Coba bayangkan: Anda dapat menyusuri hutan Amazon, mengamati gajah liar di Afrika, atau berenang di terumbu karang Raja Ampat—semua tanpa berkontribusi pada emisi karbon ataupun meninggalkan kenyamanan rumah Anda. Mungkinkah harapan seperti ini terwujud? Faktanya, setiap tahun, wisata tradisional menyumbang hampir 8% emisi karbon global. Di sinilah Kebangkitan Eco Tourism Digital dan Wisata Virtual Ramah […]