Gubernur Jakarta, Pramono Anung menegaskan visinya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan terbuka bagi siapa pun, termasuk para pendatang dari berbagai daerah. Ia menyoroti pentingnya pengelolaan urbanisasi secara bijak, dengan memastikan keseimbangan antara peluang ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, serta kesiapan infrastruktur kota.
Pramono juga menekankan bahwa keterbukaan Jakarta harus diiringi dengan aturan yang jelas dan penataan yang baik, agar pertumbuhan penduduk tidak menimbulkan persoalan sosial baru. Dengan pendekatan yang humanis dan terukur, Jakarta diharapkan mampu menjadi kota yang kompetitif di tingkat global, sekaligus tetap ramah dan layak huni bagi seluruh warganya.
Simak selengkapnya dalam tayangan berikut!
Â











































