sumber cahaya dengan catu-daya maupun
sumber listriknya (PLN).

Prosedur 1. Peserta didik mengatur jarak lensa objektif dengan lensa okuler (d = 19,3 cm)
2. Peserta didik menggeser objek diantar fob dan 2fob dari lensa objektif. Ukur jarak
benda lensa objektif (sob).
3. Peserta didik mengatur sumber cahaya sehingga menerangi objek.
4. Peserta didik meletakkan (meja optik) di belakang lensa objektif kemudian
menggesernya sehingga terlihat bayangan objek yang tajam.
5. Ukur jarak bayangan lensa objektif (s’ob), jarak lensa okuler (sok) dan amati sifat
bayangannya.
Proses pengukuran 1. Peserta didik mengukur jarak benda okuler dan memasukkannya ke tabel
pengamatan
2. Peserta didik mengukur jarak bayangan lensa objektif dan memasukkannya ke
tabel pengamatan
3. Peserta didik mengukur jarak bayangan lensa okuler dan memasukkannya ke
tabel pengamatan
Hasil percobaan 1. Peserta didik mendapatkan jarak benda okuler
2. Peserta didik mendapatkan bayangan objek yang tajam
3. Peserta didik mendapatkan jarak bayangan lensa objektif
4. Peserta didik mendapatkan jarak bayangan lensa okuler
5. Peserta didik mendapatkan sifat – sifat bayangan yang sesuai

Jumlah skor yang didapat


Penskoran= x 100
16

Das könnte Ihnen auch gefallen